BAB III. METODOLOGI PENELITIAN
C. Desain Penelitian
Rancangan Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan peneliti
adalah model yang telah dikembangkan oleh Stephen Kemmis dan Robbin
Mc Taggart. Model ini merupakan pengembangan dari konsep dasar Kurt
Lewin. Berikut ini merupakan gambar model PTK yang dikembangkan
Gambar 3.1.Model spiral menurut Kemmis dan Mc Taggart
Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, karena
terbatasnya waktu dalam pelaksanaan penelitian ini. Setiap
siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan
atau tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi
(reflecting).
1) Desain Penelitian Siklus I
a) Pertemuan I
1. Perencanaan
Pada tahap perencaan ini, peneliti menyusun kelengkapan
pembelajaran, meliputi : silabus dan RPP yang diintegrasikan
Together, kisi-kisi lembar observasi, rubrik pensokran lembar
observasi, lembar observasi dan LKS I.
(Silabus dan RPP dapat dilihat pada lampiran 1; LKS dapat
dilihat pada lampiran 2; Kisi-kisi, panduan penskoran lembar
observasi, lembar observasi dapat dilihat pada lampiran 4)
2. Pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan, peneliti bekerjasama dengan guru
melaksanakan pembelajaran yang mengacu pada RPP yang telah
disusun. Rinciannya adalah sebagai berikut :
a. melaksanakan presensi kehadiran siswa
b. melaksanakan apersepsi
c. menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dan
memberi gambaran umum kepada siswa;
d. membagi siswa dalam beberapa kelompok kecil yang
beranggotakan 4 orang dan ada satu kelompok yang
beranggotakan 5 orang, siswa memilih sendiri kelompoknya;
e. membagikan nomor kepada setiap siswa dalam setiap kelompok;
f. membagikan LKS I kepada siswa;
g. tiap-tiap kelompok berdiskusi untuk mendapatkan pemahaman
dan jawaban yang tepat, tiap anggota kelompok dapat
h. memanggil salah satu nomor siswa dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok;
i. kelompok siswa yang tidak sedang mempresentasikan hasil
diskusi kelompok, aktif dalam memperhatikan presentasi dan
menanggapi presentasi temannya;
j. memanggil nomor siswa lagi dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan nomor soal
yang berbeda, begitu seterusnya sebanyak jumlah soal;
k. Guru memberi pertanyaan kepada wakil kelompok yang
melakukan presentasi, siswa diwajibkan siap untuk menjawab
pertanyaan guru
l. memberikan apresiasi kepada kelompok yang dinilai paling aktif
dalam forum presentasi;
m.membimbing siswa dalam merangkum kesimpulan dan refleksi;
3. Pengamatan/Observasi
Pada tahap ini observer, mengamati proses pembelajaran yang
berlangsung. Pengamatan terhadap siswa dilakukan pada beberapa
aspek yang terkait dalam proses pembelajaran yang berlangsung,
yaitu :
a. perhatian siswa selama mengikuti proses pembelajaran;
b. antusiasme dan semangat siswa dalam mengerjakan tugas;
d. rasa percaya diri dalam berpresentasi;
e. kemauan untuk bertanya dalam menanggapi presentasi teman
sekelas.
4. Refleksi
Tahap refleksi dilakukan untuk menganalisis dan menemukan
kelebihan dan kekurangan proses pembelajaran yang telah
dilaksanakan pada siklus pertama, pertemuan pertama. Semua
kekurangan yang ada dijadikan pedoman dalam memperbaiki dan
merancang proses pembelajaran yang dilaksanakan pada siklus I,
pertemuan kedua.
b) Pertemuan II
1. Perencanaan
Pada tahap perencaan ini, peneliti menyusun kelengkapan
pembelajaran, meliputi : kisi-kisi lembar observasi, panduan
penskoran lembar observasi, lembar observasi, LKS 2 dan soal
ulangan akhir siklus I.
(Kisi-kisi, panduan penskoran dan lembar observasi dapat dilihat
pada lampiran 4; LKS dapat dilihat pada lampiran 2; Soal
2. Pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan, peneliti bekerjasama dengan guru
melaksanakan pembelajaran yang mengacu pada RPP yang telah
disusun. Rinciannya adalah sebagai berikut :
a. melaksanakan presensi kehadiran siswa
b. melaksanakan apersepsi
c. menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dan
memberi gambaran umum kepada siswa;
d. membagi siswa dalam beberapa kelompok kecil yang
beranggotakan 4 orang dan ada satu kelompok yang
beranggotakan 5 orang, siswa memilih sendiri kelompoknya;
e. membagikan nomor kepada setiap siswa dalam setiap
kelompok;
f. membagikan LKS 2 kepada siswa;
g. tiap-tiap kelompok berdiskusi untuk mendapatkan pemahaman
dan jawaban yang tepat, tiap anggota kelompok dapat
mengerjakan dan mengetahui jawaban dari LKS 2;
h. memanggil salah satu nomor siswa dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok;
i. kelompok siswa yang tidak sedang mempresentasikan hasil
diskusi kelompok, aktif dalam memperhatikan presentasi dan
j. memanggil nomor siswa lagi dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan nomor soal
yang berbeda, begitu seterusnya sebanyak jumlah soal;
k. Guru memberikan pertanyaan kepada perwakilan kelompok
siswa yang melakukan presentasi, siswa diwajibkan menjawab
pertanyaan guru;
l. memberikan apresiasi kepada kelompok yang dinilai paling
aktif dalam forum presentasi;
m. membimbing siswa dalam merangkum kesimpulan dan
refleksi;
n. melaksanakan ulangan akhir siklus I.
3. Pengamatan/Observasi
Pada tahap ini observer, mengamati proses pembelajaran yang
berlangsung. Pengamatan terhadap siswa dilakukan pada beberapa
aspek yang terkait dalam proses pembelajaran yang berlangsung,
yaitu :
a. perhatian siswa selama mengikuti proses pembelajaran;
b. antusiasme dan semangat siswa dalam mengerjakan tugas;
c. kekompakan bekerjasama dengan siswa lain dalam kelompok;
d. rasa percaya diri dalam berpresentasi;
e. kemauan untuk bertanya dalam menanggapi presentasi teman
4. Refleksi
Tahap refleksi dilakukan untuk menganalisis dan menemukan
kelebihan dan kekurangan proses pembelajaran yang telah
dilaksanakan pada siklus pertama, pertemuan kedua. Semua
kekurangan yang ada dijadikan pedoman dalam memperbaiki dan
merancang proses pembelajaran yang dilaksanakan pada siklus II.
2) Desain Penelitian Siklus II
a) Pertemuan I
1. Perencanaan
Proses perencanaan siklus II memperbaiki hal-hal yang menjadi
permasalahan pada siklus pertama. Perbaikan yang dilakukan
tertuang dalam RPP yang digunakan pada siklus kedua.
Perencanaan yang lain pada siklus kedua, meliputi : penyusunan
LKS ke 3, kisi-kisi lembar observasi, pedoman peskoran lembar
observasi dan lembar observasi siklus II.
(RPP dapat dilihat pada lampiran 1; LKS dapat dilihat pada
lampiran 2; kisi-kisi, pedoman penskoran dan lembar observasi
dapat dilihat pada lampiran 4).
2. Pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan siklus II, peneliti bekerjasama dengan
yang merupakan perbaikan atas kekurangan-kekurangan yang
terjadi pada siklus I. Rinciannya adalah sebagai berikut :
a. melaksanakan presensi kehadiran siswa;
b. memberikan apersepsi;
c. menyampaikan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai;
d. menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dan
memberi gambaran umum kepada siswa;
e. membagi siswa dalam beberapa kelompok kecil yang
beranggotakan 4 orang dan ada satu kelompok yang
beranggotakan 5 orang, kelompok dipilih oleh guru;
f. membagikan nomor kepada setiap siswa dalam setiap
kelompok;
g. membagikan LKS 3 kepada tiap siswa;
h. tiap-tiap kelompok berdiskusi untuk mendapatkan pemahaman
dan jawaban yang tepat, tiap anggota kelompok dapat
mengerjakan dan mengetahui jawaban dari LKS 3;
i. memanggil salah satu nomor siswa dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok;
j. kelompok siswa yang tidak sedang mempresentasikan hasil
diskusi kelompok, aktif dalam memperhatikan presentasi dan
k. memanggil nomor siswa lagi dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan nomor soal
yang berbeda, begitu seterusnya sebanyak jumlah soal;
l. Guru memberikan pertanyaan kepada perwakilan siswa yang
melakukan presentasi, siswa wajib menjawab pertanyaan yang
diberikan oleh guru;
m. memberikan apresiasi kepada kelompok yang dinilai paling
aktif dalam forum presentasi;
n. membimbing siswa dalam merangkum kesimpulan dan
refleksi;
o. memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah.
3. Pengamatan
Pada tahap ini observer mengamati proses pembelajaran
yang berlangsung. Pengamatan terhadap siswa dilakukan pada
beberapa aspek yang terkait dalam proses pembelajaran yang
berlangsung, yaitu :
a. perhatian siswa selama mengikuti proses pembelajaran;
b. antusiasme dan semangat siswa dalam mengerjakan tugas;
c. kekompakan bekerjasama dengan siswa lain dalam kelompok;
d. rasa percaya diri dalam berpresentasi;
e. kemauan untuk bertanya dalam menanggapi presentasi teman
4. Refleksi
Tahap refleksi dilakukan untuk menganalisis dan
menemukan kelebihan dan kekurangan proses pembelajaran yang
telah dilaksanakan pada siklus kedua, pertemuan pertama. Semua
kekurangan yang ada akan dijadikan pedoman dalam memperbaiki
dan merancang proses pembelajaran yang dilaksanakan pada siklus
kedua, pertemuan kedua.
b) Pertemuan II
1. Perencanaan
Pada tahap perencaan ini, peneliti menyusun kelengkapan
pembelajaran, meliputi :kisi-kisi lembar observasi, panduan
penskoran lembar observasi, lembar observasi, LKS 4 dan soal
ulangan akhir siklus II.
(LKS dapat dilihat pada lampiran 2; Soal ulangan akhir siklus
dapat dilihat pada lampiran 3; kisi-kisi, panduan penskoran dan
lembar observasi dapat dilihat pada lampiran 4).
2. Pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan, peneliti bekerjasama dengan guru
melaksanakan proses pembelajaran yang mengacu pada RPP yang
telah disusun, rinciannya adalah sebagai berikut :
b. membahas pekerjaan rumah yang diberikan pada pertemuan
sebelumnya;
c. memberikan apersepsi;
d. menyampaikan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai;
e. menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dan
memberi gambaran umum kepada siswa;
f. membagi siswa dalam beberapa kelompok kecil yang
beranggotakan 4 orang dan ada satu kelompok yang
beranggotakan 5 orang, guru membagi kelompok;
g. membagikan nomor kepada setiap siswa dalam setiap
kelompok;
h. membagikan LKS 4 kepada setiap siswa;
i. tiap-tiap kelompok berdiskusi untuk mendapatkan pemahaman
dan jawaban yang tepat, tiap anggota kelompok dapat
mengerjakan dan mengetahui jawaban dari LKS 4;
j. memanggil salah satu nomor siswa dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok;
k. kelompok siswa yang tidak sedang mempresentasikan hasil
diskusi kelompok, aktif dalam memperhatikan presentasi dan
l. memanggil nomor siswa lagi dan nomor yang dipanggil
mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan nomor soal
yang berbeda, begitu seterusnya sebanyak jumlah soal;
m. Guru memberikan pertanyaan kepada perwakilan siswa yang
melakukan presentasi, siswa wajib menjawab pertanyaan guru;
n. memberikan apresiasi kepada kelompok yang dinilai paling
aktif dalam forum presentasi;
o. membimbing siswa dalam merangkum kesimpulan dan
refleksi.
p. Melaksanakan ulangan akhir siklus II.
3. Pengamatan
Pada tahap ini observser mengamati proses pembelajaran
yang berlangsung. Pengamatan terhadap siswa dilakukan pada
beberapa aspek yang terkait dalam proses pembelajaran yang
berlangsung, yaitu :
a. perhatian siswa selama mengikuti proses pembelajaran;
b. antusiasme dan semangat siswa dalam mengerjakan tugas;
c. kekompakan bekerjasama dengan siswa lain dalam kelompok;
d. rasa percaya diri dalam berpresentasi;
e. kemauan untuk bertanya dalam menanggapi presentasi teman
4. Refleksi
Refleksi sebagai tahap paling akhir dilaksanakan sebagai
evaluasi atas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan
tujuan untuk melihat kembali kekurangan yang ada pada siklus II.
Hasil evaluasi yang didapatkan akan dijadikan pedoman untuk
perbaikan pada siklus selanjutnya sampai tercapainya indikator
keberhasilan.