• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

A. Hasil Penelitian

1. Deskripsi dan Analisis Data Kesulitan Siswa Subjek S9 dalam

Pada bagian ini akan dideskripsikan data hasil tes siswa dalam menyelesaikan soal matriks dan wawancara. Berikut ini disajikan gambar lembar jawaban hasil pekerjaan subjek S9 dan petikan hasil wawancara :

Soal nomor 1 (satu)

Pada soal nomor 1 ditemukan kesulitan keterampilan yaitu subjek S9 keliru dalam melakukan operasi pada bilangan yang mengandung variabel. Hal ini menyebabkan subjek S9 keliru dalam melakukan penjabaran operasi matriks.

Berikut ini disajikan gambar lembar jawaban hasil pekerjaan subjek S9 :

Gambar 4.1. Jawaban subjek S9 pada soal nomor 1

27

Berdasarkan hasil pekerjaan siswa pada soal nomor 1, dapat dilihat bahwa subjek S9 mengalami kesulitan keterampilan yaitu tidak mampu melakukan operasi bilangan yang mengandung variabel dengan benar. Pada jawaban soal nomor 1 subjek S9 melakukan kesalahan pada penjabaran y+18-2y = 18-3y.

Seharusnya jawaban yang benar adalah 18-y. Dalam hal ini dapat diketahui bahwa subjek S9 mengalami kesulitan keterampilan. Untuk mendalami kesulitan siswa dalam menyelesaiakan soal matriks subjek S9, maka dilakukan proses wawancara.

Adapun kutipan wawancara subjek S9 untuk soal nomor 1 (satu) adalah sebagai berikut :

Keterangan :

P = Pertanyaan Peneliti S9 = Jawaban Subjek Peneliti

P : Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

S9 : Waalakumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

P : Ketika mengerjakan soal matriks, apakah kamu merasa kesulitan ? S9 : Iye Kak, Banyak mi ku lupa rumusnya.

P : Coba ki liat Jawaban ta di nomor 1 dek, darimana ki bisa dapat jawaban 18 kurang 3y ?

S9 : Dari 2y tambah y kak.

P : Apakah kita tidak perhatikan kalau itu y tambah min 2y ? S9 : ohhhh, iya di’, Tidak ku perhatikan kak, hehe.

P : Kemudian dari mana di dapat hasil y samadengan 1,5 ? S18: Dari 2 di bagi 3 kak.

P : Kan seharusnya kalau di bagi, bukan bagi 3 tapi bagi -3 ? S18: ooohh iya di, tidak ku perhatikan kak hehe.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan subjek S9 diketahui bahwa subjek S9 mengalami kesulitan keterampilan yaitu tidak mampu melakukan operasi bilangan yang memiliki variabel. Subjek S9 Mengaku, dalam mengerjakan soal S9 langsung melakukan operasi pada bilangan yang memiliki variabel yang sama tanpa memperhatikan tanda negative dan positif pada

bilangan. Berdasarkan hasil tes dan wawancara dapat di tarik kesimpulan bahwa subjek S9 pada soal nomor 1 (satu) mengalami kesulitan keterampilan.

Soal nomor 2(dua)

Pada soal nomor 2 ditemukan kesulitan konsep dimana siswa S9 kurang memahami konsep dasar perkalian dua matriks. Hal ini meyebabkan siswa S9 melakukan kesalahan dalam melakukan operasi perkalian dua matriks. Berikut ini disajikan gambar lembar jawaban hasil pekerjaan subjek S9

Dari gambar hasil pekerjaan siswa pada soal nomor 2, bisa dikatakan bahwa subjek S9 kurang paham terhadap konsep dasar perkalian dua buah matriks persegi sehingga hasil dari penjabaran dan perkaliannya salah. subjek S9 kurang memahami sifat-sifat yang berlaku pada perkalian dua matriks. Hal ini dapat dilihat dari jawaban siswa yang melakukan kesalahan pada saat menjabarkan operasi matriks yaitu langsung saja mengalikan tiap-tiap elemen yang ada pada matriks A dan B tanpa memperhatikan konsep perkalian dua matriks. Subjek S9 melakukan penjabaran yang tidak sesuai dengan prosedur. Dapat dilihat dengan

Gambar 4.2. Jawaban subjek S9 pada soal nomor 2

29

jelas bahwa subjek S9 melakukan kesalahan pada soal nomor 2 disebabkan pemahaman konsep perkalian matriks kurang. Sehingga dalam hal ini, subjek S9 mengalami kesulitan konsep. Untuk mendalami kesulitan siswa dalam menyelesaiakan soal matriks subjek S9, maka dilakukan proses wawancara.

Adapun kutipan wawancara subjek S9 untuk soal nomor 2 (dua) adalah sebagai

S9 : Kan AxB kak, yang ku ingat di kali silang ki anggota matriksnya kak.

P : Jadi, kita tidak tau bagaimana konsep perkalian dua matriks ? S9 : Hehe, tidak ku tau kak, itu ji yang ku ingat.

P : Apakah pada saat belajar matriks, kita berusaha memahami atau menghafal sifat-sifat perkalian matriks ?

S9 : Berusaha ja pahami kak, tapi tidak ku pahami, jadi ku hafal proses pengerjaannya.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan subjek S9 diketahui pada soal nomor 2 subjek S9 mengalami kesulitan dalam melakukan perkalian dua matriks, hal ini disebabkan S9 tidak memahami konsep perkalian dua matriks.

subjek S9 mengaku tidak mengetahui bagaimana sifat-sifat perkalian dua matriks dan pada saat belajar matriks S9 tidak memahami apa yang disampaikan oleh guru dan S9 berusaha menghafal proses pengerjaan yang di ajarkan oleh guru sehingga pada saat mengerjakan soal tes langsung saja mengalikan elemen-elemen pada matriks A dan matriks B secara tidak benar berdasarkan apa yang di ingat.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara dapat dapat di tarik kesimpulan bahwa subjek S9 pada soal nomor 2 (dua) mengalami kesulitan konsep.

Soal nomor 3 (tiga)

Pada soal nomor 3 ditemukan kesulitan siswa dalam memahami konsep dan memahami prinsip yaitu subjek S9 tidak mengetahui konsep dasar invers dan determinan pada matriks dan tidak mampu menggunakan rumus invers matriks dengan benar. Berikut ini ditampilkan gambar lembar jwaban hasil pekerjaan subjek S9 :

Dari hasil pekerjaan siswa pada soal nomor 3 dapat diketahui subjek S9 kurang memahami konsep invers matriks dan tidak memahami rumus yang berlaku pada invers matriks. Hal ini terlihat pada jawaban S9 dimana subjek S9 melakukan penjabaran tanpa menuliskan rumus invers terlebih dahulu. Subjek S9 langsung saja melakukan penjabaran yang tidak sesuai dengan prosedur. Sehingga subjek S9 melakukan kesalahan pada proses penjabaran. Dalam hal ini subjek S9 mengalami kesulitan Prinsip yaitu tidak mampu menggunakan rumus invers dengan benar. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa subjek S9 mengalami kesulitan konsep, Keterampilan dan prinsip. Untuk mendalami kesulitan siswa

Gambar 4.3. Jawaban subjek S9 pada soal nomor 3

31

dalam menyelesaiakan soal matriks subjek S9, maka dilakukan proses wawancara.

Adapun kutipan wawancara subjek S9 untuk soal nomor 3 (tiga) adalah sebagai berikut :

P : Ok, Sekarang perhatikan jawaban ta nomor 3, 1 per delapan itu darimana di dapat ?

S9 : Determinannya kak, dari 4 kali 2 di kurangi 1 kali 7.

P : Harusnya kalau seperti itu berarti 8 kurang 7 sama dengan 1 dek ? S9 : Ohhh iya di, tidak ku perhatikan kak, kah pusing ma hehe.

P : Apakah di tau ji rumus invers matriks ? S9 : Ku lupa mi kak, itu ji ku ingat hehe

P : Ok, Rajin ki belajar nah dek, Terimakasih atas waktu ta, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

S9 : iye kak, Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan subjek S9 diketahui pada soal nomor 3 subjek S9 tidak paham konsep dan prinsip pada matriks.

Subjek S9 mengaku tidak mengetahui rumus invers matriks sehingga dalam mengerjakan soal S9 mengerjakannya tidak sesuai dengan prosedur. Berdasarkan hasil tes dan wawancara dapat di tarik kesimpulan bahwa subjek S9 pada soal nomor 3 (tiga) mengalami kesulitan Konsep dan Prinsip pada matriks.

2. Deskripsi dan Analisis Data Kesulitan Siswa Subjek S10 dalam