• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Deskripsi Hasil Penelitian

Setelah melakukan wawancara mendalam, langkah selanjutnya yang dilakukan yaitu menganalisis data. Peneliti telah mengumpulkan dan menyusun berbagai data, sebagai pendukung hasil penelitian. Data yang dikumpulkan yaitu hasil wawancara mendalam, dokumentasi dan sumber sekunder yaitu studi kepustakaan.

Wawancara yang telah dilaksanakan oleh peneliti bertempat di kantor Radio Prambors Jakarta. Peneliti akan menjabarkan hasil wawancara terhadap Kurniawan Dwi Prasetyo selaku Assistant

Manager Marketing and Promotion dan Jabbar Avian selaku PR dan Brand Promotion Radio Prambors, yang berkaitan dengan tujuan

penelitian ini yaitu Strategi Marketing Public Relations Radio Prambors 102,2 FM Jakarta dalam Mempertahankan Loyalitas Pendengar. Dalam mendukung strategi Marketing Public Relations (pull strategy, push

strategy, dan pass strategy), PR Radio Prambors Jakarta melakukan

empat tahapan proses Public Relations terlebih dahulu.

1. Model Four Step of Public Relations

Sebelum melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan

Marketing Public Relations, Radio Prambors Jakarta menjalankan model empat tahapan dalam Public Relations yang dicetuskan oleh Cutlip and Center. Empat tahapan tersebut, di antaranya research (penelitian), planning and programming (perencanaan dan pemograman), action and communicating (aksi dan komunikasi), dan evaluating (evaluasi). Keempat tahapan tersebut merupakan langkah yang mendukung berlangsungnya pelaksanaan strategi Marketing Public Relations.

a. Research (Penelitian)

Berdasarkan latar belakang penelitian ini, Radio Prambors Jakarta merasa khawatir dan terancam atas eksistensinya di tengah-tengah para kompetitor, terutama terhadap bentuk-betuk new media yang kian marak dan berkembang. Untuk menghadapi hal tersebut PR Radio Prambors Jakarta melakukan penelitian dan mengumpulkan fakta-fakta dari penyebab masalah tersebut, melalui kegiatan penelitain dan survei. Berikut

penjelasan dari PR dan Brand Promotion Radio Prambors Jakarta, Jabbar Avian.

“Pastinya kalau dari sisi PR sendiri kita mencari pokok permasalahannya apa. Lalu mencari tahu bagaimana solusinya. Kita mencari tahu dengan melakukan penelitian dan survei, penelitian tersebut juga didukung oleh divisi R&D (Research & Development). kita berusaha mencari tahu dan menanggulangi masalah yang dapat menimbulkan rasa kekecewaan para pendengar.”

Divisi R&D (Research & Development) merupakan fasilitas untuk mendukung PR dalam melakukan penelitian atau survei tersebut. Kemudian dalam menghadapi maraknya para kompetitor, Radio Prambors Jakarta melakukan berbagai strategi

marketing public relations untuk mempertahankan eksistensi

serta loyalitas para pendengarnya yang biasa disebut dengan Kawula Muda.

Selain mengetahui apa penyebab dari tergesernya eksistensi industri penyiaran radio, Radio Prambors Jakarta mencari tahu bagaimana cara menanggulangi dan mengantisipasi masalah tersebut. Penanggulangan dan antisipasi masalah tersebut dilakukan dengan cara mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan para Kawula Muda saat ini.

Jabbar Avian menerangkan, cara Prambors mengetahui keinginan dan kebutuhan dari para pendengar yaitu dengan melemparkan topik kepada mereka. Radio Prambors Jakarta kerap kali membuat program kuis dalam program on air nya dan

memberikan hadiah kepada para Kawula Muda yang dapat menjawab kuis tersebut. Hal itu merupakan bentuk strategi untuk menarik perhatian para Kawula Muda.

“Nah biasanya kita tuh selalu melempar topik kan, setiap mau ngadain kuis atau apa. Kita tuh juga harus mengenali dulu, apa sih yang disukai oleh Kawula Muda.”

Jabbar menambahkan bahwa pendengar itu harus dilayani dengan melakukan pemantauan apa yang sedang disukai oleh kawula muda saat ini, melalui pemanfaatan social media.

“Pendengar itu ibaratnya, yang harus kita layani. Kita pantau juga dari social media kan, apa nih yang disukai sama anak-anak muda zaman sekarang, seperti event music. Kita selalu melakukan survei-survei yang menurut mereka (pendengar) menarik.”

Langkah dalam pelaksanaan penelitian dilakukan dengan melibatkan PR untuk mengumpulkan fakta-fakta, serta mengamati pengertian dan opini yang dimiliki oleh para pendengar terhdap Radio Prambors Jakarta. Setelah melakukan penelitian dan survei, langkah selanjutnya dapat dilaksankan, yaitu tahapan merancang suatu program.

b. Planning and Programming (Perencanaan dan Pemograman)

Tahap ini adalah langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Radio Prambors Jakarta, setelah melakukan penelitian dalam mengumpulkan fakta-fakta. Langkah perencanaan dan pemograman dapat menunjang kesuksesan atau tidaknya suatu

acara atau strategi Marketing Public Relations yang dilakukan oleh stasiun radio tersebut. Jabbar Avian menjelaskan bahwa dalam proses perencanaan PR Radio Prambors Jakarta melakukan diskusi terlebih dahulu dengan divisi program dan yang lainnya.

“Secara perencanaan kan kita pasti diskusi. Kalau di sini, divisi program dan PR diskusi untuk membuat program. Kita juga ada yang namanya story art. Jadi story art itu kita seperti semacam cerita yang akhirnya kita akan me-treat Kawula Muda.”

Berdasarkan penjelasan di atas, divisi PR dan program membuat story art dalam proses perencanaan dan pemograman tersebut. Story art merupakan daftar rencana kegiatan atau program yang sudah atau akan dilaksanakan oleh Radio Prambors Jakarta. Jabbar Avian kemudian menjelaskan, usai membuat perencanaan, Radio Prambors Jakarta melaksanakan program-program yang bertujuan untuk mempertahankan loyalitas para Kawula Muda, baik melalui on air maupun off air.

“Dengan membuat program-program yang dapat menarik perhatian para pendengar. Misalnya acara on air seperti kuis, sedangkan acara off air yaitu Kumpul Kamu (Kumpul Kawula Muda), SUNMORIDE, dan yang baru kemarin dilaksanakan yaitu event konser musik Youth Fest 2019.”

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Radio Prambors Jakarta sering kali mengadakan kuis, salah satu program kuis tersebut yaitu “Ikutan Tes Kuping di DGITM”. Para Kawula Muda yang menjadi pemenang akan diberikan hadiah, yaitu

mendapatkan uang cash sebesar 500 ribu rupiah. Hal itu dilakukan bertujuan untuk menarik perhatian serta mempertahankan loyalitas para Kawula Muda terhadap program siaran Radio Prambors Jakarta.

Gambar 4.2

Program kuis Radio Prambors Jakarta

Selain program on air nya, Radio Prambors Jakarta melakukan kegiatan off air nya, antara lain Kumpul Kamu (Kumpul Kawula Muda). Kumpul Kamu merupakan program

sharing session dan workshop yang mendatangkan beberapa

narasumber. Kegiatan tersebut betujuan untuk mendekatkan diri, serta memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada para Kawula Muda. Salah satu tema yang diangkat dalam acara

Kumpul Kamu tersebut yaitu “Belajar Bisnis Kuliner”. Acara yang diselenggarakan pada 21 Juni 2019 tersebut, mendatangkan beberapa narasumber, di antaranya Paquita Genuschka (Owner

of Bahsan), Kenny Djafar (Owner of Siomay Tante Tenny), dan

Wilson Tjandra (Founder and CEO of Burgushi).

c. Action and Communicating (Aksi dan Komunikasi)

Setelah melakukan perencanaan dan pemograman, Radio Prambors Jakarta melakukan eksekusi dan mengomunikasikan kegiatan serta program yang akan dilaksanakan oleh stasiun radio tersebut. Jabbar menjelaskan, peran PR dalam mendukung keberlangsungan program yang telah direncanakan, dengan melakukan publikasi, salah satunya yaitu pembuatan press

release. Kemudian PR memanfaatkan siaran on air dan media

sosialnya untuk memperkenalkan program yang akan dilaksanakan oleh Radio Prambors Jakarta.

“Di sini PR melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut dengan membantu dalam hal pembuatan press release, mengadakan

press conference dan menyebar jaring kerja sama untuk

mendukung program-program tersebut. Selain itu kita mengkomunikasikan program-program tersebut melalui on air dan media sosial.”

PR Prambors melakukan publikasi dan menjalin kerja sama dengan media-media untuk menyebarluaskan informasi mengenai program atau event yang akan diselenggarakan. Dengan begitu para pendengar mengetahui dan memiliki

keinginan untuk ikut serta dalam event yang diselenggarakan tersebut. Komunikasi merupakan salah satu bentuk dukungan dalam keberhasilan suatu program yang diselenggarakan oleh Radio Prambors Jakarta.

d. Evaluating (Evaluasi)

Tahap terakhir setelah eksekusi yaitu melakukan evaluasi. Tujuan Radio Prambors Jakata melakukan evaluasi yaitu untuk mengetahui keberhasilan atau tidaknya program yang telah dilaksanakan. Jabbar Avian mengatakan setiap minggunya, Radio Prambors Jakarta mengadakan evaluasi. Menurutnya, evaluasi dilakukan sebagai pembelajaran untuk ke depannya untuk menjadi lebih baik.

“Ya pastinya, kita kan ada meeting setiap minggu. Setiap ada

event dan di luar ada event pun kita meeting setiap minggu

kita melakukan evaluasi, misalnya apa yang kurang, perlunya apa dan segala macam. Jadi, pastinya kita melakukan evaluasi itu sih, menjadi pelajaran agar kedepannya lebih baik lagi.”

Evaluasi merupakan langkah untuk menentukan tolak ukur keberhasilan dari suatu acara.Strategi Marketing Public Relations yang dilakukan Prambors terbukti dapat mempertahankan loyalitas para pendengar. Hal itu terlihat dari antusiasme Kawula Muda dalam mengikuti event yang diselenggarakan oleh Radio Prambors Jakarta. Hal itu tersebut diungkapkan oleh PR Prambors Jabbar Avian.

“Kalau event nya ramai, itu dikatakan sukses dan

engagement nya menarik semua itu adalah kepuasan.

Misalkan kita bikin event dan yang datang banyak banget, itu sudah menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan kita.”

Sumber: Kompas.com

Antusiasme Kawula Muda di Event Youth Fest 2019. Gambar 4.3

Berdasarkan ungkapan dari Jabbar, hal itu terbukti bahwa antusiasme Kawula Muda sangat besar dalam menghadiri dan mengikuti event Youth Fest yang diselenggarakan oleh Radio Prambors Jakarta. Terdapat puluhan ribu Kawula Muda yang hadir dalam acara tersebut.Itu salah satu pembuktian bahwa strategi Prambors dalam menyelenggarakan event dapat mempertahankan loyalitas para pendengarnya.

Empat tahapan proses Public Relations, yang meliputi

research; planning and programming; action and communication;

dan evaluating yang dilakukan oleh Radio Prambors Jakarta dalam mendukung pelaksanaan kegiatan atau program yang direncanakan tersebut sudah tepat, karena dapat meminimalisir ketidakefektifan suatu program atau event. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang Pakar Ilmu Komunikasi Alfonso Harrison.

“Kalau secara konseptual dan teoritis, jelas tepat. Karena dalam sebuah eventapa pun harus melakukan hal tadi. Itu kan sebenarnya empat tahap managerial. Ketidakefektifan suatu program itu bisa diminimalisir atau bisa dihindari.”

Empat tahapan Public Relations tersebut merupakan salah satu upaya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan dari Radio Prambors Jakarta. Dalam melaksanakan keempat tahapan tersebut, membantu Radio Prambors Jakarta dalam mengetahui permasalahan yang terjadi, cara mengatasi dan mengantisipasi

masalah tersebut, dan memperbaiki langkah yang dilakukan agar ke depannya menjadi lebih baik.

2. Three Ways Strategy (Taktik Strategi Marketing Public Relations)

Dalam upaya mempertahankan loyalitas pendengar, Radio Prambors 102,2 FM Jakarta melaksanakan taktik strategi

Marketing Public Relations (three ways strategy). Ketiga strategi

tersebut, antara lain pull strategy (strategi menarik), push

strategy (strategi mendorong) dan pass strategy (strategi

memengaruhi). Berikut penjabaran hasil wawancara peneliti dengan narasumber.

a. Pull Strategy (Strategi Menarik)

Strategi pertama yang dilakukan oleh Radio Prambors Jakarta yaitu pull strategy (strategi menarik). Pull strategy merupakan kegiatan komunikasi yang memberikan informasi, untuk menciptakan kesan yang positif. Strategi ini dipilih oleh Radio Prambors Jakarta dengan tujuan untuk menarik perhatian para pendengar terhadap Prambors, khususnya Kawula Muda. Prambors memiliki tiga senjata untuk mendukung upayanya dalam menarik perhatian Kawula Muda, yang meliputi on air, off,

atau biasa dipanggil Awan selaku Assistant Manager Marketing

and Promotion Radio Prambors Jakarta:

“Basic nya itu kalau radio kita punya tiga senjata, ada on

air, off air dan digital. Jadi kalau ngomongin promo, radio itu

sekarang tuh mungkin orang perlu di-reminder terus.Cara kita memperkenalkan dan mepromosikan adalah yang pertama kita manfaatin digital. Sekarang ini digital udah maju banget dan udah keren banget. Perannya radio itu menggandeng digital untuk mempromosikan radio. Jadi, Prambors punya instagram, twitter, facebook, line, youtube dan semuanya kita pakai.”

On air merupakan salah satu kegiatan utama yang

dilakukan oleh Radio Prambors Jakarta. Program-program siaran yang disajikan dengan menarik membuat para Kawula Muda tetap berkeinginan untuk selalu mendengarkan siaran radio tersebut. Jabbar Avian mengatakan, salah satu program siaran yang diunggulkan dan banyak diperdengarkan oleh para Kawula Muda yaiitu program pagi, yaitu Desta and Gina in The

Morning (DGITM). Pernyataan tersebut didukung oleh salah satu

pendengar setia dari Radio Prambors Jakarta, Shafa.

“Program siaran yang aku suka yaitu Desta and Gina in The Morning dan Sunset Trip.”

Pengemasan program yang unik dan menarik, dengan menyuguhkan penyiar yang lucu dan menyenangkan, membuat para Kawula Muda tidak pernah merasa bosan, sehingga setia terhadap program tersebut. Hal itu merupakan daya tarik dari Radio Prambors Jakarta.

Kemudian tidak hanya program siaran unggulannya, Radio Prambors Jakarta juga memanfaatkan digital atau media sosial untuk memperkenalkan program yang dilaksanakan. Media sosial tersebut meliputi, Instagram, Twitter, Line dan sebagainya. Selain memanfaatkan digital dan on air, Radio Prambors Jakarta juga melakukan off air. Off air yang dimaksud merupakan event-event yang diselenggarakan oleh Radio Prambors Jakarta. Hal tersebut dilakukan betujuan untuk menarik perhatian para pendengarnya yang biasa disebut dengan Kawula Muda itu.

“Lalu, kita punya off air. Off air itu event paling jelasnya ya. Di situ kita biasanya memperkenalkan penyiar-penyiar kita melalui MC. Jadi penyiar di sini didorong untuk keluar, untuk event, untuk menjadi MC.”

Menurut penjelasan dari Awan bahwa dengan

mengikutsertakan para penyiar Prambors menjadi MC dalam sebuah acara, selain bertujuan memperkenalkan para penyiar, hal itu juga bertujuan memberikan kesempatan kepada Kawula Muda untuk bertemu dan berinteraksi langsung dengan penyiar idolanya. Tentu kita ketahui, Prambors merupakan salah satu stasiun radio yang terbilang cukup tua, namun ia melakukan beberapa strategi untuk selalu mengingatkan para pendengar akan brand Prambors itu sendiri. Tiga senjata yang sudah dijelaskan tersebut adalah suatu upaya Prambors dalam menarik perhatian para pendengar, untuk selalu mendengarkan dan

mengikuti program-program dari Prambors. Hal itu merupakan konsep yang tepat. Interpretasi tersebut diungkapkan oleh salah seorang Pakar Ilmu Komunikasi Alfonso Harrison.

“Kalau misalnya dibilang tepat atau enggak, saya rasa itu justru sangat tepat. Karena itu harus terintegrasi, antara program yang sifatnya on air dan off air. Apalagi sekarang udah zamannya digitalisasi. Jadi, tentunya akan dipadukan dengan effort yang sifatnya online.” 6

Strategi yang dilakukan tersebut tidak lepas dari peran seorang PR yang mendukung tercapainya tujuan dari Radio Prambors Jakarta. Dalam mendukung pelaksanaan Marketing

Public Relations, Awan menambahkan bahwa peran PR cukup

besar dalam berlangsungnya kegiatan tersebut, yang bertujuan untuk menarik perhatian para pendengar.

“Peran PR penting banget. Karena salah satu tools PR itu

event-event, kayak nobar (nonton bareng), press conference. Yang paling penting perannya, kemarin kita

mengadakan event besar yang dinamakan Youth Fest. Nah PR sangat membantu di situ. Mereka membantu untuk membuat yang namanya press release.”

PR berperan dalam merencanakan dan mengeksekusi event yang diselenggarakan oleh Radio Prambors, salah satu event tersebut yaitu Youth Fest 2019. Youth Fest merupakan konser musik yang bertemakan Karaoke Land, dengan tagline “The

Biggest Karaoke Land Indonesia”. Acara Youth Fest ini

6Hasil wawancara dengan Pakar Ilmu Komunikasi sekaligus praktisi di salah satu universitas swasta di Jakarta, pada 26 Juli 2019.

diselenggarakan pada 29 Juni 2019, di Bintaro Jaya Xchange Mall (Bintaro Xchange Park).

Dalam mempromosikan dan memperkenalkan event

tersebut, PR Radio Prambors Jakarta membuat press release yang merupakan salah satu bentuk publikasi. Awan juga mengatakan, tidak hanya membuat press release, PR juga membuat undangan media untuk melakukan peliputan saat berlangsungnya acara Youth Fest 2019 dan kemudian dikemas serta dinaikkan oleh media-media yang diajak kerjasama dengan Prambors.

Instagram/youth.festid

Publikasi Radio Prambors Terkait Acara Youth Fest 2019. Gambar 4.4

Kegiatan publikasi tersebut bertujuan untuk mempermudah dalam memberikan informasi dan mempromosikan program yang dilaksanakan oleh Prambors kepada para Kawula Muda. Salah satu pendengar setia Radio Prambors Isyraqi Khairy Siregar yang juga pernah mengikuti kegitan Kumpul Kamu (Kumpul Kawula Muda) dan Youth Fest, mengatakan bahwa ia mengetahui program-program tersebut melalui siaran on air dan

social media.

“Pernah, mengikuti Kumpul Kamu dan Youth Fest. Saya mengetahui program itu lewat siaran radio dan juga dari

social media Prambors Radio.

Instagram/Prambors Publikasi Radio Pambors Terkait Acara Kumpul

Kamu (Kumpul Kawula Muda). Gambar 4.5

Selain Isyraqi, Shafa seorang pelajar yang juga sebagai pendengar Prambors tertarik untuk mengikuti event dari Prambors. Kegiatan Prambors yang ia ketahui ialah Youth Fest dan Skulprize. Shafa mengetahui kegiatan tersebut melalui publikasi yang dilakukan Prambors di media sosial.

”Yang aku tau itu event nya ada Youth Fest dan Skulprize. Kebetulan banget, sekitar tiga minggu yang lalu aku baru pertama kali nonton Youth Fest.Aku awalnya tau dari instagramnya Prambors.”

Berdasarkan kesimpulan yang didapat, pull strategy yang dilakukan Prambors dalam menarik perhatian para pendengar, khususnya Kawula Muda yaitu dengan menyelenggarakan event. Kemudian strategi dalam mempromosikan program dan event nya yaitu melalui publikasi dengan memanfaatkan media sosial yang dimiliki, di antaranya Instagram, Youtube, dan Twitter. Publikasi tersebut bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan informasi kepada Kawula Muda.

b. Push Strategy (Strategi Mendorong)

Strategi kedua yang dilakukan oleh Radio Prambors Jakarta adalah push strategy (strategi mendorong). Push strategy merupakan upaya mendorong dalam pemasaran, agar menciptakan kepuasan dari para pelanggan. Strategi ini merupakan cara yang digunakan Radio Prambors dalam mendorong para pendengar untuk tetap setia terhadap

Prambors. Dalam mendorong hal tersebut, Prambors menyajikan apa yang pendengar inginkan. Hal itu diakui oleh Assistant

Manager Marketing and Promotion Radio Prambors Jakarta.

”Sebenarnya caranya adalah kita selalu menyajikan apa yang pendengar mau. Kita melihat dari listeners side namanya. Jadi kita selalu menyajikan konten, musik, event itu berdasarkan apa yang pendengar mau. Biasanya kita ngadain riset dulu tuh, survei kecil-kecilan.”

Upaya yang dilakukan Prambors dengan menyajikan musik, konten dan suatu event yang diinginkan oleh Kawula Muda, dapat menunjang para Kawula Muda untuk tetap setia dan terus mendengarkan program siaran Radio Prambors Jakarta. Hal itu terlihat dari ungkapan salah satu pendengar Radio Prambors Jakarta Isyraqi, yang sudah lama menjadi pendengar setia stasiun radio tersebut. Ia juga mengungkapkan alasan ketertarikannya terhadap Radio Prambors Jakarta. Berikut penjelasan dari pria yang berusia 23 tahun itu.

“Sejak zaman awal kuliah sudah menjadi pendengar Prambors. Saya memilih mendengarkan Prambors karena tertarik dengan program-program yang disiarkan dan playlist lagunya selalu seru dan kekinian.”

Ungkapan diatas membuktikan bahwa salah satu strategi yang dilakukan Prambors tersebut dapat mempertahankan loyalitas pendengar. Kemudian, Awan menjelaskan cara mengetahui apa yang pendengar inginkan dan butuhkan, Prambors melakukan survei melalui media sosial, antara lain twitter polling, instagram polling dan sebagainya.

“Sekarang kan kita punya twitter polling, instagram polling dan di sini juga ada divisi R&D (Research & Development). Misalkan seperti acara kemarin itu tentang Youth Fest, sebelum itu kita ada survei dulu.”

Awan menjelaskan bahwa divisi R&D merupakan fasilitas untuk mendukung dalam melakukan penelitian atau survei tersebut. Radio Prambors sadar akan pentingnya melakukan survei dalam mengetahui keinginan dan kebutuhan para pendengarnya. Di samping untuk mempertahankan loyalitas pendengar, itu merupakan upaya untuk mengembangkan bisnisnya. Hal ini diperkuat oleh pendapat dari Pakar Ilmu Komunikasi Alfonso Harrison.

“Menurut saya berarti dia adalah satu perusahaan bisnis dalam industri penyiaran yang sadar betul mengenai artinya

research dan development dalam mengembangkan bisnis.

Karena banyak perusahaan itu yang komersil menganggap hal itu tidak penting adanya R&D, makanya dia kuat dengan segmentasi yang tepat dan jelas. Segmentasi dan

positioning yang jelas, itu semua berasal dari R&D yang

kuat. Jadi tanggapan saya, mereka sangat baik dalam hal ini.”

Tidak hanya itu, Prambors juga melakukan strategi lain dalam mendorong Kawula Muda untuk mempertahankan loyalitasnya. Strategi tesebut berkaitan dengan mempromosikan salah satu event Youth Fest, Prambors memberikan hadiah kepada para pendengarnya, jika mereka melakukan email blast. Hadiah tersebut berupa pemberian saldo gopay secara gratis sebesar 150 ribu atau 200 ribu.

“Mereka ngeblast email, kita kasih hadiah misalnya gopay 150 ribu atau 200 ribu itu untuk ya mancing/mentrigger. Artis siapa yang mau diundang, tempatnya di mana, harga tiketnya berapa sih, gitu-gitu itu semua ada risetnya.”

Menurut keterangan di atas,email blast merupakan salah satu cara untuk mendukung dalam proses survei yang dilakukan Radio Prambors Jakarta kepada Kawula Muda. Strategi dan taktik yang dipilih Radio Prambors dalam mempromosikan programnya itu, diharapkan dapat memberikan kepuasan terhadap para pendengar, sehingga dapat mendorong mereka untuk loyal terhadap Prambors. Pemberian hadiah saldo gopay tersebut adalah suatu upaya untuk mendorong hal tersebut, karena pendengar akan merasa senang seperti mendapatkan

rewards dari Prambors.

Tidak hanya memberikan promo saldo gopay gratis, untuk dapat mendekatkan diri dengan para pendengar dan memberi kepuasan terhadap mereka, Prambors memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkunjung ke studionya. Hal tersebut juga dilakukan dalam mendukung keberhasilan dari push strategy yang dilakukan oleh Radio Prambors Jakarta. Penjelasan itu diungkapkan oleh PR dan Brand Promotion Radio Prambors

Dokumen terkait