HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Deskripsi Hasil Siklus I
Hasil penelitian siklus I tentang penerapan metode latihan untuk meningkatkan keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar, diklasifikasikan empat bagian, yaitu: hasil observasi aktivitas mengajar guru berdasarkan tahapan metode latihan, hasil observasi aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran dari awal hingga akhir pembelajaran, hasil tes keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA, dan refleksi.
a. Hasil Observasi Aktivitas Mengajar Guru
Hasil observasi terhadap proses pembelajaran bahasa Indonesia dalam bentuk menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA melalui metode latihan di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar, diuraikan sebagai berikut:
1) Kegiatan awal
a) Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran siswa yang dilakukan dengan cukup baik pada setiap pertemuan (pertemuan I, II, dan III).
b) Guru melakukan apersepsi dengan cukup baik pada setiap pertemuan.
c) Guru tidak memotivasi siswa pada pertemuan I, kemudian pertemuan II dan III sudah dilakukan dengan cukup baik.
d) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada setiap pertemuan dengan cukup baik.
2) Kegiatan inti
a) Guru menjelaskan materi menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA dalam kategori cukup baik pada pertemuan I, II dan III, karena materi disajikan secara jelas dan sistematis walaupun sangat singkat.
b) Guru melatih siswa secara individu menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA dalam kategori cukup pada pertemuan I, II, dan III, karena siswa tidak diwajibkan secara individu menulis berita berdasarkan tema yang diberikan pada setiap pertemuan sehingga terdapat sebagian siswa kurang aktif menulis berita.
c) Menugaskan siswa membacakan berita yang telah ditulis dalam kategori cukup pada pertemuan I, kemudian berlangsung dengan baik pada pertemuan II dan III, karena memberi kesempatan semua siswa membacakan hasil kerjanya walaupun hanya sebagian siswa memanfaatkan kesempatan tersebut.
Pada pertemuan I, hanya 2 siswa membaca tulisan beritanya, sementara pertemuan II hanya 3 orang, kemudian pertemuan III hanya 5 orang. Hal ini
dikarenakan terbatasnya waktu setiap pertemuan sehingga mempengaruhi keterbatasan jumlah siswa membaca berita yang telah ditulis.
d) Tanya jawab materi menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA dalam kategori kurang pada setiap pertemuan (pertemuan I, II, dan III) karena hanya sebagian kecil siswa aktif bertanya jawab baik dengan sesama siswa maupun guru.
3) Kegiatan inti
a) Membimbing siswa menyimpulkan materi pelajaran dalam kategori kurang pada pertemuan I dan II karena hanya sebagian kecil siswa aktif dalam menyimpulkan materi, sementara pertemuan III dalam kategori cukup karena sekitar seperdua dari jumlah siswa telah aktif menyimpulkan materi pelajaran tentang menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA.
b) Kegiatan refleksi tidak dilakukan oleh guru pada pertemuan I dan II, kemudian pertemuan III telah dilakukan oleh guru walaupun masih kurang maksimal.
c) Guru mengakhiri pelajaran dengan salam yang dilakukan dengan baik pada setiap pertemuan.
Hasil observasi di atas menunjukkan bahwa langkah-langkah metode latihan pada hakikatnya telah diterapkan, walaupun masih ada aspek tertentu yang kurang maksimal sehingga mempengaruhi aktivitas belajar siswa. Hal ini terrkait dengan belum optimalnya melatih siswa menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA secara individu, memberi kesempatan membacakan hasil kerjanya tetapi kurang dimanfaatkan oleh siswa, siswa kurang aktif bertanya jawab, dan tidak melibatkan semua siswa menyimpulkan materi pelajaran. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi
tingkat penguasaan materi pada aspek menulis berita sehingga pada gilirannya mempengaruhi keterampilan siswa dalam menulis berita.
b. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa
Hasil observasi aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia melalui metode latihan di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar, diuraikan sebagai berikut:
Tabel 4.1. Hasil Observasi Aktivitas Belajar Siswa
No Aspek yang Diamati Pertemuan .... Rata-rata
Persentase I II III
1. Aktif memperhatikan penjelasan guru
29 32 38 33 86,84
2. Aktif melakukan latihan menulis berita
26 30 35 30 78,95
3. Aktif bertanya jawab dengan teman tentang materi menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA
23 25 26 25 65,79
4. Aktif bertanya jawab dengan guru 5 9 14 9 23,68 5. Aktif menyimpulkan materi
pelajaran
15 19 23 19 50,00
Sumber: Hasil observasi siklus I
Hasil observasi di atas memberi gambaran bahwa tidak semua siswa aktif mengikuti pelajaran bahasa Indonesia aspek menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA melalui metode latihan dari awal hingga akhir pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar. Hal ini dapat dilihat dari adanya sebagian siswa kurang aktif menyimak penjelasan guru, melakukan latihan menulis berita, dan bertanya jawab. Bahkan hanya sebagian kecil siswa aktif
bertanya jawab dan menyimpulkan materi pelajaran. Kondisi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan memahami materi pelajaran tentang menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA.
c. Hasil Tes Menulis Berita
Rekapitulasi nilai keterampilan menulis berita dalam pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkan hasil tes siklus I, disajikan sebagai berikut:
Tabel 4.2. Rekapitulasi Nilai Keterampilan Menulis Berita Siklus I
Aspek-aspek yang dianalisis Nilai
Subjek penelitian 38
Nilai ideal 100
Nilai Tertinggi 90
Nilai Terendah 50
Nilai rata-rata 66,58
Jumlah Nilai 2530
Rentang Nilai (Range) 40
Sumber: Hasil analisis hasil belajar siswa siklus I
Tabel 4.2 tersebut memberi gambaran bahwa nilai keterampilan menulis berita pada siklus I yaitu rata-rata 66,58, nilai tertinggi adalah 90 sementara nilai ideal adalah 100, dan nilai terendah 50 sehingga rentang nilai yaitu 40. Dari 38 subjek penelitian, jumlah nilai adalah 2530. Hal ini memberi gambaran bahwa keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA melalui metode latihan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota makassar pada umumnya perlu ditingkatkan.
Kategorisasi hasil tes keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA melalui penerapan metode latihan dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar, disajikan pada tabel 4.3 berikut:
Tabel 4.3. Keterampilan Menulis Berita dengan Teknik ADIKSIMBA Melalui Metode Latihan pada Siklus I
Interval Keterampilan Menulis Berita Frekuensi Persentase
80 – 100 Baik sekali 7 18,42
70 – 79 Baik 12 31,58
60 – 69 Cukup 17 44,74
50 – 59 Rendah 2 5,26
49 Sangat rendah 0 0
J u m l a h 38 100,00
Sumber: Hasil tes siklus I
Tabel 4.3 tersebut memberi gambaran bahwa dari 38 subjek penelitian, terdapat 17 siswa atau 44,74 persen memiliki keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA pada kategori cukup, disusul kategori baik sebanyak 12 siswa atau 31,58 persen, kategori baik sekali sebanyak 7 siswa atau 18,42 persen, dan hanya 2 siswa atau 5,26 persen memiliki keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA pada kategori rendah.
Sesuai dengan nilai rata-rata keterampilan menulis berita teknik ADIKSIMBA melalui metode latihan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar yaitu sebesar 66,58, di mana nilai rata-rata tersebut berada pada interval 60 - 69 berarti cukup, walaupun masih terdapat 5,26 persen siswa memiliki keterampilan menulis berita pada kategori rendah. Hal ini memberi gambaran cukup bervariasinya tingkat keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA.
Ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia melalui metode latihan di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar berdasarkan hasil tes siklus I disajikan sebagai berikut:
Tabel 4.4. Ketuntasan Belajar Siswa pada Siklus I
Standar KKM Ketuntasan Belajar Frekuensi Persentase
70 Tuntas 19 50,00
< 70 Tidak tuntas 19 50,00
J u m l a h 38 100,00
Sumber: Hasil tes siklus I
Tabel 4.4 di atas menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar pada siklus I, yaitu tuntas belajarnya dan tidak tuntas belajarnya masing-masing 19 siswa atau 50,00 persen berdasarkan standar KKM 70. Hal ini berarti seperdua dari jumlah siswa belum tuntas belajarnya sehingga belum mencapai kriteria ketuntasan belajar yang ditetapkan, yaitu minimal 85 persen dari 38 subjek penelitian. Hal ini berarti pelaksanaan penelitian harus dilanjutkan pada siklus berikutnya.
d. Refleksi
Berdasarkan hasil observasi dan hasil tes keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar, tampak bahwa keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA yaitu rata-rata cukup mencapai 44,74 persen, walaupun terdapat pula sebagian kecil siswa rendah keterampilannya mencapai 5,26 persen. Bahkan siswa belum tuntas belajarnya mencapai 50,00 persen.
Selama proses pembelajaran bahasa Indonesia melalui metode latihan di kelas VIII SMP Abdi Pembangunan Kota Makassar, masih terdapat berbagai kelemahan dalam proses pembelajaran melalui metode latihan. Kelemahan tersebut berkaitan dengan rendahnya tingkat partisipasi sebagian siswa mengikuti pelajaran, berupa:
keaktifan memperhatikan penjelasan guru, keaktifan melakukan latihan menulis
berita, bertanya jawab dengan teman dan guru, serta menyimpulkan materi. Kondisi tersebut menjadi masukan dan pertimbangan dalam melakukan perbaikan pada siklus II agar keterampilan menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA dalam pembelajaran bahasa Indonesia lebih maksimal atau meningkat. Hal-hal yang perlu dilakukan yaitu:
lebih memotivasi, membimbing, dan mengarahkan siswa untuk bekerjasama dengan temannya menulis berita dengan teknik ADIKSIMBA sehingga dapat saling bertukar pikiran menulis berita.