BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
5.3. Hasil Penelitian
5.3.2. Deskripsi Jawaban Responden atas Variabel
Variabel Pressure diukur melalui item-item pernyataan yang ada pada kuesioner berjumlah 4 pernyataan. Pada setiap item pernyataan, terdapat 5 poin skala likert yang digunakan (sangat tidak setuju s/d sangat setuju). Berikut adalah distribusi frekuensi variabel Pressure :
Tabel 5.6
Jawaban Responden Variabel Pressure Item
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1 0 0,0 0 0,0 7 11,4 24 39,3 30 49,1 4,4 2 0 0,0 0 0,0 8 13,1 23 37,7 30 49,1 4,4 3 0 0,0 0 0,0 8 13,1 23 37,7 30 49,1 4,4 4 0 0,0 0 0,0 5 8,1 42 68,8 14 22,9 4,1 Sumber : Hasil penelitian, 2019 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 5.6 dapat dilihat bahwa pada pernyataan 1, menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 49,1,5% (sangat setuju) dan frekuensi terendah 0% (tidak setuju). Pernyataan 2 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 49,1% (sangat setuju) dan frekuensi terendah 0%
(tidak setuju). Pernyataan 3 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 49,1% (sangat setuju) dan frekuensi terendah 0% (tidak setuju). Pernyataan 4 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 68,8% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (tidak setuju).
5.3.3 Deskripsi Jawaban Responden atas Variabel Opportunity
Variabel Opportunity diukur melalui item-item pernyataan yang ada pada kuesioner berjumlah 4 pernyataan. Pada setiap item pernyataan, terdapat 5 poin skala likert yang digunakan (sangat tidak setuju s/d sangat setuju). Berikut adalah distribusi frekuensi variabel Opportunity.
Tabel 5.7
Jawaban Responden Variabel Opportunity Item
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1 0 0,0 1 1,6 3 4,9 37 60,6 20 32,7 4,2 2 0 0,0 4 6,5 15 24,5 33 54,0 9 14,7 3,8 3 0 0,0 2 3,2 7 11,4 35 57,3 17 27,8 4,1 4 0 0,0 4 6,5 14 22,9 24 39,3 19 31,1 4,0 Sumber : Hasil penelitian, 2019 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 5.7 dapat dilihat bahwa pada pernyataan 1, menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 60,6% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 2 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 54,0% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 3 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 57,3% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 4 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 39,3% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju).
5.3.4 Deskripsi Jawaban Responden atas Variabel Rationalization
Variabel Ratinalization diukur melalui item-item pernyataan yang ada pada kuesioner berjumlah 4 pernyataan. Pada setiap item pernyataan, terdapat 5 poin skala likert yang digunakan (sangat tidak setuju s/d sangat setuju). Berikut adalah distribusi frekuensi variabel Ratinalization.
Tabel 5.8
Jawaban Responden Variabel Rationalization Item
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1 0 0,0 0 0,0 5 8,1 33 54,0 23 37,7 4,3 2 0 0,0 0 0,0 9 14,7 24 39,3 28 45,9 4,3 3 0 0,0 0 0,0 7 11,4 30 49,1 24 39,3 4,3 4 0 0,0 0 0,0 3 4,9 38 62,2 20 32,7 4,3 Sumber : Hasil penelitian, 2019 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 5.8 dapat dilihat bahwa pada pernyataan 1, menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 54,0% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 2 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 45,9% (sangat setuju) dan frekuensi terendah 0%
(sangat tidak setuju). Pernyataan 3 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 49,1% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 4 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 62,2% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju).
5.3.5 Deskripsi Jawaban Responden atas Variabel Capability
Variabel Capability diukur melalui item-item pernyataan yang ada pada kuesioner berjumlah 4 pernyataan. Pada setiap item pernyataan, terdapat 5 poin skala likert yang digunakan (sangat tidak setuju s/d sangat setuju). Berikut adalah distribusi frekuensi variabel Capability :
Tabel 5.9
Jawaban Responden Variabel Capability Item
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1 0 0,0 0 0,0 29 47,5 27 44,2 5 8,1 3,6 2 0 0,0 3 4,9 26 42,6 30 49,1 2 3,2 3,5 3 0 0,0 3 4,9 26 42,6 26 42,6 6 9,8 3,6 4 2 3,2 2 3,2 30 49,1 23 37,7 4 6,5 3,4 Sumber : Hasil penelitian, 2019 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 5.9 dapat dilihat bahwa pada pernyataan 1, menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 47,5% (netral) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 2 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 49,1% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 3 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 42,6% (setuju dan sangat setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 4 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 49,1% (netral) dan frekuensi terendah 2% (sangat tidak setuju dan tidak setuju).
5.3.6 Deskripsi Jawaban Responden atas Variabel Greed
Variabel Greed diukur melalui item-item pernyataan yang ada pada kuesioner berjumlah 4 pernyataan. Pada setiap item pernyataan, terdapat 5 poin skala likert yang digunakan (sangat tidak setuju s/d sangat setuju). Berikut adalah distribusi frekuensi variabel Greed :
Tabel 5.10
Jawaban Responden Variabel Greed Item
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1 1 1,6 2 3,2 26 42,6 26 42,6 6 9,8 3,6 2 5 8,1 2 3,2 28 45,9 11 18,0 15 24,5 3,5 3 6 9,8 2 3,2 33 54,0 12 19,6 8 13,1 3,2 4 1 1,6 6 9,8 35 57,3 13 21,3 6 9,8 3,3 Sumber : Hasil penelitian, 2019 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 5.10 dapat dilihat bahwa pada pernyataan 1, menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 42,6% (netral dan setuju) dan frekuensi terendah 1% (sangat tidak setuju).
Pernyataan 2 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 45,9% (netral) dan frekuensi terendah 2% (tidak setuju). Pernyataan 3 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 54,0% (netral) dan frekuensi terendah 2% (tidak setuju). Pernyataan 4 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 57,3% (netral) dan frekuensi terendah 1% (sangat tidak setuju).
5.3.7 Deskripsi Jawaban Responden atas Variabel Exposure
Variabel Exposure diukur melalui item-item pernyataan yang ada pada kuesioner berjumlah 4 pernyataan. Pada setiap item pernyataan, terdapat 5 poin skala likert yang digunakan (sangat tidak setuju s/d sangat setuju). Berikut adalah distribusi frekuensi variabel Exposure
Tabel 5.11
Jawaban Responden Variabel Exposure Item
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1 0 0,0 11 18,0 13 21,3 34 55,7 3 4,9 3,5 2 0 0,0 5 8,1 10 16,3 40 65,5 6 9,8 3,8 3 0 0,0 0 0,0 9 14,7 36 59,0 16 26,2 4,1 4 0 0,0 1 1,6 12 19,6 36 59,0 12 19,6 4,0 Sumber : Hasil penelitian, 2019 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 5.11 dapat dilihat bahwa pada pernyataan 1, menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 55,7% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 2 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 65,5% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 3 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 59,0% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 4 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 59,0% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju).
5.3.8 Deskripsi Jawaban Responden atas Variabel Fraud
Variabel Fraud diukur melalui item-item pernyataan yang ada pada kuesioner berjumlah 4 pernyataan. Pada setiap item pernyataan, terdapat 5 poin skala likert yang digunakan (sangat tidak setuju s/d sangat setuju). Berikut adalah distribusi frekuensi variabel Fraud / Kecurangan :
Tabel 5.12
Jawaban Responden Variabel Fraud Item
Pernyataan
Skor Jawaban Responden
Mean
STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1 0 0,0 2 3,2 15 24,5 26 42,6 18 29,5 4,0 2 1 1,6 3 4,9 20 32,7 20 32,7 17 27,8 3,8 3 1 1,6 3 4,9 13 21,3 30 49,1 14 22,9 3,9 4 0 0,0 5 8,1 9 14,7 29 47,5 18 29,5 4,0 Sumber : Hasil penelitian, 2019 (data diolah)
Berdasarkan Tabel 5.12 dapat dilihat bahwa pada pernyataan 1, menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 42,6% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju). Pernyataan 2 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 32,7% (netral dan setuju) dan frekuensi terendah 1%
(sangat tidak setuju). Pernyataan 3 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 49,1% (setuju) dan frekuensi terendah 1% (sangat tidak setuju). Pernyataan 4 menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 47,5% (setuju) dan frekuensi terendah 0% (sangat tidak setuju).
5.4 Uji Kualitas Data 5.4.1 Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghazali, 2013). Uji validitas dalam penelitian ini digunakan untuk menguji kevalidan kuesioner. Validitas menunjukkan sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan kecermatan fungsi alat ukurnya. Pengujian menggunakan 2 sisi dengan taraf signifikan 0,05 jika rhitung ≥ rtable maka instrument atau item-item pernyataan berkorelasi signifikan terhadap skor total (dinyatakan valid), dan sebaliknya jika rhitung ≤ rtable Dinyatakan tidak valid.
Nilai rtabel untuk uji dua sisi pada taraf signifikansi 5% (p = 0,05) dengan jumlah N = 61 adalah 0,252. Berikut ini ditampilkan hasil pengujian validitas:
Tabel 5.13
Uji Validitas Variabel Pressure
rhitung rtabel Keterangan
pernyataan 1 0,830 0,252 Valid
pernyataan 2 0,738 0,252 Valid
pernyataan 3 0,832 0,252 Valid
pernyataan 4 0,581 0,252 Valid
Sumber: data primer diolah, 2019
Dari Tabel 5.13 di atas dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan variabel pressure / Tekanan memiliki nilai rhitung > rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
Tabel 5.14
Uji Validitas Variabel Opportunity
rhitung rtabel Keterangan
pernyataan 1 0,734 0,252 Valid
pernyataan 2 0,654 0,252 Valid
pernyataan 3 0,650 0,252 Valid
pernyataan 4 0,745 0,252 Valid
Dari Tabel 5.14 di atas dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan variabel opportunity / kesempatan memiliki nilai rhitung > rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
Tabel 5.15
Uji Validitas Variabel Rationalization
rhitung rtabel Keterangan
pernyataan 1 0,731 0,252 Valid
pernyataan 2 0,818 0,252 Valid
pernyataan 3 0,639 0,252 Valid
pernyataan 4 0,580 0,252 Valid
Sumber: data primer diolah, 2019
Dari Tabel 5.15 di atas dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan variabel rationalization / rasionalisasi memiliki nilai rhitung > rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut
Tabel 5.16
Uji Validitas Variabel Capability
rhitung rtabel Keterangan
pernyataan 1 0,841 0,252 Valid
pernyataan 2 0,912 0,252 Valid
pernyataan 3 0,900 0,252 Valid
pernyataan 4 0,706 0,252 Valid
Sumber: data primer diolah, 2019
Dari Tabel 5.16 di atas dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan variabel capability / kemampuan memiliki nilai rhitung > rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut
Tabel 5.17
Uji Validitas Variabel Greed
rhitung rtabel Keterangan
pernyataan 1 0,418 0,252 Valid
pernyataan 2 0,780 0,252 Valid
pernyataan 3 0,931 0,252 Valid
pernyataan 4 0,854 0,252 Valid
Sumber: data primer diolah, 2019
Dari Tabel 5.17 di atas dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan variabel greed / keserakahan memiliki nilai rhitung > rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut
Tabel 5.18
Uji Validitas Variabel Exposure
rhitung rtabel Keterangan
pernyataan 1 0,717 0,252 Valid
pernyataan 2 0,755 0,252 Valid
pernyataan 3 0,649 0,252 Valid
pernyataan 4 0,515 0,252 Valid
Sumber: data primer diolah, 2019
Dari Tabel 5.18 di atas dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan variabel exposure / pengungkapan memiliki nilai rhitung > rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut
Tabel 5.19
Uji Validitas Variabel Fraud
rhitung rtabel Keterangan
pernyataan 1 0,546 0,252 Valid
pernyataan 2 0,842 0,252 Valid
pernyataan 3 0,813 0,252 Valid
pernyataan 4 0,752 0,252 Valid
Sumber: data primer diolah, 2019
Dari Tabel 5.19 di atas dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan variabel fraud / Kecurangan memiliki nilai rhitung > rtabel sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut
5.4.2 Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang.
Adapun cara yang dugunakan untuk menguji reliabilitas kuesioner dalam peneitan ini adalah
reliable akan dilakukan pengujian reabilitas kuesioner dengan bantuan komputer program SPSS 21.0 for windows.
Kriteria pengujian uji reabilitas menurut Ghozali (2013) adalah :
1) Apabila hasil koefisien alpha lebih besar dari taraf signifikan 60% atau 0,6 maka kuesioner tersebut reliable.
2) Apabila hasil koefisien Alpha lebih kecil dari taraf signifikan 60% atau 0,6 maka kuesioner tersebut tidak reliable.
Tabel 5.20 Uji Reliabilitas Variabel Cronbach’s
Alpha Nilai Kritis Keterangan
Pressure 0,742 0,60 Reliabel
Opportunity 0,634 0,60 Reliabel
Rationalization 0,645 0,60 Reliabel
Capability 0,850 0,60 Reliabel
Greed 0,748 0,60 Reliabel
Exposure 0,669 0,60 Reliabel
Fraud 0,728 0,60 Reliabel
Sumber: data primer diolah, 2019
Berdasarkan uji reliabilitas pada semua variabel diketahui nilai Alpha pada kolom Cronbach’s Alpha > 0,60 sehingga dinyatakan reliabel.
5.5 Uji Asumsi Klasik
Analisa dilakukan dengan model analisa regresi berganda. Sebelum dilakukan uji hipotesis, peneliti akan melakukan uji asumsi klasik. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah distribusi data yang digunakan dalam penelitian sudah normal, serta bebas dari gejala multikolinearitas dan heteroskedastisitas.
5.5.1 Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah variabel independen dan dependen yang digunakan dalam penelitian mempunyai distribusi normal atau tidak. Model regresi yang layak adalah model yang mempunyai distribusi normal atau mendekati normal. Penelitian ini menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov sebagai uji normalitas terhadap residual. Dasar pengambilan keputusan adalah dengan melihat angka probabilitas sebagaiberikut:
Jika sig atau p-value < 0,05, maka asumsi normal terpenuhi.
Jika sig atau p-value> 0,05, maka asumsi normal tidak terpenuhi.
Uji normalitas data sangat penting dalam analisis statistik parametrik agar model regresi terbebas dari kesalahan prediksi. Hasil Uji SPSS untuk normalitas data dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 5.21
Uji Normalitas dengan One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 61
Normal Parametersa,b Mean ,0000000
Std. Deviation ,61537803
Most Extreme Differences Absolute ,058
Positive ,058
Negative -,128
Test Statistic ,128
Asymp. Sig. (2-tailed) ,314c
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
Sumber: data diolah, SPSS
Dari hasil pengolahan data pada tabel 5.21 diatas dilihat bahwa nilai signifikansi Kolmogorov-Smirnov (K-S) adalah 0,314 maka dapat disimpulkan bahwa data variabel
terdistribusi normal karena signifikansi > 0,05. Pengujian normalitas data juga dapat diketahui dengan melihat gambar grafik dan kurva distribusi normal. Data akan terdistribusi secara normal jika nilai probabilitas yang diharapkan adalah sama dengan nilai probabilitas harapan dan probabilitas pengamatan ditunjukan dengan garis diagonal yang merupakan perpotongan antara garis probabilitas harapan dan probabilitas pengamatan. Berikut ini merupakan pengujian hasil normalitas data dalam bentuk grafik histogram dan kurva P-P Plots seperti yang terlihat pada gambar 5.1 berikut:
Gambar 5.1 Grafik Histogram
Berdasarkan gambar grafik histogram pada gambar 5.1 dapat disimpulkan bahwa data telah berdistribusi secara normal. Hal ini dapat dilihat pada data yang mengikuti garis diagonal membentuk lonceng berada di tengah-tengah.
Sumber: hasil olah SPSS
Gambar 5.2 Kurva P-Plot
Gambar 4.4. Kurva PP-Plots
Gambar 5.4 Kurva P-Plot
Berdasarkan gambar kurva PP-Plos pada gambar 5.2 dapat disimpulkan bahwa kurva telah berdistribusi secara normal. Hal ini dapat dilihat pada kurva normal PP-Plots terlihat titik-titik menyebar mendekati garis diagonal.
5.5.2 Uji Multikolinearitas
Uji multikolinieritas dilakukan untuk mengetahui apakah variabel independen berkolerasi atau tidak yang dapat dilihat melalui nilai VIF.Model regresi yang baik adalah model regresi yang tidak terdapat multikolinieritas. Jika tolerance value> 0,1 atau VIF < 10, berarti tidak terdapat multikolinieritas.
Sumber: hasil olah data primer 2017.
Sumber: hasil olah data SPSS
Hasil dari uji multikolinearitas dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 5.22
Hasil Uji Multikolinearitas Model
Collinearity Statistics Tolerance VIF 1 (Constant)
Pressure ,535 1,868
Opportunity ,801 1,248
Rationalization ,561 1,782
Capability ,776 1,289
Greed ,756 1,322
Exposure ,836 1,197
a. Dependent Variable: Fraud
Sumber: hasil olah data primer, 2019.
Berdasarkan hasil uji tersebut dapat dilihat bahwa nilai VIF dari variabel Pressure (Tekanan) sebesar 1,868, Opportunity (Kesempatan) sebesar 1,248, Rationalization (Rasionalisasi) sebesar 1,782, Capability (Kemampuan) sebesar 1,289, Greed (Keserakahan) sebesar 1,322 dan Exposure (Pengungkapan) sebesar 1,197 dimana masing- masing memilliki nilai VIF < 10. Pada nilai tolerance dari Pressure (Tekanan) sebesar 0,535, Opportunity (Kesempatan) sebesar 0,801, Rationalization (Rasionalisasi) sebesar 0,561, Capability (Kemampuan) sebesar 0,776, Greed (Keserakahan) sebesar 0,756 dan Exposure (Pengungkapan) sebesar 0,836 dimana masing- masing memilliki nilai tolerance < 0.10 . Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terdapat multikolinieritas.