HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian .1 Analisis Deskriptif
4.2.1.2 Deskripsi Jawaban Responden
Deskripsi jawaban responden menggambarkan bagaimana distribusi jawaban responden atas pernyataan yang diajukan dalam kuesioner. Berikut ini dapat dilihat distribusi jawaban responden mengenai variabel Pelatihan (X1), variabel Pengembangan (X2), dan variabel Efektivitas Kerja (Y). Frekuensi jawaban responden dapat dilihat pada Tabel-Tabel berikut.
Tabel 4.5
Distribusi Jawaban Responden Tentang Variabel Pelatihan (X1)
Pernyataan SS S KS TS STS Total f % f % f % f % f % f % Semangat mengikuti pelatihan 6 9.8 43 70,5 11 18,0 1 1,6 0 0,0 61 100 Pelatihan sesuai kemampuan peserta 4 6,6 41 67,2 10 16,4 6 9,8 0 0,0 61 100 Materi pelatihan
sesuai bidang tugas 16 26,2 39 63,9 5 8,2 1 1,6 0 0,0 61 100 Pelatihan bermanfaat
meningkatkan kinerja 15 24,6 44 72,1 2 3,3 0 0,0 0 0,0 61 100 Tempat pelatihan
nyaman 6 9,8 46 75,4 9 14,8 0 0,0 0 0,0 61 100 Tersedia alat peraga
pendukung 7 11,5 49 80,3 5 8,2 0 0,0 0 0,0 61 100 Mampu memahami instruksi dari instruktur 1 1,6 39 63,9 18 29,5 3 4,9 0 0,0 61 100 Instruktur mampu menggkomunikasikan materi dengan baik
13 21,3 34 55,7 14 23,0 0 0,0 0 0,0 61 100
Berdasarkan Tabel 4.5 diatas, terlihat bahwa responden memberikan jawaban yang bervariasi untuk setiap butir pernyataan yaitu:
1. Untuk Pernyataan 1 “Peserta pelatihan dapat mengikuti pelatihan dengan penuh semangat” Sebanyak 6 responden (9,8%), menjawab Sangat Setuju (SS), 43 responden (70,5%) menjawab Setuju (S), 11 responden (18,0%) menjawab Kurang Setuju (KS), dan 1 responden (1,6%) menjawab Tidak Setuju (TS), serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa secara umum responden bersemangat mengikuti pelatihan yang diberikan, meskipun masih ada beberapa responden yang tidak begitu bersemangat mengikuti pelatihan yang diadakan perusahaan.
2. Untuk Pernyataan 2 “Pelatihan yang diberikan perusahaan sesuia dengan kemampuan para peserta pelatihan” Sebanyak 4 responden (6,6%), menjawab Sangat Setuju (SS), 41 responden (67,2%) menjawab Setuju (S), 10 responden (16,4%) menjawab Kurang Setuju (KS), dan 6 responden (9,8%) Tidak Setuju (TS) serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (TS). Hal ini menunjukkan bahwa secara umum pelatihan yang diberikan sesuai dengan kemampuan karyawan, meskipun beberapa responden menilai bahwa pelatihan yang diberikan masih kurang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan karyawan.
3. Untuk Pernyataan 3 “Materi yang diberikan sesuai dengan bidang tugas karyawan” Sebanyak 16 responden (26,2%), menjawab Sangat Setuju
menjawab Kurang Setuju (KS), dan 1 responden (1,6%) Tidak Setuju (TS) serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan sebagian besar responden menilai bahwa materi pelatihan yang diberikan sesuai dengan bidang pekerjaan karyawan.
4. Untuk Pernyataan 4 “Materi pelatihan bermamfaat dalam meningkatkan kinerja karyawan” Sebanyak 15 responden (24,6%), menjawab Sangat Setuju (SS), 44 responden (72,1%) menjawab Setuju (S), dan 2 responden (3,3%) menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS), maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa hampir keseluruhan responden menilai bahwa pelatihan yang diberikan cukup bermanfaat dalam meningkatkan kinerja karyawan.
5. Untuk Pernyataan 5 “Tempat yang disediakan perusahaan untuk program pelatihan sangat nyaman” Sebanyak 6 responden (9,8%), menjawab Sangat Setuju (SS), 46 responden (75,4%) menjawab Setuju (S), dan 9 responden (14,8%) menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS), maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa tempat yang disediakan perusahaan untuk program pelatihan sudah cukup memadai sehingga memberi rasa nyaman bagi sebagian besar responden dalam mengikuti pelatihan.
6. Untuk Pernyataan 6 “Dalam pelatihan diberikan alat peraga pandukung yang sesuai.” Sebanyak 7 responden (11,5%), menjawab Sangat Setuju
(SS), 49 responden (80,3%) menjawab Setuju (S), dan 5 responden (8,2%) menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS), maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa untuk mendukung program pelatihan perusahaan telah menyediakan berbagai alat peraga yang memadai.
7. Untuk Pernyataan 7 “Peserta pelatihan mampu memahami materi yang diberikan instruktur” Sebanyak 1responden (1,6%), menjawab Sangat Setuju (SS) 39 responden (63,9%) menjawab Setuju (S), 18 responden (29,5%) menjawab Kurang Setuju (KS), dan 3 responden (4,9%) menjawab Tidak Setuju (TS), serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta pelatihan mampu memahami berbagai materi yang diberikan, namun masih ada beberapa peserta pelatihan yang kurang paham dengan materi yang disampaikan.
8. Untuk Pernyataan 8 “Intruktur mampu mengkomunikasikan materi dengan baik kepada peserta pelatihan” Sebanyak 13 responden (21,3%), menjawab Sangat Setuju (SS), 34 responden (55,7%) menjawab Setuju (S), dan 14 responden (23,0%) menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS), maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa secara umum instruktur telah mampu menyampaikan materi pelatihan dengan baik kepada peserta pelatihan.
Pada Tabel 4.6 berikut dapat dilihat frekuensi jawaban responden tentang variabel Pengembangan (X2).
Tabel 4.6
Distribusi Jawaban Responden Tentang Variabel Pengembangan (X2)
Pernyataan SS S KS TS STS Total f % f % f % f % f % f % Pengembangan memperhatikan perbedaan individu karyawan 3 4,9 44 72,1 14 23,0 0 0 0 0,0 61 100 Pengembangan disesuaikan dengan analisis jabatan 1 1,6 35 57,4 23 37,7 2 3,3 0 0,0 61 100 Metode pengembangan relevan 3 4,9 35 57,4 23 37,7 0 0 0 0,0 61 100 Motivasi mengembangkan diri secara mandiri 10 16,4 41 67,2 10 16,4 0 0 0 0,0 61 100 Sumber: Pengolahan SPSS (2015)
Berdasarkan Tabel 4.6 diatas, terlihat bahwa responden memberikan jawaban yang bervariasi untuk setiap butir pernyataan yaitu:
1. Untuk Pernyataan 1 “Pengembangan yang diberikan memperhatikan perbedaan individu karyawan” Sebanyak 3 responden (4,9%), menjawab Sangat Setuju (SS), 44 responden (72,1%) menjawab Setuju (S), dan 14 responden (23,0%) menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa pengembangan yang dilakukan memperhatikan perbedaan individu karyawan sehingga setiap pengembangan yang dilakukan telah disesuikan
dengan latar belakang, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing karyawan.
2. Untuk Pernyataan 2 “Pengembangan disesuaikan dengan analisis jabatan” Sebanyak 1responden (1,6%), menjawab Sangat Setuju (SS), 35 responden (57,4%) menjawab Setuju (S), 23 responden (37,7%) menjawab Kurang Setuju (KS), dan 2 responden (3,3%) menjawab Tidak Setuju (TS), serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa kebijakan pengembangan telah disesuaikan dengan analisis jabatan, artinya pengembangan yang diberikan memperhatikan perencanaan karir para karyawan, dengan tujuan mempersiapkan karyawan untuk menduduki suatu jabatan baru dimasa mendatang.
3. Untuk Pernyataan 3 “ Metode pengembangan yang dilakukan relevan dengan kebutuhan kerja” sebanyak Sebanyak 3 responden (4,9%), menjawab Sangat Setuju (SS), 35 responden (57,4%) menjawab Setuju (S), dan 23 responden (37,7%) menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS), maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa secara umum responden menilai bahwa berbagai metode pengembangan karyawan yang dilakukan telah sesuai dengan kebutuhan kerja terutama dalam menghadapi tuntutan pekerjaan dimasa mendatang.
Setuju (SS), 41 responden (67,2%) menjawab Setuju (S), dan 10 responden (16,4%) menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa secara umum karyawan memiliki motivasi untuk maju dengan belajar secara mandiri untuk mengembangkan kompetensinya.
Selanjutnya Pada Tabel 4.7 berikut dapat dilihat frekuensi jawaban responden tentang variabel Efektivitas Kerja (Y).
Tabel 4.7
Distribusi Jawaban Responden Tentang Variabel Efektivitas Kerja (Y)
Pernyataan SS S KS TS STS Total f % f % f % f % f % f % Hasil kerja sesuai target 7 11,5 45 73,8 9 14,8 0 0,0 0 0,0 61 100 Beban kerja dapat diselesaikan 3 4,9 43 70,5 15 24,6 0 0,0 0 0,0 61 100 Bekerja Cepat 2 3,3 35 57,4 18 29,5 6 9,8 0 0,0 61 100 Kehati-hatian dalam bekerja 6 9,8 48 78,7 7 11,5 0 0,0 0 0,0 61 100 Ketelitian 9 14,8 36 59,0 16 26,2 0 0,0 0 0,0 61 100 Pekerjaan selesai tepat waktu 5 8,2 32 52,5 18 29,5 6 9,8 0 0,0 61 100 Sumber: Pengolahan SPSS (2015)
Berdasarkan Tabel 4.7 diatas, terlihat bahwa responden memberikan jawaban yang bervariasi untuk setiap butir pernyataan yaitu:
1. Untuk Pernyataan 1 “Hasil kerja saya sesuai dengan sejumlah target yang ditentukan oleh perusahaan” Sebanyak 7 responden (11,5%), menjawab Sangat Setuju (SS), 45 responden (73,8%) Setuju (S), dan 9 responden (14,8%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini
menunjukkan bahwa secara umum responden mampu bekerja sesuai dengan sejumlah target pekerjaan yang telah ditentukan perusahaan.
2. Untuk Pernyataan 2 “Saya dapat menyelesaikan beban kerja yang diberikan kepada saya dengan baik” Sebanyak 3 responden (4,9%), menjawab Sangat Setuju (SS), 43 responden (70,5%) Setuju (S), dan 15 responden (24,6%) Kurang Setuju (KS) serta tidak ada responden yang menyatakan Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden dapat menyelesaikan beban kerjanya.
3. Untuk Pernyataan 3 “saya dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat untuk mencapai hasil kerja yang memuaskan” Sebanyak 2 responden (3,3%), menjawab Sangat Setuju (SS), 35 responden (57,4%) Setuju (S), dan 18 responden (29,5%) menjawab Kurang Setuju (KS) serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden mampu bekerja dengan cepat dan tepat dalam upaya memberikan hasil kerja yang memuaskan, namun masih ditemukan beberapa responden yang kurang mampu bekerja dengan cepat dan tepat. 4. Untuk Pernyataan 4 “Saya selalu berhati-hati dalam melaksanakan
pekerjaan untuk meminimalisir kesalahan dalam bekerja” Sebanyak 6 responden (9,8%), menjawab Sangat Setuju (SS), 48 responden (78,7%) Setuju (S), dan 7 responden (11,5%) Kurang Setuju (KS) serta tidak ada
Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden bekerja dengan hati-hati agar dapat meminimalisir berbagai kesalahan saat bekerja.
5. Untuk Pernyataan 5 “Saya teliti dalam menyelesaikan pekerjaan” Sebanyak 9 responden (14,8%), menjawab Sangat Setuju (SS), 36 responden (59,0%) Setuju (S), dan 16 responden menjawab Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusaha bekeja dengan teliti untuk mencapai hasil yang memuaskan, namun sebagian responden lainnya terkadang kurang teliti dalam bekerja terutama saat mengejar penyelesaian suatu proyek dengan batas waktu yang terbatas.
6. Untuk Pernyataan 6 “Setiap pekerjaan yang saya lakukan sesuai dengan standart waktu yang ditetapkan” Sebanyak 5 responden (8,2%), menjawab Sangat Setuju (SS), 32 responden (52,5%) Setuju (S), 18 responden (29,5%) Kurang Setuju (KS) dan 6 responden Tidak Setuju (TS) serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (STS). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas responden mampu menyelesaikan pekerjaanya sesuai batas waktu yang ditentukan, masih ditemukan sebagian responden yang kurang mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
4.2.2 Uji Asumsi Klasik
Uji asumsi klasik dilakukan untuk memenuhi asumsi-asumsi regresi agar nilai estimasi tidak bias. Uji asumsi klasik yang digunakan meliputi Uji Normalitas Data, Uji Heterokedastisitas, dan Uji Multikolinearitas.