• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Deskripsi Kegiatan Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di MA Negeri 2 Palembang terhitung mulai

tanggal 09 September 2014 s/d 18 September 2014. Penelitian ini dilakukan

dengan tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap

pelaporan. Berikut rincian kegiatan untuk tiap tahapan :

Tabel 4.1

Rincian Kegiatan Penelitian

Tahapan Tanggal Kegiatan

Persiapan 20 Agustus 2014 - Observasi ke sekolah tempat penelitian untuk mengetahui jumlah siswa kelas XI di MA Negeri 2 Palembang.

- Melakukan konsultasi dengan guru mata pelajaran matematika atau yang bersangkutan untuk mengetahui jadwal mulai penelitian.

- Menyiapkan perangkat pembelajaran, yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), soal tes (pretest dan posttest), Lembar Kerja Siswa (LKS), kunci jawaban, dan pedoman penskoran.

- Melakukan uji coba instrumen berupa uji validitas dan uji reliabilitas.

Pelaksanaan

09 September 2014

10 September 2014

16 September 2014

- Pelaksanaan pembelajaran pertemuan pertama di kelas eksperimen dilaksanakan pada hari selasa dari pukul 10.15 s/d 11.45. - Pelaksanaan pembelajaran pertemuan

kedua di kelas eksperimen dilaksanakan pada hari rabu dari pukul 13.00 sd 14.30. - Pelaksanaan pembelajaran pertemuan

ketiga di kelas eksperimen dilaksanakan pada hari selasa dari pukul 10.15 sd 11.45. 11 September 2014 - Pelaksanaan pembelajaran pertemuan

15 September 2014

18 September 2014

hari kamis dari pukul 10.15 sd 11.45. - Pelaksanaan pembelajaran pertemuan

kedua di kelas kontrol dilaksanakan pada hari senin dari pukul 11.00 sd 12.50. - Pelaksanaan pembelajaran pertemuan

ketiga di kelas kontrol dilaksanakan pada hari kamis dari pukul 10.15 sd 11.45. Pelaporan 22 September 2014 - Melakukan analisis data untuk menguji

hipotesis dan menyimpulkan hasil penelitian.

a) Tahap Persiapan

Tahap persiapan dimulai pada hari Senin tanggal 20 Agustus 2014, pada

tahap ini peneliti melakukan observasi ke sekolah tempat meneliti untuk

mengetahui jumlah siswa kelas XI di MA Negeri 2 Palembang. Dari hasil

observasi yang diperoleh, populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas XI

di MA Negeri 2 Palembang tahun ajaran 2014/2015 dan yang menjadi

sampel penelitian ini adalah kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3. Dimana kelas XI

IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 38 orang, sedangkan

kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 38 orang untuk

lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.2 Sampel Penelitian

No. Kelas Jenis Kelamin Jumlah

Laki-Laki Perempuan

1. XI IPA 2 8 30 38 Orang 2. XI IPA 3 10 28 38 Orang

Total 76 Orang

Setelah peneliti mendapat izin dari kepala sekolah untuk melakukan

melakukan konsultasi dengan guru mata pelajaran matematika untuk

mengetahui jadwal mulai penelitian.

Tabel 4.3

Jadwal Mata Pelajaran Matematika Di Kelas Penelitian

Hari Kelas Waktu

Senin XI IPA 3 11.00 – 12.30 Selasa XI IPA 2 10.15 – 11.45 Rabu XI IPA 2 13.00 – 14.30 Kamis XI IPA 3 10.15 – 11.45

Selanjutnya pada tahap ini peneliti juga menyiapkan perangkat

pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), soal tes

awal (pretest), Lembar Kerja Siswa (LKS), soal tes akhir (posttest), kunci

jawaban, dan pedoman penskoran. Setelah menyiapkan perangkat

pembelajaran, peneliti melakukan uji coba instrumen penelitian berupa uji

validitas dan uji reliabilitas.

b) Tahap Pelaksanaan

Untuk tahap pelaksanaan, penelitian dilakukan masing-masing sebanyak

tiga kali pertemuan (6 jam pelajaran) untuk kelas eksperimen dan kelas

kontrol. Pelaksanaan pembelajaran pada kelas eksperimen diajarkan dengan

model pembelajaran Word Square (WS) dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu metode ceramah yang masing-

masing berlangsung sebanyak tiga kali pertemuan. Pertemuan pertama pada

kelas eksperimen dilaksanakan pada hari selasa tanggal 09 September 2014

dari pukul 10.15 s/d 11.45. Pertemuan kedua pada hari rabu tanggal 10

September 2014 dari pukul 13.00 s/d 14.30. Dan pertemuan ketiga pada hari

Sedangkan pelaksanaan pembelajaran pada kelas kontrol menggunakan

model pembelajaran konvensional. Pertemuan pertama dilaksanakan pada

hari kamis tanggal 11 September 2014 dari pukul 10.15 s/d 11.45.

Pertemuan kedua pada hari senin tanggal 15 September 2014 dari pukul

11.00 s/d 12.30. Dan pertemuan ketiga pada hari kamis tanggal 18

September 2014 dari pukul 10.15 s/d 11.45.

c) Tahap Pelaporan

Pada tahap ini, peneliti melakukan analisis data untuk menguji hipotesis

dan menyimpulkan hasil penelitian yang dilaksanakan setelah seluruh

kegiatan penelitian selesai dilakukan yaitu dimulai pada tanggal 22

September 2014.

a. Deskripsi Hasil Validasi Instrumen Penelitian

Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu melakukan

validasi instrumen penelitian, validasi ini digunakan untuk mendapatkan

instrumen penelitian yang berkriteria valid. Instrumen penelitian yang

divalidasi diantaranya :

1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam penelitian ini

divalidasi dengan membuat lembar validasi, kemudian RPP

dikonsultasikan ke pakar matematika (validator) untuk mendapatkan

saran. Pakar yang terlibat dalam validasi RPP ini adalah 2 orang Dosen

Matematika dan 2 orang Guru Matematika. Kemudian peneliti merivisi

Saran yang diberikan oleh para validator mengenai kevalidan RPP dalam

penelitian ini antara lain dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.4

Komentar/Saran Validator Mengenai RPP

Validator Komentar/Saran

Hj. Agustiany Dumeva Putri, M.Si (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang)

Identitas RPP diperjelas dengan materi pokoknya

M. Win Afgani, M.Pd (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang)

Sebaiknya indikator pembelajaran dijabarkan lagi

Hj. Masnah, S.Pd

(Guru Matematika MA Negeri 2 Palembang)

Tambahkan contoh soal di penjelasan materi statistika pada materi

Pembelajaran Drs. Amri

(Guru Matematika MA Negeri 2 Palembang)

Perbaiki penulisan yang salah

Dari hasil perhitungan didapat nilai rata-rata total validasi yang

diberikan oleh para validator terhadap RPP sebesar 4,4 (valid). Sehingga

RPP pada materi pokok statistika ini telah memenuhi aspek kevalidan.

2) Lembar Kerja Siswa (LKS)

Lembar Kerja Siswa (LKS) dalam penelitian ini divalidasi dengan

lembar validasi, kemudian LKS dikonsultasikan ke pakar matematika

(validator) untuk mendapatkan saran dari pakar tersebut. Pakar yang

terlibat dalam validasi LKS ini adalah 2 orang Dosen Matematika dan 2

orang Guru Matematika. Peneliti merevisi LKS tersebut berdasarkan

saran yang telah diberikan oleh para pakar. Saran yang diberikan oleh

para validator mengenai kevalidan LKS dalam penelitian ini antara lain

Tabel 4.5

Komentar/Saran Validator Mengenai LKS

Validator Komentar/Saran

Hj. Agustiany Dumeva Putri, M.Si (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang)

Baik

M. Win Afgani, M.Pd (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang)

Buat contoh soal di aturan permainan

Word Square

Hj. Masnah, S.Pd

(Guru Matematika MA Negeri 2 Palembang)

Buat soal dengan tingkat kesulitan mudah, sedang, dan sukar

Drs. Amri

(Guru Matematika MA Negeri 2 Palembang)

Baik

Dari hasil perhitungan didapat nilai rata-rata total validasi yang

diberikan oleh para validator terhadap LKS sebesar 4,2 (valid). Sehingga

LKS pada materi pokok statistika ini telah memenuhi aspek kevalidan.

3) Soal Tes (Pretest dan Posttest)

Soal tes (Pretest dan Posttest) dalam penelitian ini divalidasi dengan membuat lembar validasi, kemudian soal tes (Pretest dan Posttest) dikonsultasikan ke pakar matematika (validator) untuk mendapatkan

saran dari pakar tersebut. Pakar yang terlibat dalam validasi soal tes

(Pretest dan Posttest) ini adalah 2 orang Dosen Matematika dan 2 orang

Guru Matematika. Kemudian peneliti merivisi soal tes (Pretest dan

Posttest) tersebut berdasarkan saran yang telah diberikan oleh para pakar. Diantara saran yang diberikan oleh para validator mengenai kevalidan

soal tes (Pretest dan Posttest) dalam penelitian ini antara lain dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.6

Komentar/Saran Validator Mengenai Soal Tes (Pretest dan Posttest)

Validator Komentar/Saran

Hj. Agustiany Dumeva Putri, M.Si (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang)

Pedoman penskoran harus melihat tingkat kesukaran

M. Win Afgani, M.Pd (Dosen IAIN Raden Fatah Palembang)

Baik

Hj. Masnah, S.Pd

(Guru Matematika MA Negeri 2 Palembang)

Baik

Drs. Amri

(Guru Matematika MA Negeri 2 Palembang)

Baik

Dari hasil perhitungan didapat nilai rata-rata total validasi yang

diberikan oleh para validator terhadap soal tes (Pretest dan Posttest) sebesar

4,2 (valid). Sehingga soal tes (Pretest dan Posttest) pada materi pokok statistika ini telah memenuhi aspek kevalidan.

4) Hasil Analisis Uji Instrumen

a) Uji Validitas

Setelah dilakukan uji validitas oleh pakar, soal tes tersebut

diujicobakan kepada 10 orang siswa kelas XI untuk menguji secara empirik

kevalidan soal tes. Dari 10 orang siswa tersebut terdapat 2 siswa yang

berkemampuan tinggi, 5 siswa yang berkemampuan sedang, dan 3 siswa

yang berkemampuan rendah. Dalam hal ini yang diujicobakan hanya soal

posttest karena konsep dan materi pada soal pretest dan posttest sama yang berbeda hanya angka pada masing-masing soal pretest dan posstest tersebut,

maka cukup dilakukan ujicoba pada sosal posttest saja. Uji validitas dilakukan dengan cara menghitung korelasi masing-masing pertanyaan

(item) dengan skor totalnya. Rumus korelasi yang dipergunakan adalah

korelasi product moment. Hasil ujicoba soal posttest dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.7

Hasil Validasi Soal Tes

Nomor Soal Validitas rxy rtabel Kriteria 1 0,9005 0,6319 Valid 2 0,8180 0,6319 Valid 3 0,8272 0,6319 Valid 4 0,8083 0,6319 Vaild 5 0,8648 0,6319 Valid

Dari hasil uji coba validasi dan perhitungan korelasi didapat rxy yang

dapat dilihat pada tabel diatas dan rtabel = 0,6319 dengan taraf signifikan 5%,

maka rxy > rtabel disimpulkan bahwa soal posttest pada materi statistika pada

penelitian ini adalah berkriteria valid. Perhitungan lengkap dapat dilihat

pada lampiran.

b) Uji Reliabilitas

Sebelum melakukan penelitian, peneliti juga terlebih dahulu

melakukan reabilitas pada soal posttest, reabilitas ini digunakan untuk melihat apakah instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai

alat pengukur data, maka dilakukan uji reliabilitas. Rumus yang digunakan

adalah rumus Alpha.

Dari perhitungan didapat r11 = 0,881 dan rtabel = 0,878 dengan taraf

signifikan 5%, maka r11 > rtabel. Ini berarti instrumen tes tersebut reliabel.

b. Deskripsi Pelaksanaan Model Pembelajaran Word Square pada Kelas Eksperimen

1) Pertemuan Pertama

Pada tanggal 09 September 2014 pada pukul 10.15 – 11.45 peneliti memperkenalkan diri serta mengabsen siswa. Pertemuan pertama peneliti

memberikan soal pretest kepada siswa untuk dikerjakan oleh siswa sebelum proses pembelajaran berlangsung sebagai tes kemampuan awal.

Soal tes berupa uraian yang terdiri dari 5 soal yang telah di validasi.

Setiap soal dibuat berdasarkan aspek hasil belajar pada ranah kognitif

pada aspek pengetahuan dan penerapan. Dimana pada saat mengerjakan

soal pretest ada beberapa siswa yang berusaha berlaku curang dalam mengerjakan soal pretest dengan cara saling contek menyontek. Namun disini peneliti mengatasinya dengan cara menegur siswa tersebut dan

menjelaskan bahwa soal pretest ini hanya dikerjakan secara individu. Waktu untuk mengerjakan soal pretest ini hanya 45 menit. Setelah 45 menit siswa mengerjakan soal pretest tersebut, peneliti menyuruh siswa untuk mengumpulkan seluruh jawaban dari soal pretest yang telah dikerjakan siswa.

Gambar 4.1

Siswa Pada Saat Mengerjakan Tes Awal Di Kelas Eksperimen

Selanjutnya sisa waktu 45 menit berikutnya dilanjutkan proses

pembelajaran dengan langkah-langkah sebagai berikut :

a) Persiapan

Sebelum memulai proses kegiatan pembelajaran, peneliti telah

menyiapkan spidol dan lembar Word Square berupa LKS serta soal sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yaitu menyebutkan

dan menentukan ukuran pemusatan data pada soal (mean).

Gambar 4.2

b) Menjelaskan topik pembelajaran sesuai kompetensi

Peneliti memulai proses pembelajaran dengan menjelaskan kepada

siswa tentang model pembelajaran Word Square dan cara pelaksanaannya. Pada saat peneliti menjelaskan tentang model

pembelajaran Word Square, banyak siswa yang bertanya. Salah satu pertanyaan mereka adalah “untuk apa model pembelajaran Word Square itu dan bagaimana cara pengerjaan soal-soal nantinya”.

Kemudian peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran dan

indikator yang harus dicapai yaitu dapat menyebutkan dan

menentukan ukuran pemusatan data pada soal (mean). Setelah itu

peneliti menyampaikan informasi singkat tentang topik pembelajaran

yang mencakup pokok-pokok inti dari materi yang akan dibahas yaitu

definisi mean, rumus-rumus mean untuk data tunggal, data yang diboboti, data berkelompok, dan menghitung mean dengan menggunakan mean sementara.

c) Pembentukan kelompok dan pembagian LKS

Peneliti membentuk kelompok masing-masing terdiri dari 4-5

orang dan terbentuklah 8 kelompok. Dimana pada saat pembentukan

kelompok tersebut peneliti mengkoordinasikan siswa untuk tertib

namun ada sebagian siswa yang sulit diatur sehingga sedikit

menimbulkan kegaduhan dikelas. Tapi peneliti segera mengatasinya

dengan cara mendekati dan mengarahkan siswa tersebut untuk tetap

berada di kelompok yang telah ditentukan sehingga kegaduhan tidak

peneliti membagikan satu LKS pada tiap kelompok untuk dikerjakan

secara bersama-sama.

Gambar 4.3

Proses Pembentukkan Kelompok Pada Pertemuan Pertama

d) Diskusi

Setelah setiap kelompok mendapatkan LKS, peneliti memberikan

apersepsi dengan bertanya pada siswa tentang pengertian statistika.

Salah satu siswa menjawab, statistika adalah cabang ilmu matematika

yang mempelajari tentang cara pengumpulan data. Selain itu peneliti

mengingatkan kembali tentang materi statistika pada perhitungan

ukuran pemusatan data mean. Selanjutnya peneliti menjelaskan cara

pengerjaan LKS tersebut. Dimana di dalam LKS tersebut terdapat 10

lembar. Lembar pertama menjelaskan Standar Kompetensi,

Kompetensi Dasar, dan apa yang akan dipelajari. Lembar kedua yaitu

aturan permainan dalam pengerjaan LKS. Lembar ketiga dan keempat

adalah contoh soal dalam mengerjakan soal-soal berikutnya. Lembar

selanjutnya yaitu lembar kelima dan keenam adalah kolom yang akan

pembelajaran peneliti akan meminta beberapa siswa untuk menuliskan

ke papan tulis ukuran sepatu mereka. Setelah data 16 orang anak

terkumpul, peneliti melanjutkan dengan setiap kelompok untuk

menuliskan pengertian mean, serta rumus-rumus mean. Setelah rumus-rumus mean dilengkapi, langkah berikutnya yaitu dengan mengerjakan soal dari data ukuran sepatu yang dituliskan siswa di

papan tulis dan memerintahkan salah satu dari kelompok untuk

mengerjakannya di depan kelas. Selanjutnya setelah siswa dianggap

mengerti dengan materi yang telah dipelajari, peneliti memberikan

waktu 30 menit untuk mengerjakan soal-soal di LKS pada lembar

ketujuh sampai lembar kesepuluh dengan aturan permainan yang telah

dijelaskan pada lembar kedua tadi yaitu dengan menjawab soal-soal

yang terdapat pada kelompok A dan mencocokkan jawaban pada

kelompok B. Setelah mendapatkan jawaban yang tepat setiap

kelompok mengarsir jawaban tersebut pada kotak Word Square 1 berupa angka-angka dan kotak Word Square 2 berupa huruf-huruf secara vertikal, horizontal, maupun diagonal. Sampai pada tahap ini

siswa dapat mengikuti semua instruksi peneliti baik instruksi lisan

Gambar 4.4

Siswa Pada Saat Diskusi Dalam Mengerjakan Soal-Soal Di LKS Pertemuan Pertama

e) Memberikan kesimpulan

Pada tahap akhir setelah siswa selesai diskusi, peneliti dan siswa

menyimpulkan materi pembelajaran yang sudah dipelajari yaitu mean

adalah hasil bagi dari jumlah seluruh nilai-nilai data dan banyaknya

data serta rumus-rumus mean ada 4 yaitu mean untuk data tunggal, data yang diboboti, data berkelompok, dan menghitung mean dengan menggunakan mean sementara. Kemudian peneliti memberitahukan kepada siswa bahwa materi untuk pertemuan selanjutnya yaitu ukuran

pemusatan data pada soal median dan menyuruh siswa agar

mempelajari materi tersebut di rumah.

Skor hasil perhitungan LKS siswa pada pertemuan ini yaitu dapat

dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.8

Skor Hasil Belajar Siswa Pada LKS Pertemuan Pertama Di Kelas Eksperimen

Kelompok Nama Kelompok Skor 1 Cahya Salsabela 75

Nabila 75 Rahma Eka Fauziyyah 75 Habib Yogi Wirawan 75

2

Cindy Shinta Diana 75

M. Ahfaz 75

Dina Merry Utami 75 Novry Anggraini 75 Heru Abdurrahman 75

3

Titik Noviyanti 80 Alfi Uswatun Hasanah 80 Cindy Anggraini 80 Meri Diani 80 Abdul Majid Kailani 80

4 Ardian Syafitri 85 Iman Fadlurrahman 85 Novita Sari 85 Yelly Amir 85 5

Diana Deka Rusanti 70 Ninda Sari Juniati 70 Suci Juniati 70

Zanariah 70

6

M. Akbar Hajri 60 Nadya Putri Afriza 60 Rifdah Tamara Nisrina 60 Amelia Eliza Putri 60 Violetta Febio Delinda 60

7

Dwi Gita Marinka 80

Mardiah 80

Nyimas Ulfani Putri 80 Tia Dwi Cahyani 80 Tria Meisela 80

8

Rosa Nurul Fajri 85 Desy Fitri Wulandari 85 Gilang Rizki Setiawan 85 M. Rama Farhansyah 85 Zuyyinati Rahma 85

Rata-Rata 78,18

Simpangan Baku 7,81

Berdasarkan tabel di atas, persentase yang paling rendah terdapat

pada kelompok 6 karena kelompok tersebut tidak memperhatikan

2) Pertemuan Kedua

Pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 10 September 2014 pada

pukul 13.00 – 14.30. Sebelum peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Word Square di kelas eksperimen yaitu kelas XI IPA 2, peneliti membuka pelajaran dengan mengucapkan

salam serta mengabsen siswa. Setelah itu peneliti juga menginformasikan

bahwa pada hasil tes yang lalu belum ada yang mencapai KKM, hal ini

dikarenakan siswa tidak memahami soal-soal yang diberikan.

a) Persiapan

Sama seperti pertemuan sebelumnya, pada tahap ini sebelum

memulai proses kegiatan pembelajaran, peneliti telah menyiapkan

spidol dan lembar Word Square berupa LKS serta soal sesuai dengan

indikator dan tujuan pembelajaran yaitu menyebutkan dan

menentukan ukuran pemusatan data pada soal (median).

Gambar 4.5

b) Menjelaskan topik pembelajaran sesuai kompetensi

Peneliti memulai proses pembelajaran pada pertemuan kedua ini

dengan menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator yang harus

dicapai yaitu dapat menyebutkan dan menentukan ukuran pemusatan

data pada soal (median). Setelah itu peneliti menyampaikan informasi

singkat tentang topik pembelajaran yang mencakup pokok-pokok inti

dari materi yang akan dibahas yaitu definisi median, rumus-rumus

median untuk data tunggal dan data kelompok.

c) Pembentukan kelompok dan pembagian LKS

Karena kelompok sudah dibentuk pada pertemuan sebelumnya.

Maka pada pertemuan kedua ini peneliti mengkoordinasikan setiap

siswa untuk bergabung bersama kelompoknya masing-masing yang

telah dibentuk pada pertemuan sebelumnya. Setelah setiap siswa

terbentuk dalam kelompok, peneliti membagikan satu LKS pada tiap

kelompok untuk dikerjakan secara bersama-sama.

Gambar 4.6

d) Diskusi

Setelah setiap kelompok mendapatkan LKS, peneliti menjelaskan

cara pengerjaan LKS tersebut. Dimana di dalam LKS tersebut terdapat

10 lembar. Lembar pertama menjelaskan Standar Kompetensi,

Kompetensi Dasar, dan apa yang akan dipelajari. Lembar kedua yaitu

aturan permainan dalam pengerjaan LKS.

Lembar ketiga dan keempat adalah contoh soal dalam mengerjakan

soal-soal berikutnya. Lembar selanjutnya adalah kolom yang akan

diisi dengan data ukuran sepatu siswa. Dimana pada saat proses

pembelajaran peneliti akan meminta beberapa siswa untuk menuliskan

ke papan tulis ukuran sepatu mereka. Setelah data 16 orang anak

terkumpul, peneliti melanjutkan dengan setiap kelompok untuk

menuliskan pengertian median, serta rumus-rumus median. Setelah

rumus-rumus median dilengkapi, langkah berikutnya yaitu dengan

mengerjakan soal dari data ukuran sepatu yang dituliskan siswa di

papan tulis dan memerintahkan salah satu dari kelompok untuk

mengerjakannya di depan kelas. Selanjutnya setelah siswa dianggap

mengerti dengan materi yang telah dipelajari, langkah selanjutnya

adalah dengan mengerjakan soal yang telah diberikan pada LKS

dengan aturan permainan yang telah dijelaskan pada lembar kedua

tadi yaitu dengan menjawab soal-soal yang terdapat pada kelompok A

dan mencocokkan jawaban pada kelompok B. Setelah mendapatkan

kotak Word Square 1 berupa angka-angka dan kotak Word Square 2 berupa huruf-huruf secara vertikal, horizontal, maupun diagonal.

Gambar 4.7

Peneliti Menjelaskan Cara Proses Pengerjaan LKS Pada Pertemuan Kedua

e) Memberikan kesimpulan

Pada tahap akhir setelah siswa selesai diskusi, peneliti dan siswa

menyimpulkan materi pembelajaran yang sudah dipelajari yaitu

median adalah nilai yang terletak di tengah deretan data setelah data

diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar serta rumus-rimus

median untuk data tunggal dan data kelompok. Kemudian peneliti

memberitahukan kepada siswa bahwa materi untuk pertemuan

selanjutnya yaitu ukuran pemusatan data pada soal modus dan

menyuruh siswa agar mempelajari materi tersebut di rumah.

Skor hasil perhitungan LKS siswa pada pertemuan kedua ini yaitu

Tabel 4.9

Skor Hasil Belajar Siswa Pada LKS Pertemuan Kedua Di Kelas Eksperimen

Kelompok Nama Kelompok Skor

1

Cahya Salsabela 85 Faila Sufa 85

Nabila 85

Rahma Eka Fauziyyah 85 Habib Yogi Wirawan 85

2

Cindy Shinta Diana 80

M. Ahfaz 80

Dina Merry Utami 80 Novry Anggraini 80 Heru Abdurrahman 80

3

Titik Noviyanti 80 Alfi Uswatun Hasanah 80 Cindy Anggraini 80 Meri Diani 80 Abdul Majid Kailani 80

4 Ardian Syafitri 75 Iman Fadlurrahman 75 Novita Sari 75 Yelly Amir 75 5

Diana Deka Rusanti 70 Ninda Sari Juniati 70 Suci Juniati 70

Zanariah 70

6

M. Akbar Hajri 70 Nadya Putri Afriza 70 Rifdah Tamara Nisrina 70 Amelia Eliza Putri 70 Violetta Febio Delinda 70

7

Dwi Gita Marinka 90

Mardiah 90

Nyimas Ulfani Putri 90 Tia Dwi Cahyani 90 Tria Meisela 90

8

Rosa Nurul Fajri 80 Desy Fitri Wulandari 80 Gilang Rizki Setiawan 80 M. Rama Farhansyah 80 Zuyyinati Rahma 80

Rata-Rata 79,28

Berdasarkan tabel di atas, persentase yang paling rendah terdapat pada

kelompok 5 dan 6 karena kelompok tersebut tidak memahami soal soal

yang diberikan.

3) Pertemuan Ketiga

Pertemuan ketiga dilaksanakan pada tanggal 16 September 2014 pada

pukul 10.15 – 11.45. Sebelum peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Word Square di kelas eksperimen yaitu kelas XI IPA 2, peneliti membuka pelajaran dengan mengucapkan

salam serta mengabsen siswa. Setelah itu peneliti juga menginformasikan

bahwa pada hasil latihan yang lalu sebagian siswa memenuhi aspek hasil

belajar dengan mendapatkan baik yang mencapai KKM. Kemudian

peneliti menjelaskan bahwa sebelum menyelesaikan soal, pahami terlebih

dahulu maksud dari soal tersebut. Kemudian tulis jawaban sesuai dengan

kolom yang disediakan dengan aturan permainannya.

a) Persiapan

Pada pertemuan ketiga ini, peneliti telah menyiapkan spidol dan

lembar Word Square berupa LKS serta soal sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yaitu menyebutkan dan menentukan ukuran

Dokumen terkait