• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHANSAN

4.2 Deskripsi Objek Penelitian

Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Malang yang pernah menggunakan internet banking. Dalam penelitian ini, peneliti tidak dapat mengetahui secara pasti besarnya populasi yang akan diteliti disebabkan tidak terdapatnya data yang akurat yang memberikan informasi mengenai jumlah pengguna internet banking di Kota Malang. Oleh karena itu, penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik convenience sampling. Pengambilan sampel secara nyaman (convenience sampling) dilakukan dengan mengambil sampel bebas sekendak perisetnya (Hartono, 2004:79). Teknik convenience sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yakni siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono, 2011:85). Alasan peneliti menggunakan convenience sampling (pengambilan sampel secara nyaman) karena berdasarkan pertimbangan kemudahan, waktu yang relatif lebih cepat, biaya yang relatif lebih murah, serta kedekatan responden dengan peneliti.

Peneliti melakukan pengumpulan data selama satu minggu dimulai dari tanggal 25 Februari sampai dengan 4 Maret 2014. Dengan menggunakan metode convenience sampling peneliti menemui dan meminta responden, yakni warga Kota Malang yang sesuai dengan kriteria untuk dijadikan sampel mengisi kuesioner peneliti. Adapun kriteria yang sesuai untuk dijadikan sampel adalah:

1. Responden merupakan warga Kota Malang. Cara untuk mengetahuinya adalah peneliti sebelumnya bertanya kepada responden apakah responden merupakan warga Kota Malang atau bukan. Jika iya, peneliti akan meminta

responden untuk mengisikan kuisioner namun jika bukan, peneliti tidak akan meminta responden untuk mengisikan kuisioner tersebut.

2. Responden merupakan nasabah bank yang pernah menggunakan internet banking. Cara untuk mengetahui jika nasabah pernah menggunakan internet banking atau tidak ialah dengan memberikan keterangan tertulis dalam kuisioner bahwa apabila responden belum pernah mengunakan layanan internet banking, mereka tidak perlu mengisi kuisioner tersebut.

Dalam kegiatan pengumpulan data peneliti melakukan beberapa langkah, yakni peneliti menyebarkan kuisioner dengan tiga cara, yaitu secara langsung, melalui perantara, dan melalui e-mail. Penyebaran melalui perantara dilakukan dengan meminta bantuan kepada kerabat dan teman dekat untuk disebarkan lebih lanjut pada orang lain yang merupakan warga Kota Malang dan pernah menggunakan internet banking, sedangkan penyebaran kuisioner melalui e-mail ditujukan kepada teman dan kerabat peneliti yang merupakan masyarakat Kota Malang yang pernah menggunakan internet banking yang tidak dapat secara langsung ditemui oleh peneliti. Peneliti berharap bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini dapat mencakup wilayah seluruh kota Malang baik yang dapat dijangkau secara langsung oleh peneliti maupun wilayah yang tidak dapat secara langsung dijangkau oleh peneliti.

Dalam kegiatan penyebaran melalui perantara, peneliti meminta kerabat dekatnya yang merupakan dosen universitas di Kota Malang dan beberapa teman mahasiswa warga Kota Malang yang menggunakan internet banking untuk dapat membantu menyebarkan kuisioner peneliti kepada warga Kota Malang dan pengguna internet banking lainnya. Pertimbangan peneliti dalam meminta bantuan

kepada kerabat adalah pertimbangan waktu yang relatif lebih cepat serta kedekatan responden dengan peneliti. Saat hendak meminta bantuan untuk menyebarkan kuisioner kepada kerabat dan teman, sebelumnya peneliti terlebih dahulu menanyakan kepada kerabat dan teman apakah memiliki teman yang merupakan warga Kota Malang dan pernah menggunakan internet banking atau tidak. Jika iya, peneliti akan meminta bantuan kerabat dan teman untuk menyebarkan kuisioner peneliti. Selain memberikan penjelasan terkait responden yang dapat mengisi kuisioner, dalam kuisioner juga telah terdapat keterangan tertulis bahwa apabila responden belum pernah menggunakan layanan internet banking, mereka tidak perlu mengisi kuisioner tersebut. Apabila ternyata kuisioner yang dititipkan kepada kerabat terdapat ketidaksesuaian dengan kriteria yang ditetapkan oleh peneliti, kuisioner tersebut dikategorikan dalam kuisioner yang tidak dapat digunakan.

Peneliti menetapkan waktu dua hari untuk kerabat atau teman dalam mengembalikan kuisioner yang diberikan oleh peneliti. Jika setelah batas waktu yang ditentukan kerabat atau teman belum dapat memberikan hasil kuisioner yang telah disebar, peneliti menghubungi kembali kerabat atau teman yang menjadi perantara untuk dimintai konfirmasi lebih lanjut terkait dengan kuisioner yang dititipkan serta memberikan waktu lagi selama dua hari. Apabila setelah dua hari peneliti belum memperoleh kepastian terkait hasil kuisioner yang telah disebar, peneliti akan melakukan konfirmasi terakhir sekaligus mengambil kuisioner yang dititipkan.

Selain menitipkan kuisioner untuk disebarkan kepada kerabat, peneliti juga menyebarkan melalui e-mail, peneliti mengirimkan sejumlah e-mail kepada

kerabat dan teman peneliti yang merupakan warga Kota Malang yang tidak dapat ditemui secara langsung oleh peneliti. Sebelumnya peneliti bertanya terlebih dahulu apakah kerabat dan teman pernah menggunakan internet banking atau tidak. Jika iya, peneliti akan meminta alamat e-mail dan mengirimkannya, sedangkan jika tidak, peneliti tidak perlu mengirimkan e-mail kepada kerabat peneliti. Peneliti menunggu jawaban e-mail selama dua hari, apabila belum mendapat tanggapan, peneliti melakukan penyebaran ulang dan menanyakan pada pihak yang diberikan kuisioner tersebut untuk segera memberikan jawaban.

Dalam periode penyebaran kuisioner selama satu minggu, sebanyak 300 kuisioner telah disebar berdasarkan metode convenience sampling kepada masyarakat Kota Malang yang kebetulan bertemu dengan peneliti dan memenuhi kriteria sebagai sampel dalam penelitian ini. Peneliti menentukan batas waktu pengembalian kuisioner adalah 4 Maret 2014. Peneliti menganggap jumlah kuisioner yang kembali telah mencukupi untuk dilakukan pengolahan data. Berikut data penyebaran kuisioner ditunjukkan dalam Tabel 4.7.

Tabel 4.7

Data Penyebaran Kuisioner

Keterangan Jumlah Persentase

Jumlah kuisioner yang disebar peneliti Jumlah kuisioner yang disebar perantara - Perantara merupakan mahasiswa

- Perantara merupakan dosen universitas di Kota Malang Jumlah kuisioner yang disebar perantara

Jumlah kuisioner yang disebar melalui e-mail Total 100 85 40 125 75 300 33% 28% 13% 42% 25% 100% Sumber: Data Primer (diolah)

Tabel 4.7 di atas menunjukkan data penyebaran kuisioner dari total 300 kuisioner yang disebar. Sebanyak 100 kuisioner disebar sendiri oleh peneliti, 125 kuisioner disebar melalui perantara, dan 75 kuisioner disebar melalui e-mail.

Dari hasil pengumpulan data menunjukkan terdapat 186 kuisioner yang diterima kembali, sedangkan jumlah kuisioner yang tidak diterima kembali sebanyak 114 kuisioner. Dengan demikian, tingkat responden rate dalam penelitian ini adalah sebesar 62%. Setelah dilakukan tahap pemeriksaan terhadap kuisioner yang diterima kembali, terdapat 52 kuisioner yang tidak dapat digunakan dan diolah. Hal ini disebabkan terdapat data yang tidak diisi secara lengkap serta adanya ketidakseriusan responden yang mengisi nilai yang sama pada statement positif dan statement negatif sehingga hal ini dapat menimbulkan bias. Sisanya, terdapat 134 kuisioner yang dapat digunakan dan diolah oleh peneliti sebagai sampel dalam penelitian ini. Jumlah sampel dan tingkat pengembalian kuisioner dapat dilihat pada Tabel 4.8.

Tabel 4.8

Sampel dan Tingkat Pengembalian

Keterangan Jumlah Persentase

Jumlah kuisioner yang disebar

Jumlah kuisioner yang tidak diterima kembali Jumlah kuisioner yang diterima kembali Jumlah kuisioner yang tidak dapat digunakan Jumlah kuisioner yang dapat digunakan

300 (114) 186 (52) 134 100% (38%) 62% (17%)

Dokumen terkait