• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Deskripsi Obyek Penelitian

 

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Deskripsi Obyek Penelitian

4.1.1. Sejarah PT. Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penggabungan PT Bursa Efek Surabaya (BES) ke dalam PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang kemudian menjadi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), telah efektif mulai tanggal 30 November 2007. Bursa hasil merger tersebut telah memulai operasional pertamanya pada tanggal 3 Desember 2007. Bursa saat ini memfasilitasi perdagangan ekuiti, surat utang, dan perdagangan derivatif. Dengan penggabungan, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia meningkat menjadi Rp 2.538 triliun yang terdiri dari Rp 1.982 triliun kapitalisasi ekuiti, Rp 79,065 triliun obligasi korporasi, dan Rp 477 triliun Surat Utang Negara (SUN)*. Hadirnya Bursa Efek tunggal ini diharapkan akan meningkatkan efisiensi industri Pasar Modal di Indonesia dan menambah daya tarik masyarakat untuk berinvestasi. Sinergi merger ini diharapkan akan semakin meningkatkan pertumbuhan Pasar Modal kita, baik dalam kapitalisasi pasar, jumlah emiten, dan jumlah investor baik lokal maupun asing. Harapan kedepan Pasar Modal Indonesia akan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.

   

Bursa Efek Indonesia sangat memahami peran Surabaya sebagai salah satu basis utama penggerak perekonomian di wilayah Indonesia Timur. BEI kemudian melalui Sentra Informasi dan Edukasi (SIE) di Surabaya akan semakin meningkatkan kegiatan sosialisasinya mengenai Pasar Modal sebagai alternatif investasi bagi masyarakat umum, dan alternatif pendanaan bagi perusahaan. Harapan BEI, sosialisasi tersebut akan menyumbang peningkatan jumlah investor dan perusahaan tercatat (emiten) baik dari Jawa Timur maupun dari wilayah sekitarnya. Bagi daerah sendiri, peningkatan jumlah perusahaan tercatat akan mampu menyokong pertumbuhan perekonomian daerah, melalui peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pelaksanaan good corporate governance di perusahaan, dan sebagainya.

Dengan mempertimbangkan pertumbuhan industri Pasar Modal Indonesia beberapa tahun terakhir yang sedemikian pesat, Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana melakukan pemutakhiran sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) yang telah beroperasi selama 13 tahun terakhir, dengan sistem baru yang akan mampu menangani semua produk finansial (saham, obligasi dan derivatif) dalam satu platform.

50   

   

4.1.2. Sejarah PT. Delta Djakarta, Tbk

Pabrik ”Anker bir” didirikan pada tahun 1932 dengan nama Archipel Browerji. Dalam perkembangnnya, kepemilikan dari pabrik ini telah mengalami beberapa kali perubahan sehingga berbentuk PT. Delta Djakarta pada tahun 1970.

Delta Djakarta Tbk, (Perusahaan) didirikan dalam rangka Undang–Undang Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967 yang telah diubah dengan Undang-Undang No.11 tahun 1967 berdasarkan akta No.35 tanggal 15 Juni 1970 dari Abdul Latief, S.H, notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.J.A.5/75/9 tanggal 26 April 1971. Perusahaan dan pabriknya berlokasi di jalan inspeksi Tarum Barat, Bekasi Timur-Jawa Barat.

Ruang lingkup kegiatan perusahaan yaitu terutama untuk memproduksi dan menjual bir pilsener dan bir hitam dengan merek ”Anker”, ”Carlsberg”, ”San Miguel”, ”Kuda Putih”, dan ”San Mig Light”. Perusahaan juga memproduksi dan menjual produk minuman non-alkohol dengan merek ”Sodaku” dan ”Soda Ice”. Hasil produksi perusahaan dipasarkan di dalam dan di luar negeri. Perusahaan mulai beroperasi sejak tahun 1933.

   

4.1.3. Sejarah PT. Fast Food Indonesia, Tbk

PT. Fastfood Indonesia Tbk adalah pemilik tunggal waralaba

KFC di Indonesia, didirikan oleh Gelael Group pada tahun 1978 sebagai pihak pertama yang memperoleh waralaba KFC untuk Indonesia. Perseroan mengawali operasi restoran pertamanya pada bulan Oktober 1979 di Jalan Melawai, Jakarta, dan sukses outlet ini kemudian diikuti dengan pembukaan outlet-outlet selanjutnya di Jakarta dan perluasan area cakupan hingga ke kota-kota besar lain di Indonesia antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado. Keberhasilan yang terus diraih dalam pengembangan merek menjadikan KFC sebagai bisnis waralaba cepat saji yang dikenal luas dan dominan di Indonesia.

Bergabungnya Salim Group sebagai pemegang saham utama telah meningkatkan pengembangan Perseroan pada tahun 1990, dan pada tahun 1993 terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Jakarta sebagai langkah untuk semakin mendorong pertumbuhannya.

Memasuki 28 tahun keberhasilan Perseroan dalam membangun pertumbuhannya, posisi KFC sebagai pemimpin pasar restoran cepat saji tidak diragukan lagi. Untuk mempertahankan kepemimpinan, Perseroan terus memperluas area cakupan restorannya dan hadir di berbagai kota kabupaten tanpa mengabaikan persaingan ketat di kota-kota metropolitan. Perseroan baru saja meresmikan pembukaan outlet KFC yang ke 300 di

52   

   

Cireundeu pada bulan Oktober 2007, bertepatan pada bulan yang sama ulang tahun KFC Indonesia yang ke 28. Perseroan mengakhiri tahun 2007 dengan total 307 outlet termasuk mobile catering, yang tersebar di 78 kota di seluruh Indonesia, mempekerjakan total 11.835 karyawan dengan hasil penjualan tahunan di atas Rp. 1,590 triliun.

4.1.4. Sejarah PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk

PT. Indofoos Sukses Makmur Tbk didirikan pada tanggal 14

Agustus 1990, dengan berdasarkan Akta Notaris No.228 yang dibuat dihadapkan Benny Kristanto, S.H.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“ISM”) (BEI:INDF) adalah perusahaan Total Food Solutions yang terkemuka dengan kegiatan operasi yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di rak para pedagang eceran.

Perseroan bergerak dalam bidang produksi mie, penggilingan tepung terigu, kemasan, jasa manajemen, serta penelitian dan pengembangan. Saat ini terutama perusahaan bergerak dibidang pembuatan mie, penggilingan tepung terigu, dengan Kantor Pusat yang Berkedudukan di gedung Arlobimo sentral Lantai 12, di Jl.H.R Rasuna Said X-2, Jakarta. Sedangkan lokasi pabrik berada di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan perseroan memulai kegiatan operasi secara komersial pada tahun 1990.

   

ISM mengoperasikan empat Kelompok Usaha Strategis (Grup) yang saling melengkapi: Produk Konsumen Bermerek (CBP), kegiatan usaha grup ini dilaksanakan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP”), tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tanggal 7 Oktober 2010. ICBP merupakan salah satu produsen makanan dalam kemasan yang terkemuka di Indonesia yang memiliki berbagai jenis produk makanan dalam kemasan. Berbagai merek ICBP merupakan merek-merek yang terkemuka dan dikenal di Indonesia untuk makanan dalam kemasan.

4.1.5. Sejarah PT. Multi Bintang Indonesia, Tbk

Perseroan didirikan pada tanggal 3 Juni 1929 berdasarkan akta notaris Dijikstra, notaris di Medan, dengan nama N.V. Nederlandsch. Perseroan berdomosili di Indonesia dengan kantor pusat berlokasi di Ra Plasa Building lantai 24, Jl. Jendral Sudirman Kav. 9, Jakarta 10270, dan pabrik berlokasi di Jl. Daan Mogot KM. 19 Tanggerang 15122 dan Jl. Raya Mojosari-Pacet KM.50, sampang Agung, Jawa Timur. Perseroan adalah bagian dalam kelompok Heineken, diamana pemegang saham utama adalah Heineken Internasional B.V. Transaksi dan saldo signifikan dengan pihak – pihka yang mempunyai hubungan istimewa disajikan dalam catatan 20 atas laporan keuangan konsolidasi.

54   

   

PT Multi Bintang Indonesia dan resmi menjadi perusahaan publik di tahun 1981 dan mengalihkan domisilinya dari Surabaya ke Jakarta. Saham-sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Kini, PT Multi Bintang Indonesia Tbk telah menjadi produsen bir terkemuka di Indonesia. Perseroan memproduksi dan memasarkan serangkaian produk-produk ternama seperti Bir Bintang, Heineken, Guinness, Bintang Zero, dan Green Sands.

Perseroan beroperasi dalam indutri bir dan minuman lainnya. Untuk mencapai tujuan usahanya, perseroan dapat melakukan aktivitasnya sebagai berikut::

a. Produksi bir dan minuman lainnya dan produk–produk lain yang relevan. b. Pemasaran produk–produk, pada pasar lokal dan internasional.

c. Impor dan bahan–bahan promosi yang relevan dengan produk – produk.

4.1.6. Sejarah PT. Mayora Indah, Tbk

PT. Mayora Indah Tbk (Perusahaan) didirikan dengan akta No. 204 tanggal 17 Februari 1997 dari Notaris Ridwan Suselo S.H. akta pendirian ini telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/5/14 tanggal 3 Januari 1978 dan telah didaftarkan pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Tanggerang No.2/PNTNG/1978 tanggal 10 Januari 1978.

   

Perusahaan berdomisili di Tanggerang dan Bekasi. Kantor pusat Perusahaan beralamt di Gedung Mayora, Jl.Tomang Raya No.21-23, Jakarta. Ruang lingkup kegiatan perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang industri, perdagangan serta/perwakilan. Saat ini perusahaan menjalankan bidang usaha industri makanan, kembang gula dan biscuit. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Mei 1978.

4.1.7. Sejarah PT.Sekar Laut, Tbk

Lokasi berkantor pusat dan pabrik perusahaan adalah di Jl. Jenggolo II/17 Sidoarjo, Jawa Timur dan kantor cabangnya terletak di Jl. Raya Darmo 23-25 Surabaya, produk utama perusahaan adalah krupuk dengan merek finna. Perusahaan mempunyai distributor tunggal yakni PT. Pangan Lestari, perusahaan termasuk dalam group Sekar laut.

Kunci kesuksesan PT. Sekar Laut, Tbk. Adalah jiwa entrepreneur yang memiliki yang dimiliki oleh para perintis, perfeksionisme dalam kualitas produk dan sinergi kemampuan pemasar dan distribusi. Itulah yang terus mendorong perusahaan untuk terus mengembangkan kapasitas dan ragam produknya dalam rangka menyongsong tantangan masa depan. PT. Sekar Laut, Tbk. Melopori mekanisme moderen pada proses pengolahan krupuk yang tadinya dilakukan secara tradisional sekarang proses produksinya menggunakan mesin-mesin dan peralatan modern dikombinasikan dengan sumber daya manusia yang terampil, memastikan

56   

   

konsistensi produk yang berkualitas tinggi. Metode produksi higienis mengghasilkan rasa alami dan nutrisi yang terjaga. Pengawasan kualitas yang ketat dilaksanakan disetiap tahap. Pengepakan dilakukan sesuai dengan jumlah ukuran pemesanan dari pembeli.

Dengan lisensi merek FINNA, PT. Sekar Laut Tbk. Telah Menghasilkan berbagai macam variasi krupuk dan produksi makanan lain.

4.1.8. Sejarah PT. Smart, Tbk

PT SMART Tbk (SMART) adalah salah satu perusahaan produsen

barang konsumen berbasis kelapa sawit yang tercatat dibursa dan salah satu yang terbesar di Indonesia, yang berkomitmen atas produksi minyak kelapa sawit yang lestari.

Didirikan pada tahun 1962, SMART saat ini memiliki perkebunan kelapa sawit dengan total luasan lahan sebesar lebih kurang 135.000 hektar (termasuk perkebunan plasma). SMART juga mengoperasikan 15 mills, 4 kernel crushing plants and 3 refineries. SMART mencatatkan sahamnya dalam Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992.

Kegiatan usaha utama SMART terdiri dari pembudidayaan dan permanenan tanaman kelapa sawit, pemrosesan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (“CPO”) dan palm kernel, serta rafinasi CPO

   

menjadi produk dengan nilai tambah seperti minyak goreng, margin dan shortening.

Selain memproduksi minyak curah dan industrial, produk hasil rafinasi SMART adalah anak perusahaan Golden Agri-Resoursces (GAR), salah satu perusahaan berbasis kelapa sawit terbesar di dunia yang juga tercatat di Singapura. SMART juga mengelola seluruh perkebunan kelapa sawit GAR dengan total area perkebunan di Indonesia seluas 430.200 hektar (termasuk perkebunan plasma) pada 31 Maret 2010.

Hubungan dengan GAR memberikan keuntungan bagi SMART denganskala ekonomisnya dalam hal manajemen perkebunan, teknologi informasi, penelitian dan pengembangan, pembelian bahan baku, dan akses terhadap jaringan pemasaran yang luas, baik domestik maupun internasional.

4.1.9. Sejarah PT. Siantar Top, Tbk

PT. Siantar Top Tbk (perusahaan) didirikan berdasarkan akta No. 45 tanggal 12 Mei 1987 dari Ny. Endang Widjajanti, S.H, notaris di Sidoarjo dan akta perubahannya No. 64 tanggal 24 Maret 1988 dari notaris yang sama. Akta pendirian dan perubahan tersebut telah disahkan oleh menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. C2-5873.HT.Th.88 tanggal 11 Juli 1988 serta diumumkan dalam Berita

58   

   

Negara Republik Indonesia No. 104 tanggal 28 Desember 1993, tambahan No. 6226.

Ruang lingkup kegiatan perusahaan terutama bergerak dalam bidang industri makanan ringan, yaitu mie (snang gck noodle), kerupuk (crackers) dan kembang gula (candy). Perusahaan berdomisili di Sidoarjo, Jawa Timur dengan pabrik berlokasi di Sidoarjo (Jawa Timur), Medan (Sumatera Utara), dan Bekasi (Jawa Barat). Kantor pusat perusahaan beralamat di Jl. Tambak Sawah No. 21-23 Waru, Sidoarjo. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada bulan September 1989. Hasil produksi perusahaan dipasarkan di dalam dan di luar negeri, khususnya Asia.

4.1.10. Sejarah Singkat PT.Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk

PT Tiga Pilar Sejahterah Food Tbk (Perusahaan) didirikan pada tanggal 26 januari 1990 berdasarkan akta No. 143 yang dibuat dihadapan Winanto Wiryomartani, S.H., Notaris dijakarta dengan nama PT Asia Intiselera. Akta pendirian ini disahkan oleh menteri kehakiman Republik Indonesia dalam surat Keputusannya No. C2-1827.HT.01.01.Th.91 tanggal 31 Mei 1991 serta diumumkan dalam berita negara Republik Indonesia No. 65, Tambahan No. 2504 tanggal 13 agustus 1991.

   

Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir melalui akta No. 56 tanggal 31 januari 2008 dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito,S.H., Notaris di jakarta mengenai peningkatan modal dasar dari RP 400.000.000.000 menjadi Rp 998.000.000.000 (lihat catatan 18). Akta tersebut telah disahkan oleh meteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusannya No AHU- 12476. AH. 01.02. Tahun 2008 tanggal 13 Maret 2008.

Sesuai dengan pasal 3 Anggara Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan meliputi usaha bidang perdagangan, perindustrian, pertenakan, perkebunan, pertanian, perikanan, dan jasa.

4.1.11. Sejarah PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company, Tbk

PT. Ultra Jaya Milk Indonesia, Tbk didirikan pada tanggal 2 November 1971, dengan berdasarkan Akta Notaris No.8 yang dibuat dihadapan Komar Sasmita, S.H.

PT Ultrajaya diawali dari sebuah perusahaan susu yang kecil pada tahun 1958. Lalu pada tahun 1971, perusahaan ini memasuki tahap pertumbuhan pesat sejalan dengan perubahannya menjadi PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company. PT Ultrajaya saat ini merupakan perusahaan pertama dan terbesar di Indonesia yang menghasilkan produk-produk susu, minuman dan makanan dalam kemasan aseptik yang tahan

60   

   

lama dengan merek-merek terkenal seperti Ultra Milk untuk produk susu, Buavita untuk jus buah segar dan Teh Kotak untuk minuman teh segar.

Perseroan bergerak dalam bidang perindustrian, perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan darat atau laut, serta perdagangan degan kantor pusat yang berkedudukan di JL. Raya Cimareme No.131 Padalarang Bandung, Jawa Barat, sedangkan lokasi pabrik berada di Jl. Cimareme No.143 Cimahi, Bandung, Jawa Barat, dan perseroan memulai kegiatan operasi secara komersial pada tahun 1990.

Dokumen terkait