• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

E. Paparan Hasil Analisis dan Pembahasan Implementasi Perangkat

1. Deskripsi Pelaksanaan

Implementasi perangkat pembelajaran penjumlahan pecahan di kelas IV SD Pangudi Luhur Sedayu ini dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan, yaitu tanggal 26 dan 27 Februari 2013 serta tanggal 5 dan 6 Maret 2013. Implementasi perangkat pembelajaran ini dilaksanakan pada saat pelajaran matematika dengan jumlah siswa 25 orang. Deskripsi kegiatan pembelajaran selama empat pertemuan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut.

a. Pertemuan Pertama

Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari selasa tanggal 26 Februari 2013 dengan alokasi waktu 3 x 35 menit (3 jam pelajaran). Proses pembelajaran dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai pukul 08.45 WIB dengan membahas materi penjumlahan pecahan berpenyebut sama. Pada kegiatan awal guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam kepada siswa. Guru menyampaikan hal-hal yang harus ditaati pada saat pembelajaran yaitu menjaga ketertiban, tidak ribut, tidak teriak-teriak, dan ketika siswa diminta masuk ke dalam kelompok siswa harus masuk ke dalam kelompok. Selanjutnya guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari oleh siswa, yaitu menjumlahkan pecahan yang berpenyebut sama dan mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika. Sebelum memulai pelajaran guru mengajak siswa untuk menyanyikan lagu “kerja sama” guna membangkitkan semangat siswa. Setelah bernyanyi, siswa diajak untuk melakukan permainan “mencari pasangan”. Setiap siswa kemudikan dibagikan potongan kertas

dengan warna yang berbeda-beda. Siswa yang mendapatkan potongan kertas dengan warna sama berkumpul dan membentuk potongan kertas tersebut menjadi sebuah lingkaran. Kemudian guru meminta setiap kelompok untuk menyebutkan pecahan yang terbentuk di lingkaran tersebut berdasarkan kertas yang diarsir. Setiap kelompok mandapatkan nama kelompok berdasarkan pecahan yang terdapat pada lingkaran.

Pada kegiatan inti siswa berkumpul dengan teman satu kelompoknya sesuai dengan permainan “mencari pasangan”. Setelah itu siswa diberikan Lembar Kerja Siswa (LKS) mengenai materi penjumlahan pecahan berpenyebut sama untuk dikerjakan bersama dengan kelompoknya. Dalam mengerjakan LKS tersebut, siswa diberikan media pembelajaran berupa bolu, roti tawar, dan tahu sebagai media eksplorasi. Kegiatan selanjutnya guru menunjuk perwakilan dari empat kelompok untuk menuliskan jawaban nomor satu di papan tulis. Siswa yang lain diminta guru untuk menanggapi jawaban kelompok yang dituliskan di papan tulis. Kemudian guru menunjuk perwakilan dari empat kelompok yang berbeda untuk menuliskan jawaban nomor dua di papan tulis. Siswa yang lain diminta guru untuk menganggapi jawaban kelompok yang dituliskan di papan tulis. Setelah semua soal LKS di bahas bersama-sama, kemudian guru memberikan tugas kepada siswa untuk mendiskusikan pola penjumlahan pecahan berpenyebut sama bersama kelompoknya masing-masing. Beberapa kelompok diberikan kesempatan oleh guru untuk menyampaikan hasil diskusinya tentang pola

penjumlahan berpenyebut sama. Setelah itu siswa dibimbing oleh guru untuk menyimpulkan pola penjumlahan pecahan yang berpenyebut sama. Pada kegiatan akhir, siswa diberikan soal evaluasi guna mengetahui seberapa besar pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Kemudian siswa diberikan kesempatan untuk merefleksikan pembelajaran pada hari ini dengan mengarsir gambar emoticon. Setelah itu siswa diajak oleh guru untuk mengkoreksi soal evaluasi yang telah dikerjakan. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam penutup.

b. Pertemuan Kedua

Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari rabu tanggal 27 Februari 2013 dengan alokasi waktu 2 x 35 menit (2 jam pelajaran). Proses pembelajaran dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai pukul 08.10 WIB dengan topik bahasan penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda. Guru mengawali pelajaran dengan mengucapkan salam pembuka. Siswa kemudian diajak guru untuk menyanyikan lagu yang berjudul “terang bulan”. Setelah bernyanyi kemudian guru meminta dua orang siswa untuk mendemonstrasikan memotong kue terang bulan sesuai dengan cerita yang dibacakan oleh guru. Setelah demonstrasi dilakukan, guru dan siswa bertanya jawab tentang materi yang dibahas pada pertemuan sebelumnya. Kemudian guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari hari ini yaitu penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda dan mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika.

Pada kegiatan inti guru memulainya dengan membagikan potongan kertas berbetuk bangun datar yang bentuknya berbeda sebagai nomor dada siswa. Nomor dada tersebut digunakan guru untuk membagi peserta didik ke dalam kelompok. Kemudian siswa diminta oleh guru untuk berkumpul dengan siswa yang memiliki nomor dada sama. Siswa di dalam kelompok diberikan LKS untuk didiskusikan bersama teman satu kelompok. Siswa mengerjakan soal nomor satu dengan menggunakan media pembelajaran berupa papan terang bulan, sedangkan untuk nomor dua dikerjakan dengan menggunakan media pembelajaran berupa papan pecahan. Setelah semua kelompok selesai berdiskusi, kemudian guru menunjuk empat kelompok secara acak untuk menuliskan jawaban nomor satu di papan tulis dan siswa yang lain menanggapi hasil jawaban kelompok tersebut. Setelah nomor satu selesai dibahas kemudian guru menunjuk empat kelompok yang lain untuk menuliskan jawaban nomor dua di papan tulis dan siswa yang lain diminta untuk menanggapi hasil jawaban kelompok tersebut. Pada kegiatan konfirmasi siswa bersama guru menyimpulkan pola penjumlahan pecahan yang berpenyebut berbeda dan dilanjutkan dengan pemberian kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum jelas.

Pada kegiatan akhir siswa diberikan soal evaluasi guna mengetahui seberapa besar pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Kemudian siswa diberikan kesempatan untuk merefleksikan pembelajaran pada hari ini dengan mengarsir gambar emoticon. Setelah

itu siswa diajak oleh guru untuk mengkoreksi soal evaluasi yang telah dikerjakan. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam.

c. Pertemuan Ketiga

Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari selasa tanggal 5 Maret 2013 dengan materi yang masih sama dengan pertemuan ke dua yaitu penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda. Proses pembelajaran dimulai pada pukul 07.00 – 08.10 WIB (2 jam pelajaran). Pada pertemuan ketiga ini peserta didik diberi kesempatan untuk lebih memahami materi penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda. Rincian kegiatan yang dilakukan antara lain pada kegiatan awal guru membuka pelajaran dengan memberikan salam pembuka. Kemudian siswa diajak guru untuk melakukan senam bersama-sama. Kegiatan senam ini merupakan inisiatif guru karena pada hari ini hujan sangat deras dan kebanyakan siswa kehujanan waktu berangkat ke sekolah. Setelah senam selesai, guru mengajak siswa untuk bermain kuis “cepat tepat”. Guru meminta siswa mengerjakan soal yang dibacakan guru secara individu. Untuk siswa yang selesai terlebih dahulu dan menjawab pertanyaan yang diberikan dengan benar, siswa tersebut mendapatkan bintang.

Pada kegiatan inti siswa dibimbing guru untuk membentuk kelompok. Setelah siswa dibentuk ke dalam kelompok, kemudian guru memberikan LKS untuk didiskusikan secara berkelompok. Siswa menjawab soal nomor satu dengan dibantu dengan media pembelajaran berupa papan pecahan, sedangkan untuk soal nomor dua siswa

diharapkan mampu mengerjakan soal tersebut tanpa menggunakan media apapun. Setelah semua siswa selesai berdiskusi, kemudian guru meminta perwakilan kelompok untuk menuliskan hasil diskusi kelompok di papan tulis dan siswa yang lain memberikan tanggapan terhadap jawaban kelompok tersebut. Setelah selesai membahas LKS kemudian guru mengajak siswa untuk menyimpulkan kembali pola penjumlahan pecahan yang berpenyebut berbeda.

Pada kegiatan akhir siswa mengerjakan soal evaluasi secara individu. Kemudian siswa diberikan kesempatan untuk merefleksikan pembelajaran pada hari ini dengan mengarsir gambar emoticon. Setelah itu siswa diajak oleh guru untuk mengkoreksi soal evaluasi yang telah dikerjakan. Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa dan dilanjutkan dengan menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

d. Pertemuan Keempat

Pertemuan keempat dilaksanakan pada hari rabu tanggal 6 Maret 2013 pada pukul 07.00 sampai 08.10 WIB (2 jam pelajaran). Topik bahasan yang dibahas dalam pertemuan ke empat ini adalah melakukan evaluasi untuk keseluruhan materi yang telah dipelajari yaitu penjumlahan pecahan berpenyebut sama dan penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda. Rincian kegiatan pada pertemuan ke empat ini adalah guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam pembuka. Kemudian guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari hari ini. Setelah itu siswa diajak guru untuk melakukan

permainan “papan harga” dengan dibagikannya potongan kertas yang bertuliskan satu dan setengah. Guru menjelaskan petunjuk permainan yaitu siswa berkumpul sesuai dengan jumlah bilangan yang terdapat dalam cerita yang dibacakan oleh guru. Ketika guru menyebutkan suatu bilangan, siswa segera mencari temannya agar jumlah bilangan yang terbentuk sama dengan bilangan yang disebutkan oleh guru. Setelah kegiatan tersebut selesai guru mengajak siswa untuk duduk kembali di tempat duduknya masing-masing. Guru mengingatkan kembali pola penjumlahan pecahan berpenyebut sama dan pola penjumlahan berpenyebut berbeda.

Pada kegiatan inti siswa dibimbing guru untuk membentuk kelompok. Siswa di dalam kelompok berkumpul untuk membuat kesimpulan tentang pola penjumlahan berpenyebut sama dan pola penjumlahan berpenyebut berbeda. Setelah semua kelompok selesai berdiskusi kemudian guru menunjuk perwakilan kelompok untuk menuliskan kesimpulan yang dibuat kelompok di papan tulis. Kemudian guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang hal-hal yang belum dipahami.

Pada kegiatan akhir siswa diberikan soal evaluasi akhir yang berjumlah 5 nomor dan terdiri dari soal penjumlahan pecahan berpenyebut sama dan soal penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda. Setelah selesai mengerjakan soal evaluasi, kemudian siswa diberikan kesempatan untuk merefleksikan pembelajaran pada hari ini dengan

mengarsir gambar emoticon. Guru kemudian mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam penutup.

2. Hasil Analisis Kemunculan Indikator Setiap Karakteristik PMRI

Dokumen terkait