BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
3. Develop (Pengembangan)
Dalam konteks pengembangan lembar kerja siswa, tahap pengembangan dilakukan dengan cara menguji validitas atau kelayakan beberapa aspek terkait model dan aspek lembar kerja siswa itu sendiri. Hasil pengujian kemudian digunakan untuk revisi sehingga lembar kerja tersebut tersebut benar-benar telah memenuhi kebutuhan pengguna.
a. Validasi Ahli
Berikut ini hasil validasi berdasarkan instrumen angket yang diberikan oleh para ahli yang dilakukan oleh beberapa dosen dan guru bidang studi matematika.
Tabel 4.11
Hasil Validasi Lembar Kerja Siswa
Item Validator Rata-rata per item Rata-rata aspek Ket A B C D
Model Concept Attainment
a. Memperhatikan contoh-contoh yang
telah dilabeli 3 4 5 4 4
3.62
Baik
b. Membandingkan ciri-ciri dalam contoh
positif dan negatif 3 4 4 4 3.75
c. Menghasilkan dan menguji hipotesis 3 4 3 4 3.5 d. Menyebutkan sebuah definisi menurut
sifat-sifat essensial 3 4 3 4 3.5
e. Mengidentifikasi contoh tambahan
yang tidak diberi label yes atau no 3 4 3 4 3.5 f. Mendapat konfirmasi hipotesis,
nama-nama konsep dan menyatakan kembali menurut sifat-sifat essensial
3 4 4 4 3.75 g. Menghasilkan contoh-contoh 3 4 5 4 4 h. Menjelaskan pemikiran-pemikiran 3 4 3 4 3.5 i. Membahas peran hipotesis dan
sifat-sifat 3 4 3 4 3.5
j. Membahas jenis dan jumlah hipotesis 3 4 3 3 3.25
Isi
a. LKS sesuai dengan Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar 1 4 4 3 3 b. LKS sesuai dengan kebutuhan siswa 1 4 4 3 3 c. LKS dapat digunakan oleh seluruh
siswa dengan baik 1 3 3 3 2.5
61
ajar
3.25
Cukup e. LKS sesuai dengan substansi materi 3 4 4 3 3.5
f. LKS dapat mengarahkan siswa untuk
membangun konsep 3 4 5 3 3.75
g. LKS mampu menambah wawasan
pengetahuan 3 4 4 3 3.5
h. LKS sesuai dengan nilai-nilai,
moralitas, dan sosial. 3 4 4 3 3.5
i. LKS memiliki kegiatan yang memungkinkan siswa dapat berhubungan dengan orang lain
3 4 3 3 3.25 j. LKS memiliki kegiatan yang
memungkinkan siswa dapat mengkomunikasikan pendapat dan hasil kerja
3 4 2 3 3
Aspek Bahasa
a. LKS dapat dibaca dengan baik 3 4 5 3 3.75
3.6 Baik
b. LKS memiliki informasi yang jelas 4 3 4 3 3.5 c. LKS sesuai dengan Kaidah Bahasa
Indonesia 3 4 5 3 3.75
d. LKS menggunakan bahasa yang
efektif dan efisien 4 4 4 3 3.75
e. LKS menggunakan bahasa yang sesuai
dengan tingkat kemampuan siswa 4 3 3 3 3.25
Aspek Sajian
a. LKS memiliki tujuan kegiatan yang
jelas 3 1 3 3 2.5
3.91 Baik
b. LKS memiliki struktur yang lengkap (judul, petunjuk belajar /petunjuk siswa, kompetensi yang akan dicapai, informasi pendukung,tugas tugas dan langkah-langkah kerja, penilaian)
3 2 4 3 3.00
c. LKS sudah memiliki sistematika yang
runut 3 3 4 3 3.25
d. LKS memiliki tata urutan pelajaran yang sesuai dengan tingkat
kemampuan siswa
3 3 4 3 3.25 e. LKS dapat memotivasi siswa dalam
belajar dan memahami konsep 3 3 4 3 3.25 f. LKS memiliki stimulus untuk siswa
menulis, menggambar, dan menggunakan alat
3 2 4 3 3.00 g. LKS memiliki stimulus agar siswa
dapat memahami konsep 3 3 4 3 3.25
h. LKS memiliki stimulus untuk siswa
dapat berdialog dengan teman 2 3 2 3 2.5 i. LKS memiliki informasi yang lengkap 2 2 3 3 2.5
Aspek Kegrafisan
a. LKS memiliki tujuan kegiatan yang
jelas 2 4 5 3 3.5
3.37 Baik
b. LKS memiliki struktur yang lengkap
siswa, kompetensi yang akan dicapai, informasi pendukung,tugas tugas dan langkah-langkah kerja, penilaian) c. LKS sudah memiliki sistematika yang
runut 4 4 3 3 3.5
d. LKS memiliki tata urutan pelajaran yang sesuai dengan tingkat
kemampuan siswa
3 3 4 3 3.25
Berdasarkan tabel 4.1 tergambar bahwa hasil validasi ahli lembar kerja siswa pada aspek model concept attainment menghasilkan rata-rata sebesar 3.62 yang menunjukkan hasil baik. Hal ini menggambarkan bahwa lembar kerja siswa yang dibuat peneliti telah menyerap model concept attainment dengan cukup baik. Pada aspek isi diperoleh rata-rata sebesar 3.25 yang menunjukkan hasil baik. Hal ini menggambarkan bahwa lembar kerja siswa yang dibuat peneliti telah sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar materi persamaan linear satu variabel.
Berdasarkan tabel 4.1 dapat terlihat bahwa pada aspek bahasa rata-rata sebesar 3.6 yang menunjukkan hasil baik. Hal ini menggambarkan bahwa bahasa yang digunakan dalam lembar kerja siswa yang dibuat peneliti dapat dipahami secara baik oleh siswa sehingga mendukung pemahaman materi pembelajaran. Sedangkan pada aspek sajian menghasilkan rata-rata sebesar 3.91 yang menunjukkan hasil baik. Hal ini menggambarkan bahwa lembar kerja siswa yang dibuat peneliti memiliki tujuan kegiatan yang jelas dan sesuai dengan sistematika lembar kerja siswa.
b. Revisi
Revisi produk dilakukan berdasarkan hasil validasi para ahli dari beberapa dosen dan guru bidang studi serta saran perbaikan. Berikut ini revisi lembar kerja siswa berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan.
63
1) Perubahan bentuk penyajian contoh-contoh dalam menemukan konsep
(Sebelum revisi)
(setelah revisi) Gambar 4.5
Perubahan Penyajian Data Lembar Kerja Siswa
2) Penambahan Tujuan Pembelajaran dalam Bahan Ajar
Berikut tampilan tujuan pembelajaran dalam lembar kerja siswa berbasis model concept attainment.
Gambar 4.6 Tujuan Pembelajaran
3) Perubahan desain langkah kegiatan siswa
(sebelum revisi) (setelah revisi) Gambar 4.7
Revisi Langkah Kegiatan Lembar Kerja Siswa
4) Penambahan materi prasyarat
Pada rancangan sebelumnya, lembar kerja siswa tidak diberikan materi prasayarat. Berdasarkan saran para ahli lembar kerja siswa perlu ditambahkan lembar materi prasyarat untuk memudahkan siswa memahami materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
Gambar 4.8 Revisi Materi Prasyarat 5) Penambahan Lembar Penilaian
65
Berikut tampilan penilaian dalam lembar kerja siswa berbasis model concept attainment.
Gambar 4.9 Lembar Penilaian 6) Penambahan daftar pustaka
Berikut tampilan daftar pustaka dalam lembar kerja siswa berbasis model concept attainment yang ditambahkan berdasarkan saran para ahli.
Gambar 4.10 Daftar Pustaka
c. Uji Coba
LKS ini diuji-cobakan dalam pembelajaran matematika kelas VII di SMP Pelita Harapan Jakarta Selatan. Uji Coba dilaksanakan pada bulan Juni tahun ajaran 2015/2016. Sebelum uji coba dilakukan, peneliti memperbanyak LKS, menyiapkan instrumen pendukung uji coba produk. Uji coba diawali dengan
pembukaan yang berisi perkenalan oleh peneliti, penyampaian teknik kegiatan peneliti dan pembagian produk ke siswa.
Tabel 4.12
Hasil Respons Siswa Terhadap Lembar Kerja Siswa
Responder Aspek Rata-Rata Model Concept Attainment
Isi Bahasa Sajian Grafis
A 3.4 3.4 1.8 1.7 2.75 2.63 B 3.1 3.5 2.6 2.1 2 2.66 C 2.6 2.6 3 2.1 1.5 2.36 D 2.8 2.9 3 2.3 1.75 2.56 E 2.6 2.4 2.8 2.3 1.25 2.28 F 2.4 3.2 2.4 1.7 2.5 2.46 G 2.9 3.1 2.6 2.4 2.25 2.66 H 3.1 2.1 2.2 2.2 2.75 2.47 I 3.1 2.8 1.6 1.78 2.5 2.36 J 2.7 2.2 1.2 1.3 1.75 1.84 Rata-rata Per aspek 2.87 2.82 2.32 2.02 2.1
Berdasarkan tabel 4.2 tergambar data hasil respon siswa terhadap lembar kerja siswa ditinjau dari beberapa aspek. Pada aspek model concept attainment diperoleh rata-rata 2.87, sedangkan pada aspek isi diperoleh rata-rata 2.82. hal tersebut menunjukkan bahwa lembar kerja yang diberikan kepada siswa memenuhi kategori cukup baik pada aspek model concept attainment dan kelayakan isi. Respon siswa pada aspek bahasa mencapai 2.32, aspek sajian mencapai 2.02, dan aspek grafis 2.1. hal tersebut menunjukkan bahwa lembar kerja siswa yang diberikan memenuhi kategori cukup baik pada ketiga aspek ini.