• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.3 Analisis Deskripsi Data

4.3.1 Deskripsi Identitas Responden

4.3.2.1 Dimensi Arah

Berikut ini merupakan deskripsi opini yang terdapat dalam dimensi arah. Tabel 4.14

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mempunyai kepedulian kepada masyarakat

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 3 4,5

4 Setuju 33 49,3

5 Sangat setuju 31 46,3

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Berdasarkan tabel 4.14 dijelaskan dari 67 responden penelitian ini diketahui opini reseponden bahwa program Pembinaan UKM mempunyai kepedulian terhadap masyarakat, dimana opini 33 responden (49,3%) menyatakan setuju dengan pernyataan, disusul dengan pernyataan sangat setuju dari 31 responden (46,3%), kemudian 3 responden (4,5%) menyatakan netral.

Menurut analisis peneliti, sebagian besar responden menyatakan setuju, karena program Pembinaan UKM ini mempunyai kepedulian terhadap masyarakat dengan memberikan pinjaman modal kepada setiap pengusaha UKM, dan mereka didampingi oleh petugas PKBL PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur. Sedangkan responden yang beranggapan netral dikarenakan, mereka tidak memiliki sikap atau pendapat (Kulas & Stcahowski, 2009)

Salah seorang responden menyatakan setuju “Ya jelas peduli dong, kalau ga peduli saya ga dikasih pinjaman buat modal tambahan, dan pas saya tahu ada program ini saya senang sekali”, menurut Bapak Ponadji (Wawancara Ponadji, 23

71

Universitas Kristen Petra Oktober 2015). Ada juga responden yang menjawab netral yang memberikan komentar “Kayaknya sih peduli ya, soalnya kasih pinjaman, tidak tau lagi kalau kedepannya gimana”, menurut Didik Julianto (Wawancara Didik, 24 Oktober 2015).

Tabel 4.15

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur melakukan pemberdayaan masyarakat

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 5 7,5

4 Setuju 30 44,8

5 Sangat setuju 32 47,8

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Berdasarkan tabel di atas, dari 67 responden dapat diketahui jumlah responden yang sangat setuju bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur melakukan pemberdayaan masyarakat berjumlah 32 orang. Jumlah tersebut paling banyak dibandingkan dengan jawaban lainnya. 30 responden memilih setuju, dan lima responden memilih untuk menjawab netral.

Beberapa responden cenderung sangat setuju dengan pernyataan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur melakukan pemberdayaan masyarakat. Salah satu responden menyatakan bahwa dengan adanya program ini masyarakat dituntut untuk maju dan bisa menciptakan sumber daya manusia yang handal (Wawancara Soesyiwati, pemilik Paprika Jasa Boga, 23 Oktober 2015)

Program pembinaan UKM ini memberdayakan masyarakat khususnya yang mempunyai Usaha Kecil Menengah yang ada di Surabaya, karena setiap anggota UKM ini ditantang untuk lebih berkembang dan bisa memberi pekerjaan kepada orang lain (Wawancara dengan Wahyu Pria Widodo, Kasubag PKBL PT.

72

Universitas Kristen Petra Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, 15 Oktober 2015 di PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, Jalan Diponegoro 96-98, Surabaya).

Hal itu juga didukung dari hasil observasi peneliti di lapangan, Rumah Laundry yang bergerak di bidang jasa penyucian, memberdayakan SDM untuk Usaha Kecil Menengah yang dirintis oleh Rizki. Sedangkan 5 responden lainnya menyatakan tidak memihak atau netral pada pernyataan ini, karena belum merasakan dampaknya secara langsung untuk UKM mereka. (Wawancara Rizki, 23 Oktober 2015).

Tabel 4.16

Program Pembinaan UKM sesuai dengan kebutuhan masyarakat

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 7 10,4

4 Setuju 31 46,3

5 Sangat setuju 29 43,3

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel di atas menunjukkan bahwa responden setuju sebanyak 31 orang atau 46,3% dan responden sangat setuju sebanyak 29 orang atau 43,3% mengenai program Pembinaan UKM ini yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tujuh orang atau sebanyak 10,4% respoden lainnya menyatakan netral.

Secara keseluruhan responden setuju dengan pernyataan bahwa program ini sesuai kebutuhan. Salah seorang responden mengatakan jumlah pinjaman modal yang diberikan bisa digunakan untuk memajukan usaha (Wawancara Jemani, Pemilik Setail Agency, 25 Oktober 2015). Sedangkan salah satu responden yang menjawab netral karena di awal usahanya, tapi sekarang usahanya kurang berjalan dengan baik (Wawancara Athi’ah, Pemilik Azza Collection, 26 Oktober 2015).

73

Universitas Kristen Petra Tabel 4.17

Saya tidak bergantung pada pihak lain (bank/koperasi/dll) untuk memenuhi kebutuhan

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 4 6,0

3 Netral 12 17,9

4 Setuju 25 37,3

5 Sangat setuju 26 38,8

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden yang mengatakan sangat setuju sebanyak 26 orang atau 38,8%, 25 orang atau 37,3% setuju, 12 orang atau 17,9% mengatakan netral, dan sisanya 4 orang atau 6% tidak setuju.

Seperti yang dikemukakan di bab 2, implementasi dari aktivitas Corporate

Social Responsibilty yang kedua adalah Strenghtening Economic atau penguatan

ekonomi (Wibisono, 2007, p.119). Dari tabel 4.17 dapat diketahui bahwa responden tidak bergantung pada pihak lain selain PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur.

Sedangkan responden yang menyatakan netral (Endun, Pemilik Pemondokan Endun), dan 4 respoden lainnya tidak setuju dengan pernyataan bahwa mereka tidak bergantung pada pihak lain untuk memenuhi kebutuhan lain.

Berdasarkan kenyataan yang ada di lapangan, sebelum anggota UKM terdaftar dalam program Pembinaan UKM, petugas PKBL akan melakukan survey sebelumnya. Salah satunya anggota UKM tidak sedang menerima bantuan lain baik dari bank, koperasi, organisasi lainnya (Wawancara Wahyu Pria Wibowo, Kasubag PKBL, 15 Oktober 2015). Tetapi ada beberapa anggota UKM yang menyatakan tidak setuju, dikarenakan setelah menerima bantuan dari PT. Jasa

74

Universitas Kristen Petra Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, mereka bergantung pada organisasi lain untuk memenuhi kebutuhannya.

Tabel 4.18

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mengajak masyarakat untuk mengelola usaha kecil

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 8 11,9

4 Setuju 34 50,7

5 Sangat setuju 25 37,3

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Dari tabel di atas menunjukkan responden menyatakan setuju sebanyak 34 orang atau 50,7%, responden yang menyatakan sangat setuju sebanyak 25 orang atau 37,3%, dan 8 orang atau 11,9% menyatakan netral. Dari hasil kuesioner secara keseluruhan responden setuju bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mengajak masyarakat untuk mengelola usaha kecil.

Dalam konteks Public Relations, tanggung jawab sosial korporat atau

Corporate Social Responsibility itu diimplementasikan pada kegiatan dan

program Corporate Social Responsibility (Iriantara, 2004).

Dari tabel di atas, sebagian besar responden setuju bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mengimplementasikan tanggung jawab sosial korporat tentang pemberdayaan masyarakat dengan diadakannya program Pembinaan UKM.

75

Universitas Kristen Petra Tabel 4.19

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur berusaha untuk memajukan masyarakat seiring perkembangan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 7 10,4

4 Setuju 31 46,3

5 Sangat setuju 29 43,3

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Berdasarkan tabel di atas dijelaskan bahwa dari 67 responden penelitian ini diketahui opini responden bahwa program Pembinaan UKM memajukan masyarakat seiring perkembangan perusahaan adalah setuju, dimana responden yang menyatakan setuju sebanyak 31 orang atau 46,3%, sangat setuju 29 orang atau 43,3% dan 7 orang sisanya atau 10,4% memilih untuk netral.

Dari data yang didapatkan bahawa perkembangan masyarakat khususnya anggota UKM semakin berkembang. Contohnya dari segi perkembangan administrasi dari anggota UKM yang semakin berkembang. Karena dengan adanya program Pembinaan UKM ini, para anggota UKM diajari untuk membuat pembukuan guna mengontrol setiap usaha mereka (Wawancara Wahyu Pria Wibowo, Kasubag PKBL, 15 Oktober 2015)

Dengan melakukan program Corporate Social Responsibility akan diperoleh banyak manfaat untuk korporat maupun komunitas. Manfaat tersebut antara lain reputasi dan citra yang baik untuk korporat, pendanaan investasi komunitas dan pengembangan infrastruktur untuk komunitas, dan lain sebagainya (Rahman, 2009, p.8).

76

Universitas Kristen Petra Tabel 4.20

Program Pembinaan UKM mencegah adanya konflik antara PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur dan masyarakat

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 1 1,5

3 Netral 26 38,8

4 Setuju 36 53,7

5 Sangat setuju 4 6,0

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Dari tabel 4.20 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju bahwa program Pembinaan UKM ini mencegah adanya konflik antara perusahaan dan masyarakat, dimana diketahui sebanyak 36 orang atau 53,7 responden menyatakan setuju, sedangkan 26 orang responden atau 38,8% menyatakan netral, 4 orang responden atau 6% menyatakan sangat setuju dan 1 orang atau 1,5% menyatakan tidak setuju.

Sebagian besar setuju bahwa dengan adanya program Pembinaan UKM mencegah adanya konflik antara PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur dan masyarakat. “Saya tidak setuju karena menurut saya program Pembinaan

UKM tidak banyak mempengaruhi pemikirannya terhadap PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur” (N, Perempuan, 53 tahun).

77

Universitas Kristen Petra Tabel 4.21

Program Pembinaan UKM akan mencegah adanya kecemburuan sosial

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 1 1,5

2 Tidak Setuju 1 1,5

3 Netral 29 43,3

4 Setuju 28 41,8

5 Sangat setuju 8 11,9

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel di atas menunjukkan dari 67 responden penelitian diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan netral bahwa Program Pembinaan UKM akan mencegah adanya kecemburuan sosial, dimana diketahui sebanyak 29 orang atau 43,3% responden menyatakan netral, 28 orang atau 41,8% responden menyatakan setuju, 8 orang atau 11,9% menyatakan netral, 1 orang menyatakan tidak setuju, dan seorang lainnya menyatakan sangat tidak setuju.

Dari keseluruhan responden menyatakan mereka netral terhadap pernyataan Program Pembinaan UKM akan mencegah adanya kecemburuan sosial. Menurut Klopfer dan Madden (1980) menjelaskan bahwa penyediaan alternatif tengah respons bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi responden yang memiliki sikap moderat terhadap pernyataan yang diberikan (Wahyu Widhiarso, 2010).

Sedangkan satu responden menyatakan tidak setuju. Menurut responden tersebut ada beberapa hal yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial, salah satunya apabila teman UKM lainnya tidak bisa masuk dalam Pembinaan UKM karena kurangnya beberapa persyaratan lain.

Mayoritas responden bersikap moderat terhadap pernyataan Program Pembinaan UKM akan mencegah adanya kecemburuan sosial.

78

Universitas Kristen Petra Tabel 4.22

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur berusaha memahami dan mewujudkan keinginan masyarakat

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 23 34,3

4 Setuju 30 44,8

5 Sangat setuju 14 20,9

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur berusaha memahami dan mewujudkan keinginan masyarakat, dimana diketahui sebanyak 30 orang atau 44,8% responden menyatakan setuju, 23 orang atau 34,3% menyatakan netral dan 14 orang atau 20,9% menyatakan sangat setuju.

Mayoritas responden setuju bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur berusaha memahami dan mewujudkan keinginan masyarakat. Sesuai dengan “Masih berdasarkan aktivitas Corporate Social Responsibiloty yang ketiga yaitu Assesing Social Cohesion yaitu memahami dan mewujudkan keinginan masyarakat” (Ancok, 2005, p.19-20).

Salah satu responden mengatakan dengan adanya program Pembinaan UKM, usaha yang dibangun bisa berkembang meskipun melalui proses yang panjang. (Ibu Tatiek, Pemilik Ainur Rakhmat Wedding Service)

79

Universitas Kristen Petra Tabel 4.23

Program Pembinaan UKM merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial dari PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 10 14,9

4 Setuju 38 56,7

5 Sangat setuju 19 28,4

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.23 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju bahwa Program Pembinaan UKM merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial dari PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, dimana diketahui sebanyak 38 orang atau 56,7% responden menyatakan setuju, 19 orang atau 28,4% menyatakan sangat setuju dan 10 orang atau 14,9% menyatakan netral.

Secara keseluruhan, responden anggota UKM setuju bahwa Program Pembinaan UKM merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial dari PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur. Hal ini didukung oleh pernyataan seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat tidak sekedar menuntut perusahaan untuk menyediakan barang dan jasa yang diperlukan, melainkan juga menuntut perusahaan untuk bertanggung jawab secara sosial (Wibisono,2007, p.4).

Ada 10 responden menyatakan netral terhadap pernyataan Program Pembinaan UKM merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial dari PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur. Mereka beranggapan tidak memihak pada pernyataan ini, hal ini disebabkan pernyataan ini tidak bisa memutuskan, atau

80

Universitas Kristen Petra merasa tidak peduli dengan pernyataan tersebut (Wawancara Ratna, 23 Oktober 2015 ).

Tabel 4.24

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur memiliki dana yang difokuskan untuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 1 1,5

3 Netral 12 17,9

4 Setuju 29 43,3

5 Sangat setuju 25 37,3

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.24 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur memiliki dana yang difokuskan untuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, dimana diketahui sebanyak 29 orang atau 43,3% responden menyatakan setuju, 25 orang atau 37,3% menyatakan sangat setuju dan 12 orang atau 17,9% menyatakan netral.

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur memiliki dana yang difokuskan untuk program-program Corporate Social Responsibility yang sedang berlangsung dan yang akan diadakan kedepannya. Sesuai dengan peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor Per 05/MBU/2007 bahwa jumlah penyisihan laba untuk pendanaan program PKBL sebesar 2% dari laba bersih untuk Program Kemitraan atau Pembinaan UKM. (Wawancara dengan Wahyu Pria Widodo, Kasubag PKBL PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, 15 Oktober 2015 di PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, Jalan Diponegoro 96-98, Surabaya).

81

Universitas Kristen Petra Secara sederhana, program Corporate Social Responsibilty sebetulnya investasi untuk memperoleh kondisi yang harmonis dengan pemangku kepentingan apabila ada konsekuensinya cenderung ke arah yang menguntungkan (Kartini, 2009, p.43).

Seorang responden tidak setuju dengan pernyataan ini. Dia mengatakan tidak tahu tentang dana perusahaan yang memang difokuskan untuk program Pembinaan UKM. (Bhima Yudi, Pemilik Kensington English & Math Course)

Tabel 4.25

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mau terbuka untuk informasi tentang tanggung jawab sosial perusahaan

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 11 16,4

4 Setuju 25 37,3

5 Sangat setuju 31 46,3

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.25 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mau terbuka untuk informasi tentang tanggung jawab sosial perusahaan, dimana diketahui sebanyak 31 orang atau 46,3% menyatakan sangat setuju 25 orang atau 37,3% responden menyatakan setuju, dan 11 orang atau 16,4% menyatakan netral.

Salah seorang responden (Guntur, Pemilik Kharisma Bahana Agency) yang menyatakan setuju PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mau terbuka untuk informasi tentang tanggung jawab sosial perusahaan karena dia mengetahui informasi dan syarat-syarat apa saja yang diperlukan dari perusahaan.

82

Universitas Kristen Petra Adapun responden (Djudjuk, Pemilik Pemondokan Djudjuk) menyatakan netral karena dia merasa bahwa dirinya masih ragu terhadap pernyataan ini, dia merasa masih ada beberapa hal yang dia belum ketahui.

Masih dalam aktivitas Corporate Social Responsibilty yang keempat adalah Good Corporate Governance yang terdapat lima prinsip. Prinsip yang pertama yaitu keterbukaan informasi, dimana perusahaan dituntut menyediakan informasi yang cukup, akurat, tepat waktu kepada segenap stakeholders-nya (Wibisono, 2007).

Dengan adanya keterbukaan informasi kepada anggota UKM maupun masyarakat tidak akan menimbulkan berbagai pertanyaan di dalam benak masyarakat dan tidak memunculan pikiran negatf (Sumber: Observasi peneliti 23-27 Oktober 2015).

Tabel 4.26

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mendorong dan merubah masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 1 1,5

2 Tidak Setuju 6 9,0

3 Netral 32 47,8

4 Setuju 20 29,9

5 Sangat setuju 8 11,9

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.26 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mendorong dan merubah masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar, dimana diketahui sebanyak 32 orang atau 47,8% menyatakan netral, 20 orang atau 29,9% responden menyatakan setuju,

83

Universitas Kristen Petra dan 8 orang atau 11,9% menyatakan sangat setuju, 6 orang atau 9,0% menyatakan tidak setuju, dan seorang lainnya menyatakan sangat tidak setuju.

Pada pernyataan ini, kebanyakan responden menyatakan netral. Salah seorang responden (Sukarni, Pemilik Toko Nanik) yang menyatakan netral PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mendorong dan merubah masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar karena masih ragu-ragu dengan pernyataan ini.

Seorang responden lainnya, sangat tidak setuju dengan pernyataan ini (Rizki, Pemilik Rumah Loundry), karena mereka memang tidak merasakan pernyataan ini dalam kehidupan nyata.

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan merupakan komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat (Widjaja dan Yani, 2006).

Tabel 4.27

PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 2 3,0

2 Tidak Setuju 11 16,4

3 Netral 31 46,3

4 Setuju 18 26,9

5 Sangat setuju 5 7,5

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.27 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, dimana diketahui sebanyak 31 orang atau 46,3% menyatakan netral, 18 orang atau

84

Universitas Kristen Petra 26,9% responden menyatakan setuju, dan 11 orang atau 16,4% menyatakan tidak setuju, 5 orang atau 7,5% menyatakan sangat setuju, dan 2 orang lainnya atau 3% responden menyatakan sangat tidak setuju.

Pernyataan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar diketahui bahwa responden menyatakan netral. Mereka masih ragu dikarenakan mereka belum terlalu merasakan secara nyata pernyataan ini.

Sedangkan 2 responden beranggapan sangat tidak setuju dengan pernyataan ini. Menurut salah satu responden (Siti Fathimah, pemilik Toko Fathimah) mengungkapkan bahwa Ia tidak tahu bahwa ada bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar dari perusahaan.

Berdasarkan uraian di atas dapa peneliti analisis bahwa secara keseluruhan para responden masih ragu-ragu terhadap pernyataan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Dari data yang didapatkan dibandingkan dengan kenyataan yang ada di lapangan mendapatkan hasil bahwa perusahaan menjalin hubungan dengan lingkungan belum terlihat oleh para responden.

Tabel 4.28

Program Pembinaan UKM ini mendukung kelestarian lingkungan hidup

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 2 3,0

2 Tidak Setuju 6 9,0

3 Netral 32 47,8

4 Setuju 20 29,9

5 Sangat setuju 7 10,4

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.28 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan setuju Program Pembinaan

85

Universitas Kristen Petra UKM ini mendukung kelestarian lingkungan hidup, dimana diketahui sebanyak 32 orang atau 47,8% menyatakan netral, 20 orang atau 29,9% responden menyatakan setuju, dan 7 orang atau 10,4% menyatakan sangat setuju, 6 orang atau 9,0% menyatakan tidak setuju, dan 2 orang lainnya atau 3% responden menyatakan sangat tidak setuju.

Dari pemaparan di atas, bisa dilihat bahwa sebagian besar responden (32 responden atau 47,8%) netral terhadap Program Pembinaan UKM ini mendukung kelestarian lingkungan hidup. Hal ini disebabkan karena PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur membagi program CSRnya yaitu Program Kemitraan atau Pembinaan UKM dan Bina Lingkungan. Dana dan programnya juga dibedakan tetapi setiap ada pemaparan perusahaan, bagian Humas selalu menjelaskan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan seperti apa (Wawancara dengan Wahyu Pria Widodo, Kasubag PKBL PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, 15 Oktober 2015 di PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, Jalan Diponegoro 96-98, Surabaya)

“Suatu kebijakan CSR berdimensi lingkungan yang lengkap biasanya terdiri dari visi dan misi, program jangka panjang dan pendek, struktur organisasi pelaksana, dan komponen pendanaan. Tidak jarang divisi khusus pelaksanaan program Corporate Social Responsibility berdimensi lingkungan juga memiliki teknis pelaksanaan untuk memudahkan pelaksanaan dan evaluasi program” (Leimona, 2008, p.70).

Salah seorang responden yang memilih sangat tidak setuju mengatakan memang tidak tahu bahwa Pembinaan UKM ini berhubungan dengan pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur (Rizki, Pemilik Rumah Laundry).

Dengan demikian, analisis peneliti bahwa para responden memilih netral dengan pernyataan Program Pembinaan UKM ini mendukung kelestarian lingkungan hidup dikarenakan masih kurangnya informasi dari perusahaan tentang hubungan pembinaan UKM dengan kelestarian lingkungan hidup kepada anggota UKM.

86

Universitas Kristen Petra 4.3.2.2 Dimensi Intensitas

Berikut ini merupakan deskripsi opini yang terdapat dalam dimensi intensitas. Tabel 4.29

Saya cenderung menyetujui PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mempunyai kepedulian kepada masyarakat

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 8 11,9

4 Setuju 37 55,2

5 Sangat setuju 22 32,8

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.29 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan cenderung menyetujui PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mempunyai kepedulian kepada masyarakat, dimana diketahui sebanyak 37 orang atau 55,2% responden menyatakan setuju, 22 orang atau 32,8% menyatakan sangat setuju dan 8 orang atau 11,9% menyatakan netral.

Dari pemaparan di atas, bisa dilihat bahwa sebagian besar responden (37 responden atau 55,2%) cenderung setuju bahwa PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mempunyai kepedulian kepada masyarakat. Hal ini disebabkan karena setelah mengikuti program Pembinaan UKM, sebagian besar responden merasa tertolong dan menganggap PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur peduli terhadap rakyat khususnya masyarakat yang memiliki usaha kecil.

Beberapa responden memilih untuk netral dengan pernyataan ini karena mereka bersikap netral atau memilih rata-rata. Salah seorang responden memilih

87

Universitas Kristen Petra netral karena memang belum merasakan hal ini secara langsung (Ratna, pemilik UD Ratna).

Menurut Chambers, Corporate Social Responsibility adalah melakukan tindakan sosial (termasuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, lebih dari batas-batas yang dituntut peraturan undang-undang) (Iriantara, 2004).

Tabel 4.30

Saya cenderung menyetujui bahwa adanya pemberdayaan masyarakat

No. Kategori Jawaban Jumlah %

1 Sangat tidak setuju 0 0,0

2 Tidak Setuju 0 0,0

3 Netral 8 11,9

4 Setuju 29 43,3

5 Sangat setuju 30 44,8

Total 67 100

Sumber: Olahan Peneliti, 2015

Tabel 4.30 di atas menunjukkan bahwa dari 67 responden penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden menyatakan cenderung menyetujui bahwa adanya pemberdayaan masyarakat, dimana diketahui sebanyak 30 orang atau 44,8% responden menyatakan sangat setuju, 29 orang atau 43,3% menyatakan setuju dan 8 orang atau 11,9% menyatakan netral.

Sebagian besar responden (30 responden atau 44,8%) cenderung sangat menyetujui bahwa ada pemberdayaan masyarakat. Para anggota UKM ini mendapat pelatihan mengenai pengelolaan aset usaha mereka, dan mengikutsertakan mereka ke dalam beberapa pameran. (Wawancara Wahyu Pria Wibowo, Kasubag PKBL, 15 Oktober 2015).

88

Universitas Kristen Petra Gambar 4.2 : Jatim Fair

Dokumen terkait