DAPIL KEPULAUAN YAPEN 4
DALAM POKOK PERKARA
I. DALAM EKSEPSI
1. Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura berkewenangan untuk memeriksa, mengadili dan memutus perkara a quo;
2. Penggugat mempunyai kepentingan untuk menggugat; 3. Gugatan Penggugat masih dalam tenggang waktu;
II. DALAM POKOK PERKARA
1. Bahwa benar Para Penggugat adalah Calon Anggota legislative dari:
Partai Hanura Nomor Urut 1 Dapil Kepulauan Yapen III (tiga) (Penggugat 1);
Partai Perindo Nomor Urut 3 Dapil Kepulauan Yapen IV (empat) (Penggugat 2);
Partai PDIP Nomor Urut 2 Dapil Kepulauan Yapen III (tiga) (Penggugat 3);
Partai Perindo Nomor Urut 1 Dapil Kepulauan Yapen II (dua) (Penggugat 4);
Partai PDIP Nomor Urut 4 Dapil Kepulauan Yapen II (dua) (Penggugat 5);
2. Bahwa benar pada Tanggal 9 Mei 2019 dilakukan Rekapitualsi hasil penghitungan perolehan suara pada tingkat Distrik dan dikeluarkan formulir model DA-1 DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen dan Pleno Rekapitualsi hasil
Putusan Perkara No. 27/G/2019/PTUN.JPR Halaman 37
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.idpenghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Kepulauan Yapen, dapat dilihat pada tabel perolehan suara dibawah ini;
Tabel 1.A. Hasil Perolehan Suara Tingkat Distrik (DA 1) DAPIL KEPULAUAN YAPEN 2
No NAMA PARTAI ANGKAISERAPEROLEHAN SUARA TINGKAT DISTRIK (DA1)ANOTAUREI YAWAKUKAT JUMLAH SUARA
1 PKB 79 247 14 340 2 GERINDRA 424 390 188 1.002 3 PDIP 545 488 458 1.491 4 GOLKAR 504 1.329 173 2.006 5 NASDEM 417 517 54 988 6 GARUDA 83 535 52 670 7 BERKARYA 553 401 37 991 8 PKS 176 214 126 516 9 PERINDO 754 1.099 549 2.402 10 PPP 547 760 115 1.422 11 PSI 510 922 82 1.514 12 PAN 298 298 382 978 13 HANURA 184 1.264 44 1.492 14 DEMOKRAT 547 2.626 674 3.847 19 PBB 111 122 53 286 20 PKPI 290 - 16 306
Tabel 1.A Hasil Perolehan Suara Tingkat Distrik (DA 1) DAPIL KEPULAUAN YAPEN 3
N o
NAMA PARTAI
PEROLEHAN SUARA TINGKAT DISTRIK (DA1) JUMLAH
SUARA YAPEN TIMUR YAPEN UTARA RAIMBAWI TELUK AMPIMOI KEP. AMBAI PULAU KURUDU 1 PKB 154 11 8 77 - - 250 2 GERINDRA 216 24 59 107 393 624 1.423 3 PDIP 191 3 130 923 - 725 1.972 4 GOLKAR 1.170 99 207 252 - 451 2.179 5 NASDEM 136 49 81 376 550 - 1.192 6 GARUDA - 75 14 112 - - 201 7 BERKARYA 757 12 158 36 76 - 1.039 8 PKS 582 102 35 176 503 8 1.406 9 PERINDO 207 114 180 832 1.301 - 2.634 10 PPP 543 605 56 49 650 - 1.903 11 PSI - - 1 286 256 - 543 12 PAN 706 21 166 102 - - 995 13 HANURA 878 73 405 806 380 360 2.902 14 DEMOKRAT 270 692 196 714 700 102 2.674 19 PBB 44 37 3 1 126 - 211 20 PKPI 154 - 376 8 - 12 550
Tabel 1.A Hasil Perolehan Suara Tingkat Distrik (DA 1) DAPIL KEPULAUAN YAPEN 4
No NAMAPARTAI
PEROLEHAN SUARA TINGKAT DISTRIK (DA1) JUMLAH
SUARA YAPEN
BARAT POOM KOSIWO WONAWA WINDESI
PULAU YERUI
Putusan Perkara No. 27/G/2019/PTUN.JPR Halaman 38
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id 1 PKB 68 336 80 48 157 82 771 2 GERINDRA 121 137 657 - 543 3 1.361 3 PDIP 458 34 66 - 35 48 641 4 GOLKAR 231 545 36 446 5 75 1.338 5 NASDEM 228 2 49 - 15 21 315 6 GARUDA 83 - 9 - 14 7 113 7 BERKARYA 232 7 144 - 86 10 479 8 PKS 174 19 727 - 106 1 1.027 9 PERINDO 1.290 186 659 - 110 126 2.371 10 PPP 846 3 30 - 31 17 927 11 PSI 180 23 34 1.004 7 7 2.182 12 PAN 406 17 113 - 144 98 778 13 HANURA 1.789 142 103 248 90 79 2.451 14 DEMOKRAT 2.428 570 382 700 993 156 5.229 19 PBB 215 3 30 - 27 9 284 20 PKPI 166 1 94 - 3 42 306
3. Bahwa pada Tanggal 28 Mei 2019 , kami (Tergugat) telah menerbitkan formulir model DB-1 DPRD Kabupaten/Kota Kabupaten Kepulauan Yapen yang mana hasilnya berbeda dengan hasil pleno Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara yang dilaksanakan pada Tanggal 9 Mei 2019;
4. BahwaTergugat telah melakukan Rekapitualsi hasil penghitungan perolehan suara secara berjenjang dimulai dari TPS, PPK/PPD, KPU Kabupaten/Kota; 5. Bahwa benarterjadi manipulasi suara yang dilakukan oleh Moris C. Muabuai
(Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Yapen pada saat itu) dan Awal Rahmadi (Anggota KPU Kepulauan Yapen pada saat itu);
6. Bahwa benar Bawaslu Kabupaten Kepulauan Yapen telah mengeluarkan putusan:
a. Nomor: 001/LP/PL/Put.ADM/KAB/33.19/VI/2019; b. Nomor: 002/LP/PL/Put.ADM/KAB/33.19/VI/2019; c. Nomor: 003/LP/PL/Put.ADM/KAB/33.19/VI/2019;
7. Bahwa benar Para Penggugat telah melakukan Permohonan Koreksi Ke Bawaslu RI dan telah dikeluarkannya Putusan:
a. Nomor: 57/K/ADM/BWSL/PEMILU/VI/2019, tertanggal 15 Juli 2019; b. Nomor: 54/K/ADM/BWSL/PEMILU/VI/2019, tertanggal 15 Juli 2019; c. Nomor: 58/K/ADM/BWSL/PEMILU/VI/2019, tertanggal 15 Juli 2019; Putusan Perkara No. 27/G/2019/PTUN.JPR Halaman 39
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id8. Bahwa benar Tergugat merespon Putusan Bawaslu RI tersebut di atas dengan mengirimkan surat kepada Ketua KPU RI tertanggal 17 Juli 2019 dengan nomor surat : 141/PP.05.1/9105/KPU-Kab/V/2017 perihal tentang Permohonan Petunjuk Terkait dengan Putusan Hasil koreksi Bawaslu RI;
9. Bahwabenar KPU RI telahmengeluarkan Surat Nomor: 1085/PY.02-SB/03/KPU/VIII/2019 tertanggal 2 Agustus Kepada KPU Provinsi Papua Perihal Putusan Bawaslu RI Nomor:
a. Nomor: 57/K/ADM/BWSL/PEMILU/VI/2019, tertanggal 15 Juli 2019; b. Nomor: 54/K/ADM/BWSL/PEMILU/VI/2019, tertanggal 15 Juli 2019; c. Nomor: 58/K/ADM/BWSL/PEMILU/VI/2019, tertanggal 15 Juli 2019;
10.Bahwa benar Para Penggugat tidak mengajukan permohonan perkaranya di Mahkamah Konstitusi RI;
11.BahwaTergugat mengakui Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Yapen Nomor 14/PL.01.9-Kpt/9105/KPU-Kab/VIII/2019 tentang Penetapan Perolehan Kuris Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2019 tanggal 14 Agustus 2019 dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Yapen Nomor 15/PL.01.9-Kpt/9105/KPU-Kab/VIII/2019 tentang tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2019 tanggal 14 Agustus 2019 bertentangan dengan Pasal 462 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum;
12.Bahwa benar akibat perbuatan manipulasi data yang dilakukan oleh Moris C. Muabuai (Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Yapen pada saat itu) dan Awal Rahmadi (Anggota KPU Kepulauan Yapen pada saat itu) maka keduanya telah dijatuhkan sanksi PEMBERHENTIAN TETAP sebagai Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Yapen dengan Putusan Nomor:
160-PKE-Putusan Perkara No. 27/G/2019/PTUN.JPR Halaman 40
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.idDKPP/VI/2019, 161-PKE-DKPP/VI/2019, 162-PKE-DKPP/VI/2019, 163-PKE-DKPP/VI/2019.
13.Bahwa benar dalam pertimbangan hukum DKPP yaitu Teradu telah melakukan manipulasi Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara pada Formulir DB-1 yang mana dokumen tersebut berbeda dengan Hasil Pleno padaTanggal9 Mei 2019;
14.Bahwa tidak benar Tergugat mengabaikan Surat KPU RI danPutusan Bawaslu, yang sebernarnya terjadi adalah terjadi perbedaan pendapat di dalam KPU Kabupaten Kepulauan Yapen antara Moris C. Muabuai (Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Yapen pada saat itu) dan Awal Rahmadi (Anggota KPU Kepulauan Yapen pada saat itu) dengan anggota lainnya, sehingga tidak melaksanakan Keputusan Bawaslu dan surat KPU RI Nomor: 1085/PY.02-SB/03/KPU/VIII/2019 Tertanggal 2 Agustus 2019 Kepada KPU Provinsi Papua tersebut.
Maka berdasarkan segala alasan yang dikemukan di atas, Tergugat mohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura agar berkenan memutuskan sebagai berikut :
DALAM EKSEPSI
- Menerima Eksepsi Tergugat;
DALAM POKOK PERKARA
1. Menerima Gugatan Penggugat untuk Seluruhnya;
2. Membebankan kepada PARA PENGGUGAT untuk membayar biaya yang telah dibebankan dalam perkara ini.
Menimbang, bahwa atas Jawaban Tergugat tersebut, Para Penggugat mengajukan Replik secara lisan yang mengemukakan bahwa Replik Para Penggugat tetap seperti pada gugatannya dan atas replik Para Penggugat tersebut, Tergugat mengajukan Duplik
Putusan Perkara No. 27/G/2019/PTUN.JPR Halaman 41
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
secara lisan yang mengemukakan bahwa Duplik Tergugat tetap seperti pada Jawabannya;
Menimbang, bahwa pada persidangan tanggal 31 Oktober 2019, Majleis Hakim telah menerima permohonan Calon Pihak Ketiga yaitu Partai Hanura Kabupaten Kepulauan Yapen, Partai Perindo Kabupaten Kepulauan Yapen dan Partai PDI-Perjuangan Kabupaten Kepulauan Yapen untuk masuk sebagai pihak Intervensi;
Menimbang, bahwa atas permohonan tersebut Majelis Hakim telah menjatuhkan Putusan Sela Nomor 27/G/2019/PTUN.PLK tertanggal 20 Nopember 2019 yang amarnya berbunyi sebagai berikut :
M E N G A D I L I
1. Mengabulkan permohonan Para Pemohon Intervensi atas nama Partai HANURA Kabupaten Kepulauan Yapen, Partai PERINDO Kabupaten Kepulauan Yapen, Partai PDI-PERJUANGAN Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai Pihak dalam perkara Nomor: 27/G/2019/PTUN.JPR;
2. Mendudukkan Pemohon Intervensi atas nama Partai HANURA Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai Pihak Penggugat II Intervensi I, Pemohon Intervensi atas nama Partai PERINDO Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai Penggugat II Intervensi II, Pemohon Intervensi atas nama Partai PDI-Perjuangan Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai Penggugat II Intervensi III dalam perkara Nomor : 27/G/2019/PTUN.JPR;
3. Menangguhkan biaya perkara yang timbul dalam Putusan Sela ini akan diperhitungkan bersama-sama dalam putusan akhir;
Menimbang, bahwa pada persidangan tanggal 5 Nopember 2019, Majleis Hakim telah menerima permohonan Calon Pihak Ketiga atas nama BASRI BENNU, AGUS YOWEI., YUNUS LODEWIK WAIMURI , YULENS AYOMI untuk masuk sebagai pihak Intervensi;
Putusan Perkara No. 27/G/2019/PTUN.JPR Halaman 42
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.idMenimbang, bahwa atas permohonan tersebut Majelis Hakim telah menjatuhkan Putusan Sela Nomor 27/G/2019/PTUN.PLK tertanggal 20 Nopember 2019 yang amarnya berbunyi sebagai berikut :
--- M E N G A D I L I ---1. Mengabulkan permohonan Para Pemohon Intervensi atas nama BASRI BENNU,
AGUS YOWEI., YUNUS LODEWIK WAIMURI , YULENS AYOMI sebagai Pihak dalam perkara Nomor: 27/G/2019/PTUN.JPR;
2. Mendudukkan Para Pemohon Intervensi atas nama BASRI BENNU sebagai Pihak Tergugat II Intervensi I, Pemohon Intervensi atas nama AGUS YOWEI sebagai Tergugat II Intervensi II, Pemohon Intervensi atas nama YUNUS LODEWIK WAIMURI sebagai Tergugat II Intervensi III, Pemohon Intervensi atas nama YULENS AYOMI sebagai Tergugat II Intervensi IV dalam perkara Nomor : 27/G/2019/PTUN.JPR;
3. Menangguhkan biaya perkara yang timbul dalam Putusan Sela ini akan diperhitungkan bersama-sama dalam putusan akhir;
Menimbang, bahwa pada persidangan tanggal 27 Nopember 2019, Para Penggugat II Intervensi mengajukan gugatannya yang mengemukakan dali-dalilnya sebagai berikut :