• Tidak ada hasil yang ditemukan

EROPA : SUATU BENUA YANG OTO- OTO-GENOSIDA

Dalam dokumen Secret of the Quran - Don Richardson (Halaman 141-145)

Dick Morris, mantan penasihat Presiden Bill Clinton, saat ini memperingatkan Amerika melalui pidato dan melalui tulisannya dalam buku berjudul Power Plays: Win or Lose--How History's Great Political

Leaders Play the Game, bahwa perembesan Islam dan ancaman atas

kehadirannya di Eropa Barat sungguh sangat mengintimidasi sebagian sekutu Amerika di sana agar tidak mendukung Amerika sepenuhnya, contohnya, sewaktu Amerika menyerbu negara-negara Muslim untuk mengejar para teroris. Dalam suatu penyiaran televisi kabel C-SPAN 2 yang diudarakan pada tanggal 9 Juni 2002, Morris mengemukakan pendapatnya bahwa kota-kota seperti London dan Paris merupakan tempat yang paling lemah terhadap serangan teroris karena tokoh-tokoh teroris banyak yang tinggal di sana. 1 Namun demikian keadaan tersebut bisa berubah kalau Inggris, Perancis, dan Jerman mau mendukung Amerika agar memperluas perangnya terhadap terorisme di Timur Tengah.

Kolomnis Patrick Buchanan, seorang mantan penulis naskah pidato kepresidenan pada masa Presiden Ronald Reagan dan dua kali sebagai calon presiden, menjelaskan mengapa imigrasi Muslim masuk ke Eropa akan memuncak di masa-masa mendatang. Buchanan menulis bahwa dalam penyelidikannya baru-baru ini dia tidak dapat menemukan :

Satupun negara Eropa, kecuali negara Muslim Albania, yang dapat mempertahankan jumlah penduduknya hanya dengan berharap pada jumlah kelahiran semata sampai dengan pertengahan abad ke-21. Persatuan Bangsa-Bangsa memperhitungkan bahwa Eropa akan kehilangan 124 juta orang sebelum tahun 2050. Sejumlah negara Eropa bahkan ada yang

telah melaporkan bahwa angka kematian di negara mereka lebih besar daripada angka kelahiran. Sejak terjadinya peristiwa "Black Plague", Eropa tidak pernah mengalami lagi pengurangan jumlah penduduk seperti yang terjadi saat ini ... Hanya untuk mempertahankan rasio antara penduduk usia kerja (15-64 tahun) dengan manula (65 tahun ke atas) sebesar 4,8 : 1 saja , Eropa harus memasukkan orang dari luar Eropa sebesar 1,4 miliar orang sebelum 2050. 2

Apakah percepatan pengurangan jumlah penduduk Eropa disebabkan oleh banyaknya angka aborsi saja atau juga karena orang-orang Eropa menilai bahwa menjadi orang tua (mempunyai anak) merupakan suatu hal yang tidak praktis karena suami-isteri kedua-duanya harus bekerja mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, mengingat pajak penghasilan di Eropa yang sangat tinggi ? Artikel Buchanan tidak menjawab pertanyaan tersebut di atas. Dia melanjutkan dengan pokok bahasan lain sebagai berikut :

Dari mana didatangkan 1,4 miliar imigran tersebut ? Afrika Utara, Timur Tengah, dan bekas koloni dari kekaisaran kuno ...Orang-orang Maroko ... sedang kembali ke kota-kota Spanyol yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang mereka sejak 1492. Islam telah mulai menaklukkan kembali Eropa. ... Karena gereja-gereja Kristen Eropa ditinggalkan para jemaatnya, mesjid-mesjid makin bertambah jumlah jemaatnya. Di Jerman terdapat 2000 mesjid, dan jumlah umat Muslim di Perancis sebesar 5 juta orang. [ Bertambah setiap tahun ] dengan kurang-lebih setengah juta imigran yang masuk Eropa secara ilegal. 3

Buchanan membeberkan pertanda masa depan Eropa yang suram. Kerusuhan rasial meletus di kota-kota di Inggris Tengah seperti Bradford, Burnley, Oldham, dan Leeds. Di Paris, orang-orang Aljazair menyerbu lapangan sepak bola dalam suatu pertandingan antara Aljazair melawan Perancis , sambil meneriakkan nama Osama bin Laden sehingga orang-orang Paris yang terkejut segera mengunci diri di dalam balkon-balkon. 4 Dick Morris juga memperingatkan masyarakat Barat melalui C-SPAN 2 bahwa penggalangan kekuatan Islam di Eropa Barat telah memberikan andil bagi pembaharuan dari program anti-Semitisme Eropa.5 Peringatan Dick Morris tersebut didasarkan atas artikel yang ditulis oleh Jeff Jacoby yang berjudul "The Canary In Europe's Mine",

yang dipublikasikan melalui majalah Boston Globe terbitan 28 April 2002. Jacoby menulis :

Batu-batu penghambat telah disingkirkan di seluruh Eropa dan ular-ular yang membenci Yahudi melengser dengan bebas di mana-mana. Di Belgia, beberapa penjahat memukuli dan menendang kepala seorang pemimpin spiritual tertinggi umat Yahudi ... Dua sinagog (tempat ibadah umat Yahudi) dibom; sinagog ketiga, di Charleroi, diberondong dengan senapan otomatis ... Seorang siswa dari Sekolah Ortodoks Yahudi yang sedang membaca kitab Mazmur dalam sebuah bis London telah ditusuk sebanyak 27 kali ...Di Jerman, ribuan pendukung neo-Nazi (Nazi-baru) berpawai di dekat sebuah sinagog pada hari Sabat Yahudi ... Gelombang anti-Semitisme yang paling brutal dan ganas melanda Perancis. Di Lyon, sebuah mobil yang terbakar didorong masuk ke dalam sebuah sinagog. Di Montpellier, pusat agama Yahudi dibom, demikian juga sinagog-sinagog di Strasbourg dan Marseille; demikian juga sebuah sekolah Yahudi di Creteil. Sebuah klub olahraga Yahudi di Toulouse diserang dengan bom molotov. 6 Setelah menguraikan tentang belasan tindakan kejahatan lagi yang ditujukan kepada umat Yahudi, Yacoby menyimpulkan :

Gerakan anti-Semitisme ... sudah merupakan bagian dari masyarakat Eropa sejak jaman dahulu kala ... [sekali lagi] Eropa kembali kepada keadaan seperti masa leluhurnya (masa lampau). Hal tersebut pasti telah menggoncangkan jiwa sebagian orang-orang Eropa. Tetapi reaksi umum masyarakat Eropa adalah puas dengan keadaan tersebut ... sungguh suatu kesalahan yang menyedihkan. Kekerasan yang saat ini ditujukan kepada orang-orang Yahudi, bukan tidak mungkin pada masa yang akan datang ditujukan kepada ... umat Kristen. 7

Jacoby tidak menyebutkan tentang esensi kekerasan yang dilakukan oleh umat Muslim dalam penyerangan terhadap umat Yahudi tersebut di atas. Jika neo-Nazi ingin melakukan kejahatan terhadap Yahudi, mengapa tidak dilakukannya sendiri, mengapa justru umat Muslimlah yang mengotori tangan mereka untuk melakukan kejahatan kekerasan tersebut ? Mungkinkah memang ada kolusi di antara neo-Nazi dengan umat Muslim agar tergalang kekuatan bersama untuk melakukan tindakan-tindakan kekerasan terhadap Yahudi dan Israel sebagai suatu ekspresi dari rasa benci mereka yang mendalam terhadap Yahudi ? Pihak

penegak hukum harus mempersiapkan diri untuk menangani kasus-kasus kekerasan semacam itu apalagi kalau memang benar ada kolusi di antara mereka karena hal itu sangat membahayakan dan sangat meresahkan masyarakat terutama masyarakat Yahudi.

Eropa Barat sedang menuju ke arah yang dilalui kapal Titanik yang secara tragis akan segera menubruk suatu bongkahan es raksasa

yaitu supremasi Islam.

Gerakan anti-Semitisme telah menjadikan Eropa sebagai ajang pertikaian yang dipicu oleh Nazi Jerman pada tahun 1930, oleh komunis di Eropa Timur dalam waktu hampir satu abad, dan selanjutnya setelah keduanya dapat diatasi, muncullah kekuatan baru yang ingin menggantikan kedudukan kedua kelompok terdahulu yaitu Muslim radikal dengan gerakan supremasinya.

Eropa sedang menuju ke arah kehancuran seperti nasib kapal Titanic. Baik Morris maupun Buchanan tidak memberikan saran apapun kepada Amerika agar melakukan suatu usaha penyelamatan karena mereka berpendapat bahwa bagaimana mungkin suatu negara yang masih sangat muda membantu negara-negara yang sudah berusia ribuan tahun yang sudah banyak makan asam garam dan yang menganggap dirinya sudah mencapai puncak kebijakan. Mungkin saja kemapanan mereka memang melebihi Amerika, tetapi bagaimanapun juga kalau Eropa bersedia menerima bantuan dari Amerika, Amerika akan membantunya. Hanya saja masalahnya adalah bahwa "bongkahan es" tersebut dapat saja membocorkan "kapal" Amerika sendiri.

Catatan :

1. Dick Morris, "Booknotes: Power Plays", C-SPAN 2, June 9, 2002. 2. Patrick Buchanan, "Forum", USA Today, March 5, 2002, n.p. 3. Ibid.

4. Ibid.

5. Dick Morris, "Booknotes: Power Plays", C-SPAN 2, June 9, 2002. 6. Jeff Jacoby, "The Canary In Europe's Mine", Boston Globe, April 28,

2002, n.p.

7. Ibid.

B A B L I M A B E L A S

LOUIS FARRAKHAN, ISLAM DAN

Dalam dokumen Secret of the Quran - Don Richardson (Halaman 141-145)