• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENGAWASAN

B. Evaluasi

Dalam tahun 2016 ini Pengadilan Agama Tahuna telah melakukan pengawasan dan pembinaan oleh Pengawas Habinwasbid dan pengawasan dari Pengadilan Tinggi Agama Manado, yang hasilnya akan dapat memberikan informasi apakah pelaksanaan tugas pokok peradilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan upaya pengawasan yang dilakukan di atas pada umumnya pelaksanaan tugas pokok Pengadilan Agama Tahuna yang meliputi: menerima, memeriksa, mengadili dan menyelesaikan perkara sesuai dengan ketentuan yang berlaku, telah berjalan dengan baik dan simultan, demikian pula pelaksanaan tugas bidang kesekretariatan tentang pengurusan kepegawaian, umum dan keuangan sesuai dengan kondisi yang ada, telah berjalan dengan lancar.

Kelancaran tugas-tugas secara umum tersebut di atas sangat didukung oleh beberapa faktor. Diantaranya faktor manajerial yang efektif, suasana kerja yang kondusif dan sumber daya manusia yang memadai serta sarana dan prasarana yang efektif, efisien, dan ekonomis. Dengan demikian bukan berarti tidak ditemukan kendala sebagai faktor penghambat dan pencapaian hasil kerja yang lebih maksimal.

Hasil dari Objek Pengawasan dan Pembinaan :

1. Bidang Koordinator Pengawasan dan Manajemen Peradilan Hasil Pengawasan dan Solusi :

Kondisi : Manajemen Pengadilan Agama Tahuna pada umumnya sudah terlaksana dengan baik, namun ada beberapa yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Dalam bidang pertanggungjawaban tugas pokok dan fungsi adanya rangkap jabatan, hal ini terjadi karena kekurangannya pegawai. Dan Pimpinan/ atasan langsung belum maksimal membimbing, membina dan mengawasi bawahannya.

2. Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Hasil Pengawasan dan Solusi :

Kondisi : Administrasi Umum secara umum telah berjalan dengan baik meskipun masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki.

Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi hal yang paling utama tapi tidak mengurangi kinerja bagian administrasi umum. Ada beberapa kendala yang menjadikan beberapa tugas bagian umum terhambat diantaranya adalah tidak adanya staf bagian umum yang membantu Kaur umum untuk mengelola tugas-tugas bagian umum.

Laporan Tahunan Pengadilan Agama Tahuna 2016

Kondisi : Penghapusan barang, laporan keadaan barang komputer, beberapa kendaraan roda dua dalam LAKIP disebutkan bahwa kondisi barang terbaca dalam kondisi baik, seharusnya barang (komputer dan kendaraan roda dua) kondisinya telah rusak dan harus dihapus.

Kondisi : Pengadaan barang komputer tahun 2016 ada 2 (dua) unit monitor yang telah rusak dan belum ditindak lanjuti penggantinya, seharusnya barang-barang tersebut harus segera diganti karena masih dalam garansi.

Kondisi : Daftar Inventaris Ruangan (DIR) pada setiap ruangan masih yang lama tahun 2015, seharusnya diganti tahun 2016 dengan memeriksa barang-barang yang dalam ruangan dan mencocokkannya dengan DIR.

Kondisi : Kapasitas/daya listrik pada Pengadilan Agama Tahuna hanya 7.700 watt, sehingga aliran listrik sering mati karena terjadinya beban pemakaian yang melebihi kapasitas, dan jika listrik sering mati tiba-tiba,maka mengakibatkan kerusakan pada sejumlah barang elektronik AC dan Komputer, seharusnya dengan beban penggunaan yang tinggi sekarang sudah harus ditingkatkan daya kapasitasnya.

3. Bidang Administrasi Kepegawaian, Kinerja Pelayanan Publik dan Meja Informasi

Hasil Pengawasan dan Solusi :

Kondisi : Administrasi Kepegawaian, secara umum sudah berjalan dengan baik, namun ada beberapa yang perlu disempurnakan dan ditindaklanjuti.

Kondisi : Kinerja dan pelayanan publik Pengadilan Agama Tahuna secara umum sudah memadai, tetapi belum sempurna karena bidang sarana dan prasarana yang belum memadai, penataan ruangan sulit diatur karena tidak ada ruangan, ruangan yang seharusnya ada, tidak dapat diadakan seperti ruangan Meja Pengaduan dan Meja Informasi serta ruangan Satpam dan ruangan tunggu, dan juga personil yang sangat kurang.

Kondisi : Pegawai melakukan cuti tiga tahun yang tidak didasari dengan data dukung pegawai pengaju cuti tahunan pada satker sebelumnya, seharusnya pejabat kepegawaian sebelum memproses cuti tiga tahun pegawai tersebut harus disertai dengan data dukung yang lengkap dari satker sebelumnya sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pemberian cuti 3 tahun berturut-turut.

Laporan Tahunan Pengadilan Agama Tahuna 2016

Kondisi : Terdapat 2 (dua) jabatan yang kosong di bagian Kesekretariatan yaitu Kasubbag Umum dan Keuangan yang ditinggal mutasi oleh pejabatnya dan Kasubbag Perencanaan, IT dan Pelaporan yang ditinggal pensiun, hingga sekarang masih dijabat oleh pelaksana tugas harian, dan pada bulan Juli 2016 telah dilaksanakan rapat baperjakat Pengadilan Agama Tahuna dan telah diusul untuk penggantian pejabatnya ke Mahkamah Agung RI melalui PTA Manado namun hingga sekarang belum ada realiasinya, seharusnya Pengadilan Tinggi Agama Manado dapat memproses dan menindak lanjuti dengan segera ke Mahkamah Agung RI dan menyampaikan tembusan tindak lanjutnya kepada Ketua Pengadilan Agama Tahuna untuk dapat diketahui sebagai progress dan jawaban permohonan pengisian jabatan tersebut.

Kondisi : Pejabat Kasubbag Kepegawaian masih kurang memahami aturan-aturan kepegawaian serta kurang tanggap terhadap tugas dan tanggung jawabnya, seharusnya pejabat harus mengetahui segala aturan dan ketentuan yang berlaku tentang kepegawaian dan tanggap terhadap tugas-tugas pokoknya sehingga tidak mengakibatkan kerugian pada pegawai.

Kondisi : Pegawai an. Humairah Alwy Assagaf, SH., telah beberapa kali di panggil melaksanakan tugas setelah selesai masa cuti akan tetapi belum ditindak lanjuti, seharusnya pejabat kepegawaian melakukan tindak lanjut atas pegawai tersebut dan dapat memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Kondisi : belum tersedianya ruang tunggu bagi pihak yang sedang berperkara sehingga para pihak dan pengunjung menempati ruang depan, seharusnya ruang tunggu sidang disiapkan khusus yang tidak bersentuhan langsung dengan pegawai pengadilan.

Kondisi : Meja Informasi dan Meja Pengaduan telah disediakan namun petugas yang ditunjuk tidak/bahkan jarang menempatinya sehingga ketika para pihak yang datang ke kantor dilayani oleh siapa saja yang duduk pada meja tersebut, seharusnya petugas yang telah ditunjuk untuk itu harus melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga tidak terjadi kekosongan atau bukan pegawai lain (honorer) yang duduk sebagai petugas informasi.

Kondisi : belum tersedianya ruang mediasi perkara belum tersedia sehingga pada setiap mediasi pihak-pihak mediator masih kebingungan mencari ruangan sehingga yang dipakai untuk mediasi

berpindah-Laporan Tahunan Pengadilan Agama Tahuna 2016

pindah yang kadangdiruang sidang atau diruangan panitera, seharusnya ruangan mediasi ada tempat tersendiri dan ruangan yang nyaman serta lengkap dengan fasilitas untuk pelayanan publik.

4. Bidang Keuangan Perkara, Kearsipan Perkara, Aplikasi dan Informasi Teknologi.

Hasil Pengawasan dan Solusi :

Kondisi : Kearsipan perkara pada umumnya sudah baik, hanya saja perlu pembenahan yang berkelanjutan. Ruang arsipnya kurang memadai.

Kondisi : Sarana dan prasarana kantor tidak mendukung untuk bekerja maksimal, seperti ruangan hakim yang belum memenuhi standar dan sangat tidak nyaman untuk melaksanakan tugas sehari-hari, begitu pula pada ruangan kesekretariatan dan kepaniteraan yang jumlah pegawainya melebihi kapasitas ruangan.

Kondisi : Sound system suang sidang sangat tidak standar untuk dipakai dalam acara-acara persidangan, seharusnya sudah diganti dengan pengadaan yang sesuai dengan standar.

Laporan Tahunan Pengadilan Agama Tahuna 2016

BAB V

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Dokumen terkait