BAB II KETENTUAN PENGADAAN BARANG/JASA
2.10 Pemilihan Sistem Evaluasi Penawaran
2.10.3 Evaluasi Penawaran Pengadaan Jasa Konsultansi
Seleksi Jasa Konsultansi dengan menggunakan metoda evaluasi kualitas dipergunakan untuk pekerjaan yang kompleks.
Panitia Pengadaan hanya membuka penawaran harga terhadap Calon Penyedia Jasa Konsultansi dengan peringkat teknis terbaik dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan biaya.
Urutan proses penilaian dengan sistem ini adalah sebagai berikut: a. Evaluasi Administrasi
(1) Evaluasi administrasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat pada pembukaan penawaran;
(2) Unsur-unsur yang dievaluasi pada tahap ini harus berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan;
(3) Evaluasi administrasi menghasilkan dua kesimpulan, yaitu memenuhi syarat administrasi/lulus atau tidak memenuhi syarat administrasi/gugur.
b. Evaluasi Teknis.
(1) Evaluasi teknis dilakukan terhadap penawaran teknis yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, dengan memberikan penilaian (skor) terhadap unsur-unsur teknis;
(2) Berdasarkan hasil evaluasi teknis, Panitia Pengadaan membuat daftar urutan yang dimulai dari urutan teknis terbaik.
c. Klarifikasi dan Negosiasi
Panitia pengadaan memberikan kesempatan pertama kepada Calon Penyedia Jasa Konsultansi dengan nilai teknis terbaik untuk melakukan klarifikasi dan negosasi, apabila tidak tercapai kesepakatan dalam negosiasi dapat diberikan kepada Calon Penyedia Jasa Konsultansi dengan nilai teknis terbaik kedua dan seterusnya.
2) Evaluasi Kualitas dan Biaya
Seleksi jasa konsultansi dengan menggunakan Metoda Evaluasi Kualitas dan Biaya dipergunakan untuk pekerjaan tidak kompleks yang dilakukan berdasarkan nilai kombinasi terbaik penawaran teknis dan biaya terkoreksi dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya.
Urutan proses penilaian dengan sistem ini adalah sebagai berikut: a. Evaluasi Administrasi :
(1) Evaluasi administrasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat pada pembukaan penawaran;
(2) Unsur-unsur yang dievaluasi pada tahap ini harus berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan;
(3) Evaluasi administrasi menghasilkan dua kesimpulan, yaitu memenuhi syarat administrasi/lulus atau tidak memenuhi syarat administrasi/gugur; b. Evaluasi Teknis
(1) Evaluasi teknis dilakukan terhadap penawaran teknis yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, dengan memberikan penilaian (skor) terhadap unsur-unsur teknis;
(2) Berdasarkan hasil evaluasi teknis, Panitia Pengadaan membuat daftar urutan yang dimulai dari urutan teknis terbaik dengan nilai memenuhi ambang batas;
(3) Mengundang Calon Penyedia Jasa Konsultansi yang nilai teknis memenuhi ambang batas untuk melanjutkan ke tahap pembukaan penawaran harga; (4) Kepada Calon Penyedia Jasa Konsultansi yang tidak memenuhi ambang
batas atau tidak memenuhi persyaratan administrasi, dokumen penawaran biaya dikembalikan kepada yang bersangkutan dalam keadaan masih tertutup.
c. Evaluasi Biaya
(1) Panitia Pengadaan membuka penawaran biaya di hadapan seluruh Calon Penyedia Jasa Konsultansi yang lulus evaluasi teknis, membacakan dan menulis biaya penawaran dari setiap Calon Penyedia Jasa Konsultansi dan membuat berita acara pembukaan penawaran harga dan penawaran biaya terkoreksi yang ditandatangani oleh semua anggota Panitia Pengadaan dan 2 (dua) wakil Calon Penyedia Jasa Konsultansi;
(2) Penawaran biaya dengan biaya terendah diberikan nilai tertinggi dengan rumusan :
NPB =
Penawaran Biaya Terendah (Rp)
x 100% Penawaran Biaya(Rp)
dimana :
NPB = Nilai Penawaran Biaya(%)
d. Evaluasi Akhir
(1) Evaluasi akhir adalah gabungan/kombinasi nilai penawaran teknis dan nilai penawaran biaya.
(2) Berdasarkan hasil evaluasi akhir, Panitia Pengadaan membuat daftar urutan yang dimulai dari urutan Nilai Akhir (NA) terbaik.
e. Klarifikasi dan Negosiasi
Panitia pengadaan memberikan kesempatan pertama kepada Calon Penyedia Jasa Konsultansi dengan nilai akhir terbaik untuk melakukan klarifikasi dan negosasi, apabila tidak tercapai kesepakatan dalam negosiasi dapat diberikan kepada Calon Penyedia Jasa Konsultansi dengan nilai akhir kedua dan seterusnya.
3) Evaluasi Biaya Terendah
Seleksi Jasa Konsultansi dengan metoda evaluasi biaya terendah dipergunakan untuk pekerjaan yang sederhana dan standar yang dilakukan berdasarkan penawaran biaya terkoreksinya terendah dari konsultan yang nilai penawaran teknisnya di atas ambang batas persyaratan teknis yang telah ditentukan, dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya.
Urutan proses penilaian dengan sistem ini adalah sebagai berikut: a. Evaluasi Administrasi
(1) Evaluasi administrasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat pada pembukaan penawaran;
(2) Unsur-unsur yang dievaluasi pada tahap ini harus berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan;
(3) Evaluasi administrasi menghasilkan dua kesimpulan, yaitu memenuhi syarat administrasi/lulus atau tidak memenuhi syarat administrasi/gugur; b. Evaluasi Teknis
(1) Evaluasi teknis dilakukan terhadap penawaran teknis yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, dengan memberikan penilaian (skor) terhadap unsur-unsur teknis;
(2) Berdasarkan hasil evaluasi teknis, Panitia Pengadaan membuat daftar urutan yang dimulai dari urutan teknis terbaik dengan nilai memenuhi ambang batas;
(3) Mengundang Calon Penyedia Jasa Konsultansi yang nilai teknis memenuhi ambang batas untuk melanjutkan ke tahap pembukaan penawaran harga; (4) Kepada Calon Penyedia Jasa Konsultansi yang tidak memenuhi ambang
batas atau tidak memenuhi persyaratan administrasi, dokumen penawaran biaya dikembalikan kepada yang bersangkutan dalam keadaan masih tertutup.
c. Evaluasi Biaya
(1) Panitia Pengadaan membuka penawaran biaya di hadapan seluruh Calon Penyedia Jasa Konsultansi yang lulus evaluasi teknis, membacakan dan menulis biaya penawaran dari setiap Calon Penyedia Jasa Konsultansi dan membuat berita acara pembukaan penawaran harga dan penawaran biaya terkoreksi yang ditandatangani oleh semua anggota Panitia Pengadaan dan 2 (dua) wakil Calon Penyedia Jasa Konsultansi;
(2) Penawaran biaya dengan biaya terendah ditetapkan sebagai pemenang. d. Klarifikasi dan/atau negosiasi
Panitia pengadaan memberikan kesempatan pertama kepada Calon Penyedia Jasa Konsultansi dengan penawaran terendah untuk melakukan klarifikasi dan/atau negosasi, apabila tidak tercapai kesepakatan dalam negosiasi dapat diberikan kepada penyedia jasa konsultansi dengan penawaran terendah kedua dan seterusnya.
4) Evaluasi Penunjukan Langsung
Penunjukan Langsung untuk Calon Penyedia Jasa Konsultansi sesuai dengan kriteria sebagaimana dimaksud dalam angka 2.8.3 diatas dievaluasi berdasarkan kualitas teknis dan biaya, dan dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi.
Urutan proses adalah sebagai berikut :
a. Pembukaan penawaran teknis dan penawaran harga dibuka sekaligus; b. Penilaian kualitas penawaran teknis;
c. Klarifikasi dan negosiasi penawaran harga meliputi biaya langsung personil, biaya langsung non-personil dan komposisi biaya langsung personil dan atau biaya langsung non-personil.