BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
Foto 3. Foto Hari Sabtu, 22 Oktober 2011 (Cuplikan Video 4)
1. Tahap Preiconography
Di cuplikan video terakhir ini, Moammar Khadafi masih bersandar dan dipegang oleh seseorang dibelakangnya dan Moammar Khadafi mengarah ke seseorang yang ada di samping kanannya dan memegang tangan orang tersebut, yang tadinya orang itu memegang tubuh Moammar Khadafi. Wajah Moammar Khadafi menghadap ke kanan ini memperlihatkan dengan jelas, luka dan darah yang memenuhi wajah hingga pakaiannya.
2. Tahap Iconography
Menarik untuk membandingkan kejadian ketika Moammar Khadafi naik menjadi penguasa dengan sebuah kudeta militer terhadap raja terdahulu, dimana dalam kejadian tersebut tak ada darah yang tertumpah. Menarik juga untuk membandingkan Libya yang tak ada apa-apanya di mata dunia sebelum Moammar Khadafi berkuasa, kemudian menjadi terkenal, dan relatif makmur dibanding negara tetangga dengan usaha nasionalisasi perusahaan-perusahaan minyak, membangun pabrik, dan sungai buatan raksasanya.
Belakangan mungkin karena terlalu lama berkuasa dan disertai gaya hidup keluarganya yang mewah, banyak warga Libya yang mulai tidak menghormatinya. Upaya Moammar Khadafi pada tahun 2000an untuk memperbaiki pola pemerintahannya, sikapnya pada warga Libya, dan berusaha berhubungan baik dengan asing, ternyata tidak membuahkan hasil. Dan terjadilah
Universitas Sumatera Utara momentum yang tepat bagi masyarakat untuk membalas perlakuan Moammar Khadafi.
Dengan tergulingnya penguasa Tunisia dan Mesir karena tekanan rakyatnya sendiri, yang juga telah puluhan tahun memerintah di negaranya masing-masing, rakyat Libya pun mulai berdemonstrasi, terutama penduduk kota- kota tertentu seperti Benghazi dan Tripoli, meminta Moammar Khadafi juga turun dari kekuasaannya. Akibatnya, terjadi pertumpahan darah dalam demostrasi itu, dimana di satu pihak Moammar Khadafi dituduh membantai rakyatnya sendiri, sementara di sisi lain Moammar Khadafi berkata ia hanya menghabisi para tentara bayaran dan “tikus-tikus” barat yang berkhianat pada negaranya. Moammar Khadafi tak bergeming terhadap ancaman dunia internasional, sehingga akhirnya jatuhnya sanksi terhadap Libya oleh PBB disertai diterjunkannya pasukan gabungan dari NATO untuk melindungi para demonstran sekaligus menghancurkan kekuatan Moammar Khadafi.
Pemberontak Libya dengan cepat menguasai Tripoli. Sejak Agustus 2011, Moammar Khadafi dikabarkan menghilang. Dua bulan berlalu, Moammar Khadafi dikabarkan bersembunyi di kota kelahirannya, Sirte, dimana di kota tersebut juga menjadi basis para loyalisnya. Namun, tentara NTC juga berusaha untuk menguasai Sirte sekaligus berharap bisa menangkap Moammar Khadafi. Ia pun kembali merasa terancam.
Moammar Khadafi dikawal 15 truk bersenjata hendak meninggalkan Sirte menuju wilayah Barat, pada 20 Oktober 2011, sekitar pukul 6 pagi,. Baru beberapa menit berjalan, rombongan Moammar Khadafi diketahui oleh pesawat NATO yang langsung menyerang rombongan. Seketika itu juga, seluruh mobil yang mengawal Moammar Khadafi hancur, 50 pengawalnya tewas. Namun, Moammar Khadafi dan beberapa pengawalnya berhasil selamat dan melarikan diri (http://dunia.news.viva.co.id/news/read/257571-detik-detik-tewasnya-moammar- khadafi).
Pasukan NTC yang juga mengejar konvoi Moammar Khadafi, kemudian mencari keberadaan Moammar Khadafi. Pencarian tersebut memakan waktu yang
Universitas Sumatera Utara tidak sebentar. Setelah menyusuri kota Sirte beberapa waktu lamanya, NTC berhasil menemukan tempat persembunyian Moammar Khadafi di sebuah saluran air (gorong-gorong) berdiameter satu meter, sekitar dua mil dari Sirte.
Salah seorang pengawal keluar melambaikan senapan ke udara dan berteriak „Tuanku ada di sini! Tuanku ada di sini!”. Pasukan NTC langsung mengeluarkan Moammar Khadafi. Saat tertangkap, Moammar Khadafi masih hidup. Dalam keadaan lemah dan bersimbah darah akibat serangan tentara NATO, ia sempat meminta untuk tidak ditembak. Dalam video tersebut, juga terdengar
teriakan "Allahu Akbar!" (http://dunia.news.viva.co.id/news/read/257571-detik-
detik-tewasnya-moammar-khadafi).
Beberapa rekaman foto dan video yang beredar memperlihatkan Moammar Khadafi diarak di jalan setelah diseret dari gorong-gorong. Dengan kepala bersimbah darah dengan busana nyaris tanggal seluruhnya, Moammar Khadafi menjadi bulan-bulanan sejumlah tentara dan warga yang tampak puas dengan kemenangannya. Ada yang menodongkan pistol. Ada yang menjambak rambutnya. Beberapa kali Moammar Khadafi terjatuh sambil mengusap wajahnya yang bersimbah darah.
Beberapa saat kemudian, Moammar Khadafi meninggal dunia. Moammar Khadafi dikabarkan tertembak oleh peluru, saat terjadi baku tembak antara pasukan loyalis Moammar Khadafi dengan tentara revolusioner. Kabar lain menyatakan, Moammar Khadafi ditembak menggunakan pistol milik Moammar Khadafi yang terbuat dari emas oleh seorang pemuda berusia sekitar 17 tahun. Berita lainnya yang beredar, Moammar Khadafi ditembak oleh pengawalnya yang tidak kuasa melihat penyiksaan yang dialami tuannya. Namun, seorang pejabat NTC menyatakan, Moammar Khadafi tewas di ambulans saat dibawa ke rumah sakit.
3. Tahap Iconology
Cuplikan video terakhir ini semakin menunjukkan ketidakberdayaan Moammar Khadafi. Luka parah yang ia alami juga terlihat jelas, bahkan ia mencoba membela diri dengan melakukan komunikasi pada warga disekitarnya.
Universitas Sumatera Utara Tetapi, tanda penolakan terlihat dari orang disebelah kanan Moammar Khadafi dengan menunjukkan jari telunjuknya.
Detik-detik kematian pemimpin Libya ini memang tragis. Nampaknya tidak ada penghormatan sedikit pun terhadapnya. Moammar Khadafi mendapat perlakuan seperti binatang dengan diseret dalam keadaan terluka, dipukul, dijambak dan ditendang .
Kemarahan warga Libya pada Moammar Khadafi benar-benar terekam jelas pada video-video yang tersebar di dunia maya itu. Mereka ingin membalas semua perlakuan Moammar Khadafi ketika menjadi presiden tanpa memandang perikemanusiaan. Bagaimana bisa, seruan Allah mereka ucapkan sambil melakukan tindakan keji dengan memukul dan menendang Moammar Khadafi? Peristiwa ini sebagai bentuk pengadilan yang dilarang oleh hukum Internasional. Tersangka kejahatan perang, sekaligus pembunuh berdarah dingin sekalipun, harus dibawa ke pengadilan, bukan dibunuh dan disiksa.
Pemerintahan Moammar Khadafi terdapat pro dan kontra yang akhirnya menyebabkan peperangan antara Moammar Khadafi dengan rakyatnya sendiri. Moammar Khadafi melakukan serangan dengan senjata yang canggih salah satunya adalah roket, sedangkan rakyatnya memeranginya menggunakan senapan. Datangnya bantuan NATO yang bergabung dengan NTC untuk suatu misi yang bertujuan menggempur sasaran-sasaran militer rezim Moammar Khadafi dan bertujuan untuk mencegah serangan lebih lanjut terhadap rakyat yang kontra terhadap Moammar Khadafi. Namun, ada kecurigaan terhadap keterlibatan Amerika, dalam hal ini mengirim pasukan NATO untuk menggulingkan Moammar Khadafi. Seperti halnya yang terjadi di Irak dan Afganistan, serangan Amerika dan sekutunya hanya karena isi perut bumi Libya yang menyimpan minyak yang berlimpah.
Universitas Sumatera Utara 4.1.2 Foto Hari Minggu, 23 Oktober 2011
Foto 4
1. Tahap Preiconography
Foto ini menunjukkan Moammar Khadafi sudah dalam keadaan tak bernyawa di simpan dalam sebuah ruangan pendingin di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Misrata. Mayat Moammar Khadafi hanya ditutupi kain seperti selimut berwarna dasar gelap bermotif bunga dan diletakkan diatas kasur. Tubuhnya ditutupi hingga bagian leher, sehingga masih terlihat kondisi wajah Moammar Khadafi yang terluka dan bercak darah dikasur. Dalam ruangan tersebut Moammar Khadafi tidak sendirian, ada satu mayat lagi, yakni sang putra Mo‟tassim Khadafi.
Ada seorang warga yang diminta keluar ruangan oleh seseorang
berseragam. Komposisi foto berdasarkan jarak pemotretan adalah long shot
dengan posisi kamera vertikal. Sudut pengambilan foto ini adalah high angle.
Peristiwa pada foto ini diabadikan pada tanggal 22 Oktober 2011 dan menjadi salah satu berita di halaman 1 pada tanggal 23 Oktober 2011. Foto ini dikutip dari Reuters.
Keteranagn foto pada foto tersebut yakni “Jenazah Moammar Khadafi (gambar kiri) dibaringkan di dalam satu pendingin di pusat perbelanjaan di
Universitas Sumatera Utara Misrata, Libya, Sabtu (22/10). Mo‟tassim Khadafi juga dipamerkan di tempat yang sama”.
2. Tahap Iconography
Jasad Moammar Khadafi disimpan di sebuah ruang pendingin, hal ini dikarenakan belum ada kejelasan mengenai kapan dan dimana Moammar Khadafi
akan dimakamkan. Pengambilan gambar dengan teknik long shot dan high angle
membuat kesan luas dan objek-objek di dalam foto terlihat jelas.
Kematian tragis Moammar Khadafi mengundang keprihatinan masyarakat dunia. Masih belum diketahui dengan pasti, siapa sebenarnya yang menembak Moammar Khadafi dan membuatnya akhirnya tewas sebelum sampai di rumah sakit. Pihak NTC mengatakan, Moammar Khadafi tewas dalam baku tembak yang terjadi setelah penangkapannya. Di pihak lain, para petempur di Sirte mengklaim seorang remaja 18 tahun bernama Ahmad Shebani merebut pistol emas Moammar Khadafi lalu menembaknya di kepala dan perut.
Pemerintah sementara Libya masih menunda pemakaman Moammar Khadafi. Hal ini dikarenakan, muncul persolaan lokasi makam Moammar Khadafi dan adanya desakan dari Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB untuk dilakukannya penyelidikan atas penyebab kematian Moammar Khadafi. Kesimpangsiuran itu menyebabkan nasib jenazah Moammar Khadafi sangat mengenaskan. Jasad mantan orang kuat, yang pernah memimpin Libya selama 42 tahun, itu menjadi tontonan warga Misrata, kota yang paling menderita selama pemerintahannya. Di kota itu, jenazah Moammar Khadafi dengan bercak darah di sana-sini, diletakkan di ruang pendingin di sebuah pusat perbelanjaan. Warga mengantre untuk melihatnya dan tak sedikit yang mengambil kesempatan untuk memotretnya
(http://internasional.kompas.com/read/2011/10/22/18172293/Jenazah.Khadafy.Di pamerkan.di.Mal).
Mendengar kematian Moammar Khadafi, puluhan ribu warga Libya berbondong-bondong turun ke jalan untuk merayakannya. Tembakan-tembakan kegembiraanpun terdengar di kota-kota. Mobil-mobil membunyikan klaksonnya.
Universitas Sumatera Utara Beberapa warga yang berkumpul terlihat saling berpelukan satu sama lain. Perayaan lebih besar berlangsung di Kota Benghazi, yang selama ini menjadi basis pemberontak. Ditengah-tengah perayaan warga, pemerintahan sementara Libya masih belum bisa menentukan, kapan dan dimana Moammar Khadafi akan dikuburkan. Mayat Moammar Khadafi pun ditaruh dan dipamerkan dalam sebuah ruangan pendingin di salah satu pusat perbelanjaan di Misrata. Sementara itu, video dan foto detik-detik Moammar Khadafi ditangkap oleh pasukan NTC yang tersebar luas, menuai kecaman dari berbagai pihak. Apalagi dari rekaman tersebut, Moammar Khadafi yang awalnya masih hidup, akhirnya tewas karena luka tembakan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Keterangan foto pada gambar 6 ini memberikan kabar terbaru tentang nasib Moammar Khadafi. Foto diambil pada 22 Oktober 2011, tepat hari kedua Moammar Khadafi tewas. Ini merupakan foto pertama yang didapat setelah Moammar Khadafi tewas dan mayatnya sudah berada di sebuah ruangan pendingin di sebuah pusat perbelanjaan di Misrata. Dalam ruangan tersebut, mayat Moammar Khadafi tidak sendirian. Sang anak, Mo‟tassim Khadafi juga dipamerkan bersama ayahnya. Keterangan foto menggunakan gaya bahasa sindiran yakni melosis.
3. Tahap Iconology
Sesuai dengan keterangan foto yang diambil pada tanggal 22 Oktober 2011, yang berarti foto ini diambil pada hari kedua, setelah Moammar Khadafi tewas akibat tembakan. Dalam keadaan tak bernyawa, mayatnya juga mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Terbukti dengan, mayatnya diletakkan di lantai dengan kasur, tubuhnyapun hanya ditutupi kain yang bermotif bunga dari bagian leher hingga kakinya, sedangkan wajahnya tidak ditutup. Semestinya, orang yang sudah tiada tidak akan diperlihatkan wajahnya dan mayatnya segera dimandikan/ dibersihkan. Sementara itu, dengan teknik
pengambilan gambar high angle, mengisyaratkan bahwa Moammar Khadafi kini
sudah jatuh, tak berkuasa lagi dan ia sudah mendapatkan hukuman atas perlakuannya selama ini.
Universitas Sumatera Utara Gambar ini juga memperlihatkan keberadaan warga yang dengan bebas masuk ke ruangan tersebut dan mengabadikan mayat Moammar Khadafi dengan telepon genggam mereka. Foto ini seolah-olah ingin menunjukkan kepada dunia bagaimana akhir tragis sang diktator Libya itu. Sekaligus memberi pesan kepada para pemimpin dunia lainnya yang dianggap diktator oleh warganya, untuk berhati-hati.
Dalam keterangan foto, menerangkan bahwa mayat Moammar Khadafi ditempatkan sementara bersama sang putra, Mo‟tassim Khadafi, di ruangan pendingin di sebuah pusat perbelanjaan untuk menjaga agar tubuh mereka tidak membusuk. Dengan menempatkan Moammar Khadafi di tempat tersebut menandakan bahwa tidak adanya penanganan khusus dari pemerintah Libya untuk menangani mayat Moammar Khadafi hingga keputusan kapan dan dimana ia akan dikuburkan. Pemilihan tempat pusat perbelanjaan, bukan rumah sakit sebagai tempat penyimpanan, menimbulkan tanda tanya. Bila jasad Moammar Khadafi ditempatkan di lokasi yang masih difasilitasi negara, maka mayat Moammar Khadafi akan diambil oleh loyalisnya dan ia akan dimakamkan di tempat yang cukup mewah agar Moammar Khadafi bisa dikenang. Hal tersebut tentu tidak diinginkan oleh pasukan NTC. Dengan menempatkan Moammar Khadafi di tempat umum, maka akan mudah mengawasinya. Keterangan foto memperkuat isi gambar bahwa saat Moammar Khadafi sudah tak bernyawa, ia masih menjadi bahan tontonan warga.
Penggunaan gaya bahasa melosis terlihat dari dua kata yang bertentangan yakni dibaringkan dan dipamerkan. Pada kalimat pertama yang terdapat kata dibaringkan, menjelaskan apa yang terjadi pada foto. Kemudian pada kalimat kedua, adanya kata dipamerkan, mempunyai maksud merendahkan agar tercipta kesan ironis bagi pembaca.
Universitas Sumatera Utara 4.1.3 Foto Hari Senin, 24 Oktober 2011
Foto 5
1. Tahap Preiconography
Foto ini menunjukkan mayat Moammar Khadafi yang masih disimpan di ruangan pendingin, dikelilingi oleh banyak orang. Beberapa diantara mereka, tengah mengambil gambar Moammar Khadafi dengan kamera telepon genggam. Mayat Moammar Khadafi tidak ditutupi oleh kain apapun, sehingga terlihat darah di sekitar tubuhnya, yakni pada bagian perut. Dan wajahnya sudah terlihat berwarna kebiruan/ lebam.
Komposisi foto berdasarkan jarak pemotretan adalah medium shot dengan
posisi kamera mendatar (horizontal). Sudut pengambilan foto ini adalah high
angle, dengan menempatkan objek foto lebih rendah dari kamera agar kesan
keramaian terlihat jelas dari gambar. Peristiwa pada foto ini diabadikan padda tanggal 23 Oktober 2011 dan menjadi salah satu berita pada halaman 1 tanggal 24 Oktober 2011. Foto ini dikutip dari www.dailymail.co.uk.
Keterangan foto tertulis “Mayat Moammar Khadafi yang hanya berbalut celana panjang dan terbaring di kasur dipamerkan bak trofi kemenangan. Hingga
Universitas Sumatera Utara
2. Tahap Iconography
Warga masih bebas melihat jasad Moammar Khadafi dan mengabadikannya dengan telepon genggam mereka. Tapi sudah 3 hari Moammar Khadafi tewas, jasadnya belum dibersihkan. Darah pada perut dan wajahnya masih terlihat. Pada wajah Moammah Khadafi, terlihat kebiruan yang menandakan proses penggumpalan darah akibat pukulan atau hantaman benda
keras. Teknik pengambilan gambar high angle memperlihatkan suasana dan
kejadian pada foto serta teknik medium shot memperlihatkan detail-detail kondisi
dan aktivitas objek foto.
Sedikit demi sedikit saat-saat terakhir Moammar Khadafi mulai terungkap. Komandan pasukan yang menangkap sang kolonel mengungkapkan detik-detik terakhir kehidupan Moammar Khadafi. Omran al-Oweib, nama komandan itu. Ia membenarkan bahwa ada yang menembak Moammar Khadafi, namun ia tidak melihat siapa yang menembak karena keramaian yang terjadi saat itu. Oweib menambahkan sejak awal sejumlah pejuang berniat untuk membunuh Moammar Khadafi. Oweib pula yang membawa Moammar Khadafi ke rumah sakit, namun
upayanya untuk menyelamatkan nyawa Moammar Khadafi gagal
(http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/10/111023_gaddafideath.shtml). Tiga hari sudah Moammar Khadafi berada di ruangan pendingin dan menjadi tontonan warga, tapi keputusan soal dimana dan kapan Moammar Khadafi akan dimakamkan juga belum mencapai kata akhir. Namun, sejumlah pejabat NTC menyatakan, mereka menginginkan pemakaman Moammar Khadafi dilakukan secara rahasia untuk menghindari agar makam Moammar Khadafi tidak dijadikan tempat ziarah bagi para pengikutnya. Perdana Menteri sementara Libya, Mahmoud Jibril, menegaskan pemerintahannya menyetujui jika dunia internasional menginginkan penyelidikan terkait kematian Moammar Khadafi dan ia juga menginginkan pemakaman Moammar Khadafi sesuai hukum Islam serta dihormati.
Keterangan foto menjelaskan bahwa dalam kondisi tak bernyawa, mayat Moamar Khadafi masih mendapat perlakuan keji. Tubuhnya hanya memakai
Universitas Sumatera Utara celana yang ia pakai saat-saat terkahir ia masih hidup. Luka dan darah pada wajah dan sebagian tubuhnya dibiarkan terlihat, tanpa ada kain atau benda apapun yang menutupi tubuhnya. Mayat Moammar Khadafi yang masih berada di ruangan pendingin dipamerkan kepada warga, tanpa ada larangan atau batasan, sehingga warga dengan bebas untuk melihat dan mengambil foto jenazah mantan presiden mereka. Gaya bahasa yang digunakan pada keterangan foto yakni perbandingan hiperbola.
3. Tahap Iconology
Tampilan gambar medium shot dan high angle, memperlihatkan
bagaimana suasana jasad Moammar Khadafi yang dipertontonkan kepada banyak orang. Orang - orang yang mengelilingi mayatnya dan beberapa diantaranya terlihat mengabadikan tubuh Moammar Khadafi seolah-olah ia adalah bahan pertunjukan dan menggambarkan bahwa warga Libya ingin meyakinkan diri mereka bahwa kekuasaan Moammar Khadafi sudah usai.
Ada hal yang unik dalam foto ini, dimana sejumlah warga yang berada di dekat Moammar Khadafi tengah mengambil gambar dengan kamera telepon genggam. Namun, tidak tampak satupun diantara mereka yang tengah mengadahkan tangannya, untuk mendoakan Moammar Khadafi. Mungkin, warga Libya merasa bahwa Moammar Khadafi tak layak untuk mendapatkan doa dari mereka yang selama ini merasa dikekang oleh kekuasaan Moammar Khadafi. Foto ini seolah-olah mewakilkan ambisi Barat yang telah berhasil menumbangkan Moammar Khadafi dan berkata “Lihatlah, warga Libya benar-benar membenci Khadafi”.
Keterangan foto memberi penjelasan kondisi apa yang terjadi dalam foto tersebut. Dalam keterangan foto tertulis, hanya berbalut celana panjang dan terbaring di kasur dipamerkan bak trofi kemenangan. Sepertinya, warga enggan untuk memberi hak seorang mayat pada tubuh Moammar Khadafi, dimana harusnya tubuh mayat ditutup hingga bagian muka, namun hal tersebut tidak berlaku pada jasad Moammar Khadafi. Penggunaan gaya bahasa hiperbola yang terdapat pada kalimat ”dipamerkan bak trofi kemenangan”, walaupun terkesan
Universitas Sumatera Utara berlebihan namun hal ini seperti mengungkapkan suatu bentuk perayaan dan prestasi warga karena berhasil menumbangkan Moammar Khadafi. Tak ada lagi pengamanan yang ketat seperti saat Moammar Khadafi masih jadi pemimpin dan kekuasaannya pun telah sirna.
4.1.4 Foto Hari Selasa, 25 Oktober 2011
Foto 6
1. Tahap Preiconography
Jasad Moammar Khadafi ditutupi dengan kain yang berbeda dari hari sebelumnya dan sudah ada ikatan pada bagian kaki dan pinggangnya. Namun, wajahnya masih terlihat. Orang-orang yang berada ruangan pendingin tersebut menggunakan pakaian biasa/ sipil, tapi seseorang diantaranya berpakaian seragam tentara, namun tidak memakai sepatu.
Gestur beberapa orang di ruangan tersebut tengah melakukan aktivitas berbeda. Pertama, orang dengan seragam tentara meletakkan tangan kanannya di saku celananya. Kedua, dua orang di sebelah kanan gambar yang tengah dalam posisi mengambil gambar Moammar Khadafi menggunakan telepon genggam di tangan mereka. Ketiga, orang yang berada di tengah berpakaian jubah warna ungu-hitam tengah menunjuk ke arah mayat Moammar Khadafi dan wajahnya menatap ke depan namun orang di belakangnya yang memakai masker tengah memegang pundaknya.
Universitas Sumatera Utara Jasad Moammar Khadafi diletakkan bersama dua mayat lainnya, salah
satunya adalah putranya. Foto ini menggunakan jarak pengambilan gambar long
shot. Foto ini diambil dengan angle eye level dari sudut kiri ruangan. Foto ini
diabadikan pada tanggal 24 Oktober 2011 dan menjadi headline tanggal 25
Oktober 2011. Foto ini dikutip dari Reuters.
Keterangan Foto yakni “Warga Libya menyaksikan mayat pemimpin
Libya Moammar Khadafi yang telah membusuk di dalam freezer penyimpanan di
sebuah pusat perbelanjaan di Kota Misrata, Senin (24/10).”
2. Tahap Iconography
Kain pelapis jasad Moammar Khadafi sudah berganti. Telihat kain yang baru berwarna abu-abu pada bagian luar dan putih pada bagian dalam sudah membungkus jasad Moammar Khadafi dengan ikatan pada kaki dan pinggangnya yang menandakan bahwa ia sudah dimandikan dan jasadnya sudah mendapat
perlakuan dengan baik. Namun, pengambilan gambar yang long shot tidak bisa
memperlihatkan wajah Moammar Khadafi, tetapi menggambarkan suasana di ruangan tersebut seperti sedang ada percakapan diantara orang-orang di dekat jasad Moammar Khadafi.
Keterlibatan negara barat untuk menggulingkan rezim Moammar Khadafi, pastilah mempunyai maksud. Moammar Khadafi dikenal sebagai orang yang anti terhadap barat. Sulit bagi pihak asing untuk mendekati Moammar Khadafi, apalagi bekerja sama dengannya. Bahkan, banyak pemimpin negara barat yang membencinya. Alasan prinsipil bagi negara barat untuk mengganti Moammar Khadafi bisa jadi karena ia tidak mau diatur barat.
Sejarah rezim Moammar Khadafi merupakan rentetan panjang perlawanan terhadap imperialisme. Ketika negara Perancis (2010) mengalami krisis keuangan, dimana untuk membayar uang pensiun pegawainya sudah tidak mampu. Harapan pemerintah Perancis adalah mendapat jatah minyak dan menjual senjata dan teknologi listrik bertenaga nuklir kepada Libya. Kontrak senilai 200 Milyar Euro sudah di tangan Presiden Perancis, Sarkozy. Tapi dengan entengnya Moammar Khadafi membatalkannya, lalu melirik Cina, karena lebih murah dan canggih dan
Universitas Sumatera Utara tentu menguntungkan Libya. Pembatalan ini membuat Perancis meradang dan kalap. Selain itu, tingkah politik Moammar Khadafi terus-menerus mengancam kelangsungan kapitalisme dengan membangun kemandirian ekonomi Afrika dan