• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

4.4. Gambaran Perilaku Responden

Dalam pengetahuan peneliti ingin menunjukkan sejauh mana responden mengetahui tentang upaya memilih kemasan wadah plastik untuk makanan dan

minuman seperti dengan cara mengenali kode dan simbol, manfaat, jenis plastik yang aman.

a. Manfaat Wadah Plastik

Tabel 4.13 Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Manfaat Wadah Plastik

No. Manfaat wadah plastik dalam kehidupan sehari-hari Jumlah % 1. Digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman

yang mudah didapat dan sangat fleksibel penggunaan

42 46.7 2. Digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman 43 47,8 3. Digunakan untuk tempat masakan/minuman yang panas 3 3,3

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.13. dapat dilihat bahwa responden menyatakan bahwa manfaat wadah plastik adalah digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman yang mudah didapat dan sangat fleksibel penggunaannya yaitu sebesar 42 responden (46,7%), kemudian responden menyatakan digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman yaitu sebesar 43 responden (47,8%), sedangkan sebagian kecil menyatakan bahwa manfaat wadah plastik adalah digunakan untuk tempat masakan/minuman yang panas yaitu sebesar 3 responden (3,3%).

b. Cara memilih tempat makanan dan minuman yang terbuat dari plastik dan baik di gunakan

Tabel 4.14. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Cara Memilih Tempat Makanan dan Minuman yang Terbuat Dari Plastik Dan Baik Di gunakan

No. Cara Memilih Tempat Makanan dan Minuman yang Terbuat Dari Plastik Dan Baik Di gunakan

Jumlah % 1. Ada label/standar dan tidak meleleh ketika diisi dengan

makanan /minuman panas

23 25,6

2. Merk terkenal 7 7,8

3. Dapat ditemukan dimana saja dengan harga terjangkau 54 64,4

Dari tabel 4.14. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa cara memilih tempat makanan dan minuman yang terbuat dari plastik dan baik di gunakan adalah dapat ditemukan dimana saja dengan harga terjangkau yaitu sebasar 54 responden (64,4%), sedangkan melihat ada label/standar dan tidak meleleh ketika diisi dengan makanan /minuman panas yaitu sebesar 23 responden (25,6%), kemudian memilih merk terkenal yaitu sebesar 7 responden (7,8%).

c. Pencantuman kode dan simbol pada kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari plastik

Tabel 4.15. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Pencantuman kode dan simbol pada kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari plastik

Dari tabel 4.15. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa penting kode dan simbol dicantumkan pada kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari plastik yaitu sebesar 46 responden (51,1%), kemudian tidak penting yaitu sebesar 23 responden (25,6%), sedangkan kurang penting dipilih sebesar 19 responden (21,1%).

No. Pencantuman kode dan simbol pada kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari plastik

Jumlah %

1. Penting 46 51,1

2. Tidak penting 23 25,6

3. Kurang penting 19 21,1

d. Cara mengenali kode pada kemasan botol minuman plastik didaur ulang Tabel 4.16. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang cara mengenali kode

pada kemasan botol minuman plastik didaur ulang

Dari tabel 4.16. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa cara mengenali kode pada kemasan botol minuman plastik didaur ulang adalah kemasannya tercantum tulisan botol daur ulang yaitu sebesar 73 responden (81,1%), kemudian berbentuk segitiga terdapat angka 5 (lima) di dalamnya dibawah segitiga tercantum nama jenis plastik yaitu sebesar 10 responden (11,1%), sedangkan berbentuk segitiga terdapat angka 1 (satu) di dalamnya di bawah segitiga tercantum nama jenis plastik yaitu sebesar 5 responden (5,6%).

c. Gunanya memilih wadah plastik untuk meyimpan makanan dan minuman Tabel 4.17. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang gunanya memilih

wadah plastik untuk meyimpan makanan dan minuman No. Gunanya memilih wadah plastik untuk meyimpan

makanan dan minuman

Jumlah %

1. Menjaga Kesehatan 20 22,2

2. Efektif dan efesien 60 66,7

3. Mengikuti trend 8 8,9

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.17. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa gunanya memilih wadah plastik untuk meyimpan makanan dan minuman adalah efektif dan efesien yaitu sebesar 60 responden (66,7%), sedangkan menjaga No. Cara mengenali kode pada kemasan botol minuman

plastik didaur ulang

Jumlah % 1. Berbentuk segitiga terdapat angka 1 (satu) di dalamnya di

bawah segitiga tercantum nama jenis plastik

5 5,6 2. Berbentuk segitiga terdapat angka 5 (lima) di dalamnya

dibawah segitiga tercantum nama jenis plastik

10 11,1 3. Kemasannya tercantum tulisan botol daur ulang 73 81,1

Kesehatan yaitu sebesar 20 responden (22,2%), kemudian mengikuti trend yaitu sebesar 8 responden (8,9%).

e. Pembungkus makanan yang paling aman

Tabel 4.18. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang pembungkus makanan yang paling aman

No. Pembungkus makanan yang paling aman Jumlah %

1. Daun pisang 47 52,2

2. Kertas polos putih 6 6,7

3. Plastik 35 38,9

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.18. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa pembungkus makanan yang paling aman adalah daun pisang yaitu sebesar 47 responden (52,2%), kertas polos putih yaitu sebesar 6 responden (6,7%), sedangkan plastik yaitu sebesar 35 responden (38,9%).

f.

Pemerintah Melarang Penggunaan Plastik Kresek Sebagai Pembungkus Makanan

Tabel 4.19. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Pemerintah Melarang Penggunaan Kantong Plastik Sebagai Pembungkus Makanan

No. Pemerintah Melarang Penggunaan Kantong Plastik Sebagai Pembungkus Makanan

Jumlah %

1. Ya 26 29,5

2. Tidak 14 15,9

3. Belum pernah mendengar 48 54,5

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.19. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa pernah mendengar pemerintah melarang penggunaan kantong plastik Sebagai pembungkus makanan yaitu sebesar belum pernah mendengar pemerintah melarang penggunaan plastik kresek Sebagai pembungkus makanan yaitu sebesar 48

responden (54,5%), sedangkan 26 responden (29,5%), tidak pernah mendengar pemerintah melarang penggunaan kantong plastik sebagai pembungkus makanan kertas polos putih yaitu sebesar 14 responden (15,9%).

g. Bahaya Yang Ditimbulkan Jika Salah Menggunakan Wadah plastik Dalam Mengemas Makanan dan Minuman

Tabel 4.20. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Bahaya Yang Ditimbulkan Jika Salah Menggunakan Wadah plastik Dalam Mengemas Makanan dan Minuman

No. Bahaya Yang Ditimbulkan Jika Salah Menggunakan Wadah plastik Dalam Mengemas

Makanan dan Minuman

Jumlah %

1. Dapat membahayakan kesehatan 13 14,8 2. Merusak cita rasa makanan/minuman 57 64,8

3. Tidak ada 18 20,5

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.20. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa bahaya yang ditimbulkan jika salah menggunakan wadah plastik dalam mengemas makanan dan minuman adalah, merusak cita rasa makanan/minuman yaitu sebesar 57 (64,8%), tidak ada yaitu sebesar 18 responden (20,5%), sedangkan dapat membahayakan kesehatan yaitu sebesar 13 responden (14,8%).

h. Jenis Bahan Plastik Yang Baik Digunakan Sebagai Tempat Makanan/Minuman

Tabel 4.21. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Jenis Bahan Plastik Yang Baik Digunakan Sebagai Tempat Makanan/Minuman No. Jenis Bahan Plastik Yang Baik Digunakan Sebagai

Tempat Makanan/Minuman

Jumlah % 1. Sesuai dengan kode dan simbol yang dikeluarkan oleh

lembaga berwenang seperti ISO, BPOM, FDA, EFSA

45 51,1 2. PET dan tertera logo daur ulang dengan angka 1 6 6,8

3. Tidak berlabel 37 42,0

Dari tabel 4.21. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jenis bahan plastik yang baik digunakan sebagai tempat makanan/minuman adalah Sesuai dengan kode dan simbol yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang seperti ISO, BPOM, FDA, EFSA yaitu sebesar 45 (51,1%), tidak berlabel yaitu sebesar 37 responden (42,0%), sedangkan ada kode PET dan tertera logo daur ulang dengan angka 1 yaitu sebesar 6 (6,8%).

i. Plastik Aman Digunakan Untuk Menyimpan Makanan Yang Panas

Tabel 4.22. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Plastik Aman Digunakan Untuk Menyimpan Makanan Yang Panas

No. Plastik Aman Digunakan Untuk Menyimpan Makanan

Yang Panas

Jumlah %

1. Aman, tergantung jenis/simbol plastik yang digunakan sesuai dengan kondisi makanan

6 6,8

2. Tidak aman 10 11,4

3. Terpaksa karena tidak ada tempat lain 72 81,8

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.22. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa plastik aman digunakan untuk menyimpan makanan yang panas menurut saudara adalah terpaksa karena tidak ada tempat lain yaitu sebesar 72 responden (81,8%), sedangkan tidak aman yaitu sebesar 10 responden (11,4%), kemudian aman, tergantung jenis/simbol plastik yang digunakan sesuai dengan kondisi makanan yaitu sebesar 6 responden (6,8%).

j. Plastik Berlapiskan Daun PisangAman Untuk Membungkus Makanan Tabel 4.23. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Plastik Berlapiskan

Daun PisangAman Untuk Membungkus Makanan

No. Plastik Berlapiskan Daun PisangAman Untuk

Membungkus Makanan

Jumlah %

1. Sangat aman apabila makanan disajikan dalam keadaan panas

33 37,3

2. Aman 52 59,1

3. Kurang aman 3 3,4

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.23. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa plastik berlapiskan daun pisang aman untuk membungkus makanan adalah aman yaitu sebesar 52 responden (59,1%), sangat aman apabila makanan disajikan dalam keadaan panas yaitu sebesar 33 (37,3%), sedangkan kurang aman yaitu sebesar 3 responden (3,4%).

k. Kelebihan Plastik Sehingga Digunakan Masyarakat, Khususnya Kemasan Makanan dan Minuman

Tabel 4.24. Distribusi Pengetahuan Responden Tentang Kelebihan Plastik Sehingga Digunakan Masyarakat, Khususnya Kemasan Makanan dan Minuman

No. Kelebihan Plastik Sehingga Digunakan Masyarakat,

Khususnya Kemasan Makanan dan Minuman

Jumlah %

1. Praktis, murah, mudah di bawa kemana-mana, bisa digunakan untuk semua jenis makanan

63 71,6

2. Praktis, murah 19 21,6

3. Tidak membahayakan lingkungan dan kesehatan konsumen 6 6,8

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.24. dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa kelebihan plastik sehingga digunakan masyarakat, khususnya kemasan makanan dan minuman adalah praktis, murah, mudah di bawa kemana-mana, bisa digunakan untuk semua jenis makanan yaitu sebesar 63 responden (71,6%), praktis,

murah yaitu sebesar 19 responden (21,6%), sedangkan tidak membahayakan lingkungan dan kesehatan konsumen yaitu sebesar 6 responden (6,8%).

l. Tingkat Pengetahuan

Tabel 4.25. Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden

No. Tingkat Pengetahuan Jumlah %

1. Baik 23 26,1

2. Sedang 65 73,9

Jumlah 88 100,0

Dari tabel 4.26. dapat dilihat bahwa sebagian besar pengetahuan responden dikategorikan baik sebesar 23 (26,1%), sedang yaitu sebesar 65 responden (73,9%). 4.4.2. Sikap

Dalam sikap terdapat 12 buah pernyataan dengan pilihan jawaban “setuju”, ”kurang setuju” dan ”tidak setuju”. Dalam sikap dimuat penyataan mengenai tanggapan responden mengenai pengkodean dan simbol yang tertera di wadah plastik, jenis plastik, kekurangan dan kelebihan plastik serta bahaya plastik.

Tabel 4.26. Distribusi Sikap Responden

No Sikap Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Total n % n % n %

1 Simbol/kode yang tertera di bagian bawah kemasan wadah plastik/botol berguna untuk menilai plastik tersebut baik atau tidak digunakan untuk makanan dan minuman

82 93,2 3 3,4 3 3,4 100,0

2 Simbol wadah plastik food grade aman digunakan untuk makanan dan minuman

74 84,1 9 10,2 5 5,7 100,0 3 Wadah plastik dengan simbol Microwave

Save aman digunakan di dalam

microwave dalam suhu yang tinggi

57 64,8 13 14,8 18 20,5 100,0

4 Tempat makanan/minuman plastik yang berasal dari kemasan botol mineral (contoh : Aqua) boleh digunakan lebih dari 3 kali hingga kemasannya tidak bagus

Tabel 4.26 Lanjutan No Sikap Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Total n % n % n %

5 Wadah plastik yang tidak sesuai

penggunaanya dengan kode dan simbol yang tertera dapat membahayakan kesehatan

59 67,0 15 17,0 14 15,9 5

6 Sangat baik menyimpan makanan dengan suhu tinggi di dalam botol kemasan ulang

59 67,0 9 10,2 20 22,7 6 7 Produk plastik yang kuat dan layak

digunakan memiliki ciri jika ditekan akan mudah kembali kebentuk semula

42 47,7 46 52,3 - - 7

8 Daun pisang lebih aman untuk

membungkus makanan dibanding plastik

72 81,8 5 5,7 11 12,5 8 9 Produk plastik memiliki kelebihan yang

praktis, murah dan fleksibel

61 69,3 13 14,8 14 15,9 9 10 Dalam plastik kresek terdapat zat kimia

berbahaya

61 69,3 13 14,8 14 15,9 10 11 Jika makanan yang dikemas dalam plastik

yang tidak memenuhi standar akan menyebabkan berpindahnya zat-zat kimia dari bahan plastik ke dalam makanan dan minuman

70 79,5 8 9,1 10 11,4 11

12 Dalam menjaga dan memelihara kesehatan terutama keluarga, ibu memiliki peran dalam mengelola rumah tangga termasuk memilih kualitas wadah plastik sebagai penyimpanan makanan dan minuman

66 75,0 8 9,1 14 15,9 12

Dari tabel 4.26. dapat dilihat bahwa 82 responden (93,2%) setuju dengan pernyataan simbol/kode yang tertera di bagian bawah kemasan wadah plastik/botol berguna untuk menilai plastik tersebut baik atau tidak digunakan untuk makanan dan minuman, berari ia memahami kode dan simbol wadah plastik, sedangkan sebanyak 6 responden masing-masing kurang setuju 3 responden (3,4%) dan 3 responden tidak setuju (3,4%).

Sebanyak 74 responden (84,1%) setuju dengan pernyataan simbol “food grade” yang tertera pada bagian bawah wadah plastik aman digunakan untuk makanan dan minuman, sebanyak 9 responden (10,2%) kurang setju dan 5 responden (5,7%) tidak setuju.

Sebanyak 57 responden (64,8%) setuju dengan pernyataan wadah plastik dengan simbol “Microwave Save” aman digunakan di dalam microwave dalam suhu yang tinggi, sedangkan sebanyak 13 responden (14,8%) kurang setuju dan sebanyak 18 responden (20,5%).

Sebanyak 39 responden (44,3%) setju dengan pernyataan tempat makanan/minuman plastik yang berasal dari kemasan botol mineral (contoh : Aqua) boleh digunakan lebih dari 3 kali hingga kemasannya tidak bagus, sedangkan sebanyak 13 responden (14,8%) kurang setuju dan Sebanyak 18 responden (20,5%).

Sebanyak 59 responden (67,0%) setuju dengan pernyataan wadah plastik yang tidak sesuai penggunaanya dengan kode dan simbol yang tertera dapat membahayakan kesehatan, sedangkan sebanyak 15 responden (17,0%) kurang setuju dan sebanyak 14 responden (15,9%).

Sebanyak 59 responden (67,0%) setuju dengan pernyataan sangat baik menyimpan makanan dengan suhu tinggi di dalam botol kemasan ulang, sedangkam sebanyak 9 responden (10,0%) kurang setuju dan sebanyak 20 responden (22,7%) kurang setuju.

Sebanyak 42 responden (47,7%) setuju dengan pernyataan produk plastik yang kuat dan layak digunakan memiliki ciri jika ditekan akan mudah kembali kebentuk semula, sedangkan sebanyak 46 responden (52,3%) kurang setuju.

Sebanyak 72 responden (81,8%) setuju dengan pernyataan daun pisang lebih aman untuk membungkus makanan dibanding plastik, sedangkan sebanyak 5 responden (5,7%) kurang setuju dan sebanyak 11 responden (12,5%) tidak setuju.

Sebanyak 61 responden (69,3%) setuju dengan pernyataan produk plastik memiliki kelebihan yang praktis, murah dan fleksibel, sedangkan sebanyak 13 responden (14,8%) kurang setuju dan sebanyak 14 responden (15,9%) tidak setuju.

Sebanyak 61 responden (69,3%) setuju dengan pernyataan dalam plastik kresek terdapat zat kimia berbahaya, sedangkan sebanyak 13 responden (14,8%) kurang setuju dan sebanyak 14 responden (15,9%) tidak setuju.

Sebanyak 70 responden (79,5%) setuju dengan pernyataan jika makanan yang dikemas dalam plastik yang tidak memenuhi standar akan menyebabkan berpindahnya zat-zat kimia dari bahan plastik ke dalam makanan dan minuman, sedangkan sebanyak 8 responden (9,1%) kurang setuju dan sebanyak 10 responden (11,4%) tidak setuju.

Sebanyak 66 responden (75,0%) setuju dengan pernyataan dalam menjaga dan memelihara kesehatan terutama keluarga, ibu memiliki peran dalam mengelola rumah tangga termasuk memilih kualitas wadah plastik sebagai penyimpanan makanan dan minuman, sedangkan sebanyak 8 responden (9,1%) kurang setuju dan sebanyak 14 responden (15,9%) tidak setuju.

Tabel 4.27. Distribusi Kategori Sikap Responden

No. Sikap Jumlah %

1. Baik 74 184,

2. Sedang 14 15,9

Dari tabel 4.27. dapat dilihat bahwa sebagian besar sikap responden dikategorikan baik sebesar 74 responden (84,1%), sedang yaitu sebesar 14 responden (15,9%).

Dokumen terkait