BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1. Gambaran Umum Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang
Kota Malang merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur.
Kota Malang terletak di tengah wilayah Kabupaten Malang, yang secara geografis terletak pada posisi 112,34’09” – BT dan 7,54’52”, - 8,03’05”. 11 LS. Kota Malang memiliki luas wilayah 110,06 km2 dan terbagi dalam lima wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Sukun, Klojen, Blimbing, Kedungkandang dan Lowokwaru. Kota Malang memiliki Lembaga Permasyarakatan yang terletak di Kecamatan Lowokwaru dengan nama Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang.
Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang merupakan bangunan peninggalan Belanda yang didirikan pada masa Pemerintahan Belanda di Indonesia pada Tahun 1918. Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Permasyarakatan dan bertanggung jawab pada Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang terletak di Jalan Asahan Nomor 7 Kota Malang, dengan arah bangunan yang menghadap ke barat, berdiri diatas tanah seluas 50.000 M2 dan luas bangunan 9.300 M2.1 Lembaga Permasyarakatan selanjutnya disebut Lapas Klas I Malang, didirikan pada zaman Belanda di Tahun 1917 yang pada awalnya diperuntukkan bagi Hindia Belanda menggunakan sistem kepenjaraan (sistem balas dendam). Pada tanggal 27 April 1964
1 Diakses dari http://lapasmalang.com/lapasmalang.com/profil, pada tanggal 7 Mei 2017 pukul 21.00
seluruh sistem kepenjaraan dirubah dengan sistem kepenjaraan, karena sistem kepenjaraan sudah tidak sesuai lagi dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sejak saat itu sistem kepenjaraan tidak berlaku lagi diseluruh Indonesia dan berganti dengan sistem permasyarakatan.
Disamping sebagai tempat menjalani hukuman, Lapas Klas I Malang digunakan juga sebagai tempat pembinaan dan bimbingan Narapidana yang salah satunya adalah Bimbingan Kerja. Sehingga, meskipun seorang Narapidana kehilangan kebebasan untuk bergerak di kehidupan masyarakat luar, mereka tidak kehilangan kebebasan untuk berkarya.
Berdasarkan prinsip-prinsip yang disebutkan diatas, maka Lapas Klas I Malang mengatur pola pembinaan dari yang bersifat kepenjaraan menjadi sifat permasyarakatan berdasarkan Pancasila yang dilaksankan secara terpadu antara Pembina, Warga Binaan Permasyarakatan serta masyarakat untuk meningkatkan kualitas Warga Binaan Permasyarakatan agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dan dapat berperan aktif dalam pembangunan dan dapat hidup sebagai warga baik dan bertanggung jawab.
2 Visi dan Misi Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang a. Visi Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang
Lapas Klas I Malang memiliki visi Terwujudnya Warga Binaan Permasyarakatan yang mandiri, taat hukum serta mempunyai harkat dan martabat dan didukung oleh peningkatan sumber daya petugas Lapas sehingga meningkatkan mutu pelayanan pembinaan di Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang.
b). Misi Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang Selanjutnya misi dari Lapas Klas I Malang adalah:
1. Melaksanakan pembinaan kepribadian, kemandirian serta mental sprirtual Warga Binaan Permasyarakatan
2. Melakasanakan pemenuhan hak-hak Warga Binaan Permasyarakatan 3. Melaksanakan Perawatan dan pelayanan terhadap tahanan
4. Meningkatkan profesionalitasme petugas.2
Untuk menjalankan visi dan misi tersebut, setiap lembaga pasti mempunyai struktur organisasi untuk menjalankan suatu sistem di dalam lembaga. Salah satunya adalah Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang. Struktur organisasi Lembaga Permasyarakagtan sendiri diatur dalam Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor M.01.PR.07.03 Tahun 1985 mengatur tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan. Berikut merupakan struktur organisasi dan tugas masing-masing bagian di dalam Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang:
1). Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas)
Lapas dipimpin oleh seorang Kepala3 Lapas selanjutnya disebut Kalapas yang merupakan pimpinan paling tinggi pada Lembaga Permasyarkatan Klas I Malang dan bertanggung jawab kepada kantor wilayah departemen kehakiman.
2). Bagian Tata Usaha
2 Hasil Wawancara dengan Kasi Bimbingan Kerja Kudaryanto, S.Sos, 3 Mei 2017
3 Pasal 1 ayat (2) Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
Bagian Tata Usaha bertugas melaksanakan kegiatan tata usaha dan rumah tangga Lapas Klas I Malang, yaitu: 4
a. Bagian Umum: melakukan tugas surat dan menyurat, perlengkapan dan rumah tangga Lapas Klas I Malang.5
b. Bagian Kepegawaian: bertugas melaksanakan urusan kepegawaian.6 c. Bagian Keuangan: melaksanakan urusan keuangan Lapas Klas I Malang.7 3). Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP)
KPLP bertugas menjaga keamanan dan ketertiban Lapas, dengan fungsi:
a. melaksanakan tugas penjagaan dan pengawasan terhadap Narapidana b. melaksanakan tugas pemeliharaan kemanan dan ketertiban
c. melaksanakan tugas pengawalan, penerimaan, penempatan dan pengeluaran Narapidana
d. melakukan pemeriksaan terhadap pelanggaran keamanan8. 4). Bidang Kegiatan Kerja (BKK)
BKK memiliki tugas meberikan bimbingan kerja, mempersiapkan sarana kerja serta mengelola hasil kerja Narapidana. 9
5). Bidang Pembinaan
4 Pasal 6 Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
5 Pasal 9 ayat (3) Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
6 Pasal 9 ayat (1) Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
7 Pasal 9 ayat (2) Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
8 Pasal 23 Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
9 Pasal 14 Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
a. Seksi Registrasi
bertugas melakukan pencatatan serta membuat statistik serta dokumentasi sidik jari Narapidana
b. Seksi Perawatan
bertugas mengurus kesehatan dan memberikan perawatan Narapidana c. Bimkesma
bertugas memberikan bimbingan dan juga penyuluhan rohani serta memberikan latihan olahraga, peningkatan pengetahuan, asismilasi, cuti dan pengelepasan Narapidana.10
6). Keamanan dan Ketertiban (Kamtib)
Seksi keamanan dan ketertiban bertugas mengatur jadwal tugas, penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas pengamanan serta menerima laporan harian lalu menyusun laporan dari satuan pengamanan dan menegakkan tata tertib.
a. Pada Bagian pelaporan dan tata tertib: bertugas menerima laporan harian dan juga berita acara dari satuan pengamanan yang bertugas, serta mempersiapkan laporan berkala di bidang keamanan dan menegakkan tata tertib.
b. Bagian Kemanan: bertugas mengatur jadwal tugas, penggunaan perlengkapan serta pembagian tugas pengamanan.11
10 Pasal 13 Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
11 Pasal 20 Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Permasyarakatan
Gambar 4.1: Struktur Organisasi Lembaga Permasyarakatan Klas I Malang 2017
3. Struktur Organisasi Bimbingan Kerja Lembaga Permasyarakatan Klas I