• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT. Harlequin Aquatics adalah Usaha Kecil Menengah yang bergerak dibidang ekspor Ikan Hias. Perusahaan didirikan pada bulan Maret 2000 oleh Bapak Santosa Jaya Rusli, Hendra Iwan Putra dan Thomas Setiawan. PT. Harlequin Aquatics mulai beroperasi pada bukan Oktober pada tahun yang sama, Perusahaan berdiri dengan izin dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan dengan Nomor Pokok Wajib Pajak : 01.967.74.3-005.

Perusahaan ini didirikan diatas tanah seluas 700 m2 dengan luas lahan yang dimiliki keseluruhannya mencapai 1500 m2. Lokasi yang dipilih perusahaan pada saat pertama berdiri adalah di Jl. Gebang Sari Dalam II No, 36, kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta (13890) dan semenjak tahun 2010 perusahaan berpindah tempat di Raiser Ikan Hias Cibinong yang beralamat di Jl. Raya Bogor Km 47 Cibinong-Bogor karena pertimbangan ketersediaan air yang baik untuk ikan hias.

Sejak awal berdiri, perusahaan yang memiliki modal sendiri dan relatif kecil dibandingkan dengan perusahaan sejenis yang besar serta sudah lama, sadar bahwa dengan kondisi seperti ini akan sulit untuk bersaing dengan perusahaan-

perusahaan lain, sehingga para pendiri perusahaan memutuskan untuk tidak masuk ke dalam pasar yang sama melainkan menggarap relung pasar yang belum dilayani oleh perusahaan pesaing dengan baik dan pasar ini dinilai cukup menjanjikan pada awal operasional berjalan.

Visi, Misi dan Tujuan

Visi dari PT Harlequin Aquatics adalah menjadi perusahaan eksportir ikan hias yang berkembang dengan kualitas produk yang mampu bersaing di pasar global dan ditunjang dengan pelayanan yang baik bagi konsumen, sehingga dapat memberikan keuntungan bagi stakeholder utama (pemegang saham, konsumen, serta karyawan).

Misi dari perusahaan adalah memberikan citra yang baik bagi dunia internasional terhadap Indonesia melalui produk-produk dengan kualitas terbaik yang dihasilkan serta pelayanan yang diberikan. Tujuan yang ingin dicapai perusahaan adalah:

1. Menghasilkan keuntungan bagi stakeholder utama. 2. Memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen.

3. Memantapkan posisi perusahaan dalam industri masa depan.

Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasaran dibutuhkan oleh perusahaan dalam melakukan aktivitasnya. Fasilitas yang terdapat di PT. Harlequin Aquatics diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan keperluan dan kebutuhan produksi sehingga memberikan hasil yang maksimal.

PT. Harlequin Aquatics memiliki fasilitas-fasilitas seperti tanah, bangunan, peralatan, perlengkapan kantor, serta kendaraan untuk menunjang kelancaran proses produksi. Sarana dan prasarana yang dimiliki PT. Harlequin Aquatics Tahun 2013 dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Daftar sarana dan prasarana Yang di Miliki PT. Harlequin Aquatics

No. Keterangan Nilai

1 Tanah 1500 m2

2 Bangunan 700 m2

-Kantor 150 m2

-Farm 550 m2

3 Peralatan

Pompa Air 2 buah

Generator 5 KVA 2 buah

Blower 5 buah

Timbangan 1 buah

Tabung gas oksigen 2 buah

Tangki penampungan air 4 buah

Bak Segi Empat (200cm X 70cm X 90cm) 4 buah

4 Akuarium

90cm x 60 cm x 45 cm 900 buah

100 cm x 60 cm x 45 cm 100 buah

5 alam Perlengkapan Kantor

Komputer 4 unit

Faksimile 1 unit

Telepon 2 unit

6 Kendaraan 1 unit

Sumber : Arsip PT. Harlequin Aquatics (2012)

Produksi dan Operasi a. Pembelian

Sebagai perusahaan eksportir ikan hias yang tidak membudidayakan sendiri ikan-ikan yang akan diekspor, maka pembelian merupakan bagian yang penting dalam proses produksi perusahaan.. PT. Harlequin Aquatics melakukan kegiatan pembelian untuk memenuhi permintaan konsumen beberapa hari sebelum ikan akan dikirim, pembelian dilakukan kepada pemasok dengan pembayaran tergantung besar pembelian, jika kuantitas yang dibeli besar maka pembayarannya secara berkala dan jika dalam skala kecil maka pembayaran ikan secrara penuh sesuai dengan harga yang disepakati.

PT. Harlequin Aquatics tidak melakukan penyimpanan seluruh spesies ikan yang ada pada pemasok, tetapi hanya pada ikan-ikan yang tersedia dalam jumlah yang sedikit pada pemasok. Perusahaan akan membeli ikan tersebut untuk disimpan sebagai persediaan agar tidak mengalami kesulitan pada saat ada importir yang memesan ikan tersebut. Perusahaan mempunyai kategori sebelum membeli ikan kepada supplier, hal ini dilakukan agar perusahaan mendapatkan ikan dengan kualitas yang baik. Ikan yang diterima dari supplier harus memiliki kategori sebagai berikut :

1. Jenis Ikan sesuai dengan pesanan 2. Ukuran Ikan sesuai dengan pesanan

3. Ikan yang dikirim dalam keadaan sehat dan bebas penyakit 4. Ada bon tertulis dan mengisi formulir penerimaan barang

1. Terdapat penyakit

2. Kondisi ikan yang dalam 80% lemah 3. Ukuran yang tidak sesuai

Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan setelah menerima ikan dari Supplier

1. Mengadaptasikan air sebelum ikan masuk kedalam kolam

2. Ikan yang baru datang harus masuk kekolam perawatan terlebih dahulu untuk dilihat kesehatannya.

3. Ikan yang akan dikirim harus masuk kedalam kolam karantina dan dijaga kesehatannya selama kurang lebih 14 hari.

4. Setelah ikan dipastikan dalam keadaan sehat, maka selanjutnya ke tahap karantina puasa 3 hari di ruangan Packing.

b. Penyortiran

Kegiatan penyortiran dilakukan sesuai dengan permintaan importir, biasanya dalam melakukan pemesanan ikan kepada pemasok, perusahaan sudah memberitahukan ukuran yang diinginkan, sehingga perusahaan tidak melakukan penyortiran pada saat ikan datang dari pemasok, tetapi jika pemasok salah dalam menyortir maka perusahaan akan menyortir kembali atau ikan dikembalikan kepada pemasok yang bersangkutan.

Ukuran yang digunakan perusahaan dalam melakukan penyortiran adalah panjang ikan dalam satuan inch mulai dari kepala sampai pangkal ekor.

c. Adaptasi dan Perawatan

Perusahaan mempunyai Standar Operasional Prosedur kesehatan dan perawatan untuk ikan sebelum di kirim ke costumer nya yaitu:

d.Kolam dan Aquarium

Kolam yang akan di gunakan untuk menyimpan ikan harus dalam keadaan bersih dan bebas debu, tidak ada lumut yang menempel di sekitar kolam dan jika tidak digunakan kolam atau aquarium harus dalam keadaan kering.

e. Air

Dilakukan penggantian air didalam kolam setiap 2 hari sekali, air tidak boleh sampai penuh dengan kotoran ikan dan benda lain dan air harus difiltrasi

f. Ikan

Ikan yang berada didalam kolam harus diberi pakan setiap pagi dan sore jika terdapat ikan yang mati harus segera diangkat dan dimusnahkan Jika terlihat ikan yang sakit maka pisahkan dan ditempatkan di bak khusus.

g. Filtrasi

Pencucian alat filtrasi harus dilakukan serutin mungkin untuk menghasilkan air yang bersih. Buang dan ganti air yang kotor.

h.Monitoring

Tujuannya untuk mengamati kondisi kesehatan ikan dan lingkungan kualitas air sehingga dapat melakukan tindakan cepat pada saat muncul gejala awal. Tahapan Monitoring dapat dilihat pada Gambar 8.

Pemberian obat (MB,Garam,Ab at) Pengamatan kondisi suhu& pH Pemberian daun ketapang, penggantian air Pengmatan kondisi visual Melakukan sampling air Monitoring Kesehatan Ikan Kisaran diluar ambang optimal Kondisi sakit >10% populasi Pengamatan Kondisi Ikan

Gambar 8. Tahapan Monitoring Kondisi Ikan

Pada gambar 8 di jelaskan tahapan untuk mengamati kondisi ikan sebelum pengiriman, yang diawali dengan pengamatan kondisi visual yaitu pengamatan kondisi ikan yang sakit pemberian obat obatan dan garam yang bertujuan untuk menjaga kondisi ikan tersebut, setelah itu dilakukan sampling air dengan mengamati kondisi suhu dan PH dengan memberikan rendaman daun ketapang dan pergantian air yang dilakukan secara rutin.

Pengemasan

Kegiatan pengemasan sangat penting dalam proses ekspor ikan hias karena melalui pengemasan yang baik dapat meminimalkan ikan yang mati selama pengiriman. Kegiatan ini dilakukan setelah ikan mendapatkan Surat Kesehatan Ikan dari karantina dan disesuaikan dengan standar pengiriman ikan hias untuk antar negara serta tujuannya.

Ikan yang telah mendapatkan Surat Kesehatan Ikan dimasukkan kedalam kantong plastik rangkap dua yang terbuat dari polyethylene atay vinyl dengan kekebalan 0,06 cm, perbandingan antara volume air bersama ikan dengan oksigen dalam pengemasan ini adalah 1:3. Kantong plastik berisi ikan tersebur ditempatkan dan disusun dalam boks styrofoam dengan ketebalan 2 cm yang dilapisi plastik pada bagian dalamnya. Kestabilan suhu air dalam plastik dijaga dengan menggunakan es batu yang dikemas dalam plastik terpisah dan dimasukkan dalam styrofoam. Styrofoam yang sudah diisi oleh plastik yang berisi ikan diletakkan dalam kardus dan ditutup rapat dengan pita perekat (Lakban), pada bagian luar kardus diberi label yang berisi keterangan tentang isi dalam kardus mengenai jenis ikan, berat kotor, alamat perusahaan, tanggal dan jam pengepakan, serta menunjukkan bagian atas kardus. Disamping label tersebut PT.

Harlequin Aquatics juga mencantumkan kondisi ikan dan air pada saat akan dikemas.

Sumber Daya Manusia

Sumberdaya manusia yang diperdayakan PT. Harlequin Aquatics pada saat ini berjumlah 12 orang karyawan terdiri atas 2 orang karyawan bagian pemasaran, 1 orang accounting, 1 orang bagian dokumen eksport dan import, 3 orang supervisor bagian produksi dan 5 orang karyawan bagian produksi. Para karyawan perusahaan telah berpengalaman dalam menangani ikan hias serta kegiatan ekspor ikan hias. Pengalaman tentang ekspor ikan hias yang dimiliki karyawan diperoleh sebelum mendirikan PT. Harlequin Aquatics. Karyawan yang sebagian merupakan para pendiri PT. Harlequin Aquatics, sebelumnya merupakan karyawan pada beberapa perusahaan eksportir ikan hias. Hubungan antara satu dengan lainnya cukup erat karena adanya pertemuan setiap hari sabtu untuk membahas kegiatan yang telah mereka lakukan selama seminggu dan mendiskusikan masalah yang terjadi dalam proses kegiatan operasional perusahaan. Data karyawan pada PT. Harleqyin Aquatics dapat dilihat pada Tabel 6.

Tabel 6. Nama Nama Karyawan PT.Harlequin Aquatics Tahun 2013

NO NAMA JABATAN

1 Sofyan Hadi Manager

2 Alexander Pahlevi Marketing

3 Nina Riyana Accounting

4 Andri Kurniawan Purchasing

5 Ariyanto Supervissor

6 Sanusi Asisten supervisor

7 Rahmat Hidayat Asisten supervisor

8 Dwi Wantoro Fish man

9 Purwanto Fish man

10 Slamet Susilo Fish man

11 Ujang Fish man

12 Herry Kurniawan Fishman

Bentuk struktur organisasi perusahaan dapat dilihat pada Gambar 9, dimana puncak pimpinan perusahaan adalah direktur yang membawahi tiga divisi yaitu administrasi, pemasaran, serta produksi. Bagian administrasi menangani masalah administrasi perusahaan seperti pembukuan, surat masuk dan surat keluar. Bagian keuangan mengurusi arus masuk serta keluar dari keuangan perusahaan. Pada bagian pemasaran masalah yang ditangani adalah seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran produk ke luar negeri mulai dari pengambilan form PEB sampai jasa pengangkutan yang ingin digunakan untuk mengekspor produk. Bagian produksi menangani pekerjaan mulai dari pembelian ikan yang akan diekspor sampai pada penanganan ikan dan pengemasannya. Keempat divisi saling berinteraksi satu sama lain sehingga proses operasional perusahaan dapat berlangsung tanpa kendala. Perusahaan selalu berupaya

menekankan bahwa, walaupun tugas-tugas setiap divisi berbeda, tetapi semua divisi tetap berusaha agar kegiatan pemasaran dapat berjalan dengan baik.

Gambar 9. Struktur Organisasi PT. Harlequin Aquatics

Gambaran Umum Ikan Neon Tetra

Neon tetra berasal dari sungai Amazon, selain itu species ini juga ditemukan dibagian paling barat brazil, bagian peru paling utara, Ekuador dan Bolivia. Ikan ini ditemukan dibagian atas sungai yang dapat dijangkau, daerah perairan yang memiliki sedikit tumbuhan ataupun tanpa ada tumbuhan yang tumbuh dan pertama kali dibawa ke Eropa.

Ikan ini memiliki warna dasar abu-abu keperakan, sekilas terlihat warna metalik yang terdapat cahaya berkilauan pada garis strip sepanjang tubuhnya yang disebut garis neon. Pada bagian pangkal ekor keatas terdapat warna merah menyala namun tidak berkilauan seperti garis neon. Siripnya transparan tidak berwarna dan perutnya berwarna putih kekuning-kuningan. Ikan jantan memiliki bentuk yang lebih panjang dan garis neon yang lurus, sedangkan ikan betina bentuknya lebih pendek dengan perut yang besar dan garis neon agak membengkok. Ukuran tubuh ikan neon tetra hanya mencapai sekitar 4 cm dan hidup optimal pada perairan yang memiliki suhu sekitar 20-250C dengan PH perairan sekitar 5,5 – 7,5. Secara ilmiah ikan Neon Tetra diklasifikasikan sebagai berikut : Phylum : Chordata Subphylum : Vertebrata Kelas : Pisces Ordo : Ostariophysi Famili : Characidae Subfamili : Cheirodontinae

Spesies : Paracheirodon innesi (Myers)

Direktur

Gambar 10. Ikan Neon Tetra

Dokumen terkait