• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELTIAN

4.2. Gambaran Umum Responden

Tabel 4.3 Distribusi Responden berdasarkan Jenis Kelamin di SMA Negeri 1 Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal Bulan Juni Tahun 2009

Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan No Kelas N % n % 1 X.6 15 37,5% 25 62,5% 2 XI IPA.4 15 37,5% 25 62,5% Jumlah 30 37,5% 50 62,5%

Sumber : Tata Usaha SMAN 1 Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2009

Dari tabel diatas diketahui bahwa jumlah responden berjenis kelamin perempuan

lebih banyak di banding laki-laki, yaitu sebanyak 50 orang (63%).

4.2.2 Umur Responden

Tabel 4.4 Distribusi Responden berdasarkan Umur di SMA Negeri 1 Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal Bulan Juni Tahun 2009

Kelas X.6 XI IPA.4 No Umur (tahun) n (orang) n (orang) Jumlah (orang) % 1 15 1 - 1 1,25% 2 16 24 5 29 36,25% 3 17 15 23 38 47,50% 4 18 - 12 12 15,00% Jumlah 80 100%

Dari tabel diatas diketahui bahwa jumlah responden berumur 17 tahun lebih

banyak, yaitu sebanyak 38 orang (47,5%).

4.3 Gambaran Umum Kantin Sekolah dan Penjual Kaki Lima di Sekitar Sekolah 4.3.1 Gambaran Umum Kantin Sekolah

SMA Negeri 1 Panyabungan memiliki tiga kantin sekolah, dimana kantin sekolah

ini merupakan tempat penjualan berbagai jenis makanan dan minuman, yang bertujuan

untuk menyediakan makanan bagi para pelajar selama mereka berada di sekolah.

1. Kantin I

Kantin pertama dikelola oleh seorang ibu yang merupakan istri dari salah seorang

guru/pengajar di sekolah itu juga bernama ibu Yanti boru Hasibuan. Lokasinya berada ditengah lapangan sekolah, dekat dengan perpustakaan dan lapangan basket.

Gambar 4.1 Lokasi kantin pertama

Jenis makanan yang dijual sangat beraneka ragam seperti soto, nasi goreng, mie

goreng, lontong, indomie, bakso goreng, keripik peyek, kue bolu, donat, wafer tanggo,

wafer nabati siip, snack piattos, snack richies, pisang goreng, tempe goreng, bakwan dan

tahu isi. Begitu juga dengan minuman seperti teh manis dingin/panas, kopi, extra joss,

Kantin ini banyak diminati pelajar laki-laki karena berada di pojok sekolah yang

jauh dari kantor guru, sehingga mereka bebas melakukan apapun seperti

ngumpul-ngumpul kalau guru tidak masuk kelas dan juga agar terhindar dari razia guru jika mereka

tidak memakai atribut sekolah dengan benar.

Bila diperhatikan, di lingkungan kantin ini masih banyak sampah yang

berserakan. Hal ini dikarenakan masih ada saja pelajar yang membuang sampah

sembarangan, padahal sudah disediakan tempat sampah. Dalam menyajikan makanan,

ibu ini tidak memakai sarung tangan, sehingga makanan/minuman tidak begitu terjamin

kebersihannya.

2. Kantin II

Kantin yang kedua juga dikelola oleh seorang ibu yang bernamaibu Maridah boru

Nasution. Kantin ini terletak di tengah-tengah sekolah dan tidak begitu jauh jaraknya dari kantin pertama, yaitu sekitar 15 meter.

Gambar 4.2 Lokasi kantin kedua

Jenis makanan yang dijual di kantin ini seperti nasi goreng telur, soto, lontong,

snack richies, pergedel isi tahu, pergedel isi kentang, pisang goreng, tempe goreng,

peanut better. Sedangkan minuman yang dijual seperti air minum yang dimasak sendiri

dan aqua gelas.

Lingkungan di kantin kedua ini masih ditemukan banyak sampah yang

berserakan. Sama halnya dengan kantin pertama, ini disebabkan para pelajar yang

membuang sampah sembarangan. Dalam penyajian makanannya, ibu ini juga tidak

memakai sarung tangan.

3. Kantin III

Kantin ketiga dikelola oleh sepasang suami istri yang bernama bapak Daham

Nasution dan ibu Saniah boru Hasibuan. Kantin ini terletak di dekat kantor guru dan

berdekatan dengan kantin yang kedua.

Gambar 4.3 Lokasi kantin ketiga

Berbagai makanan yang dijual di kantin ini seperti nasi goreng telur, lontong,

snack richies,snack tic-tac, biskuat, wafer timtam, real coklat wafer dan gery chocolatos,

pisang goreng, ubi goreng, bakwan, dan tahu isi. Aneka permen seperti mentos, kopiko,

relaxa, alpenliebel, fox, kiss, kurang asem, dan petter peanut better. Sedangkan

minuman yang dijual seperti air minum yang dimasak sendiri, fruit tea, aicos water, dan

Bila diperhatikan, lingkungan kantin ketiga ini juga kurang bersih, dapat dilihat

dari masih adanya sampah yang berserakan. Dalam menyajikan makanan, ibu ini juga

tidak memakai sarung tangan, sama halnya dengan ibu yang di kantin pertama dan

kedua, sehingga makanan/minuman tidak begitu terjamin kebersihannya.

Dari ketiga kantin yang ada di SMA Negeri 1 Panyabungan, dapat diketahui

bahwa ada banyak pilihan jajanan yang dikonsumsi oleh para pelajar. Untuk lebih

jelasnya dapat dilihat pada tabel 4.5 di bawah ini.

Tabel 4.5 Jenis Jajanan yang dijual di Kantin Sekolah Jenis Makanan Jajanan

Menu Utama Panganan Minuman Permen

1.Indomie goreng/rebus 2.Mie ayam

3.Soto 4.Lontong 5.Miesop

6.Nasi goreng telur 7.Mie goreng

1.Tahu goreng 2.Pisang molen 3.Bakwan 4.Tahu isi goreng 5.Tempe goreng 6.Kipang 7.Pisang goreng 8.Risoles 9.Ubi goreng 10.Tape goreng 11.Bakso goreng 12.Keripik peyek 13.Donat 14.Pergedel kentang 15.Pastel mie

16.Wafer nabati siip 17.Snack piattos 18.Snack Richies 19.Tic-tac 20. Biskuat energi 21.Wafer timtam 22.Real chocklat wafer 23.Gery chocolates

1.Teh manis dingin/panas 2.Kopi 3.Fruit tea 4.Teh botol sosro 5. Air mineral (aqua, aicos) 6.extra joss 7.Kuku Bima

1.Alpenlieble

2.Permen kurang asem 3.Fox

4.Kopiko

5.petter peanut better 6.Kiss

7.Mentos 8.Relaxa

Dari tabel 4.5 di atas dapat diketahui bahwa jenis jajanan yang paling banyak

dijual di kantin sekolah adalah makanan jajanan yang berbentuk panganan dan permen.

4.3.2 Gambaran Umum Penjual Kaki Lima di Sekitar Sekolah

juga beraneka ragam jenisnya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4.6 dan

gambar di bawah ini :

Tabel 4.6 Jenis Jajanan yang sering dijual Para Pedagang Kaki Lima Jenis Makanan Jajanan

Menu Utama Panganan Minuman Permen

1.Bakso 2.Mie ayam 3.Mie Aceh 4.Gado-gado 5.Ayam penyet 6.Nasi goreng 7.Miesop 8.Sate 9.Lontong 10.Soto 11.Toge 12.Buger 13.Fried chiken 1. Tahu goreng 2. Pisang molen 3. Bakwan 4. Tahu isi goreng 5. Tempe goreng 6. Kipang 7. Pisang goreng 8. Risoles 9. Ubi goreng 10.Tape goreng 11.Rujak 12.Buah-buahan 13.Chitato

14.Kacang atom garuda 15.Lays

16.Leo keripik kentang 17.Pilus garuda 18.Potato 19.Qtela 20.Ring-ring 21.Snack kedelai 22.Taro 23.Tic-tac 24.Ting-ting garuda 25.Tela-tela 26.Beng-beng 27.Biskuat bolu 28.Biskuat energi 29.Biscuit kelapa 30.Biscuit roma 31.Gery chocolates 32.Good time 33.Wafer Tango 1.Es campur 2.Es kelapa 3.Es air tebu 4.Es jeruk 5.Juice buah 6.Ice cream 7.Coca-cola 8.Sprite 9.Fanta 5 10.Air mineral

(Aqua, Ades, Amos, dsb) 11.M-150

12.Ale-ale 13.Frutang 14.Mount tea 15.Okky jelly drink 16.Pop ice

17.Teh sisri 18.vita jelly drink 19.yakult 20.vitacharm 21.happy jus 22.Pocari Sweat 1.Alpenlieble 2.Relaxa 3.Fox 4.Kopiko 5.Green tea 6.Kiss 7.Mentos

Dari tabel 4.6 di atas dapat diketahui bahwa jenis jajanan yang paling banyak

dijual para pedagang kaki lima adalah makanan jajanan yang berbentuk panganan dan

4.4 Gambaran Pengetahuan Pelajar Kelas Khusus terhadap Konsumsi Makanan Jajanan Sebelum dan Sesudah Pemajangan Poster dan Pemberian Leaflet Makanan Sehat

Berdasarkan gambar 4.12 dapat dilihat bahwa pengetahuan pelajar kelas khusus

sebelum pemajangan poster dan pemberian leaflet makanan sehat terbanyak adalah

kategori sedang yang diperoleh sebanyak 79 orang dan pengetahuan dengan kategori

kurang sebanyak 1 orang. Sesudah pemajangan poster dan pemberian leaflet makanan

sehat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan menjadi kategori baik sebanyak 80

orang. Dapat dikatakan bahwa tingkat pengetahuan pelajar kelas khusus tentang

makanan sehat sesudah pemajangan poster dan pemberian leaflet makanan sehat

umumnya sudah mengalami peningkatan menjadi kategori pengetahuan baik.

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 Pretest Postest Waktu Pengukuran Ju m lah R esp o n d en Baik Sedang Kurang

Gambar 4.4 Diagram Perbandingan Pengetahuan Pelajar Kelas Khusus Tentang Makanan Sehat Sebelum Dan Sesudah Pemajangan Poster Dan Pemberian Leaflet Makanan Sehat

4.5 Gambaran Sikap Pelajar Kelas Khusus terhadap Konsumsi Makanan Jajanan

Dokumen terkait