• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III GAMBARAN UMUM

C. Gerakan Islam Internasional

Sebuah organisasi yang berada di Negara Palestina. Hamas (Harakah Muqawamah Al-Islamiyah) didirikan oleh seorang pemuda yang tidak memiliki kedua kaki, namun memiliki semangat berjuang yang tinggi, pemuda itu bernama Syaikh Ahmad Yasin. Pada tanggal 18 November 1987 organisasi ini dirintis oleh Yasin. Hamas adalah sebuah gerakan metamorfosis yang dipelopori oleh Ikhwanul Muslim di Palestina sejak 1930.

Pada awalnya gerakan ini bernama Ikhwanul Muslim dan Tahun 1987 mengubah diri menjadi Hamas.7 Gerakan ini bertujuan untuk dapat membebaskan Palestina dari kekejaman Israel melalui jalus pendidikan. Hamas merubah fungsi Pantai-pantai Gaza yang dahulunya digunakan untuk kegiatan maksiat, menjadi tempat publik yang bernuansa semangat Islam. Rumah-rumah yang dahulunya digunakan untuk tempat berjudi, dirubah fungsi menjadi sekolah-sekolah penghafal Al-Qur’an. Hamas ini membangun kembali Palestina secara perlahan, dan pendidikan menjadi salah satu fokus utama gerakan ini. Generasi muda diberikan pendidikan yang intesif, yang

7 Tiar Anwar Bachtiar, HAMAS Kenapa dibenci Israel? (Jakarta: Penerbit Hikmah, 2008), h 56.

10 Foto Terdapat Galeri Foto berisi berita gambar (foto) dengan keterangan singkat, lead.

11 Video Selain menyajikan berita tulis, Antara juga menyajikan berita gambar (video) yang juga disiarkan melalui web.

pada akhirnya terbangun Universitas Islam Gaza. Dosen-dosennya adalah para putra-putri Gaza yang hebat.

Selain itu Hamas juga menyuarakan gerakan memboikot produk-produk Israel dan meningkatkan kemandirian rakyat Palestina dengan cara membangun koperasi dan membuka badan usaha sendiri. Dari segala karya yang telah diciptakan Hamas, kualitas pendidikan di Palestina menjadi meningkat. Hal ini juga yang membuat Hamas menang pemilu di Palestina mengalahkan Partai Fattah.

2. Al Qaeda

Nama Al Qaeda dalam Bahasa Arab berarti Markas. Gerakan ini didirikan oleh Osama Bin Laden dan Abdullah Azzam. Keduanya mengumpulkan mantan para pejuang Mujahidin dalam perang Afghanistan dan membentuk Al-Qaeda. Gerakan ini bertujuan melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Muslim yang dianggap memiliki hubungan dekat dengan Amerika Serikat (AS). Ini menjadi tujuan untuk membangun kembali rezim pemerintahan Muslim.

Al Qaeda dikenal sebagai gerakan radikal Sunni Muslim yang tujuannya adalah jihad di seluruh dunia. Teknik militer menjadi kekuatan gerakan ini dalam menumpas musuh-musuhnya. Serangan dari gerakan ini ditujukan kepada warga sipil dan militer di seluruh dunia, diantaranya: Sudan, Mesir, Arab Saudi, Afghanistan, Somalia, Pakistan, dan yang paling dahsyat adalah serangan 9/11 terhadap gedung menara kembar World Wide Center, di New

York, AS pada 11 Sepetember 2001.8 Bom bunuh diri dan serangan lunak berenjata menjadi ciri dari gerakan ini.

3. Hisbullah

Hisbullah merupakan suatu kelompok politik Syiah dengan sayap militan. Kelompok ini berada di Lebanon dan didirikan pada tahun 1982. Kata Hizbullah dalam bahasa Arab berarti Partai Allah. Kelompok ini mempublikasikan sebagai komunitas Muslim dan partai Allah. Kelompok ini mendirikan sekolah-sekolah, rumah sakit, membuka lahan pertanian, dan memberikan pelayan sosial kepada warga Lebanon. Hal ini yang menjadikan Hizbullah memiliki pengaruh besar terhadap politik di Lebanon.

Hizbullah tidak terlepas dari paham Syiah, yang berkiblat ke Madrasah Ad-diniyah Najaf dan partai dakwah Islam yang diketuai oleh Muhammad Baqir As-Sadr di Irak. Kekuatan militernya berkembang secara signifikan. Hal ini yang membuat kelompok ini lebih kuat dibanding tentara Lebanon sendiri. Kelompok ini banyak mendapat dukungan dari para penganut paham Syiah. Hizbullah secara resmi mendukung Revolusi Islam di Lebanon. Strategi politik dan militer Hizbullah pun dinilai sukses, terbukti dengan hengkangnya zionis dari tanah Lebanon, pada tahun 2000.

4. Ikhwanul Muslim

Ikhwanul Muslim (IM) merupakan sebuah gerakan Islam yang berfokus pada isu Palestina. IM berpusat di Mesir. Menurut Mahmud Abdel Halim, antara tahun 1936 – 1939, IM memberikan bantuan keuangan dan sokongan

8 Tagor Siagan, Tesis: Strategi Far Enemy Al Qaeda dan Jaringan Melawan Amerika Serikat, NATO dan Sekutu Dalam Perang Asimetrik di Afghanistan dan Irak, 2001-2011, (Depok: UI, 2012), h.42.

moral kepada rakyat Palestina.9 IM memberikan tekanan politik pada pemerintah mesir karena dinilai polisi-polisi disana lebih berpihak kepada zionis. Majalah-majalah terbitan Yahudi di boikot kelompok ini dan menyebarkan buku-buku tentang Islam dalam isu Palestina.

Kerja keras IM membuahkan hasil terhadap kebangkitan rakyat Palestina yang berselisih dengan Yahudi. Revolusi IM dari Mesir untuk Palestina terjadi pada tahun 1936. Hal ini menjadi perhatian dari pemimpin spiritual rakyat Palestina, Hajj Amin Husayni. Kelompok ini juga sangat dihargai oleh rakyat Palestina. Dari hal ini, hubungan IM dan Palestina menjadi dekat. Puncak kedekatanya yaitu pada saat penyertaan sukarelawan IM dalam jihad perang melawan zionis pada tahun 1948. Hal ini menjadikan dakwah IM semakin meluas, yang bermula hanya di Mesir hingga ke Palestina.

5. Palestine Liberation Organization (PLO)

Palestine Liberation Organization didirikan untuk pembebasan Negara Palestina. Lembaga ini didirikan pada tahun 1964 dan telah mendapat pengakuan internasional. Lembaga ini sebagai wadah politik resmi dari sejumlah organisasi seperti organisasi ahli hukum, mahasiswa, buruh dan guru. Pemimpin organisasi ini dari mulai awal didirikan hingga tahun 2004 yaitu Yasser Arafat.

PLO berusaha menyebarkan perjuangan rakyat Palestina keseluruh dunia. Usaha ini dilakukan untuk mendapat dukungan agar tujuan mendapatkan kemerdekaan Palestina tercapai. Hal yang dilakukan PLO yaitu mengakui Resolusi Dewan Keamanan PBB No 242 dan 338 yang berisi mengakui

9 Maszlee Malik, HAMAS: Pejuang Kota Suci Baitulmuqaddis, (Kuala lumpur : PT MILLENIA SDN, 1974), h. 2.

eksistensi Israel. Sebagaian faksi militan milter menolak mengakui resolusi PBB, tetapi tetap menjadi anggota PLO untuk berusaha mencapai kemerdekaan Palestina dan tidak ingin memecah belah semangat nasionalisme.

Pada 15 November 1988, sebuah langkah besar dilakukan oleh PLO, yaitu mengumumkan berdirinya Negara Palestina dari markas besarnya di Algiers, Aljazair.10 Bersamaan dengan ini PLO mulai mendirikan kantor kedutaannya di berbagai negara Timur Tengah dan di Indonesia.

6. Abu Sayaf

Abu Sayaf merupakan kelompok militan Muslim garis keras yang berbasis di sekitar Kepulauan Selatan Filiphina diantaranya Jolo, Basilan dan Mindanao. Angkatan bersenjata Filiphina menyebutan kelompok ini yaitu Khadaffi Janjalani. Kelompok ini berdiri tahun 1991 dibawah pimpinan Abdul Rajak Abu Bakar Janjalani.11 Ia seorang ustadz alumni Timur Tengah. Kelompok ini memiliki tujuan untuk mendirikan Negara Islam. Mulanya kelompok ini menamakan dirinya Al Harakat Al Islamiyya, tapi publik lebih mengenalnya sebagai Abu Sayaf (Sang Pembawa Pedang).

Abdul Rajak tewas, lalu kepemimpinan Abu Sayaf digantikan oleh Khadaffi Janjalani. Dibawah kepemimpinannya, kelompok ini mulai dijauhi rakyat yang semulanya mendukung perjuangan kelompok ini. Hal ini dikarenakan bergesernya tujuan dan sasaran target, bermula bergeriliya memperjuangkan kemerdekaan, namun aksinya semakin meluas yaitu menculik warga sipil dan meminta tebusan jutaan dolar.

10

Ini Organisasi Perlawanan Rakyat Palestina (PLO), diakses pada 29 Juni 2016, http://www.muslimedianews.com/2015/04/ini-organisasi-perlawanan-rakyat.html

11 Nando Baskara, Gerilyawan-gerilyawan Militan Islam, (Jakarta : PT Buku Kita, 2009), h. 1.