• Tidak ada hasil yang ditemukan

Langkah kedua dalam mendiskripsikan ciri-ciri linguistik yang ada dalam TG adalah mendeskripsi Gramatika Teks Guru dengan melihat unsur: Proses, Aktif/ Pasif dan Modalitas.

a. Proses TG

Transitivitas menunjukkan representasi pengalaman yang direalisasikan dalam bentuk proses, partisipan, dan sirkumtansi (Gerot & Wignel, 1994:12; Halliday & Matthiessen, 2004:309). Sedangkan menurut Fairclough (1989:180) ada empat jenis proses dalam sistem transivitas tetapi yang menjadi fokus penelitian ini yaitu: proses material, mental, dan relasional.

Proses yang diteliti dalam penelitian ini hanya proses pengalaman utama (primary process) yang terdiri dari proses material, mental dan relational. Proses Material adalah proses yang menyangkut fisik dan nyata dilakukan pelaku. Proses Mental adalah proses yang menyangkut kognisi, emosi dan persepsi sementara. Proses Relational adalah proses yang berfungsi menghubungkan satu entitas dengan wujud lain.

1). Proses TGS

Dalam TGS ditemukan ketiga jenis proses tersebut yaitu: proses material, proses mental dan proses relasional. Ketiga proses tersebut diringkas dalam Tabel 4.13 berikut:

Tabel 4.13 Proses Dalam TGS

Proses TGS Jumlah % - Material - Mental - Relasional 93 32 106 40 14 46

Proses dalam TGS dapat dilihat pada data berikut : Daftar Proses Material TGS :

(261) semuanya buka bukunya (TGS/1) (262) cepat cepat cepat cepat (TGS/3) (263) halaman dua puluh tujuh (TGS/4)

(264) coba kapur begitu banyak kalian patah-patahin (TGS/6) (265) ya Razali semua bilang(TGS/9)

(266) menurut jenisnya surat dibagi dua (TGS/14)

(267) pada pelajaran lalu kalian sudah mengenal surat pribadi (TGS/16) (268) yang ditujukan kepada pihak lain (TGS/18)

(269) saya rasa kalian semua pasti pernah mengirim surat pribadi

(TGS/23)

(270) menulis surat ke sekolah ini (TGS/25)

(271) mengirim kepada saudara kakak kepada abang orang tua

(TGS/27)

(272) siapa diantara kalian yang pernah dapat surat dari sekolah ada ya

(TGS/34)

(273) kau buang sampahnya ke Sibiak sana ya (TGS/38)

(274) jadi kalau sekolah ini mengirim surat kepada orangtua kalian

(TGS/41)

(275) baru nanti ke bawah yang meneken tergantung pengirim (TGS/46) (276) itu kalau surat dinas yang dikirim oleh sekolah ini (TGS/50) (277) kalian bisa menulis surat dinas (TGS/53)

(278) kalau kalian menulis surat namanya surat apa (TGS/56) (279) surat yang dikirim satu instansi ke instansi lain (TGS/59)

(280) itu yang baru dikirim surat (TGS/62)

(281) yang dikirim surat kepada kalian masalah kalian (TGS/63)

(282) ya itulah masalahnya yang ditulis di dalam surat itu (TGS/64) (283) mestinya nama kota itu ditulis (TGS/70)

(284) nama kota dimana tempat surat itu ditulis di situ (TGS/71)

(285) tetapi nama kota seperti kalianlah juga kalau menulis surat kan ada kota (TGS/73)

(286) yang menulis itu ada kan ya, pematang siantar tanggal sekian bulan sekian tahun sekian (TGS/74)

(287) dengan hormat dalam rangka bulan bahasa osis SMP dua putra bangsa (TGS/84)

(288) akan mengadakan kegiatan lomba majalah dinding antar kelas pada tanggal dua puluh delapan oktober dua ribu tujuh( TGS/85) (289) demikian permohonan ini kami sampaikan (TGS/88)

(290) atas perhatian bapak kami ucapkan terima kasih (TGS/89)

(291) dalam rangka bulan bahasa Osis SMP dua putra bangsa (TGS/92) (292) akan mengadakan kegiatan lomba majalah dindin (TGS / 93) (293) tadi bilang tau (TGS/102)

(294) tau majalah ini, tau bu (TGS/103) (295) dari mulai kelas satu (TGS/106) (296) paling cepat menjawab (TGS / 107)

(297) tapi tak bisa bertanggung jawab (TGS/108) (298) apa yang dijawabnya (TGS/109)

(299) ya bagusan nggak usah menjawab(TGS/110)

(300) jadi sisi kelas ini dibuat lembar diambil majalah(TGS/116) (301) lalu ditempel ke dinding (TGS/117)

(302) yang pakai kaca ditutup (TGS/126) (303) nanti disitulah ditempelkan (TGS/132) (304) di dalam itulah dikasi (TGS/133) (305) diterakan (TGS/134)

(306) dilengketkan eh hasil karya contohnya (TGS/135)

(307) nah disitulah ditempelkan (TGS/138)

(308) mengarang cerpen (TGS/140) (309) atau mengarang puisi (TGS/141)

(310) atau membuat eh gambar lukisan (TGS/142)

(311) ya lalu ditempelkan disitu (TGS/143)

(312) dihasilkan oleh kelas ini ditempel (TGS/147)

(313) jadi di sini nah itulah tentang majalah dinding (TGS/149)

(314) pemerintah menetapkan bulan bahasa itu bulan berapa (TGS/153) (315) jadi berbahasa dari situ diambil (TGS/161)

(316) jadi dalam rangka bulan bahasa OSIS SMP dua putra bangsa

(TGS/167)

(317) mengadakan kegiatan lomba majalah dinding antar kelas (TGS / 168)

(318) ya jadi yang menyelenggarakan ini sekolah apa?(TGS/173)

(319) jadi karena lomba diadakan antar kelas di sekolah ini juga

(TGS/175)

(320) jadi mereka ini memeinta (TGS/176)

(321) tapi mereka meminta secara dinas secara resmi (TGS/178) (322) sampai memakai surat begini (TGS/179)

(323) tidak langsung menjumpai (TGS/180)

(324) pak kita kan mau mengadakan lomba bulan bahasa (TGS/181) (325) ya begini dibuat (TGS/186)

(326) darimana membuatnya (TGS/197)

(327) umpamanya sekolah ini mau mengirim surat ke orangtua sardi

(TGS/201)

(328) sudah berapa banyak surat yang sudah dikirim (TGS/205) (329) nomor surat yang dikirim yang tiga puluh tujuh (TGS/209)

(330) nanti mengirim surat lagi sesudah ini nomor kosong tiga lapan

(TGS/210)

(331) kalau mengirim surat surat dinas (TGS/215)

(332) kemana saja pun itu dicatat (TGS/216) (333) mau ngirim lagi berikutnya (TGS/219)

(334) nomornya tambah lagi satu gitu ya, (TGS/220)

(335) yang pertama sekali bagian surat dinas apa ada disitu ditulis

(TGS/223)

(336) coba kalian baca kepala suratnya (TGS/226)

(337) coba ayo coba kalian buat masing-masing ya (TGS/234) (338) ayo ayo ambil buku latihannya (TGS/236)

(339) nah tulis disitu contoh surat dinas (TGS/238) (340) buat seperti ini ini kepala surat (TGS/242)

(341) terus dibuat apa (TGS/243)

(342) disini ditulis nama kota dan apa (TGS/244)

(343) terus dibawahnya nomor nomor surat (TGS/246)

(344) kemudian kebawah sini dengan hormat koma (TGS/247) (345) baru buat apa kegiatannya apa maksud suratnya (TGS/248)

(346) setelah itu ditutup dengan demikianlah surat dan seterusnya

(TGS/249)

(347) baru hormat kami dibawah (TGS/250) (348) siapa yang mengirim (TGS/251) (349) namanya , namanya jelas (TGS/252)

(350) tanda tangannya terus (TGS/253) (351) terus dikasih stempel (TGS/254)

(352) stempel kantor atau dinasnya (TGS/255)

(353) nah coba buat terserah kalian apa kegiatannya (TGS/256) (354) apa saja ya (TGS/258)

Daftar Proses Mental TGS :

(355) kita mau belajar surat dinas (TGS/2) (356) yang mau dipakai sekarang (TGS/7) (357) kamu yang suka matahin kapur (TGS/10) (358) lihat semuanya itu surat dinas,(TGS/12) (359) halaman dua puluh tujuh(TGS/13)

(360) coba lihat (TGS/31)

(361) nah kalau kau perhatikan lembar surat yang di atas (TGS/35) (362) ya coba kalian perhatikan (TGS/43)

(363) ya jadi e coba menurut kalian (TGS/52) (364) surat dinas itu coba lihat ini (TGS/58) (365) nah sekarang perhatikan (TGS/65)

(366) lihat ya contoh surat dinas organisasi murid intra sekolah atau OSIS (TGS/66)

(367) perhatikan ya perhatikan betul (TGS/83)

(368) sehubungan dengan hal tersebut kami mohon (TGS/86)

(369) kami mohon bapak Erwin Jasman berkenan jadi juri lomba tersebut (TGS/87)

(370) tau majalah dinding (TGS/94) (371) tadi Saiful bilang tau (TGS/100) (372) kalau memang nggak tau (TGS/111)

(373) tahu apa yang eh (TGS/146)

(374) ya dalam rangka bulan bahasa bulan bahasa tau bulan berapa bulan bahasa (TGS/151)

(375) tau? (TGS/154)

(376) kami mohon bapak Erwin Jasman (TGS/170)

(377) coba kalian lihat dulu SMP dua Putra Bangsa ya (TGS/174) (378) kalian mengerti maksudnya (TGS/188)

(379) mengerti maksudnya (TGS/189) (380) nah mungkin kalian pikir (TGS/192)

(381) yang penting kalian tahu urutan nanti bagian-bagian surat dinas

(TGS/198)

(382) itu aja bagian-bagian surat dinas kalian tahu (TGS/199)

(383) nomor-nomor nya itu harus dilihat (TGS/200) (384) supaya tahu nanti nomor berikutnya (TGS/218) (385) nah sekarang lihat dibelakang (TGS/221) (386) mengerti kan (TGS/240)

(387) nah ini lihat (TGS/241) Daftar Proses Relasional TGS :

(388) oh ya nanti aja nanti (TGS/5)

(389) nggak ada lagi kan (TGS/8)

(390) yaitu surat dinas dan surat pribadi (TGS/15) (391) surat pribadi merupakan surat (TGS/17)

(392) yang isinya merupakan masalah pribadi (TGS/19)

(393) misalnya surat ijin tidak masuk bekerja (TGS/20) (394) apakah kepada teman (TGS/24)

(395) kalian sakit atau ijin (TGS/26)

(396) itu semua surat pribadi ya (TGS/28)

(397) surat pribadi beda dengan surat dinas (TGS/29) (398) kalau surat dinas ada aturannya lagi lain (TGS/30)

(399) adapun yang dimaksud dengan surat dinas adalah surat dari instansi lain-lain (TGS/32)

(400) dan berisi masalah kedinasan (TGS/33) (401) ini kan ya pasti ada di sini (TGS/36)

(402) lama kalipun kau (TGS/39)

(403) nah itu yang dimaksud dengan surat dinas (TGS/40) (404) itu namanya surat dinas (TGS/42)

(405) pasti di atas ini (TGS/44)

(406) ada tulisan SMP negeri sebelas pematang siantar (TGS/45) (407) apakah kepala sekolah atau guru BP atau wali kelas (TGS/48) (408) hal yang penting ada stempel, stempel SMP negeri sebelas

(TGS/49)

(409) ya surat pribadi (TGS/57)

(410) dan berisi masalah kedinasan ya (TGS/60)

(411) ya itulah masalahnya yang ditulis dalam surat itu (TGS/64)

(412) ya dua puluh oktober dua ribu tujuh (TGS/67) (413) ada kekurangannya itu (TGS/68)

(414) ada kurangnya (TGS/69)

(415) ini hanya tanggal bulan dan tahun aja (TGS/72)

(416) tetapi nama kota seperti kalianlah juga kalau menulis surat kan ada kota (TGS/73)

(417) ini ada kurangnya sedikit (TGS/75)

(418) apa nama kota tidak ada nomor (TGS/76) (419) nah ini dia kalau surat dinas (TGS/77) (420) lampiran satu berkas hal undangan (TGS/79)

(421) maksudnya hal undangan itu maksudnya surat dinas ini (TGS/80)

(422) apa itu?(TGS/95)

(423) apa coba?apa itu majalah dinding?(TGS/96) (424) apa itu majalah dinding atau mading?(TGS/99) (425) menurutmu apa itu majalah dinding? (TGS/101) (426) suaramu paling kuat (TGS/104)

(427) kau dari dulu begitu terus (TGS/105)

(428) itulah ya (TGS/113)

(429) sekolah-sekolah itu mempunyai majalah dinding tiap kelas ( TGS/115)

(430) bukan gitu (TGS/118)

(431) biasanya ada tempat diambil (TGS/119)

(432) bisa juga seperti yang di dekat apa sana (TGS/120)

(433) apa sana (TGS/121)

(434) meja piket sana itu (TGS/122) (435) apa eh apa roster (TGS/124)

(436) nah begitu biasanya mading (TGS/125) (437) ya biasanya tiap kelas ada itu (TGS/127) (438) bisa di dalam kelas (TGS/128)

(439) di luar kelas (TGS/129)

(440) tetapi milik kelas ini (TGS/130)

(441) tiap kelas punya masing-masing (TGS/131)

(442) mungkin kalau ada kalian yang punya ya (TGS/139)

(443) hasil karya kawan kalian apa dan juga kelas-kelas lain (TGS/145)

(444) biar semuanya di mading eh (TGS/148) (445) jadi di sini di dalam surat dinas ini (TGS/150) (446) bulan oktober inilah (TGS/155)

(447) bulan oktober seperti sekarang inilah bulan bahasa (TGS/156) (448) yaitu berkaitan dengan sumpah pemuda (TGS/157)

(449) sumpah pemuda berbangsa satu (TGS/158) (450) berbahasa satu (TGS/159)

(451) dan bertanah air satu (TGS/160)

(452) yang jadi bulan bahasa itu sepanjang bulan oktober (TGS/162) (453) dari tanggal satu sampai tanggal bulan oktober tanggal

berapa?(TGS/163)

(454) tiga puluh satu ya?(TGS/164)

(455) sampai tiga puluh satu oktober itulah (TGS/165) (456) yang dimaksud dengan bulan bahasa (TGS/166) (457) berkenan menjadi juri lomba tersebut (TGS/171) (458) namanya lomba ya harus ada jurikan (TGS/172)

(459) padahal bapak erwin jasman ini guru di sekolah ini juga (TGS/177)

(460) bapak jadi jurinya (TGS/182) (461) ya bukan begitu itu (TGS/183) (462) bukan secara lisan (TGS/184) (463) tapi secara tertulis (TGS/185)

(464) padahal bapak erwin jasman ini guru di sekolah itu juga

(TGS/177)

(465) aduh kenapa diam (TGS/190)

(466) ngantuk semua ya ? (TGS?191)

(467) itu kog ada nomor di atas bu (TGS/193) (468) ada lampiran (TGS/194)

(469) ada hal (TGS/195)

(470) namanya surat dinas begitulah dia (TGS/196) (471) contohnya kan surat dinas (TGS/202)

(472) contohnya nomornya itu (TGS/203)

(473) nomor berapa selama ini?(TGS/204)

(474) kalau umpamanya nomor (TGS/206)

(475) kalau yang seperti contoh ini nomor tiga kosong tiga kosong tiga tujuh (TGS/207)

(476) berikutnya lagi kosong tiga sembilan dan seterusnya (TGS/211) (477) jadi nomornya itu dalam buku agenda (TGS/212)

(478) kan ada itu di tata usaha (TGS/213)

(479) makanya seperti di sekolah kita ini (TGS/214) (480) sudah nomor berapa (TGS/217)

(481) ya dibelakang itu lah bagian-bagian surat dinas lihat (TGS/222) (482) ya kepala surat ini lah dia kepala surat (TGS/225)

(483) yang mana tuh (TGS/227)

(484) sama-sama satu dua tiga (TGS/228)

(485) nah itulah dia kepala surat ya (TGS/229)

(486) kepala surat ini disebut juga kop surat (TGS/230)

(487) supaya nanti besok-besok tidak heran (TGS/231)

(488) apa itu ? (TGS/232)

(489) itu lah kop surat (TGS/233)

(490) surat nah surat dinas (TGS/235) (491) mana bukumu? (TGS/237)

(492) surat dinas seperti tadi (TGS/239) (493) ya tanggal (TGS/245)

(494) misalnya surat dari sekolah ini ke sekolah lain (TGS/257)

Proses yang digunakan guru dalam TGS dideskripsikan sebagai berikut : Jumlah ketiga jenis proses berbeda dalam TGS, proses relasional (46 %)

dominan, kemudian diikuti proses material (40 %) dan terakhir proses mental (14 %). Hasil di atas memperlihatkan bahwa guru tersebut banyak atau dominan menggunakan proses Relational yang menunjukkan hubungan yang baik antara guru tersebut dengan murid-muridnya. Guru tersebut menyadari akan adanya kehadiran partisipan ketika memproduksi teksnya. Kemudian disusul dengan proses material yang menunjukkan adanya aktifitas menggunakan jasmani atau proses prilaku. Selanjutnya diikuti proses mental yaitu proses yang melibatkan perasaan yang tidak begitu banyak digunakan guru.

2). Proses TGJ

Dalam TGJ ditemukan ketiga jenis proses tersebut yaitu: proses material, proses mental dan proses relasional. Ketiga proses tersebut diringkas dalam Tabel 4.14 berikut:

Tabel 4.14 Proses Dalam TGJ

Proses TGJ Jumlah % - Material - Mental - Relasional 139 13 103 55 40 5

Proses dalam TGJ dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar Proses Material TGJ :

(495) seperti biasa saya akan menyiapkan (TGJ/1)

(496) nah, kita lanjutkan materi kita tentang dongeng ya (TGJ/7) (497) hari ini saya mau periksa (TGJ/10)

(498) apakah anda sudah mengerjakan tugas atau belum (TGJ/11) (499) yang sudah angkat tangan (TGJ/13)

(500) yang belum angkat tangan juga (TGJ/14)

(501) terimakasih karena anda sudah melanggar (TGJ/16)

(502) pasti akan dimasukkan daftar nilai untuk anda yang sudah mengerjakan (TGJ/17)

(503) yang penting kamu kerjakan dongengnya (TGJ/21) (504) sudah ya oke (TGJ/22)

(505) yang diselesaikan oleh temanmu ke depan kelas (TGJ/24) (506) yang harus kita perhatikan saat kita mendongeng (TGJ/26) (507) sini silahkan dibacakan (TGJ/29)

(508) kita harus menguasai jalan ceritanya (TGJ/31) (509) seperti kemarin saya sudah dongengkan (TGJ/32)

(510) nah dongeng itu diceritakan oleh sipendongeng (TGJ/34) (511) atau kemarin saya yang dongeng ya (TGJ/35)

(512) itu sudah saya kuasai jalan ceritanya (TGJ/36)

(513) sama seperti anda sedang bercerita ke teman-teman (TGJ/39) (514) dia cerita ke temannya (TGJ/41)

(515) dia cerita ya dia sama seperti menceritakan (TGJ/42) (516) cerita dia-cerita dia siapa? (TGJ/43)

(517) jalan ceritanya harus dikuasai apakah (TGJ/49) (518) tapi biasanya kalau dongeng-dongeng (TGJ/51) (519) menyampaikan cerita dengan lancar (TGJ/55) (520) coba sebutkan kalimat ini (TGJ/57)

(521) laler menclok nangril silahkan (TGJ/59) (522) ulangi sekali lagi Madan (TGJ/60) (523) yang sulit menyebutkan itu (TGJ/62) (524) laler menclok nang ril (TGJ/63) (525) yah sulitnya orang tadi (TGJ/66)

(526) menyebutkan kalimat yang saya sebutkan (TGJ/67) (527) dikatakan orang itu (TGJ/68)

(528) agak-agak gimana gitu menyebutkannya tadi ya (TGJ/71) (529) betul coba kalau anda silahkan Agung (TGJ/72)

(530) sekali lagi boleh dulu Agung (TGJ/73) (531) ketawa ya iya?(TGJ/74)

(532) oh iya silahkan buat anda (TGJ/76) (533) mungkin revisi jawab kali ya (TGJ/77) (534) ulangi menclok (TGJ/79)

(535) akan kesulitan nyebutkan itu (TGJ/82) (536) jadi menceritakan itu (TGJ/86)

(537) ditulis atau diterjemahkan (TGJ/89)

(538) digunakan bahasa yang lebih enak (TGJ/90) (539) agar lancar kamu membacanya (TGJ/91) (540) silahkan yang ketiga ya oke (TGJ/94) (541) Sugeng poin yang ketiga (TGJ/95 ) (542) boleh lebih keras dek?(TGJ/96) (543) jadi kamu gak boleh ter? (TGJ/98) (544) terpaksa membacain dongeng (TGJ/99) (545) saya akan ceritakan dongeng (TGJ/101)

(546) maka kamu akan berpikirnya begini (TGJ/106)

(547) ini mau bercerita dongeng (TGJ/107)

(548) jadi sampaikan dongeng itu natinya ke teman-teman mu dengan tulus (TGJ/110)

(549) ya udah saya memang berdiri di sini (TGJ/111) (550) mau mendongeng ke anda semua (TGJ/112)

(551) maka sampaikanlah dongeng itu dengan tulus (TGJ/113) (552) jangan terpak? (TGJ/114)

(553) padahal memang terpaksa ya? (TGJ/116) (554) kamu kan terpaksa ke depan sini (TGJ/117) (555) untuk diambil nilainya, gitu (TGJ/119) (556) silahkan yang keempat (TGJ/120)

(557) apa itu penjiwaan terhadap isi dongeng (TGJ/121 )

(558) seperti kemarin dibacakan sama teman mu yaitu si Dewa Angin

(TGJ/125)

(559) jangan lupa merica tumbarin dan jintan (TGJ/133)

(560) nah, tokoh-tokoh ini yang mewakili karakter -karakter tertentu

(TGJ/135)

(561) waktu anda menceritakan dongeng (TGJ/137)

(562) ya sesuai dengan karakter tokoh yang di ceritakan dalam dongeng mu (TGJ/139)

(563) tolong yang di luar woi woi (TGJ/140) (564) tolong jangan bikin 153peci (TGJ/141)

(565) yang kayak gitu itu mengganggu sekali (TGJ/142)

(566) yang penting yang bagaimana ya supaya kamu bisa menceritakan keadaan itu (TGJ/148)

(567) kamu juga harus membawakan cerita dengan seru (TGJ/152) (568) ha ini artinya kamau butuh penjiwaan terhadap dongeng (TGJ/153) (569) yang kamu bawakan (TGJ/154)

(570) yaitu dikarang yang diajar sama Joko (TGJ/158) (571) jiwai (TGJ/161)

(572) ya, kamu harus (TGJ/163) (573) ya menguasainya ok (TGJ/164)

(574) adalah kalau menjiwai harus apa?(TGJ/166) (575) baca yang lancar dek (TGJ/167)

(576) ulangin (TGJ/168)

(577) belajar baca di rumah ya tolong (TGJ/169) (578) bacakan sekali lagi (TGJ/171)

(579) Dion Dion silahkan (TGJ/179)

(580) coba sapa teman-temannya Dion (TGJ/180) (581) ayo, enggak usah mulutmu hei (TGJ/182)

(582) ayo ikutin sapa teman-temannya Dion (TGJ/183) (583) silahkan Wakatok (TGJ/186)

(584) sapa teman-temannya (TGJ/187)

(585) dua temanmu tadi sudah menyapa anda dengan, hello ya (TGJ/188) (586) sei hello gitu (TGJ/189)

(587) oh ya, anda pilih siapa? (TGJ/192) (588) Dion sini (TGJ/193)

(589) Wakatok (TGJ/19)

(590) ketua kelas (TGJ/195)

(591) sei hello sama kawan-kawannya (TGJ/196) (592) coba (TGJ/197)

(593) sei helo kayak kamu menyiapkan tadi (TGJ/198) (594) kayak kamu menyiapkan tadi (TGJ/199)

(595) coba (TGJ/200)

(596) kayak kamu menyiapkan tadi (TGJ/201) (597) sei helo (TGJ/202)

(598) tadi sudah itu (TGJ/20) (599) sei hello aja ya (TGJ/205) (600) cukup mudah (TGJ/207) (601) untuk melatih (TGJ/208)

(602) supaya kita bisa bersuara keras dan jelas (TGJ/209)

(603) nah, sekarang atau nanti untuk melatih suara kalian lebih ker as

(TGJ/216)

(604) kalian bica lakukan seperti ini (TGJ/217) (605) kamu mendongeng (TGJ/220)

(606) eh, minta izin dulu ya (TGJ/224) (607) ma, minta izin, gitu ya oke (TGJ/225)

(608) jadi teriak-teriak kamu di pinggir kali (TGJ/228) (609) jangan teriak-teriak di depan rumah orang (TGJ/230) (610) boleh juga teriak-teriak si Joko ya (TGJ/232)

(611) teriak-teriak di kebun rambung ya (TGJ/233 ) (612) monggop, monggop aduh (TGJ/234)

(613) soalnya dia pacaran terus kali ya (TGJ/235) (614) cukup, cukup (TGJ/236)

(615) jadi, ceritalah ke orang lain (TGJ/239) (616) silahkan berikutnya yang ke enam (TGJ/241)

(617) dicontohkan langsung oleh temannya yang baca tadi (TGJ/242) (618) kita harus bersuara jelas atau lafal, ya (TGJ/247)

(619) coba anda sebutin sama-sama abjad yang pertama adalah

(TGJ/248)

(620) cukup cukup (TGJ/252)

(621) ya yang anda lakukan tadi adalah melafalkan (TGJ/253) (622) ya yang pastinya waktu kamu bercerita (TGJ/258)

(623) istilahnya atau ceritanya sama sekali tidak menyuarakan (TGJ/260) (624) apa sih yang diceritakan itu (TGJ/266)

(625) jadi saya cerita begitu kamu dengar gak (TGJ/269) (626) nggak kan (TGJ/270)

(627) seperti anda tadi menyebutkan karakter huruf a, b, c, begitu ya (TGJ/275)

(628) jelaslah lafalnya (TGJ/276) (629) sudah (TGJ/277)

(630) simbol yang ke tujuh (TGJ/278) (631) intonasi yang tepat (TGJ/279)

(632) tadi di awal karakternya saya ceritakan (TGJ/281) (633) oke ayo berlatih (TGJ/282)

(634) ini ayo ayo (TGJ/283)

Daftar Proses Mental TGJ :

(635) saya harap kalian tetap baik dimanapun (TGJ/3) (636) pasti semua pernah mendengar kata dongeng (TGJ/8) (637) nanti kita akan mendengarkan dongeng (TGJ/23)

(638) yang harus kita perhatikan saat kita mendongeng (TGJ/26) (639) udah, dengarin kupingnya (TGJ/100)

(640) atau mau marah-marah sih (TGJ/108) (641) jiwai dongeng itu dengan cermat (TGJ/138)

(642) betul-betul saat dibayangkan oleh orang lain (TGJ/149) (643) yang mendengarkan (TGJ/150)

(644) ha ini artinya kamu butuh penjiwaan terhadap dongeng (TGJ/153) (645) tiba-tiba dari kejauhan ibu itu mendengar suara sayup-sayup

(TGJ/155)

(646) Wakatok makasih ya Dion ya (TGJ/184) (647) gak dengar gitu ya (TGJ/267)

(648) kamu kira ngapain saya (TGJ/271) Daftar Proses Relasional TGJ :

(649) apa kabar kalian? (TGJ/2)

(650) saya harap kalian tetap baik dimana pun (TGJ/3) (651) dan kapan pun (TGJ/4)

(652) masih semangat hari ini? (TGJ/5)

(653) gak biasanya seperti itu ya jawabannya (TGJ/6) (654) kan gitu kan (TGJ/9)

(655) dongengnya seru kok (TGJ/19)

(656) itu tidak menjadi masalah dek (TGJ/20) (657) tapi sebelumnya ada beberapa hal (TGJ/25) (658) hal yang pertama adalah (TGJ/27)

(659) betul sekali (TGJ/30)

(660) jadi enak sih diceritakan (TGJ/37)

(661) ya pada prinsipnya sih mendongeng itu (TGJ/38) (662) ya misalnya si Joko gitu ya (TGJ/40)

(663) seperti keadaan sehari-hari (TGJ/44) (664) demikian juga untuk mendongeng (TGJ/45) (665) apa tujuannya? (TGJ/46)

(666) tujuannya adalah agar cerita itu enak didengar (TGJ/47) (667) termasuk tadi menguasai jalan (TGJ/48)

(668) yang kita bicarakan tadi tentang dongeng binatang itu (TGJ/52) (669) pasti ada saja sedih (TGJ/53)

(670) ya, yang kedua Joko (TGJ/54) (671) maksudnya adalah ya (TGJ/56)

(672) buat anda siapa Ramadan Madan (TGJ/58) (673) ada sebagian orang (TGJ/61)

(674) benar (TGJ/64)

(675) ya sulitnya orang (TGJ/65) (676) yah sulitnya orang tadi (TGJ/66)

(677) bukan atau cadel ya (TGJ/69)

(678) atau bisa juga dibilang kagok-kagok hah (TGJ/70) (679) betul coba kalau anda silahkan agung (TGJ/72) (680) iya kalo di Indonesiakan apa artinya itu? (TGJ/78) (681) sebagian orang yang mungkin (TGJ/80)

(682) yang mungkin tidak beretnis Jawa (TGJ/81) (683) ramadan bukan ja jawa kan (TGJ/83) (684) bukan jawa kan? (TGJ/84)

(685) tapi dia sulit haa oke (TGJ/85)

(686) ya kadang-kadang ada istilah yang bagaimana (TGJ/87) (687) kalau misalnya dalam dalam bahasa buku ya (TGJ/88) (688) itu poin yang ke? (TGJ/92)

(689) poin yang kedua (TGJ/93)

(690) hei kamu yang di sebelah sana (TGJ/102) (691) kamu gak tulus itu ya (TGJ/103)

(692) itu terpak? (TGJ/104)

(693) sebetulnya kan gitu (TGJ/109) (694) untuk apa? (TGJ/118)

(695) nah dongeng oke, itu biasanya ya di dalamnya terdapat tokoh-tokoh

(TGJ/122)

(696) oke yang macem-macem ya tokoh-tokohnya (TGJ/1233) (697) siapa nama Dewa Anginnya? (TGJ/127)

(698) Herman yang ceroboh gitu ya (TGJ/128) (699) kemudian ada juga tokoh ibu tiri (TGJ/129) (700) dengan anak tirinya yang kejam (TGJ/130)

(701) ya, atau kakak ke adik yang bersaudara (TGJ/131)

(702) ya seperti bawang bawang putih dan bawang merah (TGJ/132) (703) itu mau masak apa gitu ya (TGJ/134)

(704) oke jadi tokoh-tokoh tersebut itu memeilki karakter-karakter yang

(TGJ/143)

(705) saat tokoh tersebut dalam kesusahan (TGJ/145) (706) saat tokoh tersebut dalam kesusahan (TGJ/146)

(707) ya maka kamu harus menceritakan dengan nada ya (TGJ/147) (708) yang penting yang bagaimana ya (TGJ/148)

(709) demikian juga kalau misalnya itu tadi factor serunya gitu ya

(TGJ/151)

(710) itu bukan dongeng (TGJ/157) (711) tidak ya? (TGJ/160)

(712) ya bagaimana dongeng tadi (TGJ/162) (713) hal yang berikutnya (TGJ/165)

(714) anda bagaimana sih dek (TGJ/170) (715) siapa namanya? (TGJ/172)

(716) masih nomor lima (TGJ/173) (717) sebagian orang memang (TGJ/174)

(718) ada yang tidak bisa bersuara keras (TGJ/175) (719) atau bersuara jelas maksudnya ya (TGJ/176) (720) seperti temanmu misalnya (TGJ/177)

(721) siapa namanya?(TGJ/178)

(722) Dion bukan begitu begini (TGJ/181) (723) ini jagonya di ruangan (TGJ/185) (724) nah mana yang lebih jelas? (TGJ/190) (725) tidak satu pun ya (TGJ/191)

(726) helo gitu kan oke (TGJ/203) (727) sebenarnya gini lo (TGJ/206)

(728) di sekitarmu ada sungai nggak oke (TGJ/210) (729) di sungai itu pasti ada air (TGJ/211)

(730) yang iya jelas mengalir ya (TGJ/212)

(731) deras terus ada batu-batuan yang banyak (TGJ/213)

(732) apa istilahnya berojokan ya (TGJ/214) (733) bukan (TGJ/217)

(734) di tepi sungai tersebut (TGJ/218) (735) yang jelas tidak ada setan ya (TGJ/222)

(736) itu adalah salah satu melatih kamu untuk bersuara keras (TGJ/225) (737) itu bahaya (TGJ/229)

(738) kejelasan suara itu poin yang ke? (TGJ/235) (739) kelima (TGJ/236)

(740) siapa namanya dek ya (TGJ/241) (741) saputri atau saputer (TGJ/243) (742) saputri ya (TGJ/244)

(743) ya abjad (TGJ/252) (744) betul nah (TGJ/253)

(745) bagaimana kalau kita misalnya mendongeng dengan lafal yang jelas pak? (TGJ/25)

(746) kamu tidak jenuh (TGJ/256) (747) itu juga gak jelas (TGJ/261)

(748) yang dibelakang sana pasti bingung (TGJ/262) (749) betul kan (TGJ/265)

(750) itulah cerita (TGJ/269)

(751) atau buang angin sihkan gitu ya (TGJ/270) (752) sudah gini lafal harus jelas (TGJ/271)

Proses yang digunakan guru dalam TGJ dideskripsikan sebagai berikut :

Jumlah ketiga proses berbeda dalam TGJ, temuan penelitian menunjukkan proses Material yang paling dominan (55 %), kemudian diikuti proses Relasional (40 %) dan terakhir proses Mental (5 %). Temuan di atas menunjukkan bahwa guru tersebut sangat banyak atau aktif menggunakan proses Material yang melibatkan proses perilaku (behavioral) yang menujukkan adanya aktifitas menggunakan jasmani atau proses prilaku dari guru dan muridnya selaku

partisipan. Kemudian disusul dengan proses Relational yang juga masih banyak yang menunjukkan bahwa guru tersebut mempunyai hubungan yang baik dengan murid-muridnya. Guru tersebut menyadari akan adanya kehadiran partisipan ketika memproduksi teksnya. Selanjutnya diikuti proses Mental yaitu proses yang melibatkan perasaan guru yang jumlah hanya sedikit.

3). Proses TGM

Dalam TGM ditemukan ketiga proses yaitu: Proses Material, Proses Mental dan Proses Relasional. Ketiga Proses tersebut diringkas dalam Tabel 4.15 berikut:

Tabel 4.15 Proses dalam TGM

Proses TGM Jumlah % - Material - Mental - Relasional 68 15 74 26 6 68

Proses dalam TGM dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar Proses Material TGM :

(753) sekarang ayo sekarang kita akan belajar tentang makna (TGM/2) (754) yang dikatakan dengan makna meluas (TGM/13)

(755) kalau dikatakan konotasi itu (TGM/36)

(756) sedangkan kalau dikatakan denotasi (TGM/38) (757) contoh kalau dikatakan makna (TGM/47) (758) kalau dikatakan dia sapu ya (TGM/48) (759) atau dikatakan tadi makan (TGM/49)

(760) sedangkan kalau dikatakan makan tangan (TGM/54) (761) pedagang itu makan tangan (TGM/61)

(762) dapat un untung (TGM/63) (763) jadi tadi ibu jelaskan (TGM/67) (764) bahwa kalau dikatakan mak (TGM/68)

(765) ada yang dikatakan makna yang menyempit (TGM/78) (766) ada yang dikatakan makna meluas (TGM/79)

(767) contoh kalau dikatakan madrasah (TGM/84) (768) itu dikatakan pendeta (TGM/100)

(769) jadi setiap orang yang tempat bertanya (TGM/101)

(770) atau katakanlah orang yang berkhotbah di ge gereja (TGM/104) (771) itulah yang dikatakan dengan pende? pendeta (TGM/106)

(772) kalau dikatakan ustad (TGM/130)

(773) makanya dikatakan maknanya menyem menyempit (TGM/142) (774) orang yang melahirkan kita (TGM/150)

(775) omakmu itulah yang dinamakan dengan ibu (TGM/154) (776) apa ibu yang melahirkan kau? (TGM/161)

(777) tapi kau panggil apa? ibu (TGM/163)

(778) maka bantulah saudara-saudaramu (TGM/176) (779) yang terkena gempa di padang (TGM/177)

(780) yang dikatakan dengan makna meluas (TGM/184) (781) sekarang kita masuk kepada amelioraatif (TGM/187) (782) dah itu kau mau ditanya (TGM/195)

(783) tapi kalau saya kau tawari daging (TGM/202) (784) contoh kalau dikatakan tuli (TGM/210)

(785) atau kalau dikatakan pekak (TGM/211) (786) atau kalau dikatakan pekak (TGM/212) (787) atau dikatakan gila (TGM/217)

(788) kalau yang dikatakan nilai rasanya lebih rendah (TGM/223) (789) jadi contoh kalau yang dikatakan anak itu tunarungu (TGM/225) (790) atau contoh kalau dikatakan (TGM/229)

(791) eh aku mau berak ah (TGM/230) (792) aku mau berak ah (TGM/231)

(793) berarti kalau kau mau ke sana (TGM/237) (794) aku mau buang air besar (TGM/241) (795) maka kalau dikatakan peot (TGM/254) (796) kalau dikatakan isss biniku (TGM/257)

(797) jadi kalau dikatakan istriku lima lebih enak nggak? (TGM/260) (798) atau kalau dikatakan (TGM/266)

(799) ayahnya bekerja sebagai gelandangan (TGM/267) (800) oke kalau dikatakan tuna wisma (TGM/278) (801) jadi kalau dikatakan tuna wisma (TGM/282) (802) yang dikatakan makna menyempit (TGM/303)

(803) sekarang kita masuk ke makna umum dengan khusus (TGM/308) (804) yang patut disebut orang (TGM/314)

(805) jadi kalau dikatakan khusus itu special (TGM/324) (806) yang dinamakan makna khusus (TGM/326)

(807) jadi kalau dikatakan ikan (TGM/327)

(808) kalau dikatakan umum dengan khusus (TGM/334) (809) oke sekarang coba (TGM/337)

(810) masing-masing buat satu makna umum (TGM/338) (811) kalau misalnya dikatakan bunga iya (TGM/341) (812) masuklah dia maaaaa mawar (TGM/342) (813) masuklah dia anggrek (TGM/343)

(814) masuklah dia bunga tai ayam (TGM/346) (815) termasuk bunga itu nggak? (TGM/348)

(816) sekarang coba kau buat satu makna umum (TGM/350) (817) haa apa kau pegang pegang di rambutmu (TGM/372)

(818) cepat Daniel (TGM/385) (819) cepat (TGM/391)

(820) cepat (TGM/392)

(821) oke sekarang ambil buku (TGM/417)

Daftar Proses Mental TGM : (822) tau makna (TGM/3) (823) tau kan (TGM/4)

(824) kalau dulu kita mengenal makna hanya ada dua (TGM/5) (825) jadi waktu dulu kita hanya mengenal dua makna (TGM/18) (826) saya nggak suka (TGM/193)

(827) kalau makan daging kamu suka (TGM/196) (828) saya enggak suka (TGM/203)

(829) kalau di telingamu lebih enak kau rasakan (TGM/245) (830) kalau di telingamu lebih lembut kau rasakan (TGM/246) (831) jadi kalau peot (TGM/248)

(832) yang suka tidur di emperan (TGM/293) (833) apa namanya? (TGM/294)

(834) saya rasa gampang (TGM/335)

(835) haa ihhh negara kau pun kau nggak tau (TGM/395) (836) semuanya sudah paham (TGM/416)

(837) paham kan (TGM/417)

Daftar Proses Relasional TGM :

(838) yaitu makna konotasi dan makna denotasi (TGM/6) (839) jadi sesuai dengan sifat bahasa indonesia (TGM/7)

(840) sesuai dengan sifat bahasa indonesia yaitu sifat dinamis (TGM/8) (841) yaitu berkembang (TGM/9)

(842) jadi perubahan makna itu ada (TGM/12) (843) kalau dia meluas (TGM/14)

(844) maka pasangannya sama dengan makna menyempit (TGM/15) (845) sedangkan kalau dia amilioratif (TGM/16)

(846) pasangannya sama dengan apa? peoratif (TGM/17) (847) yaitu makna umum makna (TGM/19)

(848) makna apa? konotasi dengan makna deno denotasi (TGM/20) (849) apa itu makna konotasi? (TGM/21)

(850) apa itu (TGM/22)

(851) yang dimaksud dengan makna konotasi? (TGM/23) (852) apa makna konotasi? (TGM/24)

(853) apa itu yang dimaksud dengan makna konotasi? (TGM/26) (854) makna konotasi atau denotasi? (TGM/28)

(855) jadi apa itu makna konotasi (TGM/33)

(856) sama dengan makna yang sebe sebenarnya (TGM/37) (857) makna konotasi itu sama dengan makna koo (TGM/43)

(858) makna yang makna kias (TGM/44)

(859) sedangkan deno artinya makna yang sebe sebenarnya (TGM/45) (860) itu sama dengan makna yang sebenarnya (TGM/50)

(861) itu makna yang sebenarnya atau deno denotasi (TGM/52) (862) apa artinya? (TGM/54)

(863) apa arti makan tangan? (TGM/55) (864) apa arti makan tangan? (TGM/56)

(865) pedagang itu makan tangan hari ini (TGM/58) (866) apa arti kata makan tangan? haa (TGM/59)

(867) karena dagangannya sudah habis terjual (TGM/61) (868) maka ini makna denotasi (TGM/63)

(869) apa makna konotasi? (TGM/64) (870) yaitu perubahan makna (TGM/69)

(871) sesuai dengan perkembangan bahasa indonesia (TGM/71) (872) sesuai dengan sifat bahasa indonesia (TGM/72)

(873) sesuai dengan sifat bahasa indonesia (TGM/74) (874) jadi kalau misalnya makna menyempit (TGM/79) (875) itu artinya makna (TGM/80)

(876) yang sekarang itu artinya lebih sempit dari kalimat (TGM/81) (877) kalau sejarah itu makna menyempit (TGM/85)

(878) dahulu ini artinya rumah sekolah (TGM/87) (879) rumah sekolah itu namanya madrasah (TGM/89) (880) arti madrasah apa? (TGM/91)

(881) tapi sekolah untuk siapa (TGM/93)

(882) pendeta ini artinya dahulu luas sekali (TGM/96) (883) orang yang pandai (TGM/97)

(884) itu namanya pendeta (TGM/99)

(885) jadi sekarang pendeta ini sudah sempit artinya (TGM/100) (886) apa arti pendeta sekarang? (TGM/101)

(887) jadi makna menyempit atau melua (TGM/106) (888) kalau dahulu artinya sarjana itu (TGM/109)

(889) setiap orang yang punya ilmu artinya sarjana (TGM/110) (890) jadi dia maknanya luas dulu (TGM/111)

(891) sekarang sempit (TGM/113)

(892) orang yang tamat dari perguruan tinggi (TGM/114) (893) maka artinya sarja sarjana (TGM/115)

(894) ini sama dengan makna menyempit (TGM/116)

(895) jelas sampai di situ yang maknanya menyempit? (TGM/117) (896) jelas dedi maknanya menyempit? (TGM/118)

(897) jelas yang makna menyempit? (TGM/119) (898) udah jelas rina makna menyempit (TGM/120) (899) kalau dia artinya itu sedikit maka (TGM/124) (900) itu artinya makna menyempit (TGM/125) (901) kalau artinya sedikit (TGM/127)

(902) ustad itu sama dengan pendeta (TGM/130) (903) ustad kalau dulu orang yang pintar (TGM/131)

(904) pendeta juga kan orang yang banyak ilmunya (TGM/133) (905) itu artinya pende pendeta (TGM/135)

(906) tapi sekarang ustad khusus orang apa (TGM/137) (907) pendeta khusus orang apa (TGM/138)

(908) sarjana khusus orang yang yang tamat perguruan tinggi

(TGM/140)

(909) oke sekarang makna meluas (TGM/142)

(910) kalau makna meluas itu artinya kalau dulu artinya sempit

(TGM/143)

(911) tapi sudah lebar sudah lebar (TGM/144)

(912) kalau arti sebenarnya ibu itu apa? iya (TGM/147) (913) mama itulah ibu (TGM/149)

(914) omakku itukan ibu (TGM/151)

(915) jadi sekarang ibu ini maknanya meluas (TGM/153) (916) setiap orang yang sudah dewasa (TGM/155) (917) sudah lebih tua dari kau (TGM/156)

(918) kau panggil ibu (TGM/157)

(919) maka ibu ini sama dengan makna meluas (TGM/162) (920) makna menyempit atau meluas (TGM/164)

(921) melu meluas karna apa (TGM/165) (922) saudara itu artinya orang (TGM/166)

(923) yang satu ayah satu ibu sama kita (TGM/167) (924) kalau dulu artinya (TGM/168)

(925) tapi sekarang kalau orang yang nggak kita kenal (TGM/170) (926) maka itu makna menyempit (TGM/175)

(927) atau makna meluas? luas (TGM/176) (928) menyempit atau meluas (TGM/178) (929) meluas (TGM/179)

(930) sudah jelas sampai di situ (TGM/180)

(931) amelioratif artinya berhubungan dengan nilai rasa (TGM/185) (932) contoh kalau kau molen rasanya enak menurutmu (TGM/186) (933) molen enak bu (TGM/189)

(934) karna banyak goreng- gorengan (TGM/191) (935) itu berhubungan dengan nilai rasa (TGM/198) (936) karna saya bukan pemakan daging (TGM/201) (937) berhubungan dengan nilai rasa (TGM/203)

(938) kalau dia amelioratif nilai rasanya lebih tinggi (TGM/20) (939) jadi kalau dia amelioratif nilai rasanya lebih tinggi (TGM/205) (940) ini jelas nilai rasanya kan (TGM/210)

(941) bisa nggak enak (TGM/211) (942) gitu iya kan (TGM/212)

(943) Diana itu peka kali (TGM/213) (944) si Kori gila (TGM/215)

(945) si Kori gila (TGM/216)

(946) kau marah enggak (TGM/217)

(947) maka dia itu nilai rasanya lebih rendah (TGM/219) (948) sama dengan peoratif (TGM/221)

(949) lebih halus nggak (TGM/223) (950) lebih halus nggak (TGM/224)

(951) maka ini namanya amilio ratif (TGM/225)

(952) maka kasar nggak (TGM/229) (953) maka itu makna apa (TGM/231) (954) makna apa (TGM/232)

(955) maka dia lebih lebih enak di telinga (TGM/239) (956) kalau di telinga mu lebih enak kau dengar (TGM/240) (957) kalau di telingamu lebih enak kau rasakan (TGM/241) (958) kalau di telingamu lebih lembut kau rasakan(TGM/242) (959) maka itu sama dengan amilioratif (TGM/243)

(960) kalau poet jelek kan (TGM/248)

(961) jelekkan kalau orang peot kan (TGM/246) (962) orang peot jelek kan (TGM/248)

(963) itu berarti nilai rasanya lebih rendah (TGM/251) (964) jadi jelas (TGM/252)

(965) biniku lima (TGM/254)

(966) maka itu peora peoratif (TGM/255) (967) maka istriku makna apa (TGM/257) (968) biniku makna apa (TGM/259) (969) jelas sampai di situ (TGM/261) (970) jadi amilioratifnya apa (TGM/266)

(971) gelandangan itu sama dengan apa (TGM/267) (972) karya artinya ker kerja (TGM/270)

(973) tuna artinya tidak (TGM/271)

(974) jadi kalau tuna karya artinya itu tidak beker (TGM/272) (975) apa arti wisma? (TGM/275)

(976) wisma itu sama dengan apa (TGM/276) (977) tidak punya ru rumah (TGM/279) (978) maka ini sama dengan apa (TGM/280) (979) kalau peoratifnya apa (TGM/282)

(980) orang yang tidak punya rumah (TGM/283) (981) apa namanya (TGM/284)

(982) orang yang tidak punya rumah apa namanya (TGM/285) (983) bukan miskin (TGM/286)

(984) yang nggak punya tempat tinggal (TGM/287) (985) yang nggak punya rumah (TGM/288)

(986) maka tuna wisma sama dengan amilioratif (TGM/292) (987) sedangkan gelandangan sama dengan peoratif (TGM/293) (988) oke kalau buta (TGM/29)

(989) amilioratifnya apa (TGM/296) (990) dah jelas (TGM/298)

(991) sudah jelas (TGM/303)

(992) ini yang paling enak (TGM/305)

(993) jadi kalau umum ini yang layak ya (TGM/308) (994) yang namanya umum (TGM/310)

(995) wc umum tempat rame-rame (TGM/312)

(996) kamar mandi umum itu tempat rame-rame (TGM/314) (997) umum artinya yang rame-rame itulah (TGM/315) (998) nanti kalau khusus itu artinya spesial (TGM/317) (999) orang –orang tertentu itu (TGM/318)

(1000) maka inilah makna umum (TGM/321) (1001) masuk didalamnya ikan tawar (TGM/322) (1002) ya masuk didalamnya ikan bandeng (TGM/323) (1003) masuk di dalamnya ikan hiu (TGM/32)

(1004) maka ini sama dengan makna khusus (TGM/325) (1005) terus mana khususnya (TGM/345)

(1006) paling nggak tiga ya makna khususnya (TGM/352) (1007) berhutan rupanya rambutmu (TGM/366)

(1008) jangan ributmu aja yang ada (TGM/377) (1009) kau Joko (TGM/390)

(1010) kau Adla Adlani (TGM/397) (1011) itu nggak mana itu (TGM/403)

(1012) jadi sudah jelas makna umum dengan makna khusus (TGM/407)

Proses yang digunakan guru dalam TGM dideskripsikan sebagai berikut:

Jumlah ketiga proses berbeda dalam TGM, temuan penelitian menunjukkan proses Relasional yang paling dominan dalam TGM (68 %), kemudian diikuti

proses Material (26 %) dan terakhir proses Mental (6 %). Dari temuan di atas menunjukkan bahwa guru tersebut banyak sekali menggunakan proses relasional yang bermakna bahwa guru tersebut masih mempunyai hubungan yang baik dengan murid-muridnya. Guru tersebut juga menyadari akan adanya kehadiran partisipan yaitu murid-muridnya. Kemudian disusul dengan proses material yang melibatkan proses perilaku dan partisipan yang terlibat dalam proses pemerilaku. Selanjutnya diikuti proses mental yaitu proses yang melibatkan perasaan guru dalam jumlah yang tidak banyak atau sedikit saja.

4). Proses TGT

Dalam TGT ditemukan ketiga proses tersebut yaitu: Proses Material, Proses Mental dan Proses Relasional. Ketiga Proses tersebut diringkas dalam Tabel 4.16 berikut:

Tabel 4.16 Proses dalam TGT Proses TGT Jumlah % - Material - Mental - Relational 139 13 107 54 5 41

Proses dalam TGT dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar Proses Material TGT :

(1013) pabelan sudah dibagi (TGT/8) (1014) sudah pak (TGT/9)

(1015) kita akan bahas membaca buku indeks (TGT/10)

(1016) seluruhnya sudah kita mulai ini minggu yang lalu kan (TGT/11 (1017) membaca indeks itu gunanya apa (TGT/15)

(1018) membaca indeks gunanya apa (TGT/15) (1019) membantu siapa (TGT/16)

(1020) membantu pembaca untuk apa (TGT/17) (1021) membantu pembaca (TGT/18)

(1022) untuk mencari (TGT/19)

(1023) uhu kemudian, yang kita gunakan membaca indeks itu (TGT/22) (1024) membaca apa yang kita pergunakan (TGT/23)

(1025) teknik apa yang kita pergunakan? (TGT/24) (1026) selain membaca indeks (TGT/27)

(1027) membaca apa lagi yang dipergunakan (TGT/28) (1028) membaca memindai? (TGT/29)

(1029) selain membaca indeks (TGT/30) (1030) membaca nomor telepon (TGT/31) (1031) mencari kata pada kamus (TGT/32) (1032) mencari angka-angka statistik (TGT/33)

(1033) sekarang kamu akan saya bagi dulu sebentar (TGS/36)

(1034) kamu berlatih indeks dari sebuah buku ya (TGT/38)

(1035) coba dibaca dulu atas empat kelompok entah lima orang perkelompok (TGT/39)

(1036) pindah yang dua di sini (TGT/44) (1037) satu pindah ke sini (TGT/45)

(1038) saya bagikan buku ilmu pengetahuan (TGT/51)

(1039) kelompok satu saya bagikan buku kuantum sisi (TGT/53)

(1040) kelompok dua saya bagi buku kuantum sisi juga (TGT/54) (1041) kelompok tiga saya kasih buku kuantum lening (TGT/55) (1042) kelompok empat saya bagi ensiklopedi matematika (TGT/56) (1043) saya tugasi kau mencari empat indeks (TGT/58)

(1044) sebutkan dengan secara cepat (TGT/59)

(1045) pergunakan dengan membaca memindai (TGT/60) (1046) mari saya tentukan kata-katanya (TGT/62)

(1047) cari dengan cepat nanti ya (TGT/63) (1048) tulis (TGT/65)

(1049) belajar memutar (TGT/68) (1050) tambatan lisan (TGT/71)

(1051) cari informasi yang cepat (TGT/73) (1052) catat nomor (TGT/82)

(1053) kata yang mau kalian temukan informasinya fisiologi (TGT/83) (1054) di halaman berapa bisa kau temukan itu (TGT/96)

(1055) gerak mata bagaimana dari atas ke bawah (TGT/99) (1056) setelah kau temukan (TGT/101)

(1057) cari informasinya (TGT/102) (1058) tulis ke bukumu (TGT/103)

(1059) membaca dengan cermat menemukan informasi (TGT/107) (1060) kalau sudah ditemukan langsung (TGT/108)

(1061) dicatat ke bukunya (TGT/109)

(1062) informasi apa yang kalian dapat dengan itu (TGT/110)

(1063) kata-kata yang sudah saya tentukan di setiap kelompok (TGT/111) (1064) simpulkanlah (TGT/112)

(1065) lalu tuliskan ke bukumu (TGT/113)

(1066) kata apa pertama yang mau kalian cari (TGT/116) (1067) Amstrong, halaman berapa tadi dapatnya (TGT/117) (1068) apalah yang mau kalian catat (TGT/119)

(1069) kelompok dua petama tadi apa katanya (TGT/129) (1070) ada (TGT/131)

(1071) informasi apa yang perlu kita catat yang kita harus ketahui

(TGT/135)

(1072) apa katanya ditulis di sana (TGT/138)

(1073) apa yang perlu kalian catat dari situ (TGT/140) (1074) duduklah di ujung kursi (TGT/141)

(1075) pastikan anda duduk tegap (TGT/144)

(1076) luangkan waktu untuk menenangkan pikiran anda dan bersantailah (TGT/146)

(1077) apa yang perlu kalian catat informasi dari situ mengenai fisiologi itu (TGT/147)

(1078) coba apa yang perlu kalian catat (TGT/148)

(1079) carilah bukalah halaman delapan puluh satu bangun datar

(TGT/153)

(1080) coba simpulkan (TGT/171)

(1081) sudah bisa tadi disimpulkan kelompok belajar itu (TGT/175) (1082) coba dulu Eva (TGT/176)

(1083) informasi apa yang kalian dapatkan dari halaman itu (TGT/180) (1084) setelah kalian baca (TGT/185)

(1085) belajar memutar itu sirkuit loding (TGT/187) (1086) sudah kalian baca sampai di mana (TGT/188) (1087) sudah kalian baca sampai di sini (TGT/189) (1088) sudah bisa kita temukan (TGT/191)

(1089) nanti itu apa itu belajar memutar itu (TGT/192) (1090) coba sama-sama membaca (TGT/193)

(1091) kemudian simpulkan informasi (TGT/194)

(1092) coba buka dulu halaman tiga puluh itu (TGT/198)

(1093) apa yang dibahas mengenai kecerdasan di sana (TGT/199) (1094) di sini kan sudah bisa didapat ini (TGT/200)

(1095) ya sampai situ tuliskan (TGT/209) (1096) lanjutkan ke tiga (TGT/210)

(1097) lewat waktu nanti dua puluh menit berakhir (TGT/212) (1098) apakah kau bisa menemukan semua kata-kata itu (TGT/213) (1099) menemukan informasi yang berkaitan (TGT/214)

(1100) dengan kata-kata yang sudah saya tentukan tadi (TGT/215) (1101) informasi apa yang kau dapat (TGT/216)

(1102) tulis saja (TGT/217)

(1103) kelompok tiga kalau sudah selesai kecerdasan (TGT/219) (1104) lanjutkan menulis cepat (TGT/220)

(1105) buka dengan cepat (TGT/224)

(1106) kelompok empat sudah hampir rampung (TGT/227) (1107) ya kalau sudah lanjutkan menulis cepat (TGT/228) (1108) temukan informasinya (TGT/230)

(1109) catat jadi (TGT/231)

(1110) begitulah caranya untuk mencari indeks (TGT/232)

(1111) indeks itu membantu kita (TGT/23) (1112) membantu pembaca (TGT/235) (1113) menemukan informasi (TGT/236) (1114) dapat (TGT/243)

(1115) menulis cepat (TGT/244) (1116) apa katanya di situ (TGT/250)

(1117) haaa informasi apa yang perlu kita tulis (TGT/251) (1118) gunakan membaca (TGT/252)

(1119) memindai dari atas ke bawah gerak mata itu (TGT/253) (1120) tulis salah satunya informasinya (TGT/254)

(1121) menulis cepat (TGT/255) (1122) membantu anda (TGT/256)

(1123) mengatasi masalah lembaran kosong (TGT/257) (1124) ya itu aja, tuliskan informasinya (TGT/259) (1125) kelompok berapa yang udah selesai (TGT/260)

(1126) sangat minim menggunakan halaman indeks (TGT/269) (1127) kelompok empat sudah selesai (TGT/270)

(1128) sudah, kelompok empat sudah selesai (TGT/278) (1129) sudah kalian buka dengan cepat (TGT/290)

(1130) temukan informasinya melalui membaca memindai (TGT/291) (1131) apa yang bisa kalian temukan?(TGT/293)

(1132) coba baca dulu mulai dari perkataan (TGT/294) (1133) pikiran kata atau frase, itu aja bersihkan (TGT/297) (1134) oke hampir rampung semua kelompok (TGT/298) (1135) informasi apa yang sudah kalian dapatkan (TGT/300) (1136) yang kita gunakan untuk mengevaluasi informasi (TGT/303) (1137) dan menyatukannya ke dalam, iya oke (TGT/304)

(1138) sudah kita praktekan (TGT/310)

(1139) dan kita pake buku-buku ilmu pengetahuan ya (TGT/311) (1140) mencari halaman (TGT/315)

(1141) bah coba lihat dulu halaman indeks di buku tadi (TGT/329) (1142) terus atau tulis (TGT/332)

(1143) coba Gomar (TGT/341)

(1144) ayo coba amati kembali dulu halaman indeks di buku pengetahuan tadi (TGT/343)

(1145) coba Wanto sempurnakan tadi (TGT/347)

(1146) disusun secara alpeba alpeba alphabet alphabetis iya kan

(TGT/349)

(1147) kita petik dari materi ini ya (TGT/354)

(1148) saya kira ini sudah bisa kita tinggalkan (TGT/355)

(1149) kita akan selanjutnya ulangan harian yang ke ke dua ya?

(TGT/356)

(1150) nanti kita ulangan harian (TGT/358) (1151) hari apa ibu masuk lagi (TGT/359)

(1152) oke jumat ya kita ulangan ulangan harian ke dua ya (TGT/361) Daftar Proses Mental TGT :

(1153) atau istilah yang tidak kita ketahui (TGT/21) (1154) melihat acara siaran televisi (TGT/34)

(1155) melihat daftar atau jadwal perjalaaaan (TGT/35) (1156) lihat dalam indeks (TGT/72)

(1157) lihat halaman-halamannya di indeks (TGT/87) (1158) kalian lihat halamannya (TGT/95)

(1159) coba lihat di halaman berikutnya lagi (TGT/165) (1160) tidak ada tersedia penjelasan bangun datar (TGT/166) (1161) dan melihat kemajuan dengan segera (TGT/258) (1162) sangat diperlukan ini (TGT/265)

(1163) tingkat-tingkat SMP belum kurang kali (TGT/266)

(1164) oke saya kira kamu sudah memahami apa itu halaman indeks

(TGT/350)

(1165) itu saja yang perlu kita (TGT/353)

(1166) saya kira ini sudah bisa kita tinggalkan (TGT/354)

Daftar Proses Relasional TGT : (1167) baik pak (TGT/2) (1168) sehat semua? (TGT/3) (1169) hadir semua? (TGT/4)

(1170) sudah langganan ini kan? (TGT/7) (1171) oke tadi buku (TGT/8)

(1172) udah pas lima lima (TGT/47)

(1173) yang mau kalian cari nanti dalam buku ini (TGT/67) (1174) kalau ada kesulitan biar saya bantu (TGT/105)

(1175) selagi tidak ada kesulitan lanjutkan (TGT/106)

(1176) bagaimana teknik membaca memindai skening (TGT/107) (1177) waktu hanya berarti lima menit per kata (TGT/115)

(1178) ada kesulitan kelompok satu (TGT/116)

(1179) kata apa tadi pertama yang mau kalian cari (TGT/117) (1180) ada (TGT/119)

(1181) buku kuantum sisi ini (TGT/122)

(1182) berarti mengenai kegiatan belajar (TGT/124)

(1183) sekaligus memanfaatkan tiga atau empat kecerdasan seperti ganda

(TGT/126)

(1184) ha itulah sikap, pendapat amstrong tahun 1994 (TGT/127) (1185) catat dengan cepat (TGT/128)

(1186) waktu hanya 20 menit (TGT/129) (1187) ada informasi itu (TGT/133)

(1188) simpulkanlah setelah kalian baca (TGT/134) (1189) apa yang mau kita temukan informasinya (TGT/135)

(1190) informasi apa yang perlu kita catat yang harus kita ketahui

(TGT/136)

(1191) halaman berapa (TGT/138) (1192) uu terus apa isi (TGT/140)

(1193) di kursi anda buku anda terbentang di atas meja atau bangku

(TGT/143)

(1194) di depan anda sekitar 30 cm dari mata anda (TGT/144) (1195) telapak kaki rata rata lantai (TGT/146)

(1196) inikan semacam prakteknya ini sekarang (TGT/150) (1197) tujuannya apa (TGT/151)

(1198) kata pertama tadi apa halaman (TGT/153)

(1199) apa bangun datar itu menurut halaman delapan puluh satu itu Tri

(TGT/155)

(1200) terus kotak-kotak yang rapi (TGT/156)

(1201) apa pun halaman rumah berbentuk persegi panjang (TGT/157) (1202) dan banyak bangun yang simetris terhadap suatu garis (TGT/158) (1203) alam sendiri sama sederhananya dalam alam keistimewaan

(TGT/159)

(1204) seperti halnya dalam sayap kupu-kupu (TGT/161) (1205) yang memiliki bentuk yang identik (TGT/162) (1206) apa yang menjadi kesimpulan dari sini (TGT/163)

(1207) huu jadi kalau begitu kira-kira apa yang menjadi simpulan

(TGT/170)

(1208) sudah sampai ke berapa (TGT/173)

(1209) lama sekali jangan lambat, emosi belajar (TGT/175)

(1210) menurut kau apa simpulannya e emosi belajar itu (TGT/178)

(1211) halaman berapa tadi (TGT/179)

(1212) kira-kira apa yang menjadi simpulannya (TGT/180)

(1213) kelompok satu, sudah sampai kelompok kata yang nomor berapa?

(TGT / 182)

(1214) masih nomor satu? (TGT/183)

(1215) halaman berapa itu katanya menurut indeks (TGT/185) (1216) apa yang menjadi informasi yang kalian temukan (TGT/188) (1217) sampai di sini kan (TGT/191)

(1218) yang terdapat di dalamnya (TGT/196)

(1219) yang kedua apa tadi kelompok tiga (TGT/197) (1220) bagaimana kelompok empat (TGT/203) (1221) kata yang kedua apa kalkulus (TGT/204)

(1222) kalkulus adalah sebuah studi yang rumit (TGT/205)

(1223) yang memungkinkan pergerakan dan perubahan-perubahan lainnya (TGT/206)

(1224) waktu masih ada sepuluh menit lagi (TGT/211) (1225) masih ada waktu 10 menit lagi (TGT/218)

(1226) sampai berapa paradoks kelompok kalian (TGT/221) (1227) paradoks halaman berapa (TGT/222)

(1228) adalah sebuah pernyataan aneh langsung aja (TGT/226) (1229) halaman berapa (TGT/229)

(1230) begitulah caranya untuk mencari indeks (TGT/232) (1231) yang berkaitan dengan kata-kata tersebut (TGT/237) (1232) dalam sebuah buku ilmu pengetahuan (TGT/238)

(1233) memang hanya buku-buku ilmu pengetahuan (TGT/239) (1234) yang ada indeks (TGT/240)

(1235) halaman berapa tadi halaman 180 (TGT/245) (1236) pas itu, halaman 180 tadi (TGT/247)

(1237) sudah hampir 20 menit ini (TGT/261) (1238) ini hanya sekedar praktek (TGT/262)

(1239) kalau kamu nanti sudah menjadi mahasiwa (TGT/264) (1240) karna dalam-dalam buku pelajaran SMP (TGT/268) (1241) kata terakhir tadi apa sama kalian (TGT/273)

(1242) apa itu katanya tiga dimensi dalam halaman itu (TGT/275) (1243) ya, sampai situ aja terus itu keluar (TGT/277)

(1244) kata terakhir apa sama kalian (TGT/285) (1245) halaman berapa itu (TGT/288)

(1246) apa katanya tambatan lisan itu (TGT/292)

(1247) ya, sekitar ini sudah termasuk informasinya kan (TGT/296) (1248) adalah seperangkat aturan (TGT/302)

(1249) jadi, begitulah praktek untuk membaca iiindeks (TGT/306) (1250) kau tidak keliru lagi (TGT/308)

(1251) bagaimana caranya membaca indeks (TGT/309)

(1252) sekali lagi halaman indeks itu berguna untuk (TGT/312) (1253) berguna untuk siapa (TGT/313)

(1254) berguna untuk membaca untuk apa (TGT/314)

(1255) kemudian halaman indeks itu letaknya dimana (TGT/316) (1256) letaknya di mana di dalam sebuah buku (TGT/318) (1257) indeks itu (TGT/ 319)

(1258) setelah daftar pustaka (TGT/320) (1259) atau sebelum daftar pustaka (TGT/321) (1260) haa indeks itu terletak dimana (TGT/322)

(1261) jadi kalau begitu apa yang terdapat di halaman indeks itu

(TGT/325)

(1262) apa yang terdapat dalam halaman indeks muridnto (TGT/327) (1263) apa yang terdapat di halaman indeks itu (TGT/328)

(1264) apa yang terdapat di halaman-halaman itu uuu coba (TGT/330) (1265) apa yang terdapat di halaman indeks (TGT/331)

(1266) apa yang terdapat di halaman indeks (TGT/333) (1267) apa yang terdapat di halaman indeks (TGT/336)

(1268) apa yang terdapat di halaman indeks sebuah buku (TGT/342) (1269) apa saja yang terdapat di halaman indeks itu (TGT/344) (1270) ayo apa saja yang terdapat di halaman indeks (TGT/345) (1271) masih kurang sempurna tadi jawabanmu itu terus awalan a?

(TGT/348)

(1272) untuk apa itu pergunaannya (TGT/351)

(1273) dimana terdapat dalam sebuah buku (TGT/352) (1274) bulan ini ya? (TGT/358)

Proses yang digunakan guru dalam TGT dideskripsikan sebagai berikut:

Jumlah ketiga proses berbeda dalam TGT, temuan penelitian menunjukkan proses Material dominan dalam TGT (54 %), kemudian diikuti proses Relational (41 %) dan terakhir proses Mental (5%). Dari temuan di atas menunjukkan bahwa guru tersebut banyak atau aktif menggunakan proses Material yang melibatkan proses perilaku (behavioral) dan partisipan yang terlibat dalam proses pemerilaku (behavior). Hal ini berarti adanya aktifitas guru yang menggunakan jasmani atau proses prilaku. Kemudian disusul dengan proses Relational yang lumayan banyak

yang menunjukkan bahwa guru tersebut masih mempunyai hubungan yang baik dengan murid-muridnya. Guru tersebut menyadari akan adanya kehadiran partisipan ketika memproduksi teks nya. Selanjutnya diikuti proses Mental yaitu proses yang melibatkan perasaan guru dalam jumlah yang sangat sedikit.

b. Aktif/Pasif TG

Aktif dan pasif merupakan persoalan voice, yakni bagaimana cara-cara sebuah bahasa mengekspresikan hubungan antara frase verba dan frase nomina, serta berbagai hal yang diasosiasikan dengan hubungan itu. Dua buah kalimat mungkin saja berbeda dalam voice-nya meskipun memiliki makna dasar yang sama. Hal ini berkaitan dengan perubahan dalam penekanan sesuai pertimbangan tertentu. Dalam praktiknya, sebuah kalimat mungkin lebih sesuai atau lebih pantas dibandingkan dengan kalimat yang lain untuk situasi tertentu (Fairclough, 1989:125). Kalimat aktif adalah kalimat yang menunjukkan siapa pelaku tindakan secara jelas, sedang kalimat pasif adalah sebaliknya, yaitu tidak ingin menegaskan siapa pelaku tindakan tersebut melainkan apa hasil dari tindakan tersebut.

1). Aktif/Pasif TGS

Jumlah kalimat Aktif dan Pasif dalam TGS diringkas dalam Tabel 4.17 berikut:

Tabel 4.17 Aktif/Pasif dalam TGS

Teks Guru Aktif/Pasif %

TGS - Aktif

- Pasif

51

49

Kalimat Aktif dan Pasif dalam TGS dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar kalimat Aktif TGS:

(1275) Semuanya buka bukunya. (TGS/1) (1276) Kita mau belajar surat dinas. (TGS/2) (1277) Kamu yang suka matahin kapur. (TGS/10)

(1278) Pada pelajaran lalu kalian sudah mengenal surat pribadi

(TGS/16)

(1279) Menulis surat ke sekolah ini (TGS/25)

(1280) Mengirim kepada saudara kakak kepada abang orang tua

(TGS/27)

(1281) Berisi masalah kedinasan (TGS/33)

(1282) Jadi kalau sekolah ini mengirim surat kepada orangtua kalian

(TGS/41)

(1283) Baru nanti ke bawah yang meneken tergantung pengirim (TGS/46)

(1284) Kalian bisa menulis surat dinas ? (TGS/51) (1285) Kalau menulis surat kan ada kota (TGS/73)

(1286) Yang menulis itu ada kan ya, pematang siantar tanggal sekian bulan sekian tahun sekian (TGS/74)

(1287) Dalam rangka bulan bahasa osis SMP dua putra bangsa akan mengadakan kegiatanlomba majalah dinding antar kelas pada tanggal dua puluh delapan oktober dua ribu tujuh (TGS/85) (1288) Sehubungan dngan hal tersebut kami mohon (TGS/86)

(1289) Bapak Erwin Jasman berkenan jadi juri lomba tersebut (TGS/87)

(1290) Demikian permohonan ini kami sampaikan (TGS/88) (1291) Atas perhatian bapak kami ucapkan terima kasih (TGS/89) (1292) Hormat kami Ulino (TGS/90)

(1293) Sekolah-sekolah itu mempunyai majalah dinding tiap kelas

(TGS/115)

(1294) Tempat menempelkan berbagai pengumuman (TGS/123) (1295) Mengarang cerpen (TGS/140)

(1296) Atau mengarang puisi (TGS/141)

(1297) Pemerintah menetapkan bulan bahasa itu bulan berapa?

(TGS/153)

(1298) Yaitu berkaitan dengan sumpah pemuda kan?(TGS/157) (1299) Jadi dalam rangka bulan bahasa OSIS SMP dua putra bangsa

mengadakan kegiatan lomba majalah dinding antar kelas

(TGS/167)

(1300) Kami mohon (TGS/169)

(1301) Bapak Erwin Jasman berkenan (TGS/170) (1302) Menjadi juri lomba tersebut (TGS/171)

(1303) Ya jadi yang menyelenggarakan ini sekolah apa? (TGS/173) (1304) Sampai memakai surat begini (TGS/179)

(1305) Tidak langsung menjumpai pak (TGS/180)

(1306) Kita kan mau mengadakan lomba bulan bahasa (TGS/181) (1307) Kalian mengerti maksudnya?(TGS/188)

(1308) Mengerti maksudnya ? (TGS/189)

(1309) Darimana membuatnya? (TGS/196)

(1310) Nanti mengirim surat lagi sesudah ini nomor kosong tiga lapan

(TGS/209)

(1311) Kalau mengirim surat surat dinas (TGS/214) (1312) Mengertikan ? (TGS/239)

(1313) Siapa yang mengirim? (TGS/250) Daftar kalimat Pasif TGS :

(1314) Yang mau dipakai sekarang (TGS/7)

(1315) Menurut jenisnya surat dibagi dua (TGS/14) (1316) Yang ditujukan kepada pihak lain (TGS/18)

(1317) Adapun yang dimaksud dengan surat dinas adalah surat dari instansi lain (TGS/32)

(1318) Nah itu yang dimaksud dengan surat dinas (TGS/40) (1319) Itu kalau surat dinas yang dikirim oleh sekolah ini (TGS/49) (1320) Surat yang dikirim satu instansi ke instansi lain (TGS/57) (1321) Yang baru dikirim surat (TGS/60)

(1322) Yang dikirim surat kepada kalian masalah kalian (TGS/61) (1323) Yang ditulis di dalam surat itu. (TGS/63)

(1324) Mestinya nama kota itu ditulis (TGS/69)

(1325) Nama kota dimana tempat surat itu ditulis di situ. (TGS/70) (1326) Apa yang dijawabnya (TGS/109)

(1327) Jadi sisi kelas ini dibuat lembar diambil majalah (TGS/116) (1328) Lalu ditempel ke dinding (TGS/117)

(1329) Biasanya ada tempat diambil (TGS/119) (1330) Yang pakai kaca ditutup (TGS/126) (1331) Nanti disitulah ditempelkan (TGS/132) (1332) Di dalam itulah dikasi (TGS/133) (1333) Diterakan (TGS/134)

(1334) Dilengketkan eh hasil karya contohnya (TGS/135) (1335) Nah disitulah ditempelkan (TGS/138)

(1336) Ya lalu ditempelkan disitu (TGS/143) (1337) Dihasilkan oleh kelas ini (TGS/147) (1338) Ditempel (TGS/148)

(1339) Jadi berbahasa dari situ diambil (TGS/161)

(1340) Jadi karena lomba diadakan antar kelas di sekolah ini juga

(TGS/175)

(1341) Nomor-nomor nya itu harus dilihat (TGS/199)

(1342) Sudah berapa banyak surat yang sudah dikirim? (TGS/204) (1343) Nomor surat yang dikirim yang tiga puluh tujuh (TGS/208) (1344) Kemana saja pun itu dicatat (TGS/215)

(1345) Yang pertama sekali bagian surat dinas apa ada disitu ditulis?

(TGS/222)

(1346) Kepala surat ini disebut juga kop surat (TGS/229) (1347) Disini ditulis nama kota dan apa?(TGS/243)

(1348) Setelah itu ditutup dengan demikianlah surat dan seterusnya

(TGS/248)

(1349) Terus dikasih stempel (TGS/253)

(1350) Nah coba buat terserah kalian apa kegiatannya ? (TGS/255)

Kalimat Aktif/Pasif yang digunakan guru dalam TGS dideskripsikan sebagai berikut:

Dalam penelitian ini ditemukan tentang penggunaan kalimat aktif/pasif dalam TGS terjadi 90 kali, rata-rata penggunaan kalimat aktif yang mendominasi

(67%) dibanding kalimat pasif hanya (33%). Temuan di atas dapat diartikan

bahwa guru tersebut lebih banyak menonjolkan dirinya atau orang lain sebagai pelaku dalam melakukan aksi/tindakannya, dibanding hasil dari aksi/tindakannya dan pelaku lainnya.

2). Aktif/Pasif TGJ

Jumlah kalimat Aktif dan Pasif dalam TGS diringkas dalam Tabel 4.18 berikut:

Tabel 4.18 Aktif/Pasif dalam TGJ

Teks Guru Aktif/Pasif %

TGJ - Aktif

- Pasif

68

32

Kalimat Aktif dan Pasif dalam TGJ dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar kalimat Aktif TGJ :

(1351) Seperti biasa saya akan menyiapkan (TGJ/1)

(1352) Pasti semua pernah mendengar kata dongeng. (TGJ/8) (1353) Hari ini saya mau periksa (TGJ/10)

(1354) Apakah anda sudah mengerjakan tugas atau belum (TGJ/11) (1355) Terimakasih karena anda sudah melanggar…(TGJ/16) (1356) Anda yang sudah mengerjakan. (TGJ/18)

(1357) Yang penting kamu kerjakan dongengnya. (TGJ/22) (1358) Nanti kita akan mendengarkan dongeng (TGJ/24) (1359) Saat kita mendongeng. (TGJ/28)

(1360) Kita harus menguasai jalan ceritanya (TGJ/33) (1361) Atau kemarin saya yang dongeng ya (TGJ/37) (1362) Ya, Pada prinsipnya sih mendongeng itu (TGJ/40)

(1363) Sama seperti anda sedang bercerita ke teman-teman. (TGJ/41) (1364) Dia cerita ke temannya (TGJ/43)

(1365) Dia cerita ya dia sama seperti menceritakan (TGJ/44) (1366) Menyampaikan cerita dengan lancar (TGJ/56)

(1367) Yang sulit menyebutkan itu (TGJ/63) (1368) Orang tadi menyebutkan kalimat (TGJ/68)

(1369) Agak-agak gimana gitu menyebutkannya tadi ya (TGJ/73) (1370) Mungkin revisi jawab kali ya (TGJ/80)

(1371) Yang mungkin tidak beretnis Jawa (TGJ/84) (1372) Akan kesulitan nyebutkan itu (TGJ/85) (1373) Jadi menceritakan itu (TGJ/89)

(1374) Agar lancar kamu membacanya (TGJ/94) (1375) Saya akan ceritakan dongeng (TGJ/104)

(1376) Maka kamu akan berpikirnya begini (TGJ/109) (1377) Ini mau bercerita dongeng (TGJ/110)

(1378) Jadi sampaikan dongeng itu natinya ke teman-teman mu dengan tulus. (TGJ/113)

(1379) Ya udah saya memang berdiri di sini (TGJ/114) (1380) Mau mendongeng ke anda semua (TGJ/115)

(1381) Maka sampaikanlah dongeng itu dengan tulus. (TGJ/116) (1382) Jangan terpak ? (TGJ/117)

(1383) Masak apa gitu ya. (TGJ/137)

(1384) Nah, tokoh-tokoh ini yang mewakili karakter-karakter tertentu.

(TGJ/138)

(1385) Waktu anda menceritakan dongeng (TGJ/140) (1386) Jiwai dongeng itu dengan cermat (TGJ/141) (1387) Yang kayak gitu itu mengganggu sekali. (TGJ/145)

(1388) Ok, jadi tokoh-tokoh tersebut itu memiliki karakter-karakter yang kamu ceritakan,ya. (TGJ/146)

(1389) Ya maka, kamu harus menceritakan dengan nada ya (TGJ/149) (1390) Yang bagaimana ya supaya kamu bisa menceritakan keadaan itu

(TGJ/151)

(1391) Orang lain yang mendengarkan. (TGJ/153)

(1392) Kamu juga harus membawakan cerita dengan seru. (TGJ/155) (1393) Ha,, ini artinya kamu butuh penjiwaan terhadap (TGJ/156) (1394) Tiba-tiba, dari kejauhan ibu itu mendengar suara sayup-sayup

(TGJ/158)

(1395) Yaitu dikarang yang diajar sama Joko. (TGJ/161) (1396) Ya menguasainya oke. (TGJ/167)

(1397) Adalah kalau menjiwai harus apa?(TGJ/169) (1398) Baca yang lancar dek,(TGJ/170)

(1399) Ada yang tidak bisa bersuara keras (TGJ/178) (1400) Atau bersuara jelas maksudnya, ya. (TGJ/179)

(1401) Dua temanmu tadi sudah menyapa anda dengan, hello ya

(TGJ/191)

(1402) Sei helo kayak kamu menyiapkan tadi. (TGJ/201) (1403) Kayak kamu menyiapkan tadi (TGJ/204)

(1404) Untuk melatih (TGJ/211)

(1405) Supaya kita bisa bersuara keras dan jelas. (TGJ/212)

(1406) Nah, sekarang atau nanti untuk melatih suara kalian lebih keras

(TGJ/218)

(1407) Kamu mendongeng. (TGJ/222)

(1408) Itu adalah salah satu melatih kamu untuk bersuara keras.

(TGJ/228)

(1409) Kita harus bersuara jelas atau lafal, ya.(TGJ/248)

(1410) Coba anda sebutin sama-sama abjad yang pertama adalah.

(TGJ/249)

(1411) Bagaimana kalau kita misalnya mendongeng dengan lafal yang jelas Pak? (TGJ/257)

(1412) Istilahnya atau ceritanya sama sekali tidak menyuarakan

(TGJ/260)

(1413) Tadi saya cerita begitu kamu dengar gak? (TGJ/269)

(1414) Seperti anda tadi menyebutkan karakter huruf a, b, c, begitu ya.

(TGJ/275)

Daftar kalimat Pasif TGJ :

(1415) Nah, kita lanjutkan materi kita tentang dongeng ya. (TGJ/7) (1416) Pasti akan dimasukkan daftar nilai untuk (TGJ/17)

(1417) Yang diselesaikan oleh temanmu ke depan kelas (TGJ/25) (1418) Yang harus kita perhatikan (TGJ/27)

(1419) Sini silahkan dibacakan. (TGJ/31)

(1420) Seperti kemarin saya sudah dongengkan tentang monyet dan oke

(TGJ/34)

(1421) Diceritakan oleh sipendongeng (TGJ/36) (1422) Itu sudah saya kuasai jalan ceritanya. (TGJ/38) (1423) Tapi enak sih diceritakan. (TGJ/39)

(1424) Jalan ceritanya harus dikuasai apakah, (TGJ/51)

(1425) Tapi biasanya kalau dongeng-dongeng yang kita bicarakan tadi

(TGJ/53)

(1426) Yang saya sebutkan (TGJ/69) (1427) Bisa dikatakan orang itu (TGJ/70) (1428) Bukan atau cadel ya. (TGJ/71)

(1429) Atau bisa juga dibilang kagok-kagok hah. (TGJ/72) (1430) Iya kalo di Indonesiakan apa artinya itu?(TGJ/81) (1431) Ditulis atau diterjemahkan (TGJ/92)

(1432) Digunakan bahasa yang lebih enak (TGJ/93) (1433) Jadi kamu gak boleh ter? (TGJ/101)

(1434) Terpaksa membacain dongeng (TGJ/102) (1435) Itu terpak? (TGJ/107)

(1436) Kamu kan terpaksa ke depan sini (TGJ/120) (1437) Untuk diambil nilainya, gitu. (TGJ/122)

(1438) Seperti kemarin dibacakan sama teman mu yaitu si Dewa Angin.

(TGJ/128)

(1439) Ya sesuai dengan karakter tokoh yang di ceritakan dalam dongeng mu. (TGJ/142)

(1440) Betul-betul saat dibayangkan oleh (TGJ/152) (1441) Dongeng yang kamu bawakan. (TGJ/157)

(1442) Dicontohkan langsung oleh temannya yang baca tadi. (TGJ/143) (1443) Ya, yang anda lakukan tadi adalah melafalkan (TGJ/254)

(1444) Apa sih yang diceritakan itu (TGJ/266) (1445) Tadi saya tadi ceritakan (TGJ/281)

Kalimat Aktif/Pasif yang digunakan guru dalam TGJ dideskripsikan sebagai berikut:

Berkaitan dengan penggunaan kalimat aktif dan pasif, temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penggunaan kalimat Aktif/Pasif dalam TGJ adalah sebanyak 78 kali, dengan rincian kalimat aktif 41kali (53 %) dan kalimat pasif 37 kali (47 %). Penggunaan kalimat Aktif dalam TGJ lebih dominan dibanding kalimat Pastif. Temuan di atas dapat diartikan bahwa guru tersebut sangat menonjolkan dirinya atau orang lain sebagai pelaku dalam melakukan aksi/tindakannya, dibanding menonjolkan hasil dari aksi/tindakannya dan para pelaku lainnya.

3). Aktif/Pasif TGM

Jumlah kalimat Aktif dan Pasif dalam TGM diringkas dalam Tabel 4.19 berikut:

Tabel 4.19 Aktif/Pasif dalam TGM

Teks Guru Aktif/Pasif %

TGM - Aktif

- Pasif

21

79

Kalimat Aktif dan Pasif dalam TGM dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar kalimat Aktif TGM :

(1446) Sekarang ayo sekarang kita akan belajar tentang makna (TGM/2) (1447) Kalau dulu kita mengenal makna hanya ada dua (TGM/5)

(1448) Maka bahasa itu juga mengalami pergeseran (TGM/10) (1449) Kalau dia meluas (TGM/14)

(1450) Jadi, waktu dulu kita hanya mengenal dua makna (TGM/18) (1451) Ini jelas memasukkan sesuatu ke dalam mulut. (TGM/46) (1452) Maka makna itu mengalami pergeseran. (TGM/73) (1453) Jadi, kalau misalnya makna menyempit (TGM/76) (1454) Kalau sejarah itu makna menyempit. (TGM/82) (1455) Tapi, sekarang sudah menyempit. (TGM/87) (1456) Orang yang melahirkan kita (TGM/148) (1457) Apa ibu yang melahirkan kau? (TGM/159) (1458) Itu berhubungan dengan nilai rasa. (TGM/199) (1459) Berhubungan dengan nilai rasa. (TGM/206)

Daftar kalimat Pasif TGM :

(1460) Yang dikatakan dengan makna meluas (TGM/13) (1461) Yang dimaksud dengan makna konotasi? (TGM/23)

(1462) Apa itu yang dimaksud dengan makna konotasi? (TGM/26) (1463) Kalau dikatakan konotasi itu (TGM/33)

(1464) Sedangkan kalau dikatakan denotasi (TGM/35) (1465) Terbaliklah. (TGM/37)

(1466) Konotasi makna ki kias terbalik. (TGM/39) (1467) Contoh kalau dikatakan makna ee (TGM/43) (1468) Kalau dikatakan dia sapu ya(TGM/44) (1469) Atau dikatakan ee tadi makan. (TGM/45)

(1470) Sedangkan kalau dikatakan makan tangan (TGM/50) (1471) Pedagang itu makan tangan (TGM/57)

(1472) Karena dagangannya sudah habis terjual (TGM/58) (1473) Jadi tadi ibu jelaskan . (TGM/63)

(1474) Bahwa kalau dikatakan mak eee (TGM/64)

(1475) Ada yang dikatakan makna yang menyempit (TGM/74) (1476) Ada yang dikatakan makna meluas (TGM/75)

(1477) Kalau dikatakan madrasah. (TGM/80) (1478) Itu dikatakan pendeta. (TGM/96)

(1479) Itulah yang dikatakan dengan pende? Pendeta. (TGM/104) (1480) Kalau dikatakan ustad.(TGM/129)

(1481) Makanya dikatakan maknanya menyem menyempit.(TGM/141) (1482) Omakmu itulah yang dinamakan dengan ibu.(TGM/152) (1483) Yang terkena gempa di padang (TGM/174)

(1484) Yang dikatakan dengan makna meluas (TGM/182) (1485) Dah itu kau mau ditanya (TGM/193)

(1486) Contoh kalau dikatakan tuli (TGM/211) (1487) Atau kalau dikatakan pekak. (TGM/212) (1488) Atau kalau dikatakan pekak (TGM/213) (1489) Atau dikatakan ee gila. (TGM/218)

(1490) Kalau yang dikatakan nilai rasanya lebih rendah (TGM/224) (1491) Jadi contoh kalau yang dikatakan anak itu tunarungu (TGM/226) (1492) Atau contoh kalau dikatakan (TGM/230)

(1493) Apa dibilang? (TGM/239)

(1494) Maka kalau dikatakan peot (TGM/256) (1495) Kalau dikatakan isss biniku (TGM/259)

(1496) Jadi kalau dikatakan istriku lima lebih enak nggak? (TGM/262) (1497) Atau kalau dikatakan (TGM/268)

(1498) Ok, kalau dikatakan wisma (TGM/280) (1499) Jadi, kalau dikatakan tuna wisma (TGM/284) (1500) Yang dikatakan makna menyempit (TGM/305) (1501) Yang patut disebut orang (TGM/315)

(1502) Jadi, kalau dikatakan khusus itu special. (TGM/324) (1503) Yang dinamakan makna khusus. (TGM/326)

(1504) Jadi, kalau dikatakan ikan (TGM/327) (1505) Masuk didalamnya ikan tawar (TGM/329)

(1506) Kalau dikatakan umum dengan khusus (TGM/334) (1507) Kalau misalnya dikatakan bunga iya(TGM/342) (1508) Termasuk bunga itu nggak? (TGM/349)

Kalimat Aktif/Pasif yang digunakan guru dalam TGM dideskripsikan sebagai berikut:

Berkaitan dengan penggunaan kalimat aktif dan pasif, temuan penelitian menunjukkan penggunaan kalimat Aktif/Pasif dalam TGM terjadi 78 kali, rata- rata penggunaan kalimat aktif 32 kali (41 %) dan kalimat pasif 46 kali (59 %) . Penggunaan kalimat Pasif dalam TGM lebih dominan dibanding kalimat Aktif. Temuan penelitian ini dapat diartikan bahwa guru tersebut kurang menonjolkan dirinya atau orang lain sebagai pelaku dalam melakukan aksi/tindakannya, dan lebih menonjolkan hasil dari aksi/tindakannya dirinya dan pelaku tersebut.

4). Aktif/Pasif TGT

Jumlah kalimat Aktif dan Pasif dalam TGT diringkas dalam Tabel 4.20 berikut:

Tabel 4.20 Aktif/Pasif dalam TGT

Teks Guru Aktif/Pasif %

TGT - Aktif

- Pasif

52

48

Kalimat Aktif dan Pasif dalam TGT dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar kalimat Aktif:

(1509) Kita akan bahas membaca buku indeks. (TGT/11)

(1510) Seluruhnya sudah kita mulai ini minggu yang lalu kan? (TGT/12) (1511) Uhuuu kemudian yang kita gunakan membaca indeks itu (TGT/23) (1512) Mencari kata pada kamus (TGT/33)

(1513) Mencari angka -angka statistic (TGT/34) (1514) Melihat acara siaran televisi (TGT/35)

(1515) Melihat daftar atau jadwal perjalaaaan (TGT/36) (1516) Kamu berlatih indeks dari sebuah buku ya. (TGT/39) (1517) Saya bagikan buku ilmu pengetahuan (TGT/52)

(1518) Kelompok satu saya bagikan buku kuantum cicik. (TGT/54)

(1519) Kelompok dua saya bagi buku kuantum cici juga. (TGT/55) (1520) Kelompok tiga saya kasih buku kuantum olening. (TGT/56) (1521) Kelompok empat saya bagi ensiklopedi matematika. (TGT/57) (1522) Saya tugasi kau mencari empat indeks. (TGT/59)

(1523) Setelah kau temukan (TGT/102)

(1524) Membaca dengan cermat menemukan informasi. (TGT/108) (1525) Sekaligus memanfaatkan tiga atau empat kecerdasan seperti

ganda. (TGT/127)

(1526) Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran anda dan bersantailah. (TGT/149)

(1527) Yang memiliki bentuk yang identik. (TGT/164) (1528) Belajar memutar itu. Sirkuit loding. (TGT/189) (1529) Nanti itu apa itu belajar memutar itu (TGT/194)

(1530) Apakah kau bisa menemukan semua kata-kata itu. (TGT/213) (1531) Menemukan informasi yang berkaitan (TGT/214)

(1532) Lanjutkan menulis cepat. (TGT/220)

(1533) Ya, kalau sudah lanjutkan menulis cepat. (TGT/228) (1534) Untuk mencari indeks (TGT/233)

(1535) Indeks itu membantu kita (TGT/235) (1536) Membantu pembaca (TGT/236) (1537) Menemukan informasi (TGT/237)

(1538) Buku-buku pelajaran sangat jarang mencantumkan indeks.

(TGT/242)

(1539) Menulis cepat, (TGT/245)

(1540) Menulis cepat mana tadi?(TGT/250) (1541) Gunakan membaca (TGT/254)

(1542) Memindai dari atas ke bawah gerak mata itu (TGT/255) (1543) Menulis cepat membantu anda (TGT/257)

(1544) Mengatasi masalah lembaran kosong (TGT/258) (1545) Dan melihat kemajuan dengan segera (TGT/259) (1546) Sangat minim menggunakan halaman indeks.(TGT/270)

(1547) Temukan informasinya melalui membaca memindai. (TGT/292) (1548) Dan menyatukannya ke dalam ya oke. (TGT/305)

(1549) Sekali lagi halaman indeks itu berguna untuk (TGT/313) (1550) Berguna untuk siapa? (TGT/314)

(1551) Berguna untuk membaca untuk apa? (TGT/315) (1552) Mencari halaman? (TGT/316)

(1553) Oke saya kira kamu sudah memahami apa itu halaman indeks

(TGT/349)

Daftar kalimat Pasif TGT :

(1554) Pabelan sudah dibagi (TGT/9)

(1555) Atau istilah silaf yang tidak kita ketahui. (TGT/22) (1556) Membaca apa yang kita pergunakan. (TGT/24) (1557) Teknik apa yang kita pergunakan?(TGT/25) (1558) Membaca apa lagi yang dipergunakan (TGT/29) (1559) Sekarang kamu akan saya bagi dulu sebentar (TGT/37) (1560) Coba dibaca dulu atas empat kelompok entah lima orang

perkelompok. (TGT/40)

(1561) Kata yang mau kalian temukan informasinya, fisiologi (TGT/84)

(1562) Kalau sudah di temukan langsung (TGT/109) (1563) Dicatat ke bukunya. (TGT/110)

(1564) Informasi apa yang kalian dapat dengan itu (TGT/111)

(1565) Kata-kata yang sudah saya tentukan di setiap kelompok (TGT/112) (1566) Yang perlu kita catat yang kita harus ketahui. (TGT/138)

(1567) Apa katanya ditulis di sana?(TGT/141)

(1568) Di kursi anda buku anda terbentang di atas meja atau bangku.

(TGT/145)

(1569) Coba lihat di halaman berikutnya lagi tidak ada tersedia penjelasan bangun datar. (TGT/168)

(1570) Sudah bisa tadi disimpulkan kelompok belajar itu. (TGT/177) (1571) Informasi apa yang kalian dapatkan dari halaman itu.(TGT/182) (1572) Apa yang menjadi informasi yang kalian temukan (TGT/188) (1573) Sudah bisa kita temukan (TGT/193)

(1574) Apa yang dibahas mengenai kecerdasan di sana. (TGT/201) (1575) Di sini kan sudah bisa didapat ini. (TGT/202)

(1576) Yang bisa diukur dengan cara menetapkan kerangkanya pada suatu (TGT/208)

(1577) Dengan kata-kata yang sudah saya tentukan tadi. (TGT/215) (1578) Informasi apa yang kau dapat,(TGT/216)

(1579) Haaa informasi apa yang perlu kita tulis?(TGT/253) (1580) Sangat diperlukan ini (TGT/266)

(1581) Apa yang bisa kalian temukan? (TGT/294)

(1582) Informasi apa yang sudah kalian dapatkan (TGT/301) (1583) Yang kita gunakan untuk mengevaluasi informasi (TGT/304) (1584) Jadi, kalau begitu apa yang terdapat di halaman indeks

itu?(TGT/324)

(1585) Apa yang terdapat dalam halaman indeks Muridnto?(TGT/326) (1586) Apa yang terdapat di halaman indeks itu? (TGT/327)

(1587) Apa yang terdapat di halaman-halaman itu?uuu coba (TGT/329) (1588) Apa yang terdapat di halaman indeks. (TGT/330)

(1589) Apa yang terdapat di halaman indeks (TGT/335)

(1590) Apa yang terdapat di halaman indeks sebuah buku? (TGT/341) (1591) Apa saja yang terdapat di halaman indeks itu. (TGT/343) (1592) Ayo, apa saja yang terdapat di halaman indeks. (TGT/344) (1593) Disusun secara alpeba alpeba? alphabet, alphabetis, iya kan?

(TGT/348)

(1594) Dimana terdapat dalam sebuah buku. (TGT/351) (1595) Ini sudah bisa kita tinggalkan (TGT/355)

Kalimat Aktif/Pasif yang digunakan guru dalam TGT dideskripsikan sebagai berikut:

Berkaitan dengan penggunaan kalimat aktif dan pasif, temuan penelitian menunjukkan penggunaan kalimat Aktif/Pasif dalam TGT terjadi 86 kali, rata-rata penggunaan kalimat aktif 45 kali (52%) dan kalimat pasif 41 kali (48 %). Penggunaan kalimat Aktif dalam TGT lebih dominan dibanding kalimat Pasif. Temuan di atas dapat diartikan bahwa guru tersebut sangat menonjolkan dirinya atau orang lain sebagai pelaku dalam melakukan aksi/tindakannya, dibanding menonjolkan hasil dari aksi/tindakannya dan pelaku lainnya.

c). Modalitas TG

Modalitas adalah keterangan dalam kalimat yang menyatakan sikap pembicara terhadap hal yang dibicarakan, yakni mengenai perbuatan, keadaan, peristiwa, atau sikap terhadap lawan bicaranya (Chaer, 1994:162). Modalitas menunjukkan sikap pembicara terhadap hal yang dibicarakan, terhadap pendengar, terhadap lingkungan yang dibicarakan, atau gabungan antara hal-hal itu sendiri. Sedangkan secara eksplisit biasanya modalitas itu terdiri atas sebuah kalimat (Samsuri, 1985: 245).

Area modalitas adalah area pertimbangan pribadi atau pendapat pribadi pemakai bahasa yang terletak dalam batas positif dan batas negatif. Modalitas juga menyangkut tingkat kedekatan atau kemungkinan (atau tidak berlangsungnya) satu aksi.

1). Modalitas TGS

Dalam TGS ditemukan tujuh (7) jenis Modalitas yaitu: mau; pasti; mestinya; akan; biasanya; mungkin; harus.

Frekuensi penggunaan Modalitas dalam TGS diringkas dalam Tabel 4.21 berikut:

Tabel 4.21 Modalitas Dalam TGS

Modalitas Polar Positif

Probabilitas Keseringan Keharusan Kecenderungan

Tinggi pasti (2) - harus(1) -

Menengah mungkin(2) biasanya(4) mestinya(2) mau (5)

Rendah - - - akan (2)

Polar Negatif

Penggunaan Modalitas dalam TGS dapat dilihat pada daftar berikut: Daftar Modalitas dalam kalimat TGS:

(1596) Kita mau belajar surat dinas (TGS/2) (1597) Yang mau dipakai sekarang (TGS/7)

(1598) Kalian semua pasti pernah mengirim surat pribadi (TGS/23) (1599) Ini kan ya pasti ada di sini (TGS/36)

(1600) Pasti di atas ini (TGS/44)

(1601) Mestinya nama kota itu ditulis (TGS/69)

(1602) Dalam rangka bulan bahasa osis SMP dua putra bangsa akan mengadakan kegiatan lomba majalah dinding antar kelas pada tanggal dua puluh delapan oktober dua ribu tujuh (TGS/85)

(1603) Dalam rangka bulan bahasa Osis SMP dua putra bangsa akan mengadakan kegiatan lomba majalah dinding.(TGS/92)

(1604) Nah biasanya (TGS/114)

(1605) Biasanya ada tempat diambil (TGS/119) (1606) Nah begitu biasanya mading (TGS/125) (1607) Ya biasanya tiap kelas ada itu(TGS/127)

(1608) Mungkin kalau ada kalian yang punya .(TGS/139)

(1609) Kita kan mau mengadakan lomba bulan bahasa (TGS/181) (1610) Nah mungkin kalian pikir (TGS/191)

(1611) Nomor-nomor nya itu harus dilihat (TGS/199)

(1612) Umpamanya sekolah ini mau mengirim surat ke orang tua Sardi

(TGS/200)

(1613) Mau ngirim lagi berikutnya (TGS/218)

Modalitas yang digunakan guru dalam TGS dideskripsikan sebagai berikut:

Guru dalam TGS menggunakan modalitas sebanyak 18 kali, yaitu modalitas probabilitas (4) dalam tingkat tinggi, dan menengah; modalitas keseringan (4) dalam tingkat menengah saja; modalitas keharusan (3) dalam tingkat tinggi dan menengah serta modalitas kecenderungan (7) pada tingkat menengah dan rendah. Modalitas yang dominan dalam TGS adalah kecenderungan yang bermakna bahwa guru tersebut sering berada dalam posisi

ragu-ragu atau kurang percaya diri.

2). Modalitas TGJ

Dalam TGJ ditemukan delapan (8) jenis Modalitas, yaitu : akan; pasti/pasti akan/pastinya; mau; harus; biasanya; boleh; mungkin; kadang-kadang.

Frekuensi penggunaan Modalitas dalam TGJ diringkas dalam Tabel 4.22 berikut:

Tabel 4.22 Modalitas Dalam TGJ

Modalitas Polar Positif

Probabilitas Keseringan Keharusan Kecenderungan

Tinggi pasti (4) - harus(9) -

Menengah mungkin (3) biasanya(2) - mau (4)

Rendah boleh (5) kadang-kadang (1) - akan (6)

Polar Negatif

Penggunaan Modalitas dalam TGJ dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar Modalitas dalam kalimat TGJ :

(1614) Seperti biasa saya akan menyiapkan (TGJ/1)

(1615) Pasti semua pernah mendengar kata dongeng. (TGJ/8) (1616) Hari ini saya mau periksa (TGJ/10)

(1617) Pasti akan dimasukkan daftar nilai untuk(TGJ/17) (1618) Nanti kita akan mendengarkan dongeng (TGJ/24) (1619) Yang harus kita perhatikan(TGJ/27)

(1620) Kita harus menguasai jalan ceritanya (TGJ/33) (1621) Jalan ceritanya harus dikuasai apakah (TGJ/51)

(1622) Tapi biasanya kalau dongeng-dongeng yang kita bicarakan tadi

(TGJ/53)

(1623) Tentang dongeng binatang itu pasti ada saja sedih. (TGJ/54) (1624) Sekali lagi boleh dulu Agung. (TGJ/76)

(1625) Mungkin revisi jawab kali ya (TGJ/80) (1626) Sebagian orang yang mungkin (TGJ/83) (1627) Yang mungkin tidak beretnis Jawa (TGJ/84) (1628) Akan kesulitan nyebutkan itu (TGJ/85)

(1629) Ya kadang-kadang ada istilah yang bagaimana (TGJ/90) (1630) Boleh lebih keras dek? (TGJ/99)

(1631) Jadi kamu gak boleh ter? (TGJ/101) (1632) Saya akan ceritakan dongeng. (TGJ/104) (1633) Maka kamu akan berpikirnya begini (TGJ/109) (1634) Ini mau bercerita dongeng (TGJ/110)

(1635) Atau mau marah-marah sih (TGJ/111) (1636) Mau mendongeng ke anda semua (TGJ/115)

(1637) Nah, dongeng ok, itu biasanya ya di dalamnya terdapat tokoh- tokoh.(TGJ/125)

(1638) 186am aka, kamu harus menceritakan dengan nada ya,(TGJ/149) (1639) Kamu juga harus membawakan cerita dengan seru. (TGJ/155) (1640) Ya, kamu harus, (TGJ/166)

(1641) Adalah kalau menjiwai harus apa? (TGJ/169) (1642) Boleh juga teriak-teriak si Joko ya, (TGJ/233)

(1643) Kita harus bersuara jelas atau lafal, ya. (TGJ/248) (1644) Ya, yang pastinya waktu kamu bercerita (TGJ/258) (1645) Sudah, gini lafal harus jelas (TGJ/274)

(1646) Sini boleh yang ke tujuh. (TGJ/278)

Modalitas yang digunakan guru dalam TGJ dideskripsikan sebagai berikut : Guru dalam TGJ menggunakan modalitas sebanyak 34 buah. Diposisi pertama atau yang dominan adalah modalitas probabilitas (12) dalam tingkat tinggi, menengah dan rendah; disusul modalitas kecenderungan (10) dalam tingkat menengah dan rendah; kemudian modalitas keharusan (9) dalam tingkat tinggi dan modalitas keseringan (3) dalam tingkat menengah dan rendah. Modalitas yang ada dalam TGJ bermakna bahwa guru ragu-ragu dalam bertindak.

3). Modalitas TGM

Dalam TGM ditemukan dua (2) jenis Modalitas yaitu: akan dan mau.

Frekuensi penggunaan Modalitas dalam TGM diringkas dalam Tabel 4.23 berikut:

Tabel 4.23 Modalitas Dalam TGM

Modalitas Polar Positif

Probabilitas Keseringan Keharusan Kecenderungan

Tinggi - - - -

Menengah - - - mau (4)

Rendah - - - akan (1)

Polar Negatif

Penggunaan Modalitas dalam TGM dapat dilihat pada daftar berikut : Daftar Modalitas dalam kalimat TGM:

(1647) Sekarang ayo sekarang kita akan belajar tentang makna (TGM/2) (1648) Eh aku mau berak ah (TGM/231)

(1649) Aku mau berak ah. (TGM/232)

(1650) Berarti, kalau kau mau ke sana (TGM/238) (1651) Aku mau buang air besar (TGM/242)

Modalitas yang digunakan guru dalam TGM dideskripsikan sebagai berikut: Guru dalam TGM menggunakan sangat sedikit sekali modalitas yaitu hanya (5) kali, yang berada pada posisi modalitas kecenderungan (5) pada level menengah dan rendah. Dari temuan di atas dapat diartikan bahwa guru tersebut adalah seseorang yang tidak ragu-ragu, persuasif, membujuk dan tidak memaksakan kehendak kepada muridnya.

4). Modalitas TGT

Dalam TGT ditemukan tiga (3) jenis Modalitas yaitu: akan; mau; harus.

Frekuensi penggunaan Modalitas dalam TGT diringkas dalam Tabel 4.24 berikut:

Tabel 4.24 Modalitas Dalam TGT

Modalitas Polar Positif

Probabilitas Keseringan Keharusan Kecenderungan

Tinggi - - harus (1) -

Dokumen terkait