Struktur Teks adalah hubungan antara unsur-unsur yang membentuk teks sebagai satu kesatuan (Badrun 2003: 22). Artinya teks sebagai tatanan atau bangun yang mempunyai unsur-unsur yang berkaitan satu sama lain. Struktur Teks adalah hubungan antara unsur-unsur yang membentuk teks sebagai satu kesatuan atau yang mempunyai unsur-unsur yang berkaitan satu sama lain, diawali dengan pembukaan (salam pembuka), disusul inti pembicaraan (isi), kemudian diakhiri dengan penutup.
Sumarlan (2010:200) menyatakan retorika yang digunakan oleh pelibat wacana dalam peristiwa komunikasi pada umumnya menggunakan pola retorika yang terstruktur, diawali dengan pembukaan (salam pembuka), disusul inti pembicaraan (isi), kemudian diakhiri dengan penutup. Djatmika (2012:13) menambahkan bahwa untuk melihat fungsi sosial dari sebuah teks, maka sebuah struktur yang menunjukkan bagian pembukaan, batang tubuh dan bagian akhir teks itu harus diperhatikan.
Unsur pembukaan, salam/greeting, pemanasan adalah unsur penting yang digunakan guru dalam memberi kesempatan pada murid-muridnya untuk mempersiapkan diri masuk pada unsur yang lain yaitu unsur isi. Unsur isi adalah unsur maksud atau tujuan dari sebuah wacana dan merupakan bagian inti dari sebuah pesan yang akan disampaikan. Unsur penutup adalah unsur penyelesaian wacana dengan mengambil kesimpulan, mengevaluasi pesan yang sudah disampaikan dan memberi kegiatan lanjutan.
a. Struktur TGS
Struktur TGS menunjukkan bahwa tidak semua (ketiga) unsur struktur teks: yaitu salam pembuka, isi dan penutup digunakan.
Jumlah klausa Struktur Teks dalam TGS diringkas dalam Tabel 4.25 berikut:
Tabel 4.25 Wujud Struktur Teks TGS
Wujud Struktur teks dalam TGS diidentifikasikan sebagai berikut:
Unsur pertama yaitu pembukaan/salam pembuka tidak ada, salam pembuka dalam TGS diganti guru dengan langsung menyuruh siwanya cepat-cepat membuka buku mereka masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan menunjukkan kekesalannya karena situasi dikelas yaitu tidak tersedianya kapur tulis dan menyebut nama seorang murid yang dituduh melakukannya.
„semuanya buka bukunya kita mau belajar surat dinas,cepat cepat cepat cepat. Halaman dua puluh tujuh ya nanti aja nanti cobalah kapur begitu banyak kalian patah-patahinyang mau dipakai sekarang nggak ada lagi kan? ya Razali semua bilang kamu yang suka matahin kapur, kenapa?.
Teks Guru
Struktur Teks
Pembukaan Isi Penutup
TGS 0 klausa 254 klausa 3 klausa
Unsur kedua yaitu isi yang merupakan inti teks, yaitu bagian yang memaparkan secara utuh dan detail informasi untuk produsen (murid). Informasi inti TGS adalah menjelaskan tentang „Surat dinas‟, yang dalam penjelasannya guru kadang-kadang memberi pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh kelas tetapi hampir semua tidak dijawab murid. Hal ini terjadi karena guru tersebut langsung menjawab sendiri tanpa menunggu murid menjawab. Dalam menjelaskan isi pelajaran guru juga ada menegur murid karena menjawab „tau‟, tetapi ketika ditanya, murid tersebut tidak bisa menjawab. Guru tersebut kemudian
merasa kesal dan mengungkapkan perasaannya sebagai berikut :
„apa itu majalah dinding? apa? tadi Saiful bilang tau, apa itu? menurutmu apa itu majalah dinding? kau bilang tau bu, kalau bilang tau suaramu paling kuat, kau dari dulu suaramu paling kuat, kau dari dulu suaramu paling kuat dari mulai kelas satupaling cepat menjawab tapi tak bertanggung jawab, apa yang dijawabnya ya bagusan tidak usah menjawab kau memang nggak tau, sifatmu dari kelas satu itulah ya‟
Jumlah klausa unsur isi adalah 254 (dua ratus lima puluh empat) klausa.
Unsur ketiga yaitu penutup, di bagian ini guru memberi tugas dengan menyuruh murid mengambil buku latihan sambil terus memberi penjelasan tugas tersebut. Kemudian guru tersebut mengakhiri kelas dengan ungkapan:
„ nah coba buat terserah kalian apa kegiatannya? misalnya surat dari sekolah ini ke sekolah lain,apa saja ayo ayo‟
Jumlah klausa unsur penutup adalah 3 (tiga) klausa.
Wujud Struktur teks dalam TGS dideskripsikan sebagai berikut:
Dalam TGS terdapat jumlah klausa sebanyak 257, tidak ditemukan unsur- unsur ketiganya (tidak lengkap), yang ada hanya dua unsur struktur teks, yaitu unsur isi 254 klausa dan unsur penutup 3 klausa. Unsur salam/pembukaan ini
tidak dilakukan guru dalam TGS, hal tersebut terjadi akibat guru tersebut merasa tidak cukup waktu untuk melakukan unsur salam/pembukaan dalam arti guru tersebut sangat tergesa-gesa. Unsur isi sangat panjang sekali, hampir memakan semua waktu yang dipakai guru dalam produksi teks. Unsur penutup atau unsur yang merangkum unsur isi adalah unsur yang juga penting setelah unsur isi, tetapi guru tersebut kurang begitu peduli dan kurang memberi perhatian terhadap unsur tersebut, hal ini ditunjukkan dengan sangat singkat sekali hanya 3 klausa saja.
Dari temuan di atas dapat diketahui bahwa guru kurang siap dalam mengajar, terbukti dari tidak ada unsur pertama yaitu unsur pembukaan. Unsur kedua yaitu unsur isi sangat lama dan panjang sekali, guru menguasai keseluruhan wacana di kelas. Unsur ketiga yaitu unsur penutup yang sangat singkat, bermakna bahwa guru kurang menguasai pembagian waktu, hanya basa-basi dan baru tersadar bahwa waktu sudah habis.
b. Struktur TGJ
Struktur TGJ menunjukkan bahwa semua (ketiga) unsur struktur teks yaitu salam pembuka, isi dan penutup digunakan guru.
Jumlah klausa Struktur Teks dalam TGJ diringkas dalam Tabel 4.26 berikut:
Tabel 4.26 Wujud Struktur Teks TGJ
Wujud Struktur teks dalam TGJ diidentifikasikan sebagai berikut:
Teks Guru
Struktur Teks
Pembukaan Isi Penutup
TGJ 17 klausa 264 klausa 2 klausa
Unsur pertama yaitu pembukaan/salam pembuka, dilakukan guru yang bersangkutan dengan baik dalam situasi yang hangat.
„apa kabar kalian? saya harap kalian tetap baik dimana pun dan kapan pun masih semangat hari ini? „
Guru juga memberikan ungkapan berkelakar yang membuat suasana akrab.
„apakah anda sudah mengerjakan tugas atau belum? tentang dongeng ? yang sudah angkat tangan, yang belum angkat tangan juga, untuk yang belum, terimakasih karena anda sudah melanggar, pasti akan dimasukkan daftar nilai untuk anda yang sudah mengerjakan„
Jumlah klausa unsur pembukaan adalah 17 (tujuh belas) klausa.
Unsur kedua yaitu isi yang merupakan inti teks yaitu bagian yang memaparkan secara utuh dan detail informasi untuk produsen (murid). Informasi inti TGJ yaitu tentang „Hal-hal penting saat mendongeng‟. Ketika menjelaskan guru juga mengajukan pertanyaan kepada seluruh kelas dan juga dengan menyebut beberapa nama murid. Guru memberi waktu murid untuk menjawab, apabila murid tidak bisa menjawab maka guru akan menjelaskannya dengan memberikan contoh.
„hal yang pertama adalah apa? sini silahkan dibacakan betul sekali kita harus menguasai jalan ceritanya ya, yang kedua Joko menyampaikan cerita dengan lancar maksudnya adalah , ya coba sebutkan kalimat ini buat anda siapa, Ramadan Madan laler menclok nangril silahkan ulangi sekali lagi Madan„
Dalam TGJ juga ditemukan ungkapan yang menunjukkan guru memberi motivasi ketika menjelaskan materi pelajaran.
„boleh lebih keras dek? baca yang lancar dek ulangi belajar baca di rumah ya tolong‟
Dalam TGJ juga ditemukan ungkapan kekesalan guru terhadap murid:
„Dion Dion silahkan Dion coba sapa teman temannya Dion, bukan begitu, begini ayo nggak usah mulutmu, hei ayo ikutin sapa teman-temannya Dion. Wakatok
makasih ya Dion, mya ini jagonya di ruangan, silahkan Wakatok sapa teman temannya„
Dalam TGJ juga ditemukan penggunaan bahasa daerah seperti :
„laler menclok nangril, silahkan ulangi sekali lagi Madan dan teriak-teriak di kebun rambung ya monggop monggop aduh soalnya dia pacaran terus kali ya cukup cukup‟
Jumlah klausa unsur isi adalah 264 (dua ratus enam puluh empat) klausa.
Unsur ketiga yaitu ditemukan adalah unsur penutup yang sangat singkat dan kesannya hanya sekedar mengahiri: „ok ayo berlatih, ini ayo ayo„
Jumlah klausa unsur penutup ini terdiri dari 2 (dua) klausa saja . Wujud Struktur teks dalam TGJ dideskripsikan sebagai berikut:
Dalam TGJ dengan jumlah klausa sebanyak 283, ditemukan unsur-unsur ketiganya (lengkap), yaitu pembukaan, isi dan penutup. Unsur pembukaan 17 klausa, unsur isi terdiri dari 264 klausa dan unsur penutup terdiri dari 2 klausa.
Unsur pembukaan, salam/greeting, pemanasan/warming dilakukan guru dalam TGJ sebelum masuk pada unsur isi. Waktu digunakan guru memberi kesempatan pada murid-muridnya untuk menyiapkan diri. Ini menandakan bahwa guru tersebut sangat siap mengajar, dalam keadaan tenang tidak terburu-buru, sehingga dapat berkelakar dengan muridnya dan dia juga sadar betul akan perlunya unsur pembukaan dalam satu teks.
Unsur isi sangat padat dan panjang, guru tersebut menjelaskan materi pelajaran dengan jelas, menginformasikan, memberi contoh-contoh dan memotivasi muridnya melalui teksnya dalam unsur ini. Guru tersebut sepertinya sudah persiapan sebelum mengajar.
Unsur penutup atau unsur yang merangkum unsur isi adalah unsur yang juga penting setelah unsur isi, tetapi guru tersebut kurang begitu peduli dan kurang
memberi perhatian terhadap unsur tersebut, hal ini ditunjukkan dengan produksi klausa yang sangat singkat sekali hanya 2 klausa saja. Fungsi unsur penutup sebagai tempat merangkum dan mengevaluasi unsur isi atau inti tidak ada.
c. Struktur TGM
Struktur TGM menunjukkan bahwa semua (ketiga) unsur struktur teks guru yaitu salam pembuka, isi dan penutup digunakan oleh guru.
Jumlah klausa Struktur Teks dalam TGM diringkas dalam Tabel 4.27 berikut:
Tabel 4.27 Wujud Struktur Teks TGM
Wujud Struktur teks dalam TGM diidentifikasikan sebagai berikut:
Unsur pertama yaitu pembukaan/salam pembuka, dilakukan oleh guru yang bersangkutan dengan sangat singkat dan terburu-buru langsung masuk ke unsur inti yaitu ungkapan: „pagi pagi‟.
Jumlah klausa unsur pembukaan ini hanya 1 (satu) klausa.
Unsur kedua yaitu isi yang merupakan inti teks yaitu bagian yang memaparkan secara utuh dan detail informasi untuk produsen (murid). Informasi inti TGM yaitu tentang „Makna‟. Dalam TGM guru menjelaskan semua teori tentang makna dengan memberikan contoh-contoh, sesekali guru tersebut mengajukan pertanyaan dan juga memanggil nama muridnya untuk menjawab pertanyaannya tentang penjelasnnya itu. Tetapi hampir semua pertanyaan guru
Teks Guru Struktur Teks
Pembukaan Isi Penutup
TGM 1 klausa 417 klausa 5 klausa
tersebut dijawab oleh guru itu sendiri tanpa menunggu atau memberi kesempatan kepada murid untuk menjawab.
„jadi, waktu dulu kita hanya mengenal dua makna, yaitu makna umum makna makna apa konotasi dengan makna deno denotasi apa itu makna konotasi apa itu yang dimaksud dengan makna konotasi apa makna konotasi Diana, aaa apa itu yang dimaksud dengan makna konotasi oke. Makna makna konotasi atau denotasi konotasi jadi apa itu makna konotasi, Kori apa? Dedi ya kalau dikatakan konotasi itu sama dengan makna yang sebe sebenarnya„
Jumlah klausa inti dalam TGM adalah 423 (empat ratus dua puluh tiga) klausa. Unsur ketiga TGM yaitu unsur penutup, ditemukan unsur penutup yang sangat singkat dan kesannya hanya sekedar mengakhiri saja.
„jadi sudah jelas makna umum dengan makna khusus semuanya sudah paham paham kan oke sekarang ambil buku buku latihan„
Jumlah klausa unsur penutup dalam TGM adalah 5 (lima) klausa. Wujud Struktur teks dalam TGM dideskripsikan sebagai berikut:
Dalam TGM terdapat jumlah klausa sebanyak 423, ditemukan unsur- unsur ketiganya (lengkap), yaitu pembukaan, isi dan penutup. Unsur pembukaan terdiri dari 1 klausa, unsur isi terdiri dari 417 klausa dan unsur penutup terdiri dari 5 klausa.
Unsur pembukaan, salam, pemanasan/warming up adalah unsur penting dalam memberi kesempatan pada murid-muridnya untuk mempersiapkan diri masuk pada unsur yang lain yaitu unsur isi. Unsur salam /pembukaan dilakukan guru dalam TGM sangat singkat sekali, hanya cukup sekedar ada saja dengan mengucapkan ‟pagi...pagi‟.
Unsur isi sangat padat dan panjang, guru tersebut sangat aktif menjelaskan semua teori tentang makna dengan memberikan contoh-contoh, sesekali guru
tersebut mengajukan pertanyaan dan juga memanggil beberapa nama muridnya untuk menjawab pertanyaannya atau merespon tentang penjelasannya itu.
Unsur penutup atau unsur yang merangkum unsur isi adalah unsur yang juga penting setelah unsur isi, tetapi guru tersebut kurang begitu peduli dan kurang memberi perhatian terhadap unsur tersebut, dalam usur penutup ini guru hanya mengatakan bahwa semua sudah jelas dan kemudian menyuruh murid-muridnya mengambil buku latihan mereka.
d. Struktur TGT
Struktur TGT menunjukkan bahwa semua (ketiga) unsur struktur teks ada: yaitu salam pembuka, isi dan penutup digunakan.
Jumlah klausa Struktur Teks dalam TGT diringkas dalam Tabel 4.28 berikut:
Tabel 4.28 Wujud Struktur Teks TGT
Wujud Struktur teks dalam TGT diidentifikasikan sebagai berikut:
Unsur pertama yaitu pembukaan/salam pembuka, awalnya dilakukan guru dengan baik. Kemudian dengan adanya kondisi yang membuat guru mengeluarkan kekesalan dan kemarahan dalam teksnya seperti:
„ hadir semua? Tahibonar? baik kalau Tahibonar, sudah langganan ini kan? oke tadi buku pabelan sudah dibagi kita akan bahas membaca buku indeks seluruhnya sudah kita mulai ini minggu yang lalu kan iya kan iya „
Jumlah klausa unsur pembukaan adalah 6 (enam) klausa.
Teks Guru
Struktur Teks
Pembukaan Isi Penutup
TGT 6 klausa 347 klausa 6 klausa
Unsur kedua yaitu isi yang merupakan inti teks yaitu bagian yang memaparkan secara utuh dan detail informasi untuk produsen (murid). Informasi inti TGT yaitu tentang „Membaca Index‟. Dalam unsur isi ini ditemukan beberapa pertanyaan dari guru dan dijawabnya oleh guru itu sendiri:
„membaca indeks itu gunanya apa? membaca indeks gunanya apa? membantu siapa? membantu pembaca untuk apa? membantu pembaca untuk mencari, halaman tempat kata-kata khas„
Pada unsur isi ini guru juga menggunakan teks nya untuk melakukan pembagian kelompok di kelasnya:
„sekarang kamu akan saya bagi dulu sebentar empat kelompok kamu berlatih indeks dari sebuah buku ya coba dibaca dulu atas empat kelompok entah lima orang perkelompok„
Selama kerja kelompok guru juga terus memproduksi teksnya, serta mendesak
murid-murid untuk cepat menyelesaikan tugas kelompoknya:
„catat dengan cepat waktu hanya 20 menit kelompok dua, pertama tadi apa katanya? emosi emosi belajarrrr halaman ada ada informasi itu informasi apa yang kau dapat tulis saja masih ada waktu 10 menit lagi kelompok tiga, kalau sudah selesai kecerdasan lanjutkan menulis cepat„
Jumlah klausa unsur isi adalah 359 (tiga ratus lima puluh sembilan) klausa.
Unsur ketiga TGT yaitu penutup guru membuat teksnya dengan mengingatkan muridnya akan ulangan harian pada pertemuan berikut :
„saya kira ini sudah bisa kita tinggalkan kita akan selanjutnya ulangan harian yang ke ke dua ya bulan ini ya nanti kita ulangan harian, hari apa ibu masuk lagi? hari hari masuk minggu ini jumat oke jumat ya kita ulangan ulangan harian ke dua ya„
Jumlah klausa unsur penutup adalah 6 (enam) klausa.
Wujud Struktur teks dalam TGM dideskripsikan sebagai berikut:
Dalam TGT dengan jumlah klausa sebanyak 359, ditemukan unsur-unsur ketiganya (lengkap), yaitu pembukaan, isi dan penutup. Unsur pembukaan 6 klausa, isi terdiri dari 347 klausa dan unsur penutup terdiri dari 6 klausa.
Unsur pembukaan, salam/greeting, pemanasan/warming up adalah unsur penting dalam memberi kesempatan pada murid-muridnya untuk mempersiapkan diri masuk pada unsur yang lain yaitu unsur isi. Unsur salam/pembukaan dilakukan guru dalam TGT cukup baik, dengan menyapa dan menanyakan kabar murid-muridnya, tetapi kemudian mengungkapkan kekesalannya ketika melihat nama seorang murid yang sering atau selalu tidak hadir/absen.
Unsur isi sangat padat dan panjang, guru tersebut menjelaskan apa yang akan dikerjakan saat jam pelajaran tersebut, membagi murid-murid ke dalam kelompok belajar dan sesekali mengingatkan waktu dan mendesak agar mereka segera menyelesaikan kerja kelompoknya. Hal lain yang juga penting adalah si guru tersebut terus memproduksi teksnya (aktif) pada saat murid-muridnya sedang kerja kelompok, hal ini tentu dapat mengganggu kerja kelompok dan konsentrasi mereka.
Unsur penutup atau unsur yang merangkum unsur isi adalah unsur yang juga penting setelah unsur isi, tetapi guru tersebut kurang begitu peduli dan kurang memberi perhatian terhadap unsur tersebut, dalam usur penutup ini guru hanya memberi tahu bahwa akan ada ulangan pada hari selanjutnya. Fungsi merangkum dan mengevaluasi/feed back tidak ada sama sekali.