• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

B. Hak Konsumen…

Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan penulis di kantor PT. Adira Unit Masamba, pembahasan berikut ini membahas apa saja hak konsumen yang melakukan pembelian kendaraan motor dengan prosedur pembelian kendaraan secara dibayar angsur.

1. Hak konsumen prosedur pembelian kendaraan diwakili

Hak konsumen menggunakan nama keluarga, atau konsumen diwakili pihak pimpinan atau orang lain dalam melakukan pembelian kendaraan dengan cara dibayar angsur di PT. Adira Unit Masamba. Untuk memahami hak konsumen melakukan pembelian kendaraan dengan prosedur diwakili, maka penulis membuat alur penelitian sebagai berikut:

Flowchart 5.2 Pembelian kendaraan konsumen diwakili.

Adapun hasil wawancara dengan Bapak Ngadian selaku Kepala Unit di PT. Adira Finance Unit Masamba mengenai prosedur angsuran kendaraan motor sebagai berikut.: Konsu men keluarga Bos konsumen PT. Adira Unit Masamba mulai

“... hal seperti ini banyak terjadi, bukan hanya satu atau dua konsumen saja yang beli motor dengan cara diwakili sama orang tuanya misalkan, atau pakai nama orang lain. Itu karena konsumen yang ambil motor misalkan belum ada KTP nya, atau konsumen tersebut kerja ditempat orang , na orang itumi yang belikan motor.” (hasil wawanara dengan Bapak Ngadian 19 Agustus 2016).

Responden kemudian menambahkan lagi.:

“... hal tersebut boleh saja dilakukan, asalkan yang mewakili konsumen membeli motor mengerti dengan prosedurnya. Sebab ketika ada kendala pembayaran orang yang mewakili pembelian nanti yang bertanggung jawab.” (hasil wawanara dengan Bapak Ngadian 19 Agustus 2016).

Menyikapi apa yang dikatakan kepala unit diatas penulis menanyakan hal tersebut kepada karyawan PT. Adira Unit Masamba lainnya, apakah prosedur tersebut boleh dilakukan konsumen dalam melakukan pembelian kendaraan dengan cara diwakili.

Hasil wawancara dengan Ibu Tati karyawan bagian Unit Pemasaran di PT. Adira Finance Unit Masamba mengenai hak konsumen melakukan pembelian kendaraan dengan prosedur diwakili sebagai berikut.:

“... hal itu dibolehkan, karena dengan cara seperti itu banyak orang yang melakukan pembelian motor disini. Itu memberikan keuntungan bagi perusahaan. (hasil wawanara dengan Ibu Tati 19 Agustus 2016).

Adapun hasil wawancara lainnya dengan Ibu Nurhaya Haris karyawan bagian Unit Pembayaran PT. Adira Finance Unit Masamba mengenai hak konsumen melakukan pembelian kendaraan dengan prosedur diwakili sebagai berikut.:

“... pembayarannya kalau untuk konsumen yang diwakili keluarganya kita tetap melakukan penagihan ke keluarga yang mewakili. Kalau untuk konsumen yang diwakili oleh bos atau pimpinannya, tergantung kesepakatan konsumen dengan yang mewakili siapa yang bertanggung

jawab nanti untuk melakukan pembayaran.” (hasil wawanara dengan Ibu Nurhaya Haris 19 Agustus 2016).

Hasil wawancara lainnya dengan Bapak Hasbullah karyawan yang bertugas di bagian Unit Penagihan PT. Adira Finance Unit Masamba mengenai hak konsumen melakukan pembelian kendaraan dengan prosedur diwakili sebagai berikut.:

“... sebelum pimpinan menyetujui orang itu ambil motor dengan cara diwakili, kita bagian penagihan tetap kelokasi untuk mencari informasi mengenai konsumen. Hal itu untuk memperkuat bukti kita nanti jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.” (hasil wawanara dengan bapak Hasbullah 19 Agustus 2016).

Sesuai dengan semua hasil wawancara diatas, penulis menyinpulkan bahwa konsumen yang melakukan pembelian kendaraan dengan prosedur diwakili diperbolehkan, setelah adanya informasi lengkap dari karyawan penagihan, serta pihak yang mewakili konsumen paham dan siap bertanggung jawab mengenai prosedur pembayarannya nanti. Dilain sisi hal tersebut diperbolehkan dari pihak pemasaran karena tersebut dapat memberikan pendapatan yang menjadi keuntungan bagi pihak perusahaan.

Dari hasil penelitian diatas penulis berpendapat bahwa, konsumen yang melakukan pembelian kendaraan dengan prosedur diwakili, untuk konsumen yang belum memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP), konsumen tersebut belum cukup umur namun disisi lain konsumen tersebut memiliki pekerjaan yang membuat konsumen merasa mampu membeli kendaraan dengan cara angsur, sehingga konsumen perlu memerlukan bantuan keluarga untuk melengkapi berkas pembelian. Sedangkan Untuk konsumen yang prosedur pembelian kendaraannya diwakili oleh bos atau pimpinannya, hal tersebut membuat keuntungan bagi

konsumen, sebab biaya angsuran kendaraan akan ditanggung oleh bos atau pimpinan dimana konsumen tersebut bekerja tanpa menghawatirkan biaya angsuran kendaraannya nanti.

2. Hak konsumen perbaikan kendaraan

Flowchart 5.3 Hak konsumen memperbaiki kendaraan.

Gambaran flowchart diatas dapat dijelaskan sesuai dengan semua hasil wawancara denga responden penelitian di Kantor PT. Adira Unit Masamba.

Wawancara dengan Bapak Ngadian selaku Kepala Unit di PT. Adira Finance Masamba dalam memberikan keterangan mengenai hak konsumen sebagai berikut.:

“... hak konsumen tetap ada, bagaimanapun orang yang mengambil motor disini punya hak untuk mengajukan keluhan bila orang tersebut merasa ada yang tidak sesuai dengan aturan yang telah disepakati saat membeli motor.” (hasil wawanara dengan bapak Ngadian 19 Agustus 2016).

Kepala Unit Unit pemasaran mulai Laporan kerusakan 1 4 3 Perintah perbaikan Bawa kendaraan 5 Perbaikan selesai menyetujui 2 Laporan perbaikan 6 Konsumen

Adapun hasil wawancara lainnya yang masih berkaitan seputar hak konsumen wawncara dengan Bapak Aslim karyawan bagian Unit Penagihan di PT. Adira Finance Unit Masamba, berkaitan dengan hak konsumen sebagai berikut:

“... hak konsumen tergantung dari masalah yang dikeluhkan konsumen, misalkan menyangkut motor yang konsumen angsur selama batas garansi kendaraan tersebut masih berlaku.” (hasil wawanara dengan Bapak Aslim 19 Agustus 2016).

Hasil pernyataan responden diatas menyatakan bahwa, setiap konsumen yang memebeli kendaraan di PT. Adira Unit Masamba mempunyai hak, mengenai keluhan konsumen terhadap mekanisme oprasional kendaraan yang konsumen angsur.

Dari hasil penelitian diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa konsumen berhak melaporkan atau mengajukan keluhannya terhadap masalah mekanisme atau operasional kendaraan yang konsumen angsur, maksud dari mekanisme atau operasional itu sendiri adalah saat konsumen melakukan pemakaian terhadap kendaraannya tiba-tiba kendaraan tersebut rusak padahal motor tersebut misalkan masih baru dan garansi kendaraan masih berlaku.

Hasil wawancara lainnya dengan Ibu Rina karyawan bagian Unit Pemasaran di PT. Adira Unit Masamba, seputar dengan hak konsumen sebagai berikut.:

“... kendaraan konsumen yang bermasalah akan kita bawa perbaiki, gratis kalau garansinya masih berlaku. Tetapi penanganan tersebut hanya berlaku seperti pergantian oli atau tiba-tiba kendaraan mogok saat pemakaian. (hasil wawanara dengan Ibu Rina 19 Agustus 2016).

Dari hasil penelitian diatas sesuai dengan apa yang diungkapkan karyawan unit pemasaran, bahwa hak konsumen adalah kendaraan konsumen yang mogok saat pemakaian akan diperbaiki, pergantian oli gratsi dan biaya perbaikan pun digratiskan jika garansi masih berlaku.

Menyikapi apa yang disampaikan oleh Ibu Rina karyawan bagian Unit Pemasaran tersebut peneliti menanyakan lagi maksud dari kalimat “ penangan tersebut hanya berlaku” apa makna dari kalimat tersebut yang diungkapkan responden saat wawancara, hasil penelitian sebagai berikut.:

“... iya kita hanya perbaiki begitu saja, kalau kendaraan konsumen rusak diakibatkan kelalain konsumen sendiri maka kita tidak akan gratiskan, kita juga tau kalau misalkan kerusakan tersebut rusak dari pabrik atau rusak karena konsumen pakai terus jatuh.” (hasil wawanara dengan Ibu Rina 19 Agustus 2016).

Hasil penelitian diatas menjelaskan bahwa PT. Adira Unit Masamba hanya akan melakukan perbaikan kerusakaan kendaraan dari pabrik, untuk penanganan perbaikan kendaraa seperti konsumen menjatuhkan kendaraannya pihak perusahaan tidak akan memberikan perbaikan secara gratis.

3. Konsumen kehilangan kendaraan.

Berehubungan dengan hasil wawancara sebelumnya penulis merasa kurang puas dengan jawaban kepala unit mengenai hak konsumen yang diungkapkan kepala unit di PT. Adira Unit Masamba, peneliti pun menanyakan lagi tentang misalkan ada kendaraan konsumen yang hilang atau dicuri apakah ada hak konsumen.

Flowchart 5.4 Konsumen kehilangan kendaraan.

Gambaran flowchart diatas dapat dijelaskan sesuai dengan semua hasil wawancara denga responden penelitian di Kantor PT. Adira Unit Masamba.

Adapun hasil wawancara dengan Bapak Ngadian selaku Kepala Unit di PT. Adira Finance Unit Masamba mengenai hak konsumen yang kehilangan kendaraan sebagai berikut:

“... kami tidak berani menyampaikan mengenai hak konsumen yang kehilangan kendaraannya, kami hanya meminta konsumen untuk melapor ke polisi kalau kendaraan yang konsumen angsur hilang. Dan kami pihak adira unit masamba akan melaporkan kejadian tersebut ke kantor pusat adira mengenai kejadian tersebut, keputusannya hanya kantor pusat yang bisa keluarkan ada apa tidak.” (hasil wawanara dengan Bapak Ngadian 19 Agustus 2016).

Menyikapi pernyataan kepala unit mengenai apa yang telah diungkapkan, peneliti menanyakan kembali kenapa hak konsumen yang kehilangan kendaraannya hanya sebatas itu, hasil penelitiannya sebagai berikut.:

“... kami tidak berani mengeluarkan kebijakan tanpa memberitau kekantor pusat. Apalagi ini kasus yang besar .” (hasil wawanara dengan Bapak Ngadian 19 Agustus 2016).

KantorAdira Pusat Pihak kepolisian

Kepala Unit

mulai infiomasi kehilangan

Laporkan kehilangan kepihak polisi

Laporan kehilangan Laporkan kehilangan

kendaraan konsumen 1 3 2 3 4

Respon hasil pusat Konsumen

Sesuai hasil wawancara dengan kepala unit Adira Masamba, tentang kasus konsumen yang kehilangan kendaraannya, saat konsumen kehilangan kendaraan kepala unit meminta konsumen melaporkan kehilangan kepihak kepolisian, dan dipihak adira unit masamba akan melaporkan kasus kehilangan kendaraan konsumen ke kantor pusat.

Penulis menyimpulkan bahwa pihak adira unit masamba tidak mempunyai wewenang dalam memberikan kebijakan terhadap konsumen kehilangan kendaraan tanpa menginformasikan ke kantor pusat dan menunggu hasil ada atau tidaknya kebijakan dari perusahaan pusat PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang dikeluarkan perusahaan pusat kepada konsumen kehilangan kendaraan.

Dokumen terkait