KAPITA SELEKTA
7.1 Kalender tahun 2012
7.1.1. Hari–hari besar dan awal bulan Islam 1433 H dan 1434 H
Di akhir tahun 2011 terdapat awal bulan Shafar 1433 H. Dengan mengambil lokasi di Jakarta, baik untuk hisab kriteria wujudul hilal maupun imkanurrukyat, 1 Shafar 1433 H = Senin, 26 Desember 2011. Sehingga shaum ayyamul bidh pada 3 hari di pertengahan bulan (setiap tanggal 13, 14 dan 15 bulan Islam) jatuh pada Sabtu, Ahad dan Senin, 7, 8 dan 9 Januari 2012.
Untuk selanjutnya, tahun 1433 H maupun tahun 2012 tidak perlu disebutkan lagi, kecuali jika masuk pada tahun 1434 H. Kriteria wujudul hilal disingkat WH, sedangkan kriteria imkanur rukyat disigkat IR. Ada lagi kriteria MABIMS yang merupakan singkatan dari Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura.
Di sebagian besar wilayah Indonesia pada tanggal 29 Shafar (Senin, 23 Januari) maghrib waktu setempat, moonset terjadi sebelum sunset meskipun konjungsi sudah terjadi. Hanya di sekitar Aceh dan Sumatra Utara, moonset terjadi setelah sunset, itupun dengan selisih waktu sekitar 2 menit. Dengan demikian secara efektif, baik kriteria WH maupun IR, 1 Rabi'ul Awwal, = Rabu, 25 Januari. Bulan Shafar berumur 30 hari. Tanggal 12 Rabi'ul Awwal yang ditetapkan sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, menurut kedua kriteria = Ahad, 5 Februari. Shaum ayyamul bidh dilaksanakan pada Senin – Rabu, 6 – 8 Februari.
Pada 29 Rabi'ul Awwal (Rabu, 22 Februari) saat maghrib di Jakarta, konjungsi sudah terjadi dengan umur bulan 12 jam 40 menit, moonset terjadi 9 menit setelah sunset, selisih ketinggian bulan dan matahari sekitar 3,1 derajat, selisih azimuth bulan dan matahari sekitar 7,3 derajat dan sudut elongasi sekitar 7,9 derajat. Namun, iluminasi cahaya bulan hanya 0,48%, dan menurut kriteria Odeh, "Not Visible Even With Optical Aid". Dengan demikian, menurut kriteria WH dan MABIMS, 1 Rabi'ul Akhir = Kamis, 23 Februari, tetapi menurut kriteria IR, 1 Rabi'ul Akhir = Jumat, 24 Februari. Jadi
150
menurut WH, Rabi'ul Awwal berumur 29 hari, sedangkan menurut IR 30 hari. Shaum ayyamul bidh di bulan Rabi'ul Akhir menurut kriteria WH dilaksanakan pada Selasa – Kamis, 6 – 8 Maret, sedangkan menurut kriteria IR pada Rabu – Jumat, 7 – 9 Maret.
Menurut kriteria WH, 29 Rabi'ul Akhir terjadi pada hari Kamis, 22 Maret. Pada saat maghrib, bulan sudah terbenam dan konjungsi juga belum terjadi. Jadi menurut WH, Rabi'ul Akhir berumur 30 hari sehingga 1 Jumadil Ula = Sabtu, 24 Maret. Adapun menurut kriteria IR, 1 1 Jumadil Awwal juga = Sabtu, 24 Maret, namun Rabi'ul Akhir berumur 29 hari. Menurut kedua kriteria, shaum ayyamul bidh di bulan Jumadil Awwal dilaksanakan pada Kamis – Sabtu, 5 – 7 April.
Menurut kedua kriteria, bulan Jumadil Awwal berumur 30 hari sehingga 1 Jumadil Akhir jatuh pada tanggal yang sama, yaitu Senin, 23 April. Shaum ayyamul bidh di bulan Jumadil Akhir dilaksanakan pada Sabtu – Senin, 5 – 7 Mei.
Terjadi perbedaan antara kedua kriteria untuk 1 Rajab. Menurut WH, 1 Rajab = Selasa, 22 Mei, sedangkan menurut IR, Rabu, 23 Mei. Puasa pertengahan bulan Rajab menurut WH adalah Ahad – Selasa, 3 – 5 Juni, sedangkan IR adalah Senin – Rabu, 4 – 6 Juni. Isra' Mi'raj 27 Rajab menurut kriteria WH = Ahad, 17 Juni, sedangkan menurut kriteria IR = Senin, 18 Juni.
Tanggal 1 Sya'ban akan jatuh pada tanggal Masehi yang sama menurut kedua kriteria, yaitu Kamis, 21 Juni. Dalam hal ini, Rajab berumur 30 dan 29 hari, berturut–turut menurut kriteria WH dan IR. Puasa tengah bulan Sya'ban = Selasa – Kamis, 3 – 5 Juli. Awal bulan Ramadhan Insya Allah akan terjadi perbedaan menurut kedua kriteria. Kriteria WH menyatakan bahwa 1 Ramadhan = Jumat, 20 Juli. Ini disebabkan pada Kamis maghrib 28 Juli di Jakarta, konjungsi sudah terjadi sekitar 6,5 jam, moonset terjadi 8 menit setelah sunset, selisih altitude bulan – matahari sekitar 2,8 derajat, selisih azimuth bulan – matahari sekitar 4,5 derajat, sudut elongasi sekitar 5,3 derajat. Akan tetapi kriteria IR menyatakan bahwa 1 Ramadhan = Sabtu, 21 Juli. Iluminasi cahaya bulan hanya sekitar 0,22%, dan kriteria Odeh menyatakan bahwa "Not Visible Even With Optical Aid".
151
Meskipun awal Ramadhan berbeda, tetapi Insya Allah Iedul Fitri akan jatuh pada tanggal Masehi yang sama, yaitu Ahad 19 Agustus. Jadi, menurut kriteria WH, puasa Ramadhan dilaksanakan selama 30 hari, sedangkan menurut IR hanya 29 hari. Hal ini disebabkan, 29 Ramadhan maghrib menurut kriteria WH, yaitu 17 Agustus maghrib di Jakarta, konjungsi belum terjadi, serta moonset sebelum sunset. Adapun pada 29 Ramadhan menurut kriteria IR, yaitu 18 Agustus maghrib di Jakarta, konjungsi sudah terjadi 19 jam yang lalu, moonset terjadi 31 menit setelah sunset, selisih altitude 8,5 derajat, selisih azimuth 7,3 derajat, sudut elongasi 11,1 derajat, sehingga menurut kriteria IR, sudah masuk bulan baru (new month). Selanjutnya, puasa tengah bulan Syawwal dilaksanakan pada Jumat – Ahad, 31 Agustus – 2 September.
Tanggal 1 Dzulqa'dah akan jatuh berbeda, dimana menurut WH = Senin, 17 September, sedangkan menurut IR = Selasa, 18 September. Pada Ahad maghrib tanggal 16 September di Jakarta, konjungsi sudah terjadi 8 jam 39 menit yang lalu, moonset 9 menit setelah sunset, selisih altitude bulan matahari 3,3 derajat, selisih azimuth bulan matahari 5,6 derajat, sudut elongasi 6,5 derajat, namun iluminasi hanya 0,32%. Kriteria Odeh berbunyi "Not Visible Even With Optical Aid". Umur bulan Syawwal menurut WH dan IR berturut–turut adalah 29 dan 30 hari. Puasa tengah bulan Dzulqa'dah terjadi pada Sabtu – Senin, 29 September – 1 Oktober menurut WH, sedangkan menurut IR adalah Ahad – Selasa, 30 September – 2 Oktober.
Tanggal 1 Dzulhijjah Insya Allah akan jatuh pada tanggal Masehi yang sama. Dalam hal ini, umur bulan Dzulqa'dah menurut WH dan IR berturut–turut adalah 30 dan 29 hari. Pada hari Senin, 15 Oktober (29 Dzulqa'dah menurut WH) saat maghrib di Jakarta, konjungsi belum terjadi, serta moonset sebelum sunset. Esok harinya Selasa, 16 Oktober (29 Dzulhijjah menurut IR), posisi bulan sudah cukup tinggi di Jakarta saat maghrib. Ketinggian bulan lebih dari 11 derajat, sudut elongasi lebih dari 13 derajat, iluminasi bulan 1,34%, dan kriteria Odeh menyatakan bahwa "Easily Visible By Naked Eye". Dengan demikian 1 Dzulhijjah akan jatuh pada Rabu, 17 Oktober.
152
Di Arab Saudi Insya Allah 1 Dzulhijjah juga akan jatuh pada Rabu, 17 Oktober. Di Makkah pada Senin, 15 Oktober saat maghrib, konjungsi sudah terjadi tetapi moonset terjadi sebelum sunset sehingga tidak mungkin dapat dirukyat. Semoga saja tidak terjadi false sighting (salah lihat) dimana ada yang mengaku melihat hilal tetapi sebetulnya yang dilihat tersebut secara astronomis bulan hilal.
Jadi wuquf di Arafah 9 Dzulhijjah akan jatuh pada Kamis, 25 Oktober. Hari Raya Iedul Adha jatuh pada Jumat 26 Oktober, dilanjutkan dengan 3 hari Tasyriq pada Sabtu – Senin, 27 – 29 Oktober. Umur bulan Dzulhijjah sebanyak 29 hari.
Keterangan–keterangan di atas adalah berkenaan dengan tahun 1433 H. Selanjutnya Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1434 H akan jatuh pada Kamis, 15 November. Puasa 10 Muharram 1434 H = Sabtu, 24 November. Puasa tengah bulan Muharram = Selasa – Kamis, 27 – 29 November.
Terakhir, 1 Shafar 1434 H = Jumat, 14 Desember (menurut WH), atau Sabtu, 15 Desember (menurut IR). Umur bulan Muharram adalah 29 hari (menurut WH) atau 30 hari (menurut IR). Puasa tengah bulan Shafar = Rabu – Jumat, 26 – 28 Desember (menurut WH), atau Kamis – Sabtu, 27 – 29 Desember (menurut IR).
Data–data di atas dapat disusun ke dalam tabel sebagai berikut
Bulan Hijriyah Awal (WH) Awal (IR) Umur (WH) Umur (IR)
Shafar 1433 H 26 Desember 2011 26 Desember 2011 30 hari 30 hari Rabi'ul Awwal 1433 H 25 Januari 2012 25 Januari 2012 29 hari 30 hari Rabi'ul Akhir 1433 H 23 Februari 2012 24 Februari 2012 30 hari 29 hari Jumadil Awwal 1433 H 24 Maret 2012 24 Maret 2012 30 hari 30 hari Jumadil Akhir 1433 H 23 April 2012 23 April 2012 29 hari 30 hari Rajab 1433 H 22 Mei 2012 23 Mei 2012 30 hari 29 hari Sya'ban 1433 H 21 Juni 2012 21 Juni 2012 29 hari 30 hari Ramadhan 1433 H 20 Juli 2012 21 Juli 2012 30 hari 29 hari Syawwal 1433 H 19 Agustus 2012 19 Agustus 2012 29 hari 30 hari Dzulqa'dah 1433 H 17 September 2012 18 September 2012 30 hari 29 hari Dzulhijjah 1433 H 17 Oktober 2012 17 Oktober 2012 29 hari 29 hari
153
Muharram 1434 H 15 November 2012 15 November 2012 29 hari 30 hari Shafar 1434 H 14 Desember 2012 15 Desember 2012
(Cara memahami tabel di atas adalah sebagai berikut. Misalnya bulan Rabi'ul Awwal 1433 H. Awal atau tanggal 1 Rabi'ul Awwal 1433 H menurut WH = 25 Januari 2012. Umur bulan Rabi'ul Awwal 1433 H menurut WH = 29 hari, sehingga 1 Rabi'ul Akhir menurut WH adalah 23 Februari 2012.)