DI KABUPATEN DELI SERDANG
4. Hasil Dan Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh koefisien-koefisien dari fungsi tujuan dan fungsi kendala.
Skenario 1. Strata I
Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa pendapatan per per musim tanam untuk usahatani jagung (X1) adalah Rp. 1.769.093, kacang tanah (X2) Rp. 16.398.500 dan kedelai (X3) Rp. 1.428.787
dan rata-rata petani sampel Rp.6.532.126 Lahan yang digunakan untuk ketiga komoditi tersebut adalah 0,273 hektar. Tingkat penggunaan tenaga kerja (TK) per hektar per musim tanam untuk usahatani jagung (X1) adalah 10,13 HK, kacang tanah (X2) 10,21 HK dan kedelai (X3) 8.78 HK,
dengan kapasitas tenaga kerja yang tersedia untuk ketiga jenis komoditi tersebut adalah 153 HK.
Modal
Modal adalah jumlah total biaya yang dikeluarkan untuk melakukan kegiatan usahatani.Tingkat penggunaan biaya produksi untuk usahatani jagung (X1) sebesar Rp.92.575
kacang tanah (X2) sebesar Rp. 62.387 kedelai (X3) sebesar Rp.336.444
Dengan demikian formulasi lengkap pendapatan usahatani pada Strata I adalah : Maksimumkan Z = 1.769.093X1 +16.398.262 X2 + 1.428.787X3 Dengan batasan : L : X1 + X2 +X3 < 1 TK : 5,5 X1 + 4,1 X2 + 3,3X3 < 153 M : 92.575X1 + 62.387X2 + 336.444X3 < 491.376 Dimana : X1, X2, X3 > 0 Strata II
Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa pendapatan per musim tanam untuk usahatani jagung (X1) adalah Rp.3.685.198 kacang tanah (X2) Rp.15.376.500 dan kedelai (X3)
Rp. 2.909.896
Dengan demikian formulasi lengkap pendapatan usahatani pada strata II adalah : Maksimumkan Z = 3.685.198X1 + 15.376.500X2 + 2.909.896X3 Dengan batasan : L : X1 + X2 +X3 < 1 TK : 10,3 X1 + 10,3 X2 + 10,9X3 < 161.4 M : 676.175X1 + 392.362X2 + 336.444X3 < 1.404.981 Dimana : X1, X2, X3 > 0 Strata III
5146
Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa pendapatan perhektar per musim tanam untuk usahatani jagung (X1) adalah Rp. 6.322.360 kacang tanah (X2) Rp.17.545.980 dan kedelai (X3)
Rp.5.822.363
Dengan demikian formulasi lengkap pendapatan usahatani pada strata III adalah : Maksimumkan Z = 6.322.360X1 + 17.545.980X2 +5.822.363X3 Dengan batasan : L : X1 + X2 +X3 < 1 TK : 17,2 X1 + 19,8X2 + 13,2X3 < 171.6 M : 1.932.840X1 + 1.879.320X2 + 1.564.440X3 < 5.376.600 Dimana : X1, X2, X3 > 0 Rata-Rata Sampel
Berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat pendapatan Per Musim Tanam dari usahatani jagung X1) adalah Rp. 3.592.002, kacang tanah (X2) Rp.16.203.560 dan kedelai (X3) Rp.
3.027.872
Dengan demikian formulasi lengkap pendapatan usahatani pada rata-rata sampel adalah : Maksimumkan Z = 3.592.002 X1 + 16.203.560X2 + 3.027.872X3 Dengan batasan : L : X1 + X2 +X3 < 1 TK : 10,130 X1 + 10,217 X2 + 8.782X3 < 160,8 M : 1.162.421X1 + 1.394.186X2 + 975.678X3 < 3.532.285 Dimana : X1, X2, X3 > 0 Strata I a. Tingkat Pendapatan
Tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1), kacang tanah
(X2) dan kedelai (X3) adalah :
Jagung : Rp 1.769.043 X 0,115 ha = Rp. 203.439
Kacang Tanah : Rp. 16.398.262 X 0,078 ha = Rp. 1.279.064
Kedelai : Rp. 1.428.787 X 0,080 ha = Rp. 114.302
Jumlah pendapatan per MT Rp. 1.596.805
Tingkat pendapatan sesudah optimasi dengan mengusahakan kacang tanah (X2) adalah
Rp.16.398.262 X 0,273 ha = Rp. 4.476.725. Selisih tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan sesudah optimasi adalah Rp.4.476.725 – Rp.1.596.805 = Rp. 2.879.920
b. Tenaga Kerja
Tingkat penggunaan tenaga kerja sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung, kacang tanah dan kedelai adalah :
Jagung 5,5 x 0,115 ha = 0,63
Kacang Hijau 4,1 x 0,078 ha = 0,31
Kedelai 3,3 x 0,08 ha = 0,26
5147
Jumlah Tenaga Kerja setelah optimasi dengan hanya menanam kacang hijau (X2) 4,1 HK x 0,273 ha
= 1,11 HK
c. Modal
Tingkat penggunaan modal sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1),
kacang tanah dan kedelai adalah :
Jagung Rp. 676.175 x 0,115 ha = Rp. 77.760
Kacang Tanah Rp. 392.362 x 0,078 ha = Rp. 30.604
Kedelai Rp. 336.444 x 0,08 ha = Rp. 26.915
Jumlah Modal Per Musim Tanam Rp. 135.275
Tingkat penggunaan modal sesudah optimasi dengan hanya mengusahakan kacang tanah (X2) adalah : Rp. 392.362 x 0,273 = Rp. 107.114
Strata II
a. Tingkat Pendapatan
Tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1), kacang tanah (X2)
dan kedelai (X3) adalah :
Jagung : Rp 3.685.190 X 0,226 ha = Rp. 832.852
Kacang Tanah : Rp. 15.376.500 X 0,186 ha = Rp. 2.860.025
Kedelai : Rp. 2.909.896 X 0,242 ha = Rp. 704.194
Jumlah pendapatan per MT Rp. 4.397.071
Tingkat pendapatan sesudah optimasi dengan mengusahakan kacang tanah (X2) adalah
Rp.15.376.500 X 0,654 ha = Rp.10.056.231. Selisih tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan sesudah optimasi adalah Rp. 10.056.231 – Rp.4.397.071 = Rp. 5.659.160
b. Tenaga Kerja
Tingkat penggunaan tenaga kerja sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung, kacang tanah dan kedelai adalah :
Jagung 10,3 x 0,226 ha = 2,32
Kacang Hijau 10,3 x 0,186 ha = 1,91
Kedelai 10,9 x 0,242 ha = 2,63
Jumlah Tenaga Kerja Per Musim Tanam = 6,86 HK
Jumlah Tenaga Kerja setelah optimasi dengan hanya menanam kacang hijau (X2) 10,3 HK x
0,654 ha = 6,73 HK
a. Modal
Tingkat penggunaan modal sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1), kacang
tanah dan kedelai adalah :
Jagung Rp. 1.166.210 x 0,226 ha = Rp. 263.563
Kacang Tanah Rp. 1.948.480 x 0,186 ha = Rp. 362.417
Kedelai Rp. 1.192.684 x 0,242 ha = Rp. 288.629
Jumlah Modal Per Musim Tanam Rp. 914.605
Tingkat penggunaan modal sesudah optimasi dengan hanya mengusahakan kacang tanah (X2) adalah : Rp. 1.948.480 x 0,654 = Rp. 1.274.305
5148 Strata III
a. Tingkat Pendapatan
Tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1), kacang tanah (X2)
dan kedelai (X3) adalah :
Jagung : Rp 6.322.360 X 0,392 ha = Rp. 832.852
Kacang Tanah : Rp. 17.545.980 X 0,368 ha = Rp. 2.860.025
Kedelai : Rp. 5.822.363 X 0,312 ha = Rp. 1.816.577
Jumlah pendapatan per MT Rp. 5.509.454
Tingkat pendapatan sesudah optimasi dengan mengusahakan kacang tanah (X2) adalah
Rp.17.545.980 X 1,072 ha = Rp.18.809.290. Selisih tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan sesudah optimasi adalah Rp.18.809.290 – Rp. 5.509.454 = Rp. 13.299.836
b. Tenaga Kerja
Tingkat penggunaan tenaga kerja sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung, kacang tanah dan kedelai adalah :
Jagung 17,2 x 0,392 ha = 6,74
Kacang Hijau 19,8 x 0,368 ha = 7,28
Kedelai 13,2 x 0,312 ha = 4,11
Jumlah Tenaga Kerja Per Musim Tanam = 18,13 HK
Jumlah Tenaga Kerja setelah optimasi dengan hanya menanam kacang hijau (X2) 19,8 HK x
1,072 ha = 21,22 HK
c. Modal
Tingkat penggunaan modal sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1), kacang
tanah dan kedelai adalah :
Jagung Rp. 1.932.840 x 0,392 ha = Rp. 757.673
Kacang Tanah Rp. 1.879.320 x 0,368 ha = Rp. 691.589
Kedelai Rp. 1.564.440 x 0,312 ha = Rp. 488.105
Jumlah Modal Per Musim Tanam Rp. 1.937.367
Tingkat penggunaan modal sesudah optimasi dengan hanya mengusahakan kacang tanah (X2) adalah : Rp. 1.879.320 x 1,072 = Rp. 2.014.631
Rata-Rata Sampel a. Tingkat Pendapatan
Tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1), kacang tanah (X2)
dan kedelai (X3) adalah :
Jagung : Rp 3.592.002 X 0,223 ha = Rp. 801.016
Kacang Tanah : Rp. 16.203.560 X 0,188 ha = Rp. 3.046.269
Kedelai : Rp. 3.027.872 X 0,201 ha = Rp. 608.602
5149
Tingkat pendapatan sesudah optimasi dengan mengusahakan kacang tanah (X2) adalah
Rp.16.203.560 X 0,612 ha = Rp.9.916.578. Selisih tingkat pendapatan sebelum optimasi dengan sesudah optimasi adalah Rp.9.916.578 – Rp. 4.455.887 = Rp. 5.460.691
b. Tenaga Kerja
Tingkat penggunaan tenaga kerja sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung, kacang tanah dan kedelai adalah :
Jagung 10,13 x 0,223 ha = 2,25
Kacang Hijau 10,21 x 0,188 ha = 1,91
Kedelai 8,78 x 0,201 ha = 1,76
Jumlah Tenaga Kerja Per Musim Tanam = 5.92 HK
Jumlah Tenaga Kerja setelah optimasi dengan hanya menanam kacang hijau (X2) 10,21 HK x
0,612 ha = 6,24 HK
c.Modal
Tingkat penggunaan modal sebelum optimasi dengan mengusahakan jagung (X1), kacang
tanah dan kedelai adalah :
Jagung Rp. 1.162.421 x 0,223 ha = Rp. 259.219
Kacang Tanah Rp. 1.394.186 x 0,188 ha = Rp. 262.106
Kedelai Rp. 975.678 x 0,201 ha = Rp. 196.111
Jumlah Modal Per Musim Tanam Rp. 717.436
Tingkat penggunaan modal sesudah optimasi dengan hanya mengusahakan kacang tanah (X2) adalah : Rp. 1.394.186 x 0,612 = Rp. 853.241
5. Kesimpulan
1. Pola usahatani palawija yang dilakukan para petani belum memenuhi anjuran dari instansi terkait (Dinas Pertanian)
2. Sebelum perencanaan dengan model optimasi petani yang mengusahakan jagung (X1), kacang
hijau (X2) dan kedelai (X3) dengan luas yang diusahakan, hasil analisis usahatani
menunjukkan pada strata I petani memperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.596.805. pada strata II pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp. 4.397.071. pada strata III pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp. 5.509.454 dan pada rata-rata sampel pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp. 4.455.887.
3. Sesudah dilakukan Model optimasi maka pendapatan yang optimal akan diperoleh apabila seluruh lahan pada strata I, II dan III digunakan untuk usahatani kacang tanah (X2)