• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN PM-PMP

3.4 Hasil Lesson Study di Kabupaten Klungkung

3.4.1 Hasil Lesson study mata pelajaran Bahasa Indonesia

dapat mengajarkan materi mata pelajaran dengan benar

8. Setelah mengikuti pelatihan kepercayaan diri saya bertambah dalam menerapkan teori pembelajaran dalam merancang dan

melaksanakan pembelajaran di kelas

40 56 4

9. Setelah mengikuti pelatihan kepercayaan diri saya bertambah dalam merancang dan menerapkan asesmen yang sesuai dengan indikator pembelajaran

36 60 4

10. Setelah mengikuti pelatihan kepercayaan diri saya bertambah dalam hal membuat rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan standar proses

36 64

11. Setelah mengikuti pelatihan saya merasa lebih yakin akan dapat melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP

44 56

12. Pelatihan yang saya ikuti telah menyadarkan saya akan kekurangan/kelebihan saya dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran

28 72

13. Pelatihan yang saya ikuti lebih menyadarkan saya akan hakikat guru sebagai life long learner

48 52

14. Pelatihan yang saya ikuti telah menginpirasi saya untuk menjadi guru yang lebih inovatif

56 44

15. Pelatihan yang saya ikuti telah meningkatkan motivasi saya untuk meningkatkan kompetensi saya

60 40

Rerata 46.7 52 1,3 0

Jumlah 98.7 1.3

Berdasarkan Tabel 3.9 menunjukkan bahwa sebagaian besar guru (98,7%) di Kabupaten Karangasem menunjukkan respon positif terhadap pelaksanaan diklat. Ini berarti pelaksanaan diklat efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru tentang materi subjek, model-model pembelajaran inovatif dan asesmen, serta kaji tindak pembelajaran (lesson study).

3.4 Hasil Lesson Study di Kabupaten Klungkung

Tahapan lesson study terdiri atas tiga tahapan kegiatan, yaitu: plan (perencanaan), do (pelaksanaan), dan see (refleksi). Secara umum lesson study di Kabupaten Klungkung berlangsung dengan baik dan lancar. Foto-foto kegiatan lesson study terlampir. Kegiatan lesson study pada masing-masing mata pelajaran yang di-UN-kan pada sekolah sampel diuraidi-UN-kan sebagai berikut.

3.4.1 Hasil Lesson study mata pelajaran Bahasa Indonesia

Pelaksanaan lesson study untuk pelajaran Bahasa Indonesia dilakukan di SMAN 1 Dawan. Kegiatan Lesson study diawali dari perencanaan pembelajaran yang dilakukan pada saat diklat dan disempurnakan lebih lanjut di SMAN 1 Dawan. Penyempurnaan perencanaan pembelajaran dilaksanakan pada tanggla 17 Nopember 2012 jam 09.00 s/d 10.00 WITA, dihadiri oleh anggota tim lesson sudy, yaitu Drs. I Nyoman Nartha, Dra.

37 Ni Nengah Widiani dan Ni Wayan Sumarningsih, S,Pd. Materi pembelajaran yang direncanakan adalah Menulis Surat Dinas.

Sementara, kegiatan do dilaksanakan pada tanggal 21 Nopember 2012 pukul 10.30 - 11.15 WITA. Pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dilakukan oleh guru model Drs. I Nyoman Nartha dengan guru observer Dra. Ni Nengah Widiani dan Ni Wayan Sumarningsih, S,Pd. Dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia (do), dapat teramati hal-hal positif dan hal-hal yang masih perlu diperbaiki sebagai barikut. Hal-hal positif:

(1) semua anggota tim lesson study hadir dalam kegiatan pembelajaran (2) tim lesson study dan observer membawa RPP

(3) pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan RPP (4) terjadi pembelajaran multiarah

(5) semua siswa berpatisipasi aktif dalam pembelajaran (6) pembelajaran bersifat inspiratif

(7) suasana pembelajaran menyenangkan

(8) tugas-tugas dan pertanyaan yang diberikan guru bersifat menantang (9) guru model dapat memotivasi siswa belajar

(10) guru model menguasai materi pelajaran dengan baik (11) media pembelajaran digunakan secara efektif

(12) tujuan pembelajaran dapat dicapai

Hal-hal negatif: walaupun pembelajaran seudah sesuai dengan RPP, tetapi instrumen pembelajaran tidak banyak digunakan dalam pembelajaran.

Kegiatan see (refleksi) dilaksanakan di Lab IPA SMAN 1 Dawan pada tanggal 21 Nopember 2012 setelah pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan refleksi dipandu oleh Bapak Drs. I Made Mardika, M.Pd. Hal-hal yang diamati dari kegiatan refleksi pada lesson study mata pelajaran dapat diuraikan sebagai berikut.

Hal-hal positif:

(1) moderator memperkenalkan tim lesson study (2) moderator menyampaikan agenda acara refleksi (3) moderator menyampaikan tata tertib refleksi

(4) moderator memberi kesempatan pertama kepada guru model untuk menyampaikan refleksi diri

38 (6) semua observer diberi kesempatan berbicara

(7) komentar observer lebih banyak positif (8) tidak ada dominasi dalam kegiatan refleksi

(9) komentar observer berfokus pada aktivitas belajar siswa (10) refleksi berjalan efektif

(11) guru model diberi kesempatan menanggapi komentar observer (12) komentar dicatat oleh seorang notulis

(13) ada kesimpulan dibacakan oleh moderator

Hal-hal negatif: tidak semua komentar observer disertai solusi alternatif.

Pada saat refleksi, guru model menyampaikan bahwa setelah berperan sebagai guru model, pelaksanaan pembelajaran masih terdapat kekurangan waktu dan beliau masih memerlukan cara-cara tertentu untuk lebih memotivasi siswa. Pengalaman berharga yang diperoleh dari pelaksanaan lesson study adalah siswa lebih termotivasi dan aktif dalam pembelajaran dan guru model mendapat pengalaman mengajar diobservasi oleh kolega. Sementara itu, guru observer menyatakan bahwa tujuan pembelajaran sudah tercapai, pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan RPP, dan guru sudah berusaha meningkatkan motivasi siswa. Namun demikian, masih ada hal-hal yang dirasakan kurang oleh guru observer, yaitu: interaksi siswa antar kelompok belum terjadi secara maksimal dan penguatan yang diberikan guru belum optimal sehingga siswa masih ragu terhadap pemahamannya. Lebih lanjut, hasil refleksi dari observer lain (kepala sekolah, pengawas, dan dosen) menyatakan bahwa ditemukan siswa yang tidak terlibat aktif dalam kegiatan kelompok, siswa masih ragu terhadap pemahamannya, dan perlu diupayakan ada salah satu pekerjaan siswa diambil acak untuk dibahas.

Efektivitas pembelajaran juga dapat ditunjukkan dari respon siswa. Respon siswa terhadap pembelajaran ditunjukkan pada Tabel 3.10.

Tabel 3.10 Respon siswa terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia

No. Butir Pertanyaan Ya

(%)

Tidak (%)

1 Apakah pembelajaran yang telah dilaksanakan menarik? 100

2 Apakah pembelajaran menyenangkan? 100

3 Apakah pembelajaran mudah dimengerti? 100

4 Apakah Anda termotivasi untuk belajar? 100

5 Apakah pembelajaran mendorong Anda untuk bekerjasama dengan teman? 80 20

6 Apakah pembelajaran mendorong Anda dalam kemandirian belajar? 60 40

7 Apakah media yang digunakan menarik? 100

39 yang dibelajarkan?

9 Apakah bahan ajar yang tertulis dalam LKS membantu Anda dalam belajar? 90 10

10 Apakah bahan ajar yang tertulis dalam LKS mudah dipahami? 70 30

11 Apakah tugas-tugas dalam LKS memberi tantangan belajar? 100

12 Apakah asesmen dan evaluasi dilaksanakan secara transparan? 70 30

13 Apakah asesmen sesuai dengan materi yang dibelajarkan? 100

14 Apakah instrumen asesmen mudah dipahami maksudnya? 100

15 Apakah menurut Anda instrumen asesmen sesuai dengan kompetensi yang dituntut?

100

Rerata 91,3 8,7

Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa sebagian besar siswa (91,3%) memberikan respon positif terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh guru. Aspek pembelajaran yang masih perlu diperbaiki meliputi: pembelajaran belum dapat mendorong kemandirian belajar siswa, bahan ajar yang tertulis dalam LKS masih sulit dipahami, asesmen dan evaluasi belum dilaksanakan secara transparan.

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa lesson study mata pelajaran Bahasa Indonesia sudah berjalan baik, tetapi ada beberapa hal yang perlu dioptimalkan, yaitu: interaksi siswa antar kelompok perlu lebih ditingkatkan, penguatan yang diberikan guru lebih dioptimalkan, perlu diupayakan ada salah satu pekerjaan siswa diambil acak untuk dibahas secara bersama-sama, pembelajaran belum dapat mendorong kemandirian belajar siswa, bahan ajar yang tertulis dalam LKS masih sulit dipahami, asesmen dan evaluasi belum dilaksanakan secara transparan.

3.4 2 Hasil Lesson study mata pelajaran Bahasa Inggris

Pelaksanaan lesson study untuk pelajaran Bahasa Inggris dilakukan di SMAN 1 Dawan. Kegiatan Lesson study diawali dari perencanaan pembelajaran yang dilakukan pada saat diklat dan disempurnakan lebih lanjut di SMAN 1 Dawan. Penyempurnaan perencanaan pembelajaran dilaksanakan pada tanggla 19 Nopember 2012 jam 11.00 s/d 13.00 WITA, dihadiri oleh I Wayan Lunga, S.Pd dan I Nengah Sumartha, S.Pd. Ada salah seorang tim lesson study yang tidak hadir. Materi pembelajaran yang direncanakan adalah Text Explanation yang berjudul Tsunami.

Sementara, kegiatan do dilaksanakan pada tanggal 21 Nopember 2012 pukul 11.00 s/d 11.45 WITA. Kegiatan pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris dilakukan oleh guru model I Wayan Lunga, S.Pd dengan guru observer I Nengah Sumartha, S.Pd. Dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris (do), dapat teramati hal-hal positif dan hal-hal yang masih perlu diperbaiki sebagai barikut.

40 Hal-hal positif:

(1) semua anggota tim lesson study hadir dalam kegiatan pembelajaran (2) tim lesson study dan observer membawa RPP

(3) pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan RPP (4) terjadi pembelajaran multiarah

(5) semua siswa berpatisipasi aktif dalam pembelajaran (6) pembelajaran bersifat inspiratif

(7) suasana pembelajaran menyenangkan

(8) tugas-tugas dan pertanyaan yang diberikan guru bersifat menantang (9) guru model dapat memotivasi siswa belajar

(10) guru model menguasai materi pelajaran dengan baik (11) media pembelajaran digunakan secara efektif

(12) tujuan pembelajaran dapat dicapai

Hal-hal negatif: beberapa siswa tampak canggung dalam membentuk kelompok dan beberapa siswa dalam kelompok ahli tidak berpartipasi aktif.

Kegiatan see (refleksi) dilaksanakan di Lab IPA SMAN 1 Dawan pada tanggal 21 Nopember 2012 setelah pelaksanaan pembelajaran. Hal-hal yang diamati pada kegiatan refleksi y mata pelajaran Bahasa Inggris dapat diuraikan sebagai berikut. Hal-hal positif:

(1) moderator memperkenalkan tim lesson study (2) moderator menyampaikan agenda acara refleksi (3) moderator menyampaikan tata tertib refleksi

(4) moderator memberi kesempatan pertama kepada guru model untuk menyampaikan refleksi diri

(5) komentar observer semuanya berdasarkan fakta pembelajaran (6) semua observer diberi kesempatan berbicara

(7) komentar observer lebih banyak positif (8) tidak ada dominasi dalam kegiatan refleksi

(9) komentar observer berfokus pada aktivitas belajar siswa (10) refleksi berjalan efektif

(11) guru model diberi kesempatan menanggapi komentar observer (12) komentar dicatat oleh seorang notulis

41 Hal-hal negatif: komentar yang disampaikan tidak semua disertai solusi alternatif.

Pada saat refleksi, guru model menyampaikan bahwa beliau masih belum tenang dalam menyampaikan materi pembelajaran karena ini merupakan pertama diobservasi oleh kolega. Di samping itu, guru model bapak Wayan Lunga juga menyatakan bahwa evaluasi belum dapat dilakukan karena kekurangan waktu. Lebih lanjut, hasil refeksi dari guru observer I Nengah Sumartha, S.Pd menyatakan bahwa hal-hal positif yang ditemui adalah: tujuan pembelajaran sudah tercapai, pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan RPP, dan proses pembelajaran menyenangkan. Sebaliknya, hal-hal yang dirasakan kurang optimal adalah: ada siswa yang masih bingung pada saat kelompok ahli dibentuk dan diskusi kelompok ahli masih belum optimal. Sementara itu, hasil refleksi dari observer lain (kepala sekolah, pengawas, dan dosen) juga hampir sama, yaitu: secara umum siswa sudah aktif, hanya beberapa yang tidak aktif; dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif Jigsaw, perlu disediakan waktu lebih lama pada saat kelompok ahli kembali kekelompoknya.

Efektivitas pembelajaran juga dilihat dari respon siswa. Respon siswa terhadap pembelajaran Bahasa Inggris disajikan pada Tabel 3.11.

Tabel 3.11 Respon siswa terhadap pembelajaran Bahasa Inggris

No. Butir Pertanyaan Ya

(%)

Tidak (%)

1 Apakah pembelajaran yang telah dilaksanakan menarik? 100

2 Apakah pembelajaran menyenangkan? 100

3 Apakah pembelajaran mudah dimengerti? 100

4 Apakah Anda termotivasi untuk belajar? 100

5 Apakah pembelajaran mendorong Anda untuk bekerjasama dengan teman? 100

6 Apakah pembelajaran mendorong Anda dalam kemandirian belajar? 90 10

7 Apakah media yang digunakan menarik? 90 10

8 Apakah media yang digunakan dapat membantu Anda memahami materi yang dibelajarkan?

100 9 Apakah bahan ajar yang tertulis dalam LKS membantu Anda dalam belajar? 90 10

10 Apakah bahan ajar yang tertulis dalam LKS mudah dipahami? 100

11 Apakah tugas-tugas dalam LKS memberi tantangan belajar? 100

12 Apakah asesmen dan evaluasi dilaksanakan secara transparan? 40 60

13 Apakah asesmen sesuai dengan materi yang dibelajarkan? 100

14 Apakah instrumen asesmen mudah dipahami maksudnya? 50 50

15 Apakah menurut Anda instrumen asesmen sesuai dengan kompetensi yang dituntut?

100

Rerata 90 10

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (90%) memberikan respon positif terhadap pembelajaran Bahasa Inggris yang dilakukan oleh guru. Aspek

42 pembelajaran yang perlu lebih dibenahi meliputi: asesmen dan evaluasi yang dilaksanakan perlu lebih transparan dan instrumen asesmen agar sesuai dengan kompetensi yang dituntut.

Dengan demikian, simpulan yang dapat ditarik dari lesson study mata pelajaran Bahasa Inggris bahwa pelaksanaan lesson study sudah berjalan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hal-hal yang masih perlu dioptimalkan adalah: ada siswa yang masih bingung pada saat kelompok ahli dibentuk; diskusi kelompok ahli masih belum optimal; pelaksanaan pembelajaran dengan model kooperatif Jigsaw, perlu disediakan waktu lebih lama pada saat kelompok ahli kembali ke kelompoknya; asesmen dan evaluasi yang dilaksanakan perlu lebih transparan; dan instrumen asesmen agar sesuai dengan kompetensi yang dituntut.