• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN PM-PMP

3.3 Hasil Pendidikan dan Latihan (Diklat)

Tabel 3.7. Peserta Diklat Gelombang II dari Kabupaten Karangasem

No Nama Jabatan Instansi

1 Dra. Desak Made Sriastini, M.Pd Guru SMAN 1 Amlapura

2 Ni Made Sri Martiningsih, S.Pd Guru SMAN 1 Amlapura

3 Ni Ketut Suryani. S.Sos Guru SMAN 1 Amlapura

4 Sri Suci Handayani, S.Pd. Guru SMAN 1 Amlapura

5 Dra. Ni Ketut Suriarini Guru SMAN 1 Amlapura

6 I Gede Kariawan,S.Pd Guru SMAN 1 Kubu

7 I Made Krana,S.Pd Guru SMAN 1 Kubu

8 Drs. I Made Sujana Guru SMAN 1 Kubu

9 Drs.I Gede Nyoman Arya Winata Guru SMAN 1 Kubu

10 I Nengah Kariasa,S.Pd Guru SMAN 1 Kubu

11 Drs I Nengah Sumiarta Guru SMAN Sidemen

12 I Komang Gede Nesa, S.Pd Guru SMAN Sidemen

13 Drs I Ketut Wika Guru SMAN Sidemen

14 Drs I Wayan Suwitra Adnyana Guru SMAN Sidemen

Meteri diklat meliputi: Kebijakan Peningkatan Mutu Pendidikan, Penjelasan Umum Kegiatan PM-PMP, Model Pembelajaran Inovatif dan Asesmen, serta Kaji Tindak Pembelajaran (diberikan kepada semua peserta diklat), Manajemen Sekolah dan Supervisi Pendidikan (diberikan kepada kepala sekolah dan pengawas), serta materi mata pelajaran yang di-UN-kan, yaitu: matematika, kimia, biologi, fisika, bahasa Indonesia, bahasa inggris, sosiologi, ekonomi, dan geografi (diberikan kepada guru-guru sesuai bidang studinya).

3.3 Hasil Pendidikan dan Latihan (Diklat)

Diklat untuk kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru SMA Kabupaten Klungkung dan Karangasem berlangsung baik dan lancar. Semua peserta memberikan respon postif terhadap pelaksanaan diklat. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti acara diklat. Dalam kegiatan diklat, semua peserta dapat menghadiri kegiatan secara penuh waktu dan tekun mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. Hal ini terjadi karena meteri diklat yang diberikan dapat menyentuh kebutuhan mereka. Banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta diklat berkaitan dengan lesson study, misalnya: 1) apakah lesson study dilaksanakan untuk semua materi pelajaran atau hanya pada topik-topik tertentu? 2) apakah melalui lesson study akan mampu mengurangi

34 tawuran antar pelajar yang lagi marak-maraknya tergadi akhir-akhir ini? 3) guru-guru kita nampaknya belum siap melakukan lesson study karena mereka sangat sulit menerima kritikan, bagaimana pendapat dan pandangan Bapak berkaitan dengan hal tersebut? Pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan adanya keinginan dari guru-guru dalam melaksanakan lesson study sebagai fokus utama dari kegiatan PM-PMP dalam rangka pembinaan profesi guru. Beberapa guru merasa khawatir kalau mereka mendapat kritikan saat bertindak sebagai guru model. Kekhawatiran ini ditanggapi dengan baik oleh nara sumber. Nara sumber menjelaskan bahwa pelaksanaan lesson study adalah merupakan pembelajaran kita, artinya pembelajaran yang dirancang, dilakukan, dan direfleksikan bersama sehingga kegagalan dalam pelaksanaan lesson study adalah kekagalan bersama, bukan hanya kegagalan guru model. Untuk itu, guru model tidak perlu khawatir karena yang diamati pada lesson study lebih fokus pada aktivitas siswa.

Dalam pelaksanaan diklat, peserta juga diberi kesempatan untuk membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang akan digunakan dalam lesson study. Pada kegiatan ini, guru-guru dari mata pelajaran yang sama (masing-masing terdiri atas tiga orang guru) secara bertim merencanakan pembelajaran dan menyepakati guru model, tempat, dan waktu pelaksanaan lesson study. RPP untuk masing-masing mata pelajaran yang telah dibuat, disempurnakan lebih lanjut di sekolah sampel sesuai dengan kesepakatan tim lesson study. Pembuatan RPP ini masing-masing dibimbing oleh tim PM-PMP selaku nara sumber dalam kegiatan pendalaman materi bidang studi.

Pada akhir diklat, guru-guru diminta tanggapan tentang kefektivan pelaksaan diklat menggunakan angket. Tangapan atau respon guru-guru SMA di Kabupaten Klungkung dan Karangasem terhadap pelaksanaan diklat, masing-masing disajikan pada Tabel 3.8 dan Tabel 3.9.

Tabel 3.8 Respon Guru Di Kabupaten Klungkung terhadap Pelaksanaan Diklat (n =25) No Pernyataan SS (%) S (%) TS (%) STS (%)

1. Setelah saya mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang teori-teori pembelajaran bertambah

69.2 30.8 2. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang model-model

pembelajaran inovatif bertambah

42.3 57.7 3. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang asesmen

inovatif bertambah

30.8 69.2 4. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang penyusunan

RPP bertambah

35 5. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya bertambah tentang

lesson study

69.2 30.8 6. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang

konsep-konmsep esensial pada mata pelajaran yang saya ajarkan bertambah

38.5 61.5 7. Setelah saya mendapat pelatihan tentang pendalaman materi mata

pelajaran yang saya ajarkan saya merasa lebih percaya diri akan dapat mengajarkan materi mata pelajaran dengan benar

23.1 76.9

8. Setelah mengikuti pelatihan kepercayaan diri saya bertambah dalam menerapkan teori pembelajaran dalam merancang dan

melaksanakan pembelajaran di kelas

38.5 61.5

9. Setelah mengikuti pelatihan kepercayaan diri saya bertambah dalam merancang dan menerapkan asesmen yang sesuai dengan indikator pembelajaran

34.6 65.4

10. Setelah mengikuti pelatihan kepercayaan diri saya bertambah dalam hal membuat rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan standar proses

26.9 73.1

11. Setelah mengikuti pelatihan saya merasa lebih yakin akan dapat melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP

38.5 61.5 12. Pelatihan yang saya ikuti telah menyadarkan saya akan

kekurangan/kelebihan saya dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran

50 50

13. Pelatihan yang saya ikuti lebih menyadarkan saya akan hakikat guru sebagai life long learner

50 50

14. Pelatihan yang saya ikuti telah menginpirasi saya untuk menjadi guru yang lebih inovatif

53.8 46.2 15. Pelatihan yang saya ikuti telah meningkatkan motivasi saya untuk

meningkatkan kompetensi saya

53.8 46.2

Rerata 43.8 56.2 0 0

Jumlah 100 0

Berdasarkan Tabel 3.8, menunjukkan bahwa semua guru di Kabupaten Klungkung memberikan respon positif terhadap pelaksanaan diklat.

Tabel 3.9 Respon Guru Di Kabupaten Karangasem terhadap Pelaksanaan Diklat (n = 26) No Pernyataan SS (%) S (%) TS (%) STS (%)

1. Setelah saya mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang teori-teori pembelajaran bertambah

72 28

2. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang model-model pembelajaran inovatif bertambah

68 32

3. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang asesmen inovatif bertambah

40 60

4. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang penyusunan RPP bertambah

36 64

5. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya bertambah tentang lesson study

56 44

6. Setelah mengikuti pelatihan pengetahuan saya tentang konsep-konmsep esensial pada mata pelajaran yang saya ajarkan bertambah

36 60 4

7. Setelah saya mendapat pelatihan tentang pendalaman materi mata pelajaran yang saya ajarkan saya merasa lebih percaya diri akan