BERTEMA PEMELIHARAAN SUNGAI ULAR
KEGIATAN PKM
4. HASIL DAN PEMBAHASAN Menu masyarakat Melayu pantun
sangat penting dalam kehidupan sosial dan jati diri dan media pembelajaran (Novita, 2014). Telah diseminarkan dalam Proceeding The 6t Internasional Conference and Workshop on ASEAN Studies in Islamic Culture and Educational Tecnology UMN AW-UKM 2014. Maka hal ini sejalan dengan pentingnya publikasi luaran hasil PKM yang bersifat penyuluhan kepada Mitra I
yang diilih untuk kepentingan pengembangan IPTEK bagi masyarakat. Hasil PKM ini adalah penyuluhan kepada warga Desa Kuala Lama bermateri pentingnya poster pantun sebagai media sosialasi untuk menyadarkan warga Serdang Bedagai untuk memelihara dan mensinerjikan Sungai Ular sebagai kawasan ekowisata. Hal ini sudah ditonton melalui media internet.
POSTER PANTUN
DI SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA
Kehidupan resmi para petani
Menanam padi untuk makanan Pemerintah Pusat perlu memahami Sungai Ular mendapat pemeliharaan ... ... ... ... ... ... ... ... Gambar 4: Draf Latihan poster Pantun
80 (https://www.youtube.com/watch?v=8
BvjI2vdcdg.Sungai_ular YouTube) Teks-teks sastra Melayu tradisi, seperti Sejarah Melayu, Hikayat
(Hangtuah, Hikatyat Deli)
menampilkan bangsa Melayu yang disanjung dan desegani dunia kareka kesantunan dan kehalusan budi bahasanya. Apalagi teks-teks sastra Melayu itu mengandung kebijaksaan, ilmu yang pelakunya adalah manusia sempurnaan pelantun pantun memiliki
keindahan bahasa. Kata-kata yang dijalin dengan susunan kata-kata cocok dan berirama atau bersaja ab/ab maka terciptalah keindahan bahasa (Syaifuddin, 2016) menyatakan bahwa pantun, peribahasa, mantra adalah sastra Melayu yang Pemikiran Set Keindahan, kesesuaian dalam sesuatu objeknya demi kepentingan dan tentang dirinya sendiri dan tidak mewakili kategori yang lebih luas. (Frondizi, 2011:1). Nilai keindahan
berbahasa terdapat dalam pantun yang disosialisasikan dalam poster pantun. Tim menyadari bahwa temuan asah ide dengan media pantun sangat cocok dengan warga karena semangatnya meminta poster pantun yang dibagikan sewaktu acara penyuluhan berlangsung.
Mereka mengusulkan ada komunitas penciptaan pantun. Mereka optimis mendapat kegiatan lagi untuk berpantun yang meyel-yelkan pesan pembangunan
Sumatera Utara khususnya
pemembentukan ekowisata Sungai Ular.
Gambar: 5 Leafleave Pantun
Banyak ide segenap warga
Budaya Melayunya murni andalan Dari insan yang bernilai rasa Ini idenya jadi tampilan.
Tidak bisa diungkapkan dengan kata Kecuali bepantun dalam poster
Menyampaikan maksud pesona Ekowisata kawasan Sungai Ular
Poster pantun di atas adalah materi sosialisasi tentang pentingnya diwacanakan pemeliharaan dan
pensinerjian Sungai Ular Serdang Bedagai. Hal ini didukung lagi dengan wacana yang berupa artikel ilmiah
81 sebagai Luaran wajibnya yakni (1) publikasi ilmiah berbentuk prosiding, (2) poster pantun yang bertujuan peningkatan tata nilai di masyarakat dalam bentuk draf (belum terbit).
Luaran tambahan adalah produk barang berupa poster yang akan diarsipkan di Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Provinsi Sumatera Utara. Warga Kuala Lama yang hadir dibuat beberapa kelompok pengguna pantun masyarakat Kuala Lama yangdisesuaikan dengan jenis pantun. Panduan buku menulis pantun dalam poster. Teknik belajar cipta pantun tatap teks facebook melalui media intranet, motivator dapat menjadi pengguna pantun abadi dalam rangka melatih kemandirian, anggota komunitas.
Pengguna pantun akan dilatihn ampai menjadi orang yang handal berpantun dan mematai pemasangan poster pantun di lokasi pengabdian (DASU) agar ada yang penyalurannya akan dibantu oleh tim penulis tim tukang penempel atau penancap poster pada pokok kayu/ kelapa yang ada di pinggir Sungai Ular. Sebagaimana tujuan PKM ini adalah penyebaran informasi tentang sosialisasi fungsi poster pantun (disampaikan oleh: Dra. Rosmawati Harahap, M.Pd., Ph.D. sebagai Ketua PKM; sedangkan
Anggotanya adalah Prof. Ahmad Laut Hasibuan, M.Pd.) Keduanya sebagai SDM yang berkompetensi profesi secara keilmuan S-1 dan S-2-nya berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Alumni PPS yang pernah membahas pantun oleh Maya (2014), Novita (2014), dan Erna (2014). Mereka diintruksikan untuk menjaustifikasi teks draf poster pantun karena mereka berpengalaman memprosidingkan artikel yang bermateri pantun Melayu Deli.
Pada giliran lain maka lembaga PPSUMN Al Washliyah inilah yang diizinkan dapat bermitrakan w a r ga masyarakat Kecamatan Pantai Cermin dan Pemerintah Sumatera Utara. Sebagai bukti keberhasilan PKM ini maka luarannya antara lain.
1. Prosiding berskala Nasional, jurnal berskala internasional (draf), (c) DVD yutube pembuatan poster pantun yang bertema menjaga ke-ASRI-an DASU.
2. Luaran berupa poster pantun berjumlah 25 set poster pantun yang bertema penjagaan lingkungan DASU Provinsi Sumatera Utara. Luaran lainnya adalah eksemplar leafleave buku panduan menulis poster pantun. Laporan PKM-nya melampirkandraf artikel ilmiah (prosiding, jurnal ilmiah) yang berteks proposisi pantunyang
82 dimuatdalam prosiding dan jurnal
Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora LP2M Al Washliyah: ISSN:2502-9622; Jurnal Tifa volume 10 Edisi Januari F e b r u a r i 2018, ISSN2088-7124; Bahan ajar membuat poster pantun yang bertema menjaga
lingkungan DASU Sumatera
Utara. Sesuai dengan luaran yang ditargetkan dalam proposal maka lama
pengabdian dilakukan untuk
mensosialisasikannya adalah dua hari yaitu tanggal 03-05 Februari 2018. Dengan mengakhiri teks ini maka perhatikanlah pantun hasil dan pembahasan artikel berikut:
Tanah Melayu Deli yang kutahu dulu Beriring dengan Kerajaan Deli resmi Lestarikan kayu bertanah Melayu Sungai Ular berbanjar kayu jati. 4.KESIMPULAN
PKM terlaksanakan oleh TIM PKM UMN Al Washliyah yang bertempat di Kator Balai Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin pada
Hari Sabtu, 03 Februari
2017. Penyuluhan tentang pentingnya pemeliharaan Daerah Aliran Sungai Ular (DASU) berlangsung sekitar 120 menit. Pesertanya 30 orang dan mereka menerima liefleave poster pantun. Mereka melihat secara langsung poster pantun berbentuk benner dipajang di
atas podium. Poster yang berbentuk handout dibagikan kepada peserta sebanyak 25 orang. Lembar latihan membuat pantun diperjelas dengan cara menunjukkan baris-baris pantun yang berbagian sampiran dan bagian isi. Peserta ingin mengetahui cara membuat poster pantun dan mereka disuruh menghubungi konsultan pantun pada akun Facebook dan email [email protected].
Program lanjutan PKM direncanakan memasang poster pantun dan spanduk di ruang terbuka yang permanen. DAFTAR PUSTAKA
Frondizi Risieri. 2011. Pengantar Filsafat Nilai. Yogyakarta. Pustaka Pelajar Offset. Harahap, Rosmawati. Alkausar
Saragih. 2017. “Poster Pantun
Bertema Penjagaan
Lingkungan Daerah Aliran Sungai Deli”. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Volume 2man 169-243. Oktober 2017. ISSN 2502-9584.
Harahap, Rosmawati. 2017.
“Penggunaan Poster Pantun Bertema Menjaga Ke-ASRI-an
Lingkungan Daerah Aliran Sungai Deli Medan.Jurnal Tifa. Ivolume.10.
Edisi Juli 2017. ISSN 2088-7124. Halam 105-114. N0.1 Hasibuan,Ahmad Laut.2015.“Identif
ikasi
Jenis-jenis Gaya Metafora dalamBa hasa Syair”. La p o r a n P e n
83 e l i t i a n
M a n d i r i Medan: Pascasarja na UMN Al Washliyah. Naskah Melayu Lama. Laporan
Penelitian Mandiri. Medan:
Pascasarjana UMN Al Washliyah.
Hasibuan,Ahmad Laut.2015.“Identif
ikasi
Jenis-jenis Gaya Metafora dalam Bahasa Syair La p o r a n P e n e l i t i a n M a n d i r i Medan: Pascasarja na UMN Al Washliyah. https://www.youtube.com/watch?v=8B vjI2vdcdg.01/06/2016. Sungai ular yang kian mengering. Lub. https://pbs.twimg.com/media/ BeUSqAaCUAAQlML.jpg,dia kses 5Juli2017. http://suarausu.co/sungai-deli-kini-dan-nanti/, diakses5Juli2017. https://www.youtube.com/watch?v=8 BvjI2vdcdg.Sungai ular | Serdang bedagai - YouTube. https://anthonynh.blogspot.co.id/2014/ 01/daftar-sungai-di-sumatera-utara.html, (diakses 08/12/2018).
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada
MasyarakatUMNAlWashliayah . 2016.DokumenPedoman Pengabdian
kepada Masyarakat. Medan : LP2M.
Maharani, Erna. 2014. “ PanMaya, Hasmita. (2014). “Tata Cara Perkawinan Melayu Deli: Analisis Pantun Meminang dan Pantun Nasi Hadap-Hadapan”.
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia. Pascasarjana UMN Al-Washliyah. Edisi ke-3. Maya, Hasmita. (2014). “Tata Cara
Perkawinan Melayu Deli: Analisis Pantun Meminang dan Pantun Nasi Hadap-Hadapan”. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia. Pascasarjana UMN Al-Washliyah. Edisi ke-3.Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.2014.Peraturan Pemerintah Nomor44Tahun2015 tentangStandarNasionalPen didikanTinggi. Mutsyuhito Solin, 2010. Keberaksaraan. Medan: Program Pascasarjana UNIMED. Novita. 2014. “ Pantun Sebagai Media
Pembelajaran Bahasa dan Sastra di SD.
Proceeding The
6t Internasional Conference
and Workshop on
ASEAN
Studies in Islamic Culture and Educational Tecnology UMN AW- UKM 2014. Panduan Pelaksanaan Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Edisi XI Tahun 2017. Jakarta: Ristekdikti. Sibarani, Robert.2012.Local Wisdom:
Hakikat,Peran,dan MetodeTradisi Lisan
Jakarta:Asosiasi Tradisi.ATL. Sunaryo, Andi dkk. tanpa tahun. Buku
84 kota): Kartika.
Syaifuddin, 2016.Pemikiran Kreatif Sastra Melayu.
Jogyakarta.Gading.
Syaifuddin,Wan.2017 .”Pantun Puncak PerpuisianDunia”.
HarianWaspada Selasa,4Juli2017,
halamanB5.Jakarta: Kemenristekdikti.
Umry, Shafwan Hadi. 2014. “Bahasa Pers, Iklan,” JurnalTifa.Volume
Medan: Pascasarjana UMN Al Washliyah.
Umry, Shafwan Hadi.(2016).“Bahasa Indonesiadalam Media Luar Ruang.