4.1 SEJARAH IPHONE
Pertama kali Iphone dikenalkan oleh Steve Jobs, CEO dari Apple Inc. Ia memerintahkan ilmuwan untuk mempelajari lebih dalam tentang teknologi layar sentuh. Pada tanggal 29 Juni 2007 iPhone generasi pertama dikenalkan kepasaran secara ekslusif menggaet AT&T Wireless sebagai mitranya untuk memasarkan iPhone 2G yang fungsinya sebagai telepon genggam serta memadukan fitur entertainment didalamnya. Lebih lagi dilengkapi kamera berukuran 2 megapixel untuk foto. Pada saat itu iPhone sukses menjual lebih dari 3 juta unit dan tahun berikutnya meningkat menembus 6 juta unit. Walau terbilang revoluioner dan sukses sebagai unit telepon genggam yang mengkhususkan diri pada fitur hiburan dan akses internet iPhone 2G dikritik khalayak ramai dan pengguna karena kemampuan akses internet yang masi terbatas.
Pada tanggal 11 Juni 2008 Apple memenuhi harapan para pengguna iPhone 2G dengan meluncurkan generasi kedua yaitu iPhone 3G yang merupakan penyempurnaan dari pendahulunya. iPhone 3G ini memiliki akses internet yang cepat dan handal serta penambahan fitur interactive games yang berjumlah banyak namun dalam sistem operasi kerap mengakibatkan error saat telepon dioperasikan.
Sebagai respon terhadap banyaknya masalah maka Apple secara sigap merilis iPhone 3GS generasi ketiga yang merupakan penyempurnaan dari iPhone sebelumya. Perbedaan iPhone 3G dengan iPhone 3GS pada prosesor, piranti dan
kemampuan akses interetnya yang jelas jauh lebih cepat dan handal dibanding generasi sebelumnya serta dilengkapi teknologi nirkabel HSDPA Wifi dengan kapasitas 7,2 MB, Bluetooth 2.1, kamera 3,5 megapixel dan memiliki fitur merekam video. Terbukti sukses dipasaran iPhone 3GS mampu menjual 3 juta unit dalam kurun waktu 3 hari. Tingkat penjualan iPhone 3GS sama sekali tidak terpengaruh oleh resesi ekonomi pada saat. Apple tercatat sebagai perusahaan yang mengalami profit raise sebesar 15% angka yang didapat dari penjualan 5,2 juta unit iPhone 3GS sebuah survey yang dilakkan oleh RBC Capital Markets membuktikan bahwa 99% pengguna iPhone sangat puas dengan produk ini, konsumen merasa iPhone 3GS memenuhi semua tuntutan mereka terhadap seri iPhone dan bahkan lebih.
Tidak sampai disitu Apple terus berinovasi dalam penjualan produk telepon genggamnya yang mengaharapkan hadirnya fitur videocall, pada tanggal 25 Juni 2010 generasi keempat diperkenalkan yaitu iPhone 4 yang masih menyerupai iPhone 3GS tapi piranti lunak atau software yang digunakan ditambahkan beberapa kelengkapannya serta penambahan kamera depan menjadi dua kamera pada satu unit iPhone yang dilengkapi LED Flash ditambah resolusi tinggi yang menggandakan semua pixel (960 x 640) dengan kemampuan zoom hingga 5 kali dan juga dilengkapi backside illuminated sensor yang mampu merekam video, hal ini menjadi peningkatan yang signifikan, Apple menyebutnya sebagai Retina Display. Baterai iPhone 4 mampu bertahan untuk 7 jam percakapan 3G, 6 jam browsing 3G, 10 jam browsing Wifi, 10 jam Video, 40 jam untuk pemutaran musik dan memiliki kapasitas memori 16 GB dan 32 GB.
Kendati feedback negative dari pengguna akibat antenanagate penjualan iPhone 4 masi tinggi tetapi untuk mengenyahkan masalah antenna maka Apple meluncukan iPhone generasi kelima disebut iPhone 4S pada Oktober 2011 sekaligus melakukan peningkatan prosesornya menjadi dual_core, meningkatkan spek grafis, kecepatan data, perekam kamera menjadi full HD serta fitur suara siri membuat peningkatan penjualan iPhone 4S pada masa itu sangat tinggi sebab sempat dikabarkan generasi ini menjadi yang terakhir kali diluncurkan oleh Apple yang diciptakan oleh Steve Jobs setelah dia meninggal.
Ternyata Apple tidak kehabisan akal, perusahaan ini terus menerus berinovasi dalam meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggannya maka Apple meluncurkan iPhone 5 sebagai generasi keenam pada tanggal 21 September 2012 dan mulai dijual di Indonesia pada tanggal 14 Desember 2012. Kelebihan dari iPhone 5 ini memiliki layar yang lebih besar seukuran 4 inch, bodi yang langsing dan sangat tipis hanya setebal 7,6 mm dan berat 112gram ukuran ini 20% lebih ringan dan 18% lebih tipis dibanding generasi sebelumnya, prosesor yang baru bahwa dua kali lebih cepat dan kemampuan grafis dua kali lebih hebat menjadi awet ketimbang iPhone sebelumnya, kamera lebih tajam berresolusi 8 megapixel, konektivitas 4G LTE (long term evolution), sistem operasi pembaharuan seperti peta 3 dimensi yang mendetail dan integrasi lebih mendalam dan konektor lighting untuk pertama kalinya dalam sejarah iPhone yang mampu melakukan sync iPhone 5 ke komputer lebih cepat dibanding konektor 30 pin dari pendahulunya. Handet ini dinyatakan mampu bertahan 8 jam untuk berbicara dan mengakses web via jaringan 3G kemudian dijaringan 4G dapat bertahan 8 jam
untuk menjelajahi internet serta di konektivitas WiFi mampu dipergunakan selama 10 jam.
Kemudian Apple tidak tinggal diam, pada tanggal 20 September 2013 Apple meluncurkan generasi ke tujuh yaitu iPhone 5S dan 5C sebagai produk terbaru mereka. iPhone 5C memiliki spesifikasi yang sama dengan iPhone 5 dan kamera depannya telah diperbarui. iPhone 5C tersedia dalam 5 macam warna yaitu biru, merah, hijau, kuning, dan putih. Sedangkan iPhone 5S dilengkapi dengan fitur baru, yaitu Touch ID, dapat merekam video gerak lambat beresolusi 720p, tenaga 3.8 V 5.92 W-h (1,560 mA-h), CPU 1.3 GHz dual core App A7 64-bit, memori 1GB LPDDR3 DRAM, grafis PowerVR G6430 (4-cor GPU) dan tersedia dalam 3 macam warna yaitu abu-abu, silver, dan emas.
4.2 HASIL PENELITIAN
4.2.1 Analisis Deskriptif Responden
Analisis deskriptif merupakan cara merumuskan dan manafsirkan data yang ada sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenai hasil pengumpulan data primer berupa kuesioner yang telah diisi oleh responden. Dari kuesioner tersebut dapat dilihat gambaran umum mengenai karakteristik responden, antara lain berdasarkan jenis kelamin, umur, jurusan, tipe pengguna dan lama pemakaian, yaitu kalangan Mahasiswa/I Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang menggunakan Iphone. Di bawah ini dijelaskan data deskriptif sebagai berikut :
Jumlah pernyataan seluruhnya adalah 25 butir pernyataan, yakni sembilan butir pernyataan untuk variabel Gaya Hidup (X1), enam butir pernyataan untuk variabel Merek (X2), empat butir pernyataan untuk variabel Kelompok Referensi (X3), dan enam butir pernyataan untuk variabel keputusan pembelian (Y).
Berikut jumlah dan persentase gambaran umum responden: 4.2.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase
Pria 51 52,6%
Wanita 46 47,4%
Total 97 100%
Sumber : Hasil Pengolahan Data Primer (Juni 2014)
Pada Tabel 4.1 menunjukkan karakteristik responden Pria berjumlah 51 orang, yaitu 52,6% dan karakteristik responden wanita yang berjumlah 46 orang, yaitu 47,4%. Hal ini menunjukkan bahwa responden pria paling dominan dalam penelitian ini, dikarenakan di zaman yang semakin canggih membuat pria membutuhkan teknologi yang dapat menunjang aktivitasnya sehari-hari. Hal ini yang menyebabkan banyak pria yang rela mengeluarkan banyak uang untuk melakukan pembelian terhadap Iphone.
4.2.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Tabel 4.2
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Usia Jumlah Responden Persentase 18-20 33 34% 21-23 64 66% Total 97 100% Sumber : Hasil Pengolahan SPSS (Juni 2014)
Berdasarkan Tabel 4.2 menunjukkan umur responden menyebar paling banyak pada rentang usia 21-23 tahun yaitu sebanyak 64 orang responden atau 66% daripada 18-20 tahun yaitu sebanyak 33 orang responden atau 34%. Hal ini disebabkan karena semakin bertambahnya usia maka cenderung memiliki kebutuhan yang tinggi untuk menunjang aktivitasnya sehari-hari.
4.2.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Jurusan Tabel 4.3
Karakteristik Responden Berdasarkan Jurusan
Jurusan Jumlah Responden Persentase
D3 Keuangan 5 5,2% D3 Sekretarian 10 10,3% S1 Akuntansi 24 24,7% S1 E. Pembangunan 7 7,2% S1 Manajemen 51 52,6% Total 97 100%