• Tidak ada hasil yang ditemukan

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian pada skripsi ini adalah penelitian eksplanasi assosiatif, yaitu penelitian yang bertujuan mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih (Kurniawan, 2012:21). Adapun variabel yang dihubungkan dalam penelitian ini adalah variabel independen yaitu gaya hidup, merek, kelompok referensi dan variabel dependen yaitu keputusan pembelian.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini akan dilakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara, yang berlokasi dijalan Prof. TM. Hanafiah SH Medan. Penelitian ini akan dimulai dari bulan Februari 2014 sampai dengan bulan Juni 2014.

3.3 Batasan Operasional

Batasan Operasional dalam penelitian ini adalah:

1. Variabel yang dianalisis penulis dalam penelitian ini adalah gaya hidup (X1), merek (X2), dan kelompok referensi (X3) sebagai variabel independen, serta keputusan pembelian (Y) sebagai variabel dependen.

2. Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa/i Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

3.4 Definisi Operasional

Dalam penelitian ini terdapat empat variabel yang diteliti, yang terdiri dari: 1. Variabel Gaya Hidup (X1)

Gaya hidup merupakan pola hidup seseorang yang diekspresikan dalam cara hidupnya.

2. Variabel Merek (X2)

Nama, simbol, tanda desain atau gabungan diantaranya untuk dipakai sebagai identitas suatu produk.

3. Variabel Kelompok Referensi (X3)

Semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut.

4. Variabel Keputusan Pembelian (Y1)

Tabel 3.1

Operasionalisasi Variabel

Variabel Definisi Indikator Skala

Pengukuran Gaya

Hidup (X1)

Gaya hidup merupakan pola hidup

seseorang yang diekspresikan dalam cara hidupnya untuk membeli smartphone iPhone. 1. Aktivitas pengguna iPhone 2. Minat pengguna iPhone 3. Opini tentang iPhone Likert

Merek (X2) Nama, simbol, tanda desain atau gabungan diantaranya untuk dipakai sebagai identitas suatu perorangan suatu produk iPhone

1. Tipe merek iPhone

2. Simbol merek iPhone 3. Desain bentuk iPhone Likert Kelompok Referensi (X3) Semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut terhadap smartphone iPhone. 1. Pengaruh Keluarga terhadap iPhone 2. Pengaruh Kelompok Kawan Sebaya terhadap iPhone 3. Pengalaman terhadap iPhone Likert Keputusan Pembelian (Y) Membeli merek iPhone yang paling disukai dari berbagai

alternatif yang ditawarkan. 1. Kebutuhan memiliki iPhone 2. Keinginan memiliki iPhone 3. Keputusan membeli iPhone Likert

Sumber: Kotler & Keller (2008), dan Kotler & Amstrong (2008), diolah

3.5 Skala Pengukuran dan Variabel

Sistem pengolahan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan Skala Likert, yaitu skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2012:132).

Pada penelitian ini responden memilih salah satu dari jawaban yang tersedia, kemudian masing-masing jawaban diberi skor tertentu. Total skor inilah yang ditafsir sebagai posisi responden dalam Skala Likert. Kriteria pengukuran untuk variabel adalah sebagai berikut:

Tabel 3.2

Instrumen Skala Likert untuk Variabel

No Skala Likert Skor

1 Sangat Setuju (SS) 5

2 Setuju (S) 4

3 Ragu-ragu (R) 3

4 Tidak Setuju (TS) 2

5 Sangat Tidak Setuju (STS) 1 Sumber: Sugiyono (2012:6)

3.6 Populasi dan Sampel 1. Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: subjek atau objek dengan kualitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh penliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi bisa berupa subyek maupun obyek penelitian (Sangadji dan Sopiah, 2010:185). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara yang membeli dan menggunakan smartphone iPhone.

2. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang akan diteliti (Kurniawan, 2012:59). Dalam penelitian ini, sampel diambil dengan rancangan sampel non-probabilitas dengan teknik

berdasarkan kebetulan dan siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel (Situmorang, 2008:141). Karena jumlah populasi tidak diketahui maka digunakan rumus (Supramono, 2003:62) untuk mencari sampel dengan penentuan kriteria Mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara yang pernah membeli dan menggunakan smartphone iPhone.

Keterangan:

n = Jumlah sampel

Za = Nilai standard normal yang besarnya tergantung α , bila α = 0,05 maka Z = 1,96 bila α = 0,10 maka Z = 1,67

p = Estimasi proporsi populasi

q = 1-p

d = Penyimpangan yang ditolerir

Untuk memperoleh n (jumlah sampel) yang besar dan nilai p yang belum diketahui, maka dapat digunakan p = 0,5; dengan demikian, jumlah sampel yang mewakili populasi dalam penelitian ini adalah :

,9 , ,

, n = 96,04 = 97

Melalui perhitungan ini maka didapatkan jumlah sampel sebesar 96,04 orang, maka angka tersebut dibulatkan sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 97 orang.

3.7 Jenis Data 1. Data Primer

Data yang diperoleh secara langsung dari responden terpilih pada lokasi penelitian. Data primer diperoleh dengan menggunakan kuesioner kepada responden terpilih yang berisikan pernyataan mengenai variabel penelitian. 2. Data Sekunder

Data primer yang diolah dan yang diperoleh melalui studi dokumentasi dengan mempelajari berbagai tulisan, jurnal, majalah, informasi perusahaan maupun internet.

3.8 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui: 1. Kuesioner

Pengumpulan data dengan cara mengajukan pernyataan dengan memberikan daftar pernyataan kepada responden terpilih, yakni kepada sampel yang terpilih.

2. Studi Dokumentasi

Mengumpulkan data dan informasi dari buku, jurnal, skripsi, internet yang berhubungan dengan penelitian.

3. Observasi

3.9 Uji Validitas dan Reliabilitas 1. Uji Validitas

Menurut Situmorang dan Lufti (2012:76) Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur itu mengukur apa yang ingin diukur. Sekiranya peneliti ingin mengukur kuesioner di dalam pengumpulan data penelitian, maka kuesioner yang disusunnya harus mengukur apa yang ingin diukurnya. Setelah kuesioner tersebut tersusun dan teruji validitasnya, dalam praktik belum tentu data yang terkumpulkan adalah data yang valid. Banyak hal-hal lain yang akan mengurangi validitas data, misalnya apakah si pewawancara mengumpulkan data betul-betul mengikuti petunjuk yang telah ditetapkan dalam kuesioner, uji validitas ini dilakukan terhadap 30 responden diluar sampel yang akan diteliti dan dilakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.

Pengujian validitas dilakukan dengan menggunakan SPSS 20.0 dengan kriteria sebagai berikut :

1) Jika rhitung positif dan rhitung > rtabel maka pertanyaan dinyatakan valid dan jika rhitung negatif dan rhitung < rtabel maka pertanyaan dinyatakan tidak valid

2) Rhitung dapat dilihat pada kolom corrected item-total correlation

3) Nilai rtabel dengan responden awal berjumlah 30 orang dan alpha 5% adalah 0,361.

Tabel 3.3 Uji Validitas I

Pernyataan rhitung rtabel Validitas

Butir 1 0.661 0.361 Valid 

Butir 2 0.580 0.361 Valid 

Butir 3 0.550 0.361 Valid 

Butir 4 0.701 0.361 Valid 

Dokumen terkait