BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Data penelitian ini diperoleh dari hasil jawaban atas kuisioner yang dibagikan kepada 30 orang responden pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang. Deskripsi mengenai pembagian dan pengembalian kuisioner penelitian ditunjukkan dalam Tabel 4.1 berikut ini:
Tabel 4.1
Deskripsi Pembagian dan Pengembalian Kuisioner
No. Uraian Jumlah
(rangkap) Persentase (%)
1. Kuisioner yang dibagi 30 100
2. Kuisioner yang tidak kembali 12 40
3. Kuisioner yang kembali 18 60
4. Kuisioner yang dapat dianalisis 17 56,67 5. Kuisioner yang tidak dapat dianalisis 1 3,33
Sumber: data primer,diolah
Berdasarkan Tabel 4.1 di atas, dapat disimpulkan bahwa tingkat kuisioner yang kembali (responden rate) pada responden cukup tinggi yaitu sebesar 60%.
Selanjutnya tanggapan responden pada masing-masing pernyataan dalam kuisioner akan diuraikan sebagai berikut:
1. Keterbukaan (Transparency)
Berdasarkan hasil kuisioner yang mendapatkan tanggapan dari responden, maka dapat diperoleh data mengenai masing-masing item pernyataan sebagai berikut:
1. Bank mengungkapkan informasi keuangan dan non-keuangan kepada publik melalui homepage bank dan media secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta mudah diakses oleh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) sesuai dengan haknya.
Gambar 4.1
Pernyataan 1 untuk Implementasi
Prinsip Keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Digram pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 11 orang responden atau 65% yang menyatakan sangat setuju, dan ada 6 orang responden atau 35% yang menyatakan setuju. Sedangkan untuk pilihan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju dalam pengelolaan bank dalam mengungkapkan informasi keuangan dan non-keuangan kepada publik melalui homepage bank dan media secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan. Dengan demikian pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) mudah mengakses informasi sesuai dengan haknya.
2. Prinsip keterbukaan yang dianut oleh bank tidak mengurangi kewajiban untuk memenuhi ketentuan rahasia bank sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, rahasia jabatan, dan hak-hak pribadi.
65%
35% Sangat Setuju
Setuju
Gambar 4.2
Pernyataan 2 untuk Implementasi
Prinsip Keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 8 orang responden atau 47% yang menyatakan sangat setuju. Untuk jawaban setuju ada 9 orang responden atau 53%. Sedangkan yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju mengenai pengelolaan bank dalam hal kesesuian prinsip keterbukaan yang dianut bank dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, rahasia jabatan, dan hak-hak pribadi, tanpa mengurangi kewajiban untuk memenuhi ketentuan rahasia bank.
3. Kebijakan bank telah tertulis dan dikomunikasikan kepada pihak yang berkepentingan (stakeholders) dan yang berhak memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut.
53% 47%
Sangat Setuju
Setuju
Gambar 4.3
Diagram Pie, Pernyataan 3 untuk Implementasi
Prinsip Keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber:Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 9 orang responden atau 53% yang menyatakan sangat setuju, dan ada 8 orang responden atau 47% yang menyatakan setuju. Sedangkan untuk pilihan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju mengenai kebijakan bank yang telah didokumentasikan dan dikomunikasikan kepada pihak yang berkepentingan (stakeholders) dan yang berhak memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut.
4. Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) telah disajikan secara lengkap, akurat, kini, dan telah disampaikan tepat waktu kepada shareholder (pemegang saham) dan pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) sesuai ketentuan yang berlaku.
47% 53%
Sangat Setuju Setuju
Gambar 4.4
Pernyataan 4 untuk Implementasi
Prinsip Keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber:Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 10 orang responden atau 59% yang menyatakan sangat setuju dan ada 7 orang responden atau 41% yang menyatakan setuju. Sedangkan reponden yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memberikan tanggapannya. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju mengenai Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) yang telah disajikan secara lengkap, akurat, kini, dan telah disampaikan tepat waktu kepada shareholder (pemegang saham) dan kepada pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Bank menyampaikan informasi produk dan jasa, menerapkan pengelolaan pengaduan nasabah dengan efektif serta memelihara data dan informasi pribadi nasabah secara memadai.
59%
41%
Sangat Setuju Setuju
Gambar 4.5
Diagram Pie, Pernyataan 5 untuk Implementasi
Prinsip Keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 9 orang responden atau 53% yang menyatakan sangat setuju dan ada orang 8 responden atau 47% yang menyatakan setuju. Sedangkan pilihan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas reponden sangat setuju mengenai penyampaian informasi produk dan jasa bank serta keefektifan penerapan pengaduan nasabah. Selain itu, bank telah berupaya memelihara data dan informasi pribadi nasabah secara memadai.
2. Akuntabilitas (accountability)
Berdasarkan hasil kuisioner yang mendapatkan tanggapan dari responden, maka dapat diperoleh data mengenai masing-masing item pertanyaan sebagai berikut:
47% 53% Sangat Setuju
Setuju
1. Bank telah menetapkan tanggung jawab yang jelas dari masing-masing jajaran yang selaras dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi bank.
Gambar 4.6
Pernyataan 1 untuk Implementasi
Prinsip Akuntabilitas (accountability) pada Bank sulsebar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh persentase yang berbeda dari tiap pilihan jawaban yang telah ditentukan yakni ada 10 orang responden atau 59% yang menyatakan sangat setuju. Untuk yang menyatakan setuju ada 6 orang responden atau 35%. sedangkan yang menyatakan kurang setuju hanya ada 1 orang responden atau 6%. Namun, untuk pilihan jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju mengenai kejelasan tanggung jawab dari masing-masing jajaran yang selaras dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi bank.
59%
35%
6%
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju
2. Seluruh jajaran bank mempunyai kompetensi sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG).
Gambar 4.7
Pernyataan 2 untuk Implementasi
Prinsip Akuntabilitas (accountability) pada Bank Sulselbar Kupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 7 orang responden atau 41% yang menyatakan sangat setuju dan ada 10 orang responden atau 59% yang menyatakan setuju. Sedangkan yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju atas kesesuaian kompetensi jajaran bank dengan tanggung jawabnya sehingga dapat membantu mereka dalam melaksanakan perannya sesuai dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
3. Bank memiliki ukuran kinerja dari seluruh jajaran bank berdasarkan ukuran-ukuran yang disepakati konsisten dengan nilai perusahaan (corporate
59% 41% Sangat Setuju
Setuju
values), sasaran usaha dan strategi bank serta memiliki sistem pemberian penghargaan dan sanksi (reward and punishment system).
Gambar 4.8
Pernyataan 3 untuk Implementasi
Prinsip Akuntabilitas (accountability) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh persentase yang berbeda dari pilihan jawaban yang telah ditentukan yakni ada 7 orang responden atau 41% yang menyatakan sangat setuju dan ada 9 orang responden atau 53% yang menyatakan setuju.
Untuk jawaban kurang setuju hanya ada 1 orang responden atau 6%.
Sedangkan jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memberikan tanggapan. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju atas kesesuaian ukuran kinerja bagi jajaran bank dengan nilai-nilai perusahaan (corporate values), sasaran usaha dan strategi bank. Dengan demikian bank dapat memberlakukan sistem pemberian penghargaan dan sanksi (reward and punishment system) bagi jajarannya.
41%
53%
6%
Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju
4. Seluruh jajaran bank menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha bank.
Gambar 4.9
Diagram Pie, Pernyataan 4 untuk Implementasi Prinsip Akuntabilitas (accountability) pada Bank Sulselbar
Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh persentase yang berbeda dari pilihan jawaban yang telah ditentukan yakni ada 8 orang responden atau 47% yang menyatakan sangat setuju. Begitu pula dengan jawaban setuju, ada 8 orang responden atau 47%. Selanjutnya yang menyatakan kurang setuju hanya ada 1 orang responden atau 6%. Sedangkan jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memberikan tanggapan. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai seluruh jajaran bank telah menjalankan prinsip-prinsip GCG dalam segala aktivitasnya sehari-hari.
47%
47%
6%
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju
3. Pertanggungjawaban (responsibility)
Berdasarkan hasil kuisioner yang mendapatkan tanggapan dari responden, maka dapat diperoleh data mengenai masing-masing item pertanyaan sebagai berikut:
1. Untuk menjaga kelangsungan usahanya, bank berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking practices) dan menjamin dilaksanakannya ketentuan yang berlaku.
Gambar 4.10
Pernyataan 1 untuk Implementasi
Prinsip Pertanggungjawaban (responsibility) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 10 orang responden atau 59% yang menyatakan sangat setuju dan ada 7 orang responden atau 41% yang menyatakan setuju. Sedangkan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju atas pengelolaan
59%
41%
Sangat Setuju Setuju
bank yang senantiasa berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking practice) yang menjamin dilaksanakannya ketentuan yang berlaku.
2. Bank memiliki Pedoman, Sistem, dan Prosedur Kerja seluruh tingkatan atau jenjang organisasi bank yang tersedia secara lengkap, kini, dan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Gambar 4.11
Pernyataan 2 untuk Implementasi Prinsip Pertanggungjawaban (responsibility) pada Bank Sulseba
Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 12 orang responden atau 71% yang menyatakan sangat setuju dan ada 5 orang responden atau 29% yang menyatakan setuju. Sedangkan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju mengenai Pedoman, Sistem, dan Prosedur Kerja bagi jajaran bank yang telah tersedia secara lengkap, kini, dan sesuai dengan ketentuan dan
perundang-71%
29%
Sangat Setuju Setuju
undangan yang berlaku. Dengan adanya pedoman ini, maka jajaran bank dapat mempertanggung jawabkan tugasnya dengan mudah.
3. Bank telah bertindak sebagai warga perusahaan yang baik (Good Corporate Citizen/GCC) termasuk peduli terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR)
Gambar 4.12
Pernyataan 3 untuk Implementasi
Prinsip Pertanggungjawaban (responsibility) pada Bank SulselbarKabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase dari pilihan jawaban yang telah ditentukan yakni ada 14 orang responden atau 82% yang menyatakan sangat setuju dan ada 3 orang responden atau 18% yang menyatakan setuju. Sedangkan pilihan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju atas perilaku jajaran bank yang telah bertindak sebagai warga perusahaan yang baik (Good Corporate
82%
18%
Sangat Setuju
Setuju
Citizen/GCC) dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta melaksanakan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR).
4. Independensi (independency)
Berdasarkan hasil kuisioner yang mendapatkan tanggapan dari responden, maka dapat diperoleh data mengenai masing-masing item pertanyaan sebagai berikut:
1. Bank memiliki kebijakan, sistem, dan prosedur penyelesaian mengenai benturan kepentingan yang mengikat seluruh jajaran bank.
Gambar 4.13
Pernyataan 1 untuk Implementasi
Prinsip Independensi (independency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase dari pilihan jawaban yang telah ditentukan yakni ada 11 orang responden atau 65% yang menyatakan sangat setuju dan ada 6 orang responden atau 35% yang menyatakan setuju. Sedangkan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa
65%
35% Sangat Setuju
Setuju
mayoritas responden sangat setuju atas adanya kebijakan, sistem, dan prosedur penyelesaian mengenai benturan kepentingan yang mengikat seluruh jajaran bank.
2. Seluruh jajaran bank dapat mengambil keputusan secara objektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun
Gambar 4.14
Pernyataan 2 untuk Implementasi
Prinsip Independensi (independency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase dari pilihan jawaban yang telah ditentukan yakni ada 11 orang responden atau 65% yang menyatakan sangat setuju dan ada 6 orang responden atau 35% yang menyatakan setuju. Sedangkan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju bahwa keputusan jajaran bank diambil secara objektif dan bebas dari tekanan pihak manapun.
65%
35%
Sangat Setuju Setuju
3. Bank mengungkapkan benturan kepentingan dalam setiap keputusan, dilengkapi dengan risalah rapat, telah diadministrasi dan didokumentasi dengan baik.
Gambar 4.15
Pernyataan 3 untuk Implementasi
Prinsip Independensi (independency) pada Bank Sulslbar Kabupten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase dari pilihan jawaban yang telah ditentukan yakni ada 14 orang responden atau 82% yang menyatakan sangat setuju dan ada 3 orang responden atau 18% yang menyatakan setuju. Sedangkan pilihan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada responden yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju atas pengungkapan benturan kepentingan dalam setiap keputusan, telah dilengkapi dengan risalah rapat, telah diadministrasi dan didokumentasi dengan baik.
82%
18%
Sangat Setuju Setuju
5. Kewajaran (fairness)
Berdasarkan hasil kuisioner yang mendapatkan tanggapan dari responden, maka dapat diperoleh data mengenai masing-masing item pertanyaan sebagai berikut:
a. Bank senantiasa memperhatikan kepentingan seluruh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment).
Gambar 4.16
Pernyataan 1 untuk Implementasi
Prinsip Kewajaran (fairness) pada Bank Sulselbar Kabuptean Enrekang
Sumber:Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 9 orang responden atau 53% yang menyatakan sangat setuju, dan ada 8 orang responden atau 47% yang menyatakan setuju. Sedangkan untuk pilihan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju
53%
47%
Sangat Setuju Setuju
atas kepedulian bank dalam memperhatikan kepentingan stakeholders sesuai dengan asas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment). Hal ini akan memberikan citra yang baik bagi bank dalam menjaga hubungan yang baik dengan stakeholders.
b. Bank memberikan kesempatan kepada seluruh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan bank serta mempunyai akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan.
Gambar 4.17
Pernyataan 2 untuk Implementasi
Prinsip Kewajaran (fairness) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber:Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 9 orang responden atau 53% yang menyatakan sangat setuju, dan ada 8 orang responden atau 47% yang menyatakan setuju. Sedangkan untuk pilihan jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang
53%
47%
Sangat Setuju Setuju
memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sangat setuju atas pengelolaan bank dalam memberikan kesempatan yang sama kepada stakeholders dalam memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan bank.
c. Etika Kerja/Etika Bisnis telah dibuat dan disebarluaskan serta dilakukan evaluasi terhadap penerapannya untuk menjaga hubungan dengan pihak lain baik dengan pemegang saham, kreditor, nasabah maupun dengan pihak berkepentingan lainnya (stakeholders).
Gambar 4.18
Pernyataan 3 untuk Implementasi
Prinsip Kewajaran (fairness) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Sumber: Diagram Pie, Rekapitulasi jawaban responden
Berdasarkan jawaban responden dari kuisioner sesuai pertanyaan di atas, maka diperoleh hasil dalam bentuk persentase yakni ada 8 orang responden atau 47% yang menyatakan sangat setuju. Untuk jawaban setuju ada 9 orang responden atau 53%. Sedangkan yang menyatakan kurang
47%
53%
Sangat Setuju Setuju
setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju tidak ada yang memilih. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju atas Etika Kerja/Etika Bisnis yang telah dibuat bank. Dengan adanya pedoman Etika ini diharapkan akan membantu mereduksi potensi konflik antara bank dengan pemegang saham, kreditor, nasabah maupun dengan pihak berkepentingan lainnya (stakeholders).
Berdasarkan uraian mengenai jawaban responden di atas, maka dapat dibuat rekapitulasi mengenai jawaban responden atas item-item pernyataan pada masing-masing indikator implementasi prinsip-prinsip GCG pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang.
Tabel 4.2
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar
Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban responden
Frekuensi bank dan media secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta
2. Prinsip keterbukaan yang dianut oleh bank tidak mengurangi kewajiban untuk memenuhi ketentuan rahasia bank sesuai dengan peraturan Sangat tidak setuju
8
3. Kebijakan bank telah tertulis dan Sangat tidak setuju
9 4. Laporan Pelaksanaan Good
Corporate Governance (GCG) telah disajikan secara lengkap, akurat, kini, dan
Sangat Setuju
telah disampaikan tepat Sangat tidak setuju
0 0
0 0
5. Bank menyampaikan informasi produk dan jasa, menerapkan pengelolaan Sangat tidak setuju
9
Tabel 4.3
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Akuntabilitas (accountability) pada Bank Sulselbar
Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban responden
Frekuensi (orang)
Persentase (%)
1. Bank telah menetapkan tanggung jawab yang 2. Seluruh jajaran bank
mempunyai kompetensi Sangat tidak setuju
7 3. Bank memiliki ukuran
kinerja dari seluruh dan strategi bank serta memiliki sistem
pemberian penghargaan dan sanksi (reward and punishment system).
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
7
4. Seluruh jajaran bank menjalankan
usaha bank. Tidak Setuju Sangat tidak setuju
0 0
0 0
Tabel 4.4
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Pertanggungjawaban (responsibility) pada Bank Sulselbar
Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban responden
Frekuensi 2. Bank memiliki Pedoman,
Sistem, dan Prosedur Kerja seluruh tingkatan atau jenjang organisasi bank yang tersedia secara lengkap dan sesuai Sangat tidak setuju
12 3. Bank telah bertindak
sebagai warga Sangat tidak setuju
14
Tabel 4.5
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Independensi (independency) pada Bank Sulselbar
Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban responden Frekuensi (orang)
Persentase (%) 1. Bank memiliki kebijakan,
sistem, dan prosedur 2. Seluruh jajaran bank dapat
mengambil keputusan secara objektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun.
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
11 3. Bank mengungkapkan
benturan kepentingan Sangat tidak setuju
14
Tabel 4.6
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi
Prinsip Kewajaran (fairness) pada Bank sulselbar Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban responden
Frekuensi Sangat tidak setuju
9
3. Etika Kerja /Etika Bisnis telah dibuat dan disebarluaskan serta dilakukan evaluasi terhadap penerapannya untuk menjaga hubungan dengan pihak lain baik dengan pemegang saham, Sangat tidak setuju
8
Berdasarkan data-data yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada responden, maka diperoleh pernyataan responden mengenai implementasi prinsip-prinsip GCG sehingga dapat dijawab permasalahan yang diajukan mengenai bagaimanakah implementasi GCG pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang.
Berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan seperti yang termuat dalam Lampiran 3, maka tingkat implementasi GCG pada Bank Sulsebar Kabupaten Enrekang dapat dihitung sebagai berikut:
1398 1398
P = ────── × 100% = ──── × 100% = 91,37%
17×5×18 1530
Dari hasil perhitungan di atas menunjukkan bahwa tingkat implementasi GCG pada Bank Sulselbar Kabpaten Enrekang sebesar 91,37%. Tingkat persentase ini menurut ukuran Likert dapat dikategorikan sangat baik, karena berada pada skala interval 81%-100%. Selanjutnya perhitungan untuk masing-masing implementasi prinsip-prinsip GCG dapat dilakukan perhitungan yang sama sebagai berikut:
a. Keterbukaan (transparency)
Berdasarkan tabulasi data kuisioner mengenai prinsip keterbukaan (transparency) yang terdiri atas 5 item pernyataan kepada 17 orang responden (Lampiran 3), maka besarnya tingkat implementasi prinsip keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang dapat dihitung sebagai berikut:
387 387
P = ───── × 100% = ─── × 100% = 91,06%
17×5×5 425
Dari hasil perhitungan di atas menunjukkan bahwa tingkat implementasi prinsip keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang adalah sebesar 91,06%. Tingkat persentase ini menurut aturan Likert dapat dikategorikan sangat baik karena berada pada skala interval 81% - 100%.
b. Akuntabilitas (accountability)
Berdasarkan tabulasi data kuisioner mengenai prinsip akuntabilitas (accountability) yang terdiri atas 4 item pernyataan kepada 17 orang responden (Lampiran 3), maka besarnya tingkat implementasi prinsip akuntabilitas (accountability) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang dapat dihitung sebagai berikut:
301 301
P = ───── × 100% = ─── × 100% = 88,53%
17×5×4 340
Dari hasil perhitungan di atas menunjukkan bahwa tingkat implementasi
Dari hasil perhitungan di atas menunjukkan bahwa tingkat implementasi