BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Berdasarkan pembahasan dan hasil kesimpulan di atas, maka penulis dapat memberikan saran sebagai berikut:
71
1. Diharapkan kepada segenap jajaran Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang agar tetap mengimplementasikan GCG dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.Selanjutnya terus mengadakan evaluasi terhadap implementasi yang telah dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-perundangan sehingga dimasa-masa yang akan datang GCG dapat menjadi budaya perusahaan.
2. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar mengkaji lebih dalam lagi mengenai implementasi GCG dilihat dari kelengkapan dan kesesuaian struktur pelaksanaan GCG dengan peraturan-peraturan yang ada dengan menggunakan pengumpulan data secara observasi, sehingga dapat diperoleh mengenai gambaran sesungguhnya dari implementasi GCG.
DAFTAR PUSTAKA
Andini, Asti Furqani dan Isnanaini Yuli. 2011. Implementasi Good Corporate Governance (GCG) Pada BUMD Kabupaten Sumenep (studi pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep). (online), (diakses tanggal 20 Februari 2017).
Arafat, Wilson. 2008. How to Implement GCG Effectively. Jakarta: Skyrocketing Publisher.
Bank Indonesia. 2006. Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/4/PBI/2006 Tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum
Bank Indonesia. 2006. Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/14/PBI/2006 Perubahan Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/4/PBI/2006 Tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum.(online), (www.bi.go.id), diaksespada12 Februari 2017).
Darmawati,Deni. 2006. Pengaruh Karakteristik Perusahaan dan Faktor Regulasi terhadap Kualitas Implementasi Corporate Governance. Makalah disajikan pada Simposium Nasional Akuntansi IX, Padang 23-26 Agustus 2006.
Gunawan, H., Mustamu, R. H., Bisnis, P. M. 2013. Implementasi Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Pada Perusahaan Keluarga PT. Gapura Fiberglass. ( online) (diakses tanggal 20 Februari 2017)
Herdinata,Christian. 2008. Good Corporate Governance Vs Bad Corporate Governance:
Pemenuhan Kepentingan antara Para Pemegang Saham Mayoritas dan Pemegang Saham Minoritas.
Komisi Pemberantasan Korupsi. Pelaksanaan Good Corporate Governance. (Online), (http://www.kpk.go.id), diakses pada tanggal 7 Februari 2017)
Komite Nasional Kebijakan Governance. 2004. Pedoman Good Corporate Governance Perbankan Indonesia. (Online), (http://www.governance-indonesia.com/component/option.com, diakses pada tanggal12 Februari 2017).
Krisna, Indra Dwi. 2016. Implementasi Good Corporate Governance Pada Perusahaan BUMN (Studi Kasus PT. PLN Persero). Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Universitas Muhammadiyah Makassar.
Kurnia, vivi sulvianti dan mahendra putra. (2013) Implementasi Good Corporate Governace (GCG) Pada PT. Pelita Jaya Prima Tarakan, 2.
Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No : Per-01/Mbu/2011 TentangPenerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) PadaBadan Usaha Milik Negara Pasal 1 No. 1
Permatasari, I. (2006). Pengaruh Implementasi Good Corporate Governance terhadap Permodalan dan Kinerja Perbankan di Indonesia : Manajemen Risiko Sebagai Variabel Intervening The Effect of Good Corporate Governance Implemetation on Bank Capital and Performance in Indonesia : Risk Management as an Intervening Variable.
Rokhim,Rofikoh. 2006. Mengapa GCG bagi Bank BegituPenting? (Online), (diakses pada tanggal 7 Februari 2017)
Simarmata, leo j. susilo dan karlen.2007. Good Corporate Governance pada Bank:
TanggungJawab Direksi dan Komisaris dalam Melaksanakannya. Jakarta: PT HikayatDunia.
Sulistyanto,S. dan Wibisono, H. 2003. Good Corporate Governance: Berhasilkah Diterapkan di Indonesia? (Online),diakses pada tanggal 7 Februari 2017)
Susanto, A. (2015). Influence The Quality Of Accounting Information On The Implementation Good Study Program Governance, 4(12).
Syakkroza, Akhmad (2008), Corporate Governance, Sejarahdan Perkembangan, Teori, Model danSistem Governance Serta Aplikaasinya dan Pada Perusahaan BUMN.
Jakarta: LembagaPenerbitan FEUI.
Tadikapury, Violetta Jingga (2011). Penerapan Good Corporate Governance Pada PT.
Bank X Tbk Kanwil X. Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Hasanuddin.
Wanger, hannes f. ( 2016) Corporate Governance and Ceo Turnover Decisions
www.banksulselbar.co.id
Implementasi Good Corporate Governance Pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
I. Identitas Responden
Mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk melengkapi daftar isian yang tertera di bawah ini:
a. Jabatan : ...
b. Masa Kerja dalam Jabatan Sekarang : ...
c. Masa Kerja di Bank Sulsebar Enrekang : ...
d. Latar Belakang Pendidikan : ...
II. Petunjuk pengisian kuisioner
Berilah tanda checklist ( √ ) pada kolom jawaban yang menurut Bapak/Ibu sesuai atau paling tepat sebagai berikut:
SS : Sangat Setuju S : Setuju
KS : Kurang Setuju TS : Tidak Setuju
STS : Sangat Tidak Setuju
No. Uraian Pertanyaan SS S KS TS STS
A. Keterbukaan (transparency)
1. Bank mengungkapkan informasi keuangan dan non-keuangan kepada publik melalui homepage bank dan media secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta RESPONDEN YANG TERHORMAT,
Dalam segala kesibukan Bapak/Ibu pada saat ini, perkenankanlah saya memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu sejenak untuk menjawab semua pertanyaan dalam kuisioner ini. Saya berharap Bapak/Ibu menjawab dengan jujur dan terbuka sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu. Sesuai dengan kode etik penelitian, saya menjamin kerahasiaan semua data. Kesediaan Bapak/Ibu mengisi kuisioner ini adalah bantuan yang begitu berharga bagi saya. Atas kesediaan Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
mudah diakses oleh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) sesuai dengan haknya.
2. Prinsip keterbukaan yang dianut oleh bank tidak mengurangi kewajiban untuk memenuhi ketentuan rahasia bank sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, rahasia jabatan, dan hak-hak pribadi.
3. Kebijakan bank telah tertulis dan dikomunikasikan kepada pihak yang berkepentingan (stakeholders) dan yang berhak
memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut.
4. Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) telah disajikan secara lengkap, akurat, kini, dan telah disampaikan tepat waktu kepada shareholder (pemegang saham) dan pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Bank menyampaikan informasi produk dan jasa, menerapkan pengelolaan pengaduan nasabah dengan efektif serta memelihara data dan informasi pribadi nasabah secara memadai.
No. Uraian Pertanyaan SS S KS TS STS
B. Akuntabilitas (Accountability)
1. Bank telah menetapkan tanggung jawab yang jelas dari masing-masing jajaran yang selaras dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi bank.
2. Seluruh jajaran bank mempunyai kompetensi sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam
pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) 3. Bank memiliki ukuran kinerja dari seluruh jajaran bank
berdasarkan ukuran-ukuran yang disepakati konsisten dengan nilai perusahaan (corporate values), sasaran usaha dan strategi bank serta memiliki sistem pemberian penghargaan dan sanksi (reward and punishment system).
4. Seluruh jajaran bank menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha bank.
C. Pertanggungjawaban (Responsibility)
1. Untuk menjaga kelangsungan usahanya, bank berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking practices) dan menjamin dilaksanakannya ketentuan yang berlaku.
2. Bank memiliki Pedoman, Sistem, dan Prosedur Kerja seluruh tingkatan atau jenjang organisasi bank yang tersedia secara lengkap, kini, dan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
3. Bank telah bertindak sebagai warga perusahaan yang baik (Good Corporate Citizen/GCC) termasuk peduli terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR)
D. Independensi (Independency)
1. Bank memiliki kebijakan, sistem, dan prosedur penyelesaian mengenai benturan kepentingan yang mengikat seluruh jajaran bank.
2. Seluruh jajaran bank dapat mengambil keputusan secara objektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun.
3. Bank mengungkapkan benturan kepentingan dalam setiap keputusan, dilengkapi dengan risalah rapat, telah
diadministrasi dan didokumentasi dengan baik.
E. Kewajaran (Fairness)
1. Bank senantiasa memperhatikan kepentingan seluruh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment)
2. Bank memberikan kesempatan kepada seluruh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan bank serta mempunyai akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan.
3. Etika Kerja/Etika Bisnis telah dibuat dan disebarluaskan serta dilakukan evaluasi terhadap penerapannya untuk menjaga hubungan dengan pihak lain baik dengan pemegang saham, kreditor, nasabah maupun dengan pihak berkepentingan lainnya (stakeholders)
No.
Responden
Keterbukaan (transparency)
Akuntabilitas (accountability)
Pertanggungjawab an (responsibility)
Independensi (independency)
Kewajaran (fairness)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1. 4 4 4 4 5 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4
2. 5 5 4 4 5 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 4 4 4
3. 5 5 5 5 4 5 4 4 5 5 5 5 4 4 5 5 5 4
4. 5 4 4 5 5 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 4
5. 5 4 4 5 4 5 5 4 5 4 5 4 5 4 5 4 4 5
6. 4 5 5 4 4 5 5 4 4 5 5 5 4 5 5 5 5 4
7. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 4 5 4 5 5
8. 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5
9. 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4
10. 5 4 5 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5
11. 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 5 5 4 5 5 5 5 4
12. 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 5
13. 4 4 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5
14. 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 4 4 5 5 4
15. 5 5 5 5 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 4
16. 5 4 5 4 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 4 4 5
17. 5 5 5 5 5 5 4 4 4 5 5 5 4 5 5 5 5 5
Lampiran 3 Rekapitulasi Jawaban Responden
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Keterbukaan (transparency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban
responden
Frekuensi (orang)
Persentase (%) 1. Bank mengungkapkan informasi keuangan
dan non-keuangan kepada publik melalui homepage bank dan media secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta mudah diakses oleh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) sesuai dengan haknya.
Sangat Setuju
2. Prinsip keterbukaan yang dianut oleh bank tidak mengurangi kewajiban untuk
memenuhi ketentuan rahasia bank sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, rahasia jabatan, dan hak-hak pribadi.
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
8 6. Kebijakan bank telah tertulis dan
dikomunikasikan kepada pihak yang berkepentingan (stakeholders) dan yang berhak memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut.
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
9 7. Laporan Pelaksanaan Good Corporate
Governance (GCG) telah disajikan secara lengkap, akurat, kini, dan telah
disampaikan tepat waktu kepada shareholder (pemegang saham) dan pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) sesuai ketentuan yang berlaku.
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
10
8. Bank menyampaikan informasi produk dan jasa, menerapkan pengelolaan pengaduan nasabah dengan efektif serta memelihara data dan informasi pribadi nasabah secara memadai.
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
9
Lanjutan Lampiran 3
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Akuntabilitas (accountability) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban
responden
Frekuensi (orang)
Persentase (%) 1. Bank telah menetapkan tanggung jawab
yang jelas dari masing-masing jajaran yang selaras dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi bank. 2. Seluruh jajaran bank mempunyai
kompetensi sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG).
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
7 3. Bank memiliki ukuran kinerja dari seluruh
jajaran bank berdasarkan ukuran-ukuran yang disepakati konsisten dengan nilai perusahaan (corporate values), sasaran usaha dan strategi bank serta memiliki sistem pemberian penghargaan dan sanksi (reward and punishment system).
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
7
4. Seluruh jajaran bank menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha bank.
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
8
Lanjutan Lampiran 3
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Pertanggungjawaban (responsibility) pada Bank Sulselbar Kabupaten
Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban
responden 4. Untuk menjaga kelangsungan usahanya,
bank berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking practices) dan
menjamin dilaksanakannya ketentuan yang berlaku. 5. Bank memiliki Pedoman, Sistem, dan
Prosedur Kerja seluruh tingkatan atau jenjang organisasi bank yang tersedia secara lengkap dan sesuai dengan
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
12 3. Bank telah bertindak sebagai warga
perusahaan yang baik (Good Corporate Citizen/GCC) termasuk peduli terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab sosial (Corporate Social
Responsibility)
Sangat Setuju Setuju
Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat tidak setuju
14
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Independensi (independency) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban
responden
Frekuensi (orang)
Persentase (%) 2. Bank memiliki kebijakan, sistem, dan
prosedur penyelesaian mengenai benturan kepentingan yang mengikat seluruh jajaran bank. 2. Seluruh jajaran bank dapat mengambil
keputusan secara objektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun.
Sangat tidak setuju 0 0 6. Bank mengungkapkan benturan
kepentingan dalam setiap keputusan, dilengkapi dengan risalah rapat, telah diadministrasi dan didokumentasi Sangat tidak setuju
14
Rekapitulasi Jawaban Responden atas Implementasi Prinsip Kewajaran (fairness) pada Bank Sulselbar Kabupaten Enrekang
Item Pertanyaan Jawaban
responden
Frekuensi (orang)
Persentase (%) 1. Bank senantiasa memperhatikan
kepentingan seluruh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment). 2. Bank memberikan kesempatan kepada
seluruh pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan bank serta mempunyai akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan.
3. Etika Kerja /Etika Bisnis telah dibuat dan disebarluaskan serta dilakukan evaluasi terhadap penerapannya untuk menjaga hubungan dengan pihak lain baik dengan pemegang saham, kreditor, nasabah maupun dengan stakeholders lainnya.
Sangat Setuju
Lampiran 4. AnalisisKorelasi
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
UJI VALIDITAS
Instrumen pernyataan bernilai valid jika nilai r-hitung lebih besar dari r-tabel dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 r-tabel untuk 17 responden adalah sebesar 0,4821
Correlations
P1 P2 P3 P4 P5
Keterbukaan (Transperancy)
P1 Pearson Correlation 1 ,450 ,537* ,633** ,537* ,861**
Sig. (2-tailed) ,070 ,026 ,006 ,026 ,000
N 17 17 17 17 17 17
P2 Pearson Correlation ,450 1 ,653** ,310 ,181 ,713**
Sig. (2-tailed) ,070 ,005 ,226 ,488 ,001
N 17 17 17 17 17 17
P3 Pearson Correlation ,537* ,653** 1 ,408 ,292 ,794**
Sig. (2-tailed) ,026 ,005 ,104 ,256 ,000
N 17 17 17 17 17 17
P4 Pearson Correlation ,633** ,310 ,408 1 ,169 ,688**
Sig. (2-tailed) ,006 ,226 ,104 ,517 ,002
N 17 17 17 17 17 17
P5 Pearson Correlation ,537* ,181 ,292 ,169 1 ,597*
Sig. (2-tailed) ,026 ,488 ,256 ,517 ,011
Keterbukaan (Transperancy)
Pearson Correlation ,861** ,713** ,794** ,688** ,597* 1
Sig. (2-tailed) ,000 ,001 ,000 ,002 ,011
N 17 17 17 17 17 17
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Correlations
P6 P7 P8 P9
Akuntabilitas (accountability)
P6 Pearson Correlation 1 ,650** ,301 ,371 ,777**
Sig. (2-tailed) ,005 ,240 ,142 ,000
N 17 17 17 17 17
P7 Pearson Correlation ,650** 1 ,514* ,223 ,774**
Sig. (2-tailed) ,005 ,035 ,390 ,000
N 17 17 17 17 17
P8 Pearson Correlation ,301 ,514* 1 ,422 ,748**
Sig. (2-tailed) ,240 ,035 ,092 ,001
N 17 17 17 17 17
P9 Pearson Correlation ,371 ,223 ,422 1 ,693**
Sig. (2-tailed) ,142 ,390 ,092 ,002
N 17 17 17 17 17
Akuntabilitas (accountability)
Pearson Correlation ,777** ,774** ,748** ,693** 1
Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,001 ,002
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Correlations
P10 P11 P12
Pertanggungja waban (responsibility)
P10 Pearson Correlation 1 ,772** ,553* ,932**
Sig. (2-tailed) ,000 ,021 ,000
N 17 17 17 17
P11 Pearson Correlation ,772** 1 ,378 ,866**
Sig. (2-tailed) ,000 ,134 ,000
N 17 17 17 17
P12 Pearson Correlation ,553* ,378 1 ,730**
Sig. (2-tailed) ,021 ,134 ,001
N 17 17 17 17
Pertanggungjawaban (responsibility)
Pearson Correlation ,932** ,866** ,730** 1
Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,001
N 17 17 17 17
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Correlations
P13 P14 P15
Independensi (independency
)
P13 Pearson Correlation 1 ,227 ,304 ,687**
Sig. (2-tailed) ,380 ,236 ,002
N 17 17 17 17
P14 Pearson Correlation ,227 1 ,627** ,807**
Sig. (2-tailed) ,380 ,007 ,000
N 17 17 17 17
P15 Pearson Correlation ,304 ,627** 1 ,808**
Sig. (2-tailed) ,236 ,007 ,000
N 17 17 17 17
Independensi (independency)
Pearson Correlation ,687** ,807** ,808** 1
Sig. (2-tailed) ,002 ,000 ,000
N 17 17 17 17
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
UJI REALIBILTAS
Pernyataan variabel bernilai reliable jika nilai Cronbach’s Alpha bernilailebihbesar0,600
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
,780 5
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
,732 4
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
,803 3
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
,636 3
RIWAYAT HIDUP
Ismawati,105730421913 lahir di Lingkungan Bisang,