BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil Penelitian
Berdasarkan pengamatan kegiatan proses pembelajaran yang telah
dilaksanakan oleh peneliti, peneliti sudah melaksanakan rencana
pembelajaran yang telah direncanakan dalam RPP. Hasil penelitian pada
1. Siklus I
Hasil penelitian keterampilan eksperimen dan keaktifan
belajar siswa pada materi pemanfaatan energi menggunakan
pendekatan saintifik pada kelas IV SD Kanisius Gayam I pada siklus
I, sebagai berikut.
a. Keterampilan Eksperimen
Pada hasil keterampilan eksperimen, peneliti
mendapatkan hasil, dari pengamatan yang dilakukan pada saat
pembelajaran berlangsung. Data diperoleh dengan cara
mengamati setiap siswa dan ketika siswa melakukan dari salah
satu indikator peneliti memberikan satu turus pada indikator
tersebut. Setelah pembelajaran selesai kemudian peneliti
menghitung jumlah turus siswa yang menerapkan setiap
indikator. Hasil pengamatan keterampilan eksperimen siswa
pada siklus I dapat dilihat pada tabel 4.2.
Tabel 4.2. Ketercapaian Keterampilan Eksperimen Siklus I
No. Indikator Kondisi Awal
Siklus I Keterangan Target Capaian Tercapai Belum
Tercapai 1. Memakai alat-alat dengan benar. 18,91% 45% 43,24% - √
2. Berhati-hati dalam menggunakan
alat-alat dan bahan. 18,91% 45% 45,94% √ -
3. Melaksanakan eksperimen dengan
runtut. 24,32% 45% 43,24% - √
4. Mengumpulkan dan mencatat data-data yang diperlukan dalam
eksperimen. 16,21% 45% 35,13% - √
Pada tabel 4.2. menyajikan data hasil perhitungan
ketercapaian keterampilan eksperimen pada siklus I. Dapat
dilihat pada indikator 1 yaitu memakai alat-alat dengan benar,
pada kondisi awal menunjukkan persentase sebesar 18,91%.
Target pada indikator 1 siklus I adalah 45%, sedangkan capaian
pada indikator 1 yaitu 43,24%. Hal tersebut menunjukkan
bahwa target pada indikator 1 belum tercapai. Kemudian pada
indikator 2 yaitu berhati-hati dalam menggunakan alat-alat dan
bahan, pada kondisi awal menunjukkan persentase sebesar
18,91%. Target pada indikator 2 siklus I adalah 45%, sedangkan
capaian pada indikator 2 yaitu 45,94%. Hal tersebut
menunjukkan bahwa target pada indikator 2 telah tercapai. Pada
indikator 3 yaitu melaksanakan eksperimen dengan runtut, pada
kondisi awal menunjukkan persentase 24,32%. Target pada
indikator 3 siklus I adalah 45%, sedangkan capaian pada
indikator 3 yaitu 43,24%. Hal tersebut menunjukkan bahwa
target pada indikator 3 belum tercapai. Kemudian yang terakhir
adalah indikator 4 yaitu mengumpulkan dan mencatat data-data
yang diperlukan dalam eksperimen, pada kondisi awal
menunjukkan persentase 16,21%. Target pada indikator 4 siklus
I adalah 45%, sedangkan capaian pada indikator 4 yaitu 35,13%.
Hal tersebut menunjukkan bahwa target pada indikator 4 belum
18,91% 18,91% 24,32% 16,21% 45% 43,24% 45% 45,94% 45% 43,24% 45% 35,13% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100%
Indikator 1 Indikator 2 Indikator 3 Indikator 4
Kondisi Awal Target
Capaian Siklus I
Pada indikator 1 yaitu memakai alat dengan benar target
belum tercapai, hal tersebut disebabkan karena ketika guru
menjelaskan cara pemakaian alat siswa tidak memperhatikan.
Sehingga dalam menggunakan alat tidak sesuai dengan arahan
guru. Sedangkan pada indikator 3 yaitu melaksanakan
eksperimen dengan runtut target belum tercapai, hal tersebut
disebabkan karena siswa tidak membaca prosedur pada lembar
kerja siswa, sehingga dalam melaksanakan eksperimen tidak
runtut. Kemudian pada indikator 4 yaitu mengumpulkan dan
mencatat data-data yang diperlukan dalam eksperimen target
belum tercapai, hal tersebut disebabkan karena ketika
melakukan percobaan, siswa tidak mencatat hasil peristiwa yang
terjadi saat melakukan eksperimen.
Untuk lebih jelas dalam mengamati peningkatan
keterampilan eksperimen dapat dilihat pada gambar 4.1. yaitu
grafik peningkatan keterampilan eksperimen siklus I.
b. Keaktifan
Pada hasil keaktifan belajar siswa peneliti melakukan
pengamatan keaktifan siswa saat proses kegiatan belajar
mengajar berlangsung. Aktifitas siswa selama proses
pembelajaran berlangsung dapat diperoleh dengan cara
mengamati setiap siswa dan ketika siswa melakukan dari salah
satu indikator peneliti memberikan satu turus pada indikator
tersebut.jumlah turus keaktifan siswa yang terlibat dalam
pembelajaran. Hasil observasi keaktifan pada siklus I dapat
dilihat pada tabel 4.3. Pada tabel 4.3. terdapat lima indikator
yaitu bertanya kepada teman atau guru terkait materi, terlibat
dalam diskusi, mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru,
mencari informasi untuk memecahkan masalah, dan menerapkan
yang diperoleh dalam pemecahan masalah. Hasil observasi
lembar keaktifan dalam bentuk turus terdiri dari pertemuan 1
dan pertemuan 2 kemudian jumlah turus yang didapat dari
pertemuan 1 dan pertemuan 2 dijumlahkan menjadi satu sebagai
hasil akhir keaktifan siswa. Pada hasil penjumlahan turus
Tabel 4.3 Rangkuman Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus I No. Nama Indikator 1 Indikator 2 Indikator 3 Indikator 4 Indikator 5
1. Dva 12 12 5 7 6 2. Flo 9 10 11 11 10 3. Rdt 10 4 8 11 4 4. Has 5 11 8 5 7 5. Adr 12 12 11 4 4 6. Vko 11 11 9 10 9 7. Dwa 9 5 9 7 6 8. Mrl 6 11 10 6 5 9. Tms 6 7 10 8 9 10. And 12 4 4 10 7 11. Ady 5 11 4 5 4 12. Vnk 8 4 5 9 7 13. Ik 5 6 7 8 8 14. Elz 12 11 12 7 6 15. Abr 9 4 10 7 6 16. Ast 10 10 5 11 10 17. Bni 11 4 8 5 6 18. Ivn 5 10 9 7 6 19. Rni 4 5 7 10 5 20. Rsm 4 11 11 6 9 21. Est 12 5 4 9 8 22. The 10 4 10 7 6 23. Sly 5 12 12 6 5 24. Cty 5 10 10 6 9 25. Vvn 7 5 9 10 5 26. Grs 9 5 9 6 5 27. Dva 10 5 7 7 6 28. Na 5 12 11 11 10 29. Ndy 11 4 12 11 6 30. Rma 4 10 10 7 10 31. Jjo 9 4 9 8 7 32. Mrs 5 10 9 5 4 33. Can 4 5 9 10 9 34. Elza 6 12 11 7 6 35. Myv 5 4 11 7 6 36. Cka 9 5 4 11 5 37. Lla 10 7 6 6 6 Jumlah 291 282 316 288 247 Rata-rata 7,86 7,62 8,54 7,78 6,67
Pada tabel 4.3 merupakan hasil rangkuman dari dua
pertemuan pada siklus I. Tabel tersebut sudah diketahui rata-rata
bahwa indikator 1 bertanya kepada teman atau guru terkait
diskusi yaitu 7,62, indikator 3 yaitu mengerjakan tugas yang
diberikan oleh guru adalah 8,54, indikator 4 yaitu mencari
informasi untuk memecahkan masalah adalah 7,78, dan pada
indikator 5 yaitu menerapkan yang diperoleh dalam pemecahan
masalah adalah 6,67. Kemudian pada rata-rata tersebut
dibulatkan menjadi satu angka dimana disesuaikan dengan
jumlah turus yang menggunakan satu angka bulat. Maka dari
hasil pembulatan tersebut didapatkan angka pada indikator 1
adalah 8, indikator 2 adalah 8, indikator 3 adalah 9, indikator 4
adalah 8, dan indikator 5 adalah 7.
Pada lampiran 7 yaitu tabel hasil pengamatan keaktifan
siswa siklus I menunjukkan rata-rata keaktifan pada
masing-masing indikator dan persentase siswa yang aktif. Pada indikator
1 yaitu bertanya kepada teman atau guru terkait materi, rata-rata
yang didapatkan yaitu 8, dengan membandingkan jumlah turus
dengan rata-rata maka siswa yang aktif sebanyak 20 siswa
dengan persentase 54,05%. Pada indikator 2 yaitu terlibat dalam
diskusi, rata-rata yang didapat adalah 8, dengan jumlah siswa
yang aktif sebanyak 16 siswa dengan persentase 43,24%. Pada
indikator 3 yaitu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru,
memperoleh rata-rata 9, siswa yang aktif sebanyak 23 siswa
dengan persentase 62,16%. Pada indikator 4 yaitu mencari
sebesar 8, dengan jumlah siswa yang aktif yaitu 16 siswa dan
persentase sebanyak 43,24%. Pada indikator 5 yaitu menerapkan
yang diperoleh dalam pemecahan masalah memeperoleh
rata-rata sebesar 7, dengan jumlah siswa yang aktif 15 siswa dan
persentase sebanyak 40,54%. Ketercapaian keaktifan siswa pada
siklus I berdasarkan observasi dapat dilihat pada tabel 4.4 yaitu
tabel ketercapaian keaktifan siswa siklus I.
Tabel 4.4 Ketercapaian Keaktifan Siswa Siklus I
No Indikator
Kondisi Awal
Siklus I Ketercapaian Target Capaian Tercapai Tidak
Tercapai 1. Bertanya kepada teman atau
guru terkait materi 30,23% 50% 54,05% √ -
2. Terlibat dalam diskusi 36,40% 50% 43,24% - √
3. Mengerjakan tugas yang
diberikan oleh guru 35,10% 50% 62,16% √ -
4. Mencari informasi untuk
memecahkan masalah 40,50% 50% 43,24% - √
5. Menerapkan yang diperoleh
dalam pemecahan masalah 37,83% 50% 40,54% - √
Rata-rata 36,01% 50% 48,64%
Berdasarkan tabel 4.4 yaitu tabel ketercapaian keaktifan
siswa siklus I dengan indikator yang melebihi target yaitu pada
indikator 1 dan 3. Indikator 1 bertanya kepada teman atau guru
terkait materi dengan persentase 54,05%, sedangkan target yang
ditentukan yaitu 50%. Maka dpat dikatakan pada indikator 1
sudah mencapai target. Pada indikator 2 terlibat dalam diskusi
dengan persentase 43,24%, sedangkan target pada indikator 2
mencapai target. Pada indikator 3 mengerjakan tugas yang
diberikan oleh guru dengan persentase 62,16%, sedangkan target
pada indikator 3 adalah 50%. Maka dapat dikatakan pada
indikator 3 sudah mencapai target. Kemudian pada indikator 4
mencari informasi untuk memecahkan masalah dengan
persentase 43,24%, sedangkan target yang ditentukan adalah
50%. Maka dapat dikatakan pada indikator 4 belum mencapai
target. Kemudian pada indikator 5 menerapkan yang diperoleh
dalam pemecahan masalah dengan persentase 40,54%,
sedangkan target yang ditentukan adalah 50%. Maka dapat
dikatakan pada indikator 5 belum mencapai target.
Dari data hasil penelitian yang telah didapatkan pada
siklus I dengan indikator yang mencapai target hanya dua
indikator, yaitu indikator 1 dan 3. Sedangkan untuk indikator
2,4, dan 5 belum mencapai target yang ditentukan. Pada
indikator 2 yaitu terlibat dalam diskusi target belum tercapai, hal
tersebut disebabkan karena siswa masih bingung dengan apa
yang harus mereka lakukan untuk menyelesaikan pekerjaan
melalui diskusi. Kemudian pada indikator 4 yaitu mencari
informasi untuk memecahkan masalah target belum tercapai, hal
tersebut disebabkan karena siswa kurang dalam membaca buku
dan kurangnya bertanya kepada guru saat menemukan masalah.
dari pemecahan masalah target belum tercapai, hal tersebut
disebabkan karena ketika guru memberi penjelasan atau
pengarahan, siswa tidak mengerti akan maksud yang diberikan
guru. Maka peneliti melanjutkan penelitian pada siklus II.
Penelitian yang dilakukan pada siklus II dimaksudkan untuk
meningkatkan indikator yang belum mencapai target yang
ditentukan. Rangkuman keaktifan siswa pada siklus II dilakukan
dengan menjumlahkan turus setiap siswa pada pertemuan 1 dan
2, kemudian dihitung rata-rata pada masing-masing indikator.
2. Siklus II
Hasil penelitian keterampilan eksperimen dan keaktifan
belajar siswa pada materi pemanfaatan energi menggunakan
pendekatan saintifik pada kelas IV SD Kanisius Gayam I pada siklus
II, sebagai berikut.
a. Keterampilan Eksperimen
Pada lampiran 5 yaitu tabel hasil pengamatan
keterampilan eksperimen siswa siklus II menunjukkan rata-rata
keaktifan pada masing-masing indikator dan persentase siswa
yang aktif. Pada indikator 1 yaitu Memakai alat-alat dengan
benar, rata-rata yang didapatkan yaitu 9, dengan membandingkan
jumlah turus dengan rata-rata maka siswa yang terampil sebanyak
28 siswa dengan persentase 75,67%. Pada indikator 2 yaitu
yang didapat adalah 8, dengan jumlah siswa yang terampil
sebanyak 29 siswa dengan persentase 78,37%. Pada indikator 3
yaitu Melaksanakan eksperimen dengan runtut, memperoleh
rata-rata 9, siswa yang aktif sebanyak 31 siswa dengan persentase
83,78%. Pada indikator 4 yaitu Mengumpulkan dan mencatat
data-data yang diperlukan dalam eksperimen memperoleh
rata-rata sebesar 10, dengan jumlah siswa yang aktif yaitu 32 siswa
dan persentase sebanyak 86,48%. Ketercapaian keterampilan
eksperimen siswa pada siklus II berdasarkan pengamatan dapat
dilihat pada tabel 4.5 yaitu tabel ketercapaian keaktifan siswa
siklus II
Pada hasil keterampilan eksperimen, peneliti mendapatkan
hasil dari pengamatan yang dilakukan pada saat pembelajaran
berlangsung. Data diperoleh dengan cara menghitung jumlah
turus siswa yang menerapkan setiap indikator. Hasil pengamatan
pada siklus II dapat dilihat pada lampiran 5.
Tabel 4.5. Ketercapaian Keterampilan Eksperimen Siklus II
No. Indikator Kondisi Awal
Siklus II Keterangan Target Capaian Tercapai Belum
Tercapai 1. Memakai alat-alat dengan benar. 18,91% 70% 75,67% √ - 2. Berhati-hati dalam menggunakan
alat-alat dan bahan. 18,91% 70% 78,37% √ -
3. Melaksanakan eksperimen
dengan runtut. 24,32% 70% 83,78% √ -
4. Mengumpulkan dan mencatat data-data yang diperlukan dalam
eksperimen. 16,21% 70% 86,48% √ -
Pada tabel 4.5. menyajikan data hasil perhitungan
ketercapaian keterampilan eksperimen pada siklus II. Dapat
dilihat pada indikator 1 yaitu memakai alat-alat dengan benar,
pada kondisi awal menunjukkan persentase sebesar 18,91%.
Target pada indikator 1 siklus II adalah 70%, sedangkan capaian
pada indikator 1 yaitu 75,67%. Hal tersebut menunjukkan bahwa
target pada indikator 1 telah tercapai. Kemudian pada indikator 2
yaitu berhati-hati dalam menggunakan alat-alat dan bahan, pada
kondisi awal menunjukkan persentase sebesar 18,91%. Target
pada indikator 2 siklus II adalah 70%, sedangkan capaian pada
indikator 2 yaitu 78,37%. Hal tersebut menunjukkan bahwa target
pada indikator 2 telah tercapai. Pada indikator 3 yaitu
melaksanakan eksperimen dengan runtut, pada kondisi awal
menunjukkan persentase 24,32%. Target pada indikator 3 siklus II
adalah 70%, sedangkan capaian pada indikator 3 yaitu 83,78%.
Hal tersebut menunjukkan bahwa target pada indikator 3 telah
tercapai. Kemudian yang terakhir adalah indikator 4 yaitu
mengumpulkan dan mencatat data-data yang diperlukan dalam
eksperimen, pada kondisi awal menunjukkan persentase 16,21%.
Target pada indikator 4 siklus II adalah 70%, sedangkan capaian
pada indikator 4 yaitu 86,48%. Hal tersebut menunjukkan bahwa
18,91% 18,91% 24,32% 16,21% 70% 70% 70% 70% 75,67% 78,37% 83,78% 86,48% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100%
Indikator 1 Indikator 2 Indikator 3 Indikator 4
Kondisi Awal Target
Capaian Siklus II
Untuk mengamati peningkatan keterampilan eksperimen
dapat dilihat pada gambar 4.2. yaitu grafik peningkatan
keterampilan eksperimen Siklus II.
Gambar 4.2. Grafik Peningkatan Keterampilan Eksperimen Siklus II.
b. Keaktifan
Penelitian yang dilakukan pada siklus II dimaksudkan
untuk meningkatkan indikator yang belum mencapai target yang
ditentukan. Rangkuman keaktifan siswa pada siklus II dilakukan
dengan menjumlahkan turus setiap siswa pada pertemuan 1 dan 2,
kemudian dihitung rata-rata pada masing-masing indikator.
Rangkuman hasil keaktifan siswa pada siklus II dapat dilihat pada
Tabel 4.6 Rangkuman Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus II No. Nama Indikator 1 Indikator 2 Indikator 3 Indikator 4 Indikator
1. Dva 13 10 12 11 12 2. Flo 11 9 11 11 10 3. Rdt 11 10 11 10 10 4. Has 10 11 10 12 12 5. Adr 10 11 4 5 9 6. Vko 11 11 11 10 10 7. Dwa 10 11 10 11 11 8. Mrl 11 10 13 4 5 9. Tms 5 9 4 12 12 10. And 5 5 10 11 5 11. Ady 13 9 11 10 10 12. Vnk 13 10 5 9 9 13. Ik 10 12 12 11 9 14. Elz 10 10 5 12 10 15. Abr 12 4 10 11 10 16. Ast 11 8 11 10 10 17. Bni 10 10 12 12 11 18. Ivn 6 12 11 4 5 19. Rni 12 5 10 11 12 20. Rsm 4 10 12 12 11 21. Est 10 12 10 11 10 22. The 11 12 11 10 4 23. Sly 11 11 10 10 9 24. Cty 12 11 10 9 10 25. Vvn 11 12 10 10 10 26. Grs 4 5 10 11 10 27. Dva 12 10 11 12 5 28. Na 5 4 12 11 6 29. Ndy 10 9 5 11 10 30. Rma 10 10 10 11 11 31. Jjo 10 12 4 4 12 32. Mrs 10 11 10 9 11 33. Can 13 11 10 10 10 34. Elza 6 10 11 11 10 35. Myv 10 9 10 10 9 36. Cka 12 10 12 12 9 37. Lla 10 5 10 11 10 Jumlah 365 351 361 372 349 Rata-rata 9,86 9,48 9,75 10,05 9,43
Pada tabel 4.6 tersebut sudah diketahui rata-rata bahwa
indikator 1 bertanya kepada teman atau guru terkait materi yaitu
9,86. Kemudian pada indikator 2 terlibat dalam diskusi yaitu
9,48. Indikator 3 yaitu mengerjakan tugas yang diberikan oleh
memecahkan masalah adalah 10,05. Pada indikator 5 yaitu
menerapkan yang diperoleh dalam pemecahan masalah adalah
9,43. Kemudian pada rata-rata tersebut dibulatkan menjadi satu
angka dimana disesuaikan dengan jumlah turus yang
menggunakan satu angka bulat. Maka dari hasil pembulatan
tersebut didapatkan angka pada indikator 1 adalah 10, indikator 2
adalah 9, indikator 3 adalah 10, indikator 4 adalah 10, dan
indikator 5 adalah 9.
Pada lampiran 8 yaitu tabel rangkuman hasil observasi
keaktifan siswa siklus II menunjukkan rata-rata keaktifan pada
masing-masing indikator dan persentase siswa yang aktif. Pada
indikator 1 yaitu bertanya kepada teman atau guru terkait materi,
rata-rata yang didapatkan yaitu 10, dengan membandingkan
jumlah turus dengan rata-rata maka siswa yang aktif sebanyak 32
siswa dengan persentase 86,48%. Pada indikator 2 yaitu terlibat
dalam diskusi, rata-rata yang didapat adalah 9, dengan jumlah
siswa yang aktif sebanyak 30 siswa dengan persentase 81,08%.
Pada indikator 3 yaitu mengerjakan tugas yang diberikan oleh
guru, memperoleh rata-rata 10, siswa yang aktif sebanyak 31
siswa dengan persentase 83,78%. Pada indikator 4 yaitu mencari
informasi untuk memecahkan masalah memperoleh rata-rata
sebesar 10, dengan jumlah siswa yang aktif yaitu 30 siswa dan
yang diperoleh dalam pemecahan masalah memperoleh rata-rata
sebesar 9, dengan jumlah siswa yang aktif 31 siswa dan
persentase sebanyak 83,78%. Ketercapaian keaktifan siswa pada
siklus II berdasarkan observasi dapat dilihat pada tabel 4.7 yaitu
tabel ketercapaian keaktifan siswa siklus II.
Tabel 4.7 Ketercapaian Keaktifan Siswa Siklus II
No Indikator
Kondisi Awal
Siklus II Ketercapaian Target Capaian Tercapai Tidak
Tercapai 1.
Bertanya kepada teman atau guru terkait materi 30,23% 80% 86,48% √ - 2. Terlibat dalam diskusi 36,40% 80% 81,08% √ - 3. Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru 35,10% 80% 83,78% √ - 4. Mencari informasi untuk memecahkan masalah 40,50% 80% 81,08% √ - 5. Menerapkan yang diperoleh dalam pemecahan masalah 37,83% 80% 83,78% √ - Rata-rata 36,01% 80% 83,24%
Berdasarkan tabel 4.7 yaitu tabel ketercapaian keaktifan
siswa siklus II dengan indikator 1 bertanya kepada teman atau
guru terkait materi dengan persentase 86,48%, sedangkan target
yang ditentukan yaitu 80%. Maka dapat dikatakan pada indikator
1 sudah mencapai target. Pada indikator 2 terlibat dalam diskusi
dengan persentase 81,08%, sedangkan target pada indikator 2
adalah 80%. Maka dapat dikatakan pada indikator 2 sudah
diberikan oleh guru dengan persentase 83,78%, sedangkan target
pada indikator 3 adalah 80%. Maka dapat dikatakan pada
indikator 3 sudah mencapai target. Kemudian pada indikator 4
mencari informasi untuk memecahkan masalah dengan persentase
81,08%, sedangkan target yang ditentukan adalah 80%. Maka
dapat dikatakan pada indikator 4 sudah mencapai target.
Kemudian pada indikator 5 menerapkan yang diperoleh dalam
pemecahan masalah dengan persentase 83,78%, sedangkan target
yang ditentukan adalah 80%. Maka dapat dikatakan pada
indikator 5 sudah mencapai target.