HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Hasil Pengembangan Instrumen
Pada rancangan awal, instrumen terdiri dari 4 paket yang setiap paket terdiri dari 10 soal uraian, kisi-kisi, kunci jawaban, dan panduan penskoran. Paket instrumen tersebut kemudian diberi nama “Paket 1”, “Paket 2”, “Paket 3”, dan “Paket 4”. Rancangan awal instrumen evaluasi dapat dilihat pada Lampiran 2 halaman 83-133. Paket instrumen disusun dengan mempertimbangkan 4 indikator kemampuan berpikir kritis yang harus ada di masing-masing paket. Namun, satu soal tidak memuat keempat indikator kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, muatan indikator kemampuan berpikir kritis dilihat berdasarkan ketercukupannya pada masing-masing paket. Rincian indikator yang termuat dalam masing-masing paket disajikan pada tabel berikut:
Tabel 9. Muatan Indikator Kemampuan Berpikir Kritis Pada Instrumen Awal Penelitian
Indikator Kemampuan Berpikir Kritis Paket Interpretasi Analisis Menjelaskan Evaluasi
Paket 1 V V V V
Paket 2 V V V V
Paket 3 V V V V
Paket 4 V V V V
Keterangan: V = ada; rincian indikator yang termuat pada masing-masing soal disajikan secara lengkap pada Lampiran 2 halaman 83-86.
Validasi dilakukan dengan menyerahkan lembar validasi ahli, kisi- kisi, soal, kunci jawaban dan panduan penskoran. Kemudian ahli diminta
49 untuk menilai kesesuaian instrumen dengan indikator yang ada pada lembar validasi ahli. Aspek yang dinilai meliputi 3 hal, yaitu: (1) materi; (2) konstruksi; dan (3) bahasa. Hasil penilaian ahli/validator disajikan dalam tabel 10, 11, dan 12. Selain hasil ketiga aspek penilaian tersebut, ahli menyatakan bahwa keempat paket instrumen evaluasi tersebut dapat diujicobakan setelah dilakukan revisi. Dokumentasi hasil penilaian ahli/validator dapat dilihat pada Lampiran 6 halaman 195-218.
Tabel 10. Hasil Penilaian Indikator Materi Instrumen
No. Indikator Skor (%) Kriteria
1 Materi soal sesuai dengan tujuan pengukuran
88,33 Sangat Baik 2 Butir soal sesuai dengan indikator 81,67 Baik 3 Materi soal sesuai dengan
tingkat/jenjang pendidikan siswa
80,00 Baik
4 Hanya ada satu jawaban yang benar 80,00 Baik 5 Masalah yang disajikan menarik
bagi siswa
75,00 Baik
Rata-rata 81,00 Baik
Tabel 11. Hasil Penilaian Indikator Konstruksi Instrumen
No. Indikator Skor (%) Kriteria
1 Setiap butir soal tidak bergantung satu sama lain
93,33 Sangat Baik 2 Penyelesaian soal lebih dari satu
langkah
90,00 Sangat Baik 3 Merangsang kemampuan berpikir
kritis siswa
83,33 Sangat Baik 4 Merangsang rasa ingin tahu siswa 83,33 Sangat Baik 5 Rumusan pertanyaan soal
menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut siswa menguraikan jawaban
80,00 Baik
6 Penyajian gambar, grafik, tabel, atau sejenisnya disajikan secara jelas dan dapat dipahami
78,33 Baik
7 Petunjuk mengerjakan soal jelas dan dapat dipahami
78,33 Baik
8 Terdapat pedoman penskoran 85,00 Baik
50 Tabel 12. Hasil Penilaian Indikator Bahasa Instrumen
No. Indikator Skor (%) Kriteria
1 Penggunaan bahasa sesuai dengan EYD
80,00 Baik
2 Bahasa yang digunakan komunikatif
78,33 Baik
3 Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat
86,67 Baik
4 Rumusan soal tidak menimbulkan penafsiran ganda
73,33 Baik
5 Rumusan soal tidak mengandung kata-kata yang dapat menyinggung perasaan siswa
85,00 Baik
Rata-rata 80,67 Baik
Selanjutnya, skor yang diperoleh dari penilaian ahli digunakan untuk menghitung koefisien validitas isi instrumen. Besarnya koefisien validitas ditentukan berdasarkan indeks Aiken. Berdasarkan hasil penghitungan, diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 13. Perolehan Indeks Aiken Instrumen Evaluasi No. Instrumen Indeks Aiken Keterangan
1. Paket 1 0,75 Cukup valid (sedang) 2. Paket 2 0,78 Cukup valid (sedang) 3. Paket 3 0,80 Cukup valid (sedang) 4. Paket 4 0,78 Cukup valid (sedang) Rata-rata 0,78 Cukup valid (sedang)
Berdasarkan tabel di atas, keempat paket instrumen evaluasi memiliki nilai rata-rata indeks Aiken sebesar 0,78. Hasil ini menunjukkan bahwa instrumen memiliki validitas yang cukup (sedang) dalam mengukur kemampuan berpikir kritis. Sehingga, instrumen dapat dinyatakan layak untuk diujicobakan setelah dilakukannya revisi.
51 2. Hasil Revisi Produk
Revisi instrumen dilakukan berdasarkan masukan dari ahli/validator. Secara umum, saran atau masukan yang diperoleh selama proses validasi dari ahli disajikan pada Tabel 14 halaman 52.
Pada lembar kisi-kisi instrumen awal penelitian (lihat Lampiran 2 halaman 83-86) terdapat beberapa kata kerja operasional yang diganti. Seperti Indikator Soal 1.1 pada Paket 1 yang tertulis “Siswa dapat memahami konsep untung dalam proses jual beli”. Ahli mengatakan bahwa “memahami” tidak dapat digunakan sebagai kata kerja operasional pada indikator soal. Karena, kata tersebut sangat sulit diukur. Oleh karena itu, kalimat tersebut diganti menjadi “Siswa dapat memecahkan masalah terkait konsep untung dalam proses jual beli”. Selain itu, terdapat kesalahan pemahaman terkait sistem persamaan linear. Pada Indikator Soal 2.2 Paket 1 tertulis “Siswa dapat menentukan solusi dari soal cerita yang berkaitan dengan sistem persamaan linear satu variabel”. Persamaan linear satu variabel tidak dapat dikatakan suatu sistem. Sehingga, kata “sistem” dihilangkan menjadi “Siswa dapat menentukan solusi dari soal cerita yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel”. Sedangkan pada semua paket penulisan “aritmatika” diubah menjadi “aritmetika”. Informasi perbaikan instrumen disajikan secara lengkap pada Lampiran 3 halaman 135-144.
Selain mempertimbangkan saran/masukan ahli di atas, revisi dilakukan dengan mempertimbangkan soal yang dibuang dan muatan 4
52 indikator kemampuan berpikir kritis yang ada pada masing-masing paket soal. Apabila terdapat paket soal yang kekurangan salah satu atau beberapa indikator kemampuan berpikir kritis, maka diambil soal dari paket lain atau soal baru yang memuat indikator tersebut sehingga masing-masing paket soal memuat 4 indikator kemampuan berpikir kritis.
Tabel 14. Perbaikan Instrumen Evaluasi Secara Umum
No. Saran/Masukan Perbaikan
1. Jumlah soal terlalu banyak Mengurangi jumlah soal agar sesuai dengan alokasi waktu yang ada 2. Kata kerja operasional yang
digunakan dalam kisi-kisi soal kurang jelas
Mengganti kata kerja operasional pada kisi-kisi dengan kata kerja yang lebih mudah diukur
3. Kalimat soal tidak sesuai dengan kaidah penulisan yang baku
Mengganti kalimat soal agar sesuai dengan kaidah penulisan yang baku 4. Konteks yang digunakan
dalam soal terlalu mengada-ada
Menghapus atau memperbaiki soal dengan masalah yang lebih realistik atau kontekstual
5. Kalimat soal bermakna ambigu
Mengganti atau melengkapi kalimat soal agar tidak bermakna ambigu 6. Pemilihan kata pada soal
tidak tepat
Mengganti kata pada soal yang sesuai dengan konteksnya
7. Soal atau kunci jawaban yang disusun tidak sesuai dengan aturan matematika yang baik dan benar
Menghapus atau memperbaiki soal serta kunci jawaban agar sesuai dengan aturan matematika yang baik dan benar
Pada lembar soal juga terdapat beberapa perbaikan. Instrumen rancangan awal terdiri dari 10 soal uraian untuk setiap paket. Setelah revisi, setiap paket hanya terdiri 8 soal disebabkan oleh ketersediaan waktu pelaksanaan tes. Oleh karena itu, terdapat beberapa soal yang dibuang tanpa penggantian. Soal yang dibuang tanpa penggantian disajikan pada Tabel 15 halaman 53. Sedangkan, soal yang tidak dibuang
53 namun dengan perbaikan dapat dilihat pada Lampiran 3 halaman 135- 144.
Tabel 15. Soal yang Dibuang pada Instrumen Rancangan Awal No. Soal yang Dibuang Keterangan
1 Paket 2 nomor 2 Soal rutin/tidak mengukur kemampuan berpikir kritis
2 Paket 3 nomor 1 Maksud soal tidak jelas & terjadi
kesalahan konsep dalam penyusunan soal 3 Paket 3 nomor 4 Soal rutin/tidak mengukur kemampuan
berpikir kritis
4 Paket 3 nomor 5 Soal rutin/tidak mengukur kemampuan berpikir kritis
5 Paket 3 nomor 6 Soal rutin/tidak mengukur kemampuan berpikir kritis
6 Paket 3 nomor 9 Soal rutin/tidak mengukur kemampuan berpikir kritis
7 Paket 4 nomor 9 Soal rutin/tidak mengukur kemampuan berpikir kritis
8 Paket 4 nomor 10 Soal terlalu mudah
Setelah dilakukan revisi, dihasilkan instrumen evaluasi baru dengan nama “Paket A”, “Paket B”, “Paket C”, dan “Paket D” yang masing- masing paket terdiri dari 8 soal uraian, kisi-kisi soal, kunci jawaban dan panduan penskorannya. Sebagaimana instrumen awal penelitian, setiap soal pada paket tersebut tidak memuat keempat indikator kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, muatan indikator kemampuan berpikir kritis dilihat berdasarkan ketercukupannya pada masing-masing paket. Muatan indikator kemampuan berpikir kritis pada instrumen akhir penelitian disajikan pada Tabel 16 halaman 54.
54 Tabel 16. Muatan Indikator Kemampuan Berpikir Kritis Pada Instrumen
Akhir Penelitian
Indikator Kemampuan Berpikir Kritis Paket Interpretasi Analisis Menjelaskan Evaluasi
Paket A V V V V
Paket B V V V V
Paket C V V V V
Paket D V V V V
Keterangan: V = ada; rincian indikator yang termuat pada masing- masing soal disajikan secara lengkap pada Lampiran 4 halaman 146- 149.