• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

Lampiran 1 Hasil Wawancara Analisis Kebutuhan

Lampiran 1 Hasil Wawancara Analisis Kebutuhan

Identitas Guru

Nama : Angelina Ratih Wulansari, S.Pd Sekolah : SD Kanisius Ganjuran

Jumlah Siswa : 22

No Pertanyaan Jawaban

1. Menurut bapak/ibu guru apa fungsi dari evaluasi pembelajaran?

Evaluasi pembelajaran berfungsi untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dalam menerima materi yang guru sampaikan.

2. Berapa kali dalam satu semester bapak/ibu guru melakukan evaluasi pembelajaran?

Biasanya guru melakukan evaluasi di setiap akhir materi pembelajaran atau pokok bahasan pembelajaran.

3. Tes yang baik menurut bapak/ibu guru itu seperti apa?

Tes yang baik menurut guru adalah tes yang dapat mengukur kemampuan siswa sesuai dengan kenyataanya. 4. Apakah bapak/ibu guru membuat

sendiri soal evaluasi / ulangan harian untuk mata pelajaran matematika?

Iya, guru membuat sendiri soal evaluasi / ulangan harian untuk mata pelajaran matematika.

5. Jika iya, langkah-langkah apa yang bapak/ibu guru lakukan untuk membuat soal ?

Jika tidak membuat sendiri, lalu siapa yang membuatkan soal atau

Langkah-langkah yang dilakukan guru adalah membuat soal terlebih dahulu, sesuai dengan tingkat kesukaran dan kemampuan yang dimiliki oleh rata-rata kelas, kemudian

mengambil dari sumber mana? Apakah bapak / ibu mengetahui langkah-langkahnya?

guru membuat kisi-kisi untuk menentukan apakah semua materi sudah masuk ke dalam perangkat tes. 6. Menurut bapak/ibu guru, bagaimana

langkah-langkah yang seharusnya dilakukan dalam pembuatan soal?

Langkah-langkah yang seharusnya dilakukan adalah membuat kisi-kisi terlebih dahulu, menentukan indikator, kemudian menjabarkan indikator menjadi butir soal.

7. Bentuk tes apa saja yang pernah bapak/ibu guru buat?

Tes bentuk pilihan ganda dan uraian.

8. Apakah ada kesulitan yang ditemui saat bapak/ibu guru membuat soal?

Kesulitan yang ditemui guru adalah menentukan tingkat kesulitan pada setiap soal. Biasanya guru hanya membuat dengan tingkat kesulitan mudah dan sedang supaya siswa dapat memecahkan permasalahan dalam setiap soal.

9. Jika bapak/ibu guru membuat soal berdasarkan taraf kognitif taksonomi Bloom atau tidak?

Jika iya, berdasarkan tingkat kognitif Taksonomi Bloom, soal yang biasanya digunakan di sekolah bapak/ibu guru sampai taraf apa?

Iya, guru membuat soal berdasarkan taraf kognitif taksonomi Bloom. Tetapi hanya sampai pada taraf kognitif memahami.

Soal yang biasanya digunakan daam tes kenaikan kelas sampai taraf mengaplikasi.

10. Bapak/ibu guru sudah membuat sampai taraf kognitif apa berdasarkan taksonomi Bloom?

Sampai pada taraf kognitif memahami.

11. Dalam pembuatan soal evaluasi apakah guru memperhatikan karakteristik butir soal?

Biasanya tidak, guru hanya melihat beberapa contoh soal yang ada di buku siswa dan membuat berdasarkan soal yang pernah diajarkan kepada siswa. 12. Apakah bapak/ibu melakukan uji

validitas dan reliabilitas untuk setiap soal sebelum diberikan untuk dikerjakan siswa?

Tidak.

13. Bagaimana cara menguji validitas dan reliabilitas yang biasanya bapak/ibu guru lakukan?

Cara menguji validitas dan reliabilitas menggunakan spss.

14. Bagaimana karakteristik butir soal yang sering bapak/ibu guru buat?

Dalam membuat soal guru tidak memperhatikan karakteristik butir soal, guru hanya mengira-ira soal yang pernah diajarkan kepada siswa sebelumnya.

15. Apakah bapak/ibu guru membutuhkan portotipe bentuk soal pilihan ganda yang memiliki kualitas baik (dijelaskan tentang kualitas yang baik) dan disusun dengan langkah- langkah yang runtut?

Iya, guru membutuhkan contoh soal yang memiliki kualitas baik sebagai acuhan guru dalam membuat soal.

16. Materi matematika apa yang dibutuhkan oleh guru untuk dibuat prototype soal?

Materi matematika yang sering sulit bagi siswa dan sudah terjadi beberapa tahun yaitu materi KPK dan FPB.

Identitas Guru 2

Nama : Hermi Murwanti, S.Pd. Sekolah : SD Kanisius Ganjuran

Jumlah Siswa : 38

No Pertanyaan Jawaban

1. Menurut bapak/ibu guru apa fungsi dari evaluasi pembelajaran?

Fungsi dari evaluasi pembelajaran yaitu untuk menentukan nilai yang didapat siswa dan untuk menentukan tingkat pemahaman siswa mengenai materi.

2. Berapa kali dalam satu semester bapak/ibu guru melakukan evaluasi pembelajaran?

Biasanya guru melakuakan sesuai dengan kebutuhan nilai yang harus dimiliki siswa.

3. Tes yang baik menurut bapak/ibu guru itu seperti apa?

Tes yang baik menurut guru adalah yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan siswa.

4. Apakah bapak/ibu guru membuat sendiri soal evaluasi / ulangan harian untuk mata pelajaran matematika?

Iya, guru membuat sendiri.

5. Jika iya, langkah-langkah apa yang bapak/ibu guru lakukan untuk membuat soal ?

Jika tidak membuat sendiri, lalu siapa yang membuatkan soal atau mengambil dari sumber mana?

Langkah-langkah yang guru lakukan adalah dengan membuat soal-soal berdasarkan materi-materi yang sebelumnya telah diajarkan dalam proses pembelajaran.

Apakah bapak / ibu mengetahui langkah-langkahnya?

6. Menurut bapak/ibu guru, bagaimana langkah-langkah yang seharusnya dilakukan dalam pembuatan soal?

Langkah-langkah yang seharusnya dilakukan adalah dengan membuat kisi-kisi, indikator kemudian menjabarkan dalam bentuk butir soal. 7. Bentuk tes apa saja yang pernah

bapak/ibu guru buat?

Tes yang pernah guru buat adalah bentuk pilihan ganda dan uraian. 8. Apakah ada kesulitan yang ditemui

saat bapak/ibu guru membuat soal?

Kesulitan dalam menentukan tingkat kesulitan soal, karena jika soal terlalu sulit maka siswa tidak dapat mengerjakan.

9. Jika bapak/ibu guru membuat soal berdasarkan taraf kognitif Taksonomi Bloom atau tidak?

Jika iya, berdasarkan tingkat kognitif Taksonomi Bloom, soal yang biasanya digunakan di sekolah bapak/ibu guru sampai taraf apa?

Iya, guru membuat soal berdasarkan taraf kognitif taksonomi Bloom. Soal yang biasanya digunakan disekolah sampai taraf menganalisis.

10. Bapak/ibu guru sudah membuat sampai taraf kognitif apa berdasarkan taksonomi Bloom?

Sampai taraf menerapkan.

11. Dalam pembuatan soal evaluasi apakah guru memperhatikan karakteristik butir soal?

Guru hanya memperhatikan tingkat kesukaran soal.

12. Apakah bapak/ibu melakukan uji validitas dan reliabilitas untuk setiap soal sebelum diberikan untuk dikerjakan siswa?

Tidak, soal yang telah selesai dibuat langsung digunakan untuk mengukur kemampuan siswa.

13. Bagaimana cara menguji validitas dan reliabilitas yang biasanya bapak/ibu guru lakukan?

Menggunakan cara hitung manual.

14. Bagaimana karakteristik butir soal yang sering bapak/ibu guru buat?

Guru membuat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki kelas, agar siswa dapat mengerjakan semua soal. 15. Apakah bapak/ibu guru

membutuhkan portotipe bentuk soal pilihan ganda yang memiliki kualitas baik (dijelaskan tentang kualitas yang baik)dan disusun dengan langkah- langkah yang runtut?

Iya, guru membutuhkan contoh soal dengan kualitas baik dan disusun dengan langkah-langkah yang runtut.

16. Materi matematika apa yang dibutuhkan oleh guru untuk dibuat prototype soal?

Materi yang dibutuhkan guru yaitu mengenai KPK dan FPB

Dokumen terkait