• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PEMBAHASAN

5.4 Hubungan Lingkungan Kerja Dengan Kecelakaan Kerja

Sumber Karindo Sakti Tebing Tinggi

Berdasarkan hasil penelitian pada tabel 4.11 dari 28 orang responden yang pernah mengalami kecelakaan kerja, dapat dilihat bahwa pekerja yang menjawab tidak kondusifnya lingkungan kerja lebih banyak yang pernah mengalami kecelakaan kerja daripada pekerja yang menjawab lingkungan kondusif.

Berdasarkan hasil uji chi-square pearson di atas, diperoleh nilai P Value= 0,011≤

0,05, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja dengan kecelakaan kerja. Dengan demikian, hipotesis terbukti dengan ditemukannya hubungan bermakna antara lingkungan kerja dengan kecelakaan kerja.

Penelitian ini sejalan dengan penelitian Saragih (2014), pada karyawan PT.

Global di Desa Simanabun Kecamatan Silau Kahean Kabupaten Simalungun Tahun 2013.hasil uji chi-square menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengawasan dengan kecelakaan kerja dimana P value 0,019.

Menurut penelitian Afini dkk (2012), menyatakan, suhu di tempat kerja yang panas dapat menjadi faktor risiko terjadinya kecelakaan di tempat kerja.

Karena suhu yang dirasa tidak nyaman akan mempengaruhi kondisi fisik pekerja.

Menurut Afini, dkk (2012), yang mengutip pendapat Suma’mur, menyatakan bahwa suhu panas berakibat menurunkan potensi kerja pekerja,mengurangi

kelincahan, memperpanjang waktu reaksi dan memperlambat waktu pengambilan keputusan, mengganggu kecermatan kerja otak, mengganggu koordinasi syaraf perasa dan motoris, serta memudahkan emosi untuk dirangsang memungkinkan terjadinya kecelakaan kerja.

Lingkungan kerja di PT. Sumber Karindo Sakti sudah cukup bagus dengan kondisi pabrik yang cukup bersih. Sampah kayu, sampah sisa gergaji dan pemotongan secaa berkala di angkut ke tempat pembuangan setiap harinya.

Namun, ventilasi dan pencahayaan masih kurang dalam menerangi pekerja saat bekerja dengan memakai mesin, sehingga kecelakaan kerja sering terjadi di pabrik produksi. Selain itu kondisi pabrik yang lembab dan panas juga daapat menyebabkan kejadian kecelakaan kerja, karan suhu yang panas membuat tubuh tidak nyaman dalam bekerja, mengurangi kelincahan, memperlambat waktu pengambilan keputusan, mengganggu kecermatan kerja otak, mengganggu koordinasi syaraf perasa dan motoris, serta memudahkan emosi, sehingga pekerja tidak dapat berkonsentrasi dan dapat menyebabkan kejadian kecelakaan kerja.

Lingkungan kerja yang kondusif dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja serta dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi semua pekerja yang ada. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak kondusif akan mendorong meningkatnya kecelakaan kerja. Upaya yang dapat dilakukan oleh pihak perusahaan dan manajemen untuk mengendalikan kecelakaan kerja salah satunya adalah dengan mengontrol lingkungan kerja secara berkala, membuat ventilasi yang sesuai dengan luas ruangan sehingga suhu tempat kerja tidak terlalu

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraiakan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut.

1. Ada hubungan antara variabel faktor pekerja (pengetahuan, sikap, dan kepatuhan terhadap prosedur) dengan kecelakaan kerja pada pekerja PT.

Sumber Karindo Sakti.

2. Ada hubungan antara variabel faktor manajemen (sosialisasi K3, dan pengawasan) dengan kecelakaan kerja pada pekerja PT. Sumber Karindo Sakti.

3. Ada hubungan antara variabel faktor lingkungan kerja dengan kecelakaan kerja pada pekerja PT. Sumber Karindo Sakti.

6.2 Saran

1. Memberikan sosialisasi tentang pentingnya penggunaan APD yang lengkap untuk menghindari dan memperkecil resiko kecelakaan kerja yang bisa terjadi, termasuk memberikan brefing setiap pagi tentang cara kerja, bahaya dan risiko ditempat kerja. Memberikan arahan kepada mandor/ asisten pabrik agar lebih displin dan tegas dalam mengawasi pekerja.

2. Menambah luas ventilasi atau memasang beberapa exhaust fan agar udara mengalir dan suhu pabrik tidak panas dan sesuai dengan suhu lingkungan kerja.

DAFTAR PUSTAKA

Anizar. 2009. Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Arifin, Z. 2005. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Tetap Dan Karyawan Subkonraktor Di PT.

Bukaka Teknik Utama Cileungsi Bogor Tahun 2005. Depok : Skripsi UI.

BPJS. Jumlah Kecelakaan Kerja di Indonesia Masih Tinggi.

http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/berita/5769/Jumlah-kecelakaan-kerja-di-Indonesiamasih-tinggi.html. Diakses 10 November 2017.

Charles A, Chaozong W, Emanuel O, and Godwin Y. 2016. Safety and Health Perceptions in Work-related Transport Activities in Ghanaian Industries. Safety and health at work xxx. 1-8.

Depkes RI. 1992. Undang-Undang Kesehatan RI Pasal 23 Tentang Kesehatan Kerja . Jakarta.

Hadiguna, R. A., 2009. Manajemen Pabrik: Pendekatan Sistem untuk Efisiensi dan Efektivitas. Bumi Aksara, Jakarta.

Handayani, E.E, dkk. 2010. Hubungan Antara Penggunaan Alat Pelindungdiri, Umur Dan Masa Kerja Dengan Kecelakaankerja Pada Pekerja Bagian Rustic di PT. Borneomelintang Buana Eksport,Yogyakarta. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta;2010.

Henni, Y. 2011. Improving Our Safety Culture. Jakarta : Gramedia.

Hiperkes. 2008. Keselamatan Kerja. Diakses dari http://hiperkes.wordpress.com pada tanggal 18 oktober 2010

ILO. Encyclopedia of Occupational Health and Safety. Volume 1-4. 4th edition.

Stellman, Jeanne Mager (ed). Geneva 1998. Diakses dari http://www.ilo.org/safework_bookshelf pada tanggal 18 oktober 2017 Notoatmodjo, S. 2007.Kesehatan Masyarakat, Ilmu dan Seni. Jakarta: penerbit

rineka cipta.

Oktiani, E. 2017. Sertifikasi Legalitas Kayu Bikin Tren Export Meningkat.

https://ekbis.sindonews.com/read/1176191/34/sertifikasi-legalitas-kayu-bikin-tren-ekspor-meningkat-1485951640. Diakses 15 Oktober 2017.

Pardede, S. 2017. Faktor Yang Berhubungan Degan Kecelakaan Kerja Pada

Peraturan Mentri Tenaga Kerja RI Nomor: 03/MEN/1998 Tentang Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan.

Rajagukguk, J. 2009. Gambaran Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit PTPN IV Kebun Bah Jambi Tahun 2006-2008. Skripsi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (USU).

Ramli, S, 2009. System Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, paduan penerapan berdasarkan OHSAS18001 dan permenaker 05/1996.

Rudyarti, E. 2017. Hubungan Pengetahuan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dan Sikap Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pengrajin Pisau Batik di PT. X . Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health. Vol. 2, No. 1, Oktober 2017.

Universitas Darussalam Gontor.

http://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/JIHOH. Diakses 16 Maret 2018.

Ruhyandi Dan Evi Candra. 2008. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Kepatuhan Penggunaan APD Pada Karyawan Bagian Press Shop di PT. Almasindo Kabupaten Bandung Barat Tahun 2008. Ilmu Kesehatan Masyarakat Stikes Jendral Ahmad Yani Cimahi. Cimahi; 2008.

http://stikesayani.ac.id/publikasi/e-journal/filesx/2009/200904/200904-004.pdf. Diakses 16 maret 2018.

Salawati, L. 2009. Hubungan Perilaku, Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Terjadinya Kecelakaan Kerja di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh Tahun 2009. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara, Medan; 2009.

http://www.academia.edu/download/40814511/09E02292.pdf. Diakses 10 november 2017

Saragih, F., 2014. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Lapangan PT. TELKOM Cabang Sidikalang Kabupaten Dairi Tahun 2014. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Medan; 2014.

Sari, U.F. Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kemampuan Terhadap Kinerja Karyawan PT. Darmasindo Inti Karet Tebing Tinggi. Skripsi. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Medan; 2016.

Sarwono, P. 2009. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka.

Silalahi B.N.B dan R.B.Silalahi. 1995. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta

Siregar, S. 2014. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan RIngan Di PT. Aqua Golden Mississippi Bekasi Tahun 2014. Jakarta : Skripsi UINSH.

Suardi, R. 2007. Sistem Manajemen dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja.Jakarta : PPM.

Sucipto, C.D. 2014. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta : Gramedia Suma’mur, P.K. 1987. Keselamatan Kerjadan Pencegahan Kecelakaan, Haji

Masagung, Jakarta.

Suma’mur, P.K. 1996. Hygiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Cetakan Pertama CV. Haji Mas Agung. Jakarta

Suma’mur, P.K. 2009. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Agung Seto. Jakarta.

Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Undang-Undang RI Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenaga kerjaan.

Wibisono, B.2013. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Tambang Pasir Gali di Desa Pegiringan Kabupaten Pemalang Tahun 2013. Jurnal Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswantoro Semarang;2013.

http://mahasiswa.dinus.ac.id/docs/skripsi/abstrak/13981.pdf. Diakses 10 November 2017.

Yuniarti, R. 2006. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Di PT. Indo Bharat Rayon Purwakarta Tahun 2006. Depok : Skripsi UI.

Yustini, C.N. 2009. Gambaran Kecelakaan Kerja di PT SOCFINDO Kebun Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Universitas Sumatera Utara, Medan.

Lampiran 1

KUESIONER PENELITIAN

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA DI PT. SUMBER KARINDO SAKTI TEBING TINGGI

A. Identitas Responden 1. Nama :

2. Usia/TTL :

B. Pengalaman Kecelakaan Kerja

3. Dalam 6 bulan terakhir pada saat bekerja apakah anda pernah mengalami kejadian yang mengganggu proses kerja?

a. Iya b.. Tidak

(Jika tidak pernah lanjut ke pertanyaan C)

4. Apabila pernah, jenis kejadian apa yang anda alami?

a) Tertusuk kayu

b) Kemasukan debu kayu c) Tertimpa kayu

d) Terkena mesin potong

e) Lain-lain, sebutkan _____________________

Istilah pernyataan/pertanyaan C-I dibawah ini dengan memberi tanda √

5. Faktor penyebab kecelakaan kerja hanya berasal dari lingkungan yang tidak aman.

6. Penerapan K3 dapat mencegah dan mengurangi kecelakaan akibat kerja.

.

7. Perilaku tidak aman tidak dapat menyebabkan kecelakaan kerja.

8. Setiap, alat, mesin dan bahan yang digunakan di tempat kerja memiliki potensi bahaya masing-masing.

9. Mesin dan peralatan dapat menimbulkan kecelakaan kerja.

10. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) harus sesuai dengan standar operasi prosedur yang benar.

11. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk kepentingan keselamatan dan kesehatan pekerja 12. Risiko kecelakaan dapat terjadi jika tidak mematuhi

prosedur kerja.

13. Dengan mengikuti standar operasi pelaksanaan kerja maka dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

untuk mengurangi angka kejadian kecelakaan.

D. Sikap Keterangan :

• S = Setuju

• TS = Tidak Setuju

No. Pertanyaan S TS

16. Program keselamatan dan kesehatan kerja yang baik dapat mencegah terjadinya keclakaan kerja.

17. Keselamatan dan kesehatan kerja tidak hanya tanggung jawab pekerja tetapi juga merupakan tanggung jawab mandor/ Asisten pabrik.

18. Pelatihan kerja sangat membantu meningkatkan kemampuan, keterampilan, displin, serta sikap pekerj dalam melakukan pekerjaannya.

19. Dengan adanya pengawasan, pekerja lebih merasa diperhatikan atau dihargai oleh Mandor/Asisten pabrik..

20. Work Instruction sangat berguna dalam melaksanakan pekerjaan secara aman dan selamat.

21. Identifikasi bahaya dapat mengurangi kecelakaan kerja.

22. Semua jenis pekerjaan mengandung risiko dan perlu dikendalikan

23. Memakai APD nyaman dan aman.

24. Apakah anda perna melaporan perilaku yang tidak aman yang anda lihat di tempat kerja kepada pengawas

25. Apakah anda perna menengur/ mengingatkan teman anda agar menggunakan APD dan mengikuti intruksi kerja

E. kepatuhan terhadap prosedur

No. Pertanyaan Ya Tidak

26. Apakah anda selalu menggunakan APD lengkap sesuai standart perusahaan saat bekerja?

27. Apakah anda pernah menggunakan APD yang telah rusak saat bekerja?

28. Apakah anda selalu mengikuti Work Instruction pada saat bekerja?

29. Apakah anda bekerja sesuai dengan wewenang yang diberikan?

30. Apakah anda pernah bekerja tidak mengikuti Work Instruction saat mengoperasikan alat?

31. Apakah anda pernah mengerjakan pekerjaan yang bukan keahlian anda?

32. Apakah anda pernah terburu-buru saat bekerja?

33. Dalam mengoperasikan mesin selama ini apakah anda sesalalu dalam keadaan sehat dan tidak pernah dalam keadaan mengantuk?

34. Apakah anda tidak pernah bekerja sambil berbicara?

F. Sosialisasi K3

No. Pertanyaan. ya Tidak

35. Apakah anda diberitahu jika ada perubahan intruksi kerja

?

36. Apakah ditempat kerja terdapat Job Safety Analysis (JSA)?

37. Apakah Job Safety Analysis (JSA) mudah dibaca dan dimengerti?

38. Apakah terdapat daftar standar APD yang harus digunakan di area kerja?

39. Apakah di area kerja terdapat poster-poster tentang K3?

40. Apakah isi poster mudah dimengerti dan dipahami?

41. Apakah terdapat tanda rambu-rambu keselamatan di area kerja anda?

42. Apakah tanda rambu-rambu keselamatan jelas dan mudah dimengerti?

43. Apakah ada tanda peringatan daerah berbahaya di area kerja anda?

44. Apakah tanda peringatan jelas dan mudah dimengerti?

G. Pengawasan

No. pertanyaan Pernah Tidak

Pernah 45. Apakah mandor/ asisten pabrik memnerikan intruksi

terhadap keselamatan pekerja dilakukan setiap hari?

46. Apakah mandor/ asisten pabrik memastikan semua pekerjaan dilakukan dengan baik?

47. Apakah mandor/ asisten pabrik pernah melakukan pemeriksaan secara mendadak?

5. Apakah mandor/ asisten pabrik secara rutin melakukan inspeksi ke tempat kerja?

48. Apakah mandor/ asisten pabrik selalu mengingatkan untuk menggunakan APD lengkap?

49. Apakah mandor/ asisten pabrik ramah dan menyenangkan?

50. Apakah mandor/ asisten pabrik menegur jika ada pekerja melakukan pekerjaan dengan tidak benar?

I. Lingkungan Kerja

No. Pertanyaan. Ya Tidak

51. Apakah akses ke area kerja aman?

52. Apakah lantai aman dari kondisi licin?

53. Apakah jalan akses bersih darisisa material?

54. Apakah semua sisa produksi dibersihkan dari tempat kerja dan sekitarnya dan ditempatkan pada tempat yang disediakan?

55. Apakah penerangan memadai ketika anda sedang bekerja?

56. Apakah anda merasa nyaman dengan suhu ruangan di tempat anda bekerja

57. Apakah tempat sampah ada di seluruh tempat kerja dan dibersihkan secara berkala?

58. Apakah anda merasa tidak terganggu dengan bunyi mesin – mesin di tempat kerja anda?

Lampiran 2 Surat Ijin Penelitian

Lampiran 3 Surat Selesai Penelitian

Lampiran 4 Dokumentasi

Gambar 1. Proses Pemotongang Kayu.

Gambar 2. Proses Pemotongan dan Perapian Ujung Kayu.

Gambar 3. Mesin Pengetaman S2S atau Dua Sisi Kayu

Gambar 4. Mesin Pengetaman S4S atau Dua Sisi Kayu.

Gambar 5. Proses Penyambungan Kayu dengan Mesin Finger Joint.

Gambar 6. Mesin untuk Pelaburan Perekat.

Gambar 7. Mesin Press Kayu.

Gambar 8. Pengemasan Barang.

84 Lampiran 5 MASTER DATA

85

20 42 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 3 0

21 42 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 3 0

22 40 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 2 0

23 43 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9 1

24 38 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 7 1

25 45 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 4 0

26 47 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 2 0

27 45 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 4 0

28 33 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 6 1

29 49 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 7 1

30 48 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0

31 42 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 3 0

32 46 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 5 1

33 47 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 5 1

34 41 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 7 1

35 43 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 7 1

36 49 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 5 1

37 44 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 4 0

38 37 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 8 1

39 48 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 8 1

40 39 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 7 1

86

41 40 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 9 1

42 46 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0

43 41 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0

44 41 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 2 0

45 48 1 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 4 0

46 46 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 3 0

47 41 0 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0

48 39 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 4 0

49 45 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 8 1

50 42 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 3 0

51 43 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 4 0

52 45 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 4 0

53 38 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 5 1

54 48 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 2 0

55 38 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0

56 32 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 3 0

57 30 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0

58 52 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 7 1

59 36 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 6 1

60 42 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 6 1

61 27 0 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 3 0

87

62 39 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 4 0

63 43 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 4 0

64 44 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0

65 52 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 2 0

66 25 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 3 0

67 38 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 4 0

88

89

18 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 2 0

19 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 7 0 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 5 1

20 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 6 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 7 1

21 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 6 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 4 1

22 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 3 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 2 0

23 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 4 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 4 0

24 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 4 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 3 0

25 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0

26 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0

27 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 9 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 3 1

28 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 5 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 5 1

29 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 4 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 1 5 1

30 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 6 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 3 1

31 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 3 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 4 0

32 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 5 1

33 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 7 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 3 0

34 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 7 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 3 1

35 1 1 1 0 0 0 1 0 0 1 5 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 5 1

36 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 4 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 4 1

37 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 4 0 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 5 1

38 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 3 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0

39 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 3 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 3 1

90

40 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 8 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 8 0

41 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 9 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 6 1

42 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 7 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 7 1

43 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 5 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 7 1

44 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 2 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 7 1

45 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 4 0

46 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 3 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 4 0

47 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 3 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 6 0

48 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 2 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 5 1

49 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 9 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 6 1

50 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 7 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 6 1

51 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 4 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 6 1

52 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 2 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 7 1

53 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 4 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 8 0

54 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 3 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 8 0

55 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 7 0

56 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0

57 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 3 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 6 0

58 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 5 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 5 1

59 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 5 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 4 1

60 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 7 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 3 0

61 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 7 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 3 0

91

62 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 5 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 4 0

63 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 3 0 1 0 0 1 1 0 1 0 1 0 5 1

64 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 3 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 7 1

65 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 8 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 8 0

66 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 4 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 8 0

67 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 5 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 6 1

92 no kepatuhan Jumlah Kepatuh

93

18 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 3 0

19 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 4 1

20 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 7 1

21 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 5 1

22 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 6 0

23 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 5 0

24 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 6 0

25 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 2 0

26 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 3 0

27 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 4 1

28 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 4 1

29 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 2 1

30 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 3 1

31 0 0 1 0 0 0 1 0 0 2 0 0 1 1 1 1 1 0 5 0

32 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 4 1

33 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 4 0

34 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1

35 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1

36 0 0 0 1 0 1 0 0 0 3 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1

37 0 0 0 0 1 0 0 1 1 3 1 0 1 0 1 0 0 0 2 1

38 0 0 0 1 0 0 1 0 1 3 0 0 1 0 1 0 1 0 3 0

39 0 0 0 1 0 0 0 1 0 2 1 0 1 0 1 0 0 0 2 1

40 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 2 0

94

41 0 0 1 0 0 0 1 0 0 2 1 0 1 0 1 0 1 0 3 1

42 0 0 0 1 0 0 0 0 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 7 1

43 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 5 1

44 0 0 0 1 0 1 0 1 0 3 1 0 1 0 1 0 1 1 6 1

45 0 0 0 1 0 0 1 1 0 3 0 0 1 0 1 0 0 0 2 0

46 0 0 0 1 0 0 0 0 1 2 0 1 1 0 1 0 0 1 4 0

47 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 4 0

48 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1

49 0 0 0 0 0 0 1 1 0 2 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1

50 0 0 1 0 0 0 1 0 0 2 1 0 1 0 1 0 0 1 3 1

51 0 0 0 1 0 0 0 1 0 2 1 1 0 0 1 0 0 1 3 1

52 0 0 1 0 0 0 1 0 0 2 1 1 1 1 1 1 1 1 7 1

53 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 5 0

54 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 5 0

55 1 0 0 1 0 0 0 1 0 3 0 0 1 0 1 0 1 1 4 0

56 1 0 1 0 0 0 1 0 0 3 0 0 1 0 1 0 0 1 3 0

57 0 0 1 1 0 0 0 1 0 3 0 0 1 0 0 0 1 1 3 0

58 1 0 1 0 0 0 1 0 0 3 1 0 1 0 0 0 1 0 2 1

59 1 0 0 1 1 1 1 1 1 7 1 0 1 0 1 0 0 1 3 1

60 1 0 0 1 0 1 1 1 0 5 0 1 0 0 1 0 0 1 3 0

61 0 0 0 1 0 1 0 1 0 3 0 1 1 0 1 0 0 0 3 0

62 0 0 0 1 0 0 1 1 0 3 0 1 0 0 1 0 0 1 2 0

63 1 0 1 1 1 1 1 1 1 8 1 1 1 0 0 0 0 0 2 1

95

64 0 0 0 1 0 0 1 1 1 4 1 1 0 0 0 0 0 1 2 1

65 0 0 0 1 1 0 1 1 1 5 0 1 1 0 0 0 0 1 3 0

66 0 0 0 1 0 0 0 1 1 3 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1

67 0 0 0 1 0 0 0 0 1 2 1 0 1 0 0 0 1 0 2 1

96 no Lingkungan kerja jumlah Lingkunga

97

98

47 1 0 1 0 0 0 0 0 2 0

48 1 1 0 0 1 1 0 1 5 1

49 1 0 0 1 1 1 0 1 5 1

50 1 0 0 1 0 0 0 1 3 1

51 1 0 1 0 1 0 1 0 4 1

52 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1

53 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0

54 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0

55 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0

56 0 0 1 0 1 0 0 0 2 0

57 1 0 1 0 0 0 0 0 2 0

58 0 0 1 0 0 0 0 1 2 1

59 1 0 0 1 0 0 0 1 3 1

60 1 0 0 1 1 1 0 0 4 0

61 0 1 1 1 0 0 0 0 3 0

62 1 0 1 0 0 0 0 1 3 0

63 1 0 1 0 1 0 1 0 4 1

64 1 1 1 1 1 0 1 1 7 1

65 1 1 1 0 1 0 1 0 5 0

66 1 1 0 0 1 0 1 0 4 0

67 1 0 0 1 1 1 0 1 5 1

99

LAMPIRAN 6

HASIL PENGOLAHAN DATA Analisis Univariat

Usia

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid negatif 38 56.7 56.7 56.7

positif 29 43.3 43.3 100.0

Total 67 100.0 100.0

100

Kepatuhan Terhadap Prosedur

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid tidak kondusif 32 47.8 47.8 47.8

kondusif 35 52.2 52.2 100.0

Total 67 100.0 100.0

101

Kecelakaan Kerja

Frequency Percent Valid Percent

Continuity Correctionb 4.452 1 .035

Likelihood Ratio 5.742 1 .017

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 11.70.

b. Computed only for a 2x2 table

102

sikap * kecelakaan kerja Crosstabulation

pengalaman kecelakaan kerja

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 12.12.

b. Computed only for a 2x2 table

Value d

Continuity Correctionb 5.333 1 .021

Likelihood Ratio 6.756 1 .009

103

kepatuhan terhadap prosedur * kecelakaan kerja

kecelakaan kerja

Continuity Correctionb 4.520 1 .034

Likelihood Ratio 5.732 1 .017

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13.79.

b. Computed only for a 2x2 table

104

sosialisasi K3 * pengalaman kecelakaan kerja Crosstabulation

Continuity Correctionb 4.188 1 .041

Likelihood Ratio 5.329 1 .021

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13.37.

b. Computed only for a 2x2 table

105

pengawasan * pengalaman kecelakaan kerja Crosstabulation

pengalaman kecelakaan kerja

Continuity Correctionb 4.188 1 .041

Likelihood Ratio 5.329 1 .021

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13.37.

b. Computed only for a 2x2 table

106

lingkungan * pengalaman kecelakaan kerja Crosstabulation

pengalaman kecelakaan kerja

Continuity Correctionb 6.464 1 .011

Likelihood Ratio 7.935 1 .005

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 13.37.

b. Computed only for a 2x2 table

Dokumen terkait