Bab IV Pembahasan
4.2. Identifikasi Nine Building Blocks
9 Building blocks Business Model untuk Creative Suite secara singkat digambarkan seperti pada lampiran 4. Berikut penjelasan detil dari hasil pemetaan 9 Building Blocks untuk Creative Suite.
1. Customer Segment
Creative Suite ditargetkan untuk kalangan desainer, fotografer, pemusik, developer, dll. Target customer tersebut dikelompokkan dalam bidang industri kreatif. Dalam industri kreatif tersebut customer tersebut dikelompokkan lagi menjadi individu maupun team. Namun ada segmen khusus dimana Adobe mendedikasikan untuk membantu mengedukasi pelajar untuk masuk ke dunia industri digital kreatif.
Dengan kata lain Customer Segmen Creative Suite antara lain:
Individual (Personal / Professional)
Team (Agency / Enterprise)
Student / Education
Government / Non Profit
2. Value Proposition
Adobe mendeskripsikan Creative Suite dalam websitenya seperti berikut:
Creative Suite 4:
“Adobe® Creative Suite® 4 delivers tightly integrated software and services that measurably improve productivity and enable you to
produce richly expressive work in print, web, interactive, video, audio, and mobile”.
Tabel 5. Perbedaan Creative Suite dengan Creative Cloud
Kriteria Creative Suite (CS6) Creative Cloud (CC) Delivery Box CD, Downloadable File Downloadable File
License Perpetual License Subscription License Payments Kartu kredit, Cash (Retailer) Kartu Kredit
Upgrade Adobe merilis upgrade versi baru dengan siklus setiap 1 tahun.
Untuk melakukan upgrade, user perlu memperbaharui license dengan membeli upgrade tersebut.
Adobe dapat merilis upgrade kapan saja.
Produk Aplikasi Creative Suite tergantung edisi bundling.
Semua aplikasi Creative Suite.
Typekit dan Behance service.
Cloud Storage.
Setiap 30 hari sekali Adobe meminta aktivasi secara online.
Creative Suite 5:
“Discover breakthrough interactive design tools that enable you to create, deliver, and optimize beautiful, high-impact digital
experiences across media and devices. Create once and deliver that same experience virtually everywhere, thanks to the highly anticipated releases of the Adobe® Flash® Player 10.1 and Adobe AIR® 2
runtimes. Maximize the impact of what you've created through integration of signature Omniture® technologies”.
Creative Suite 5.5:
“Adobe® Creative Suite® 5.5 software keeps you ahead of the rapid proliferation of mobile devices. Develop rich interactive apps for Android™, BlackBerry®, and iOS. Design engaging browser content in HTML5, and create immersive digital magazines. Mobilize your creative vision with the suite edition that's right for you.”
Creative Suite 6:
“Adobe® Creative Suite® 6 software delivers a whole new experience for digital media creation, enabling you to work lightning fast and reach audiences wherever they may be. Now, for the first time, CS applications are also available through Adobe Creative Cloud™, giving you the flexibility to download and install them at any time.
Plus, access additional applications, publishing services, and new products and features as they are released”
Dengan demikian dapat disimpulkan secara umum value proposition yang ditawarkan oleh Creative Suite antara lain:
Produktivitas
Menciptakan hasil karya yang kaya dengan konten
Konsistensi dan aksesibilitas karya
3. Channels
Adobe menawarkan Value Proposition melalui beberapa channel. Karena produk Creative Suite dikemas dalam bentuk file dan box CD, maka terdapat dua jenis channel secara umum yaitu online, dan offline. Umumnya Adobe menggunakan website untuk memberikan informasi produk dan sekaligus menjadi tempat transaksi secara online.
Selain itu ada program affiliate retailer yaitu program yang akan membantu Adobe dalam penjualan software Creative Suite. Mekanismenya adalah retailer mendaftarkan diri sebagai affiliate kemudian Adobe akan memberikan reward kepada retailer yaitu potongan harga yang sangat tinggi sehingga retailer tersebut mendapatkan margin yang lebih tinggi dalam penjualan Creative Suite. Jenis transaksi penjualan (secara online maupun offline) bergantung dari keputusan retailer tersebut.
Untuk Call to Purchase, biasanya dilakukan oleh segment customer student / enterprise / government. Call to Purchase mendorong customer untuk mengontak Adobe secara langsung untuk mendapatkan pelayanan dari tim sales sekaligus melayani pertanyaan-pertanyaan seputar produk Creative Suite.
Secara ringkas channels yang terdapat pada Creative Suite antara lain:
Website
Affiliate Program
Call to Purchase
4. Customer Relationships
Salah satu cara yang dilakukan oleh Adobe untuk meningkatkan customer retention dan mendapatkan customer baru adalah dengan cara memberikan bantuan dalam menggunakan software Creative Suite. Adobe sudah menciptakan portal khusus yang berisi tentang panduan penggunaan dasar software dan beberapa poin frequently asked question (FAQ) untuk para user. Selain itu Adobe menyediakan community forum untuk dapat berkomunikasi dua arah antara official dan sesama user. Terakhir adalah dedicated support, ini adalah support
government. Dedicated support ini merupakan jenis customer support yang selalu tersedia khusus untuk user tertentu.
Selain membantu customer, Adobe juga memberikan newsletter melalui email yang biasanya ditawarkan ketika proses pembuatan akun Adobe. Newsletter tersebut berisikan info-info tentang produk Adobe secara keseluruhan dan juga terdapat penawaran diskon sewaktu-waktu.
Dengan kata lain Customer Relationship yang terdapat pada Creative Suite adalah:
Help Center dan Training
Community Forum
Dedicated Support
Newsletter
5. Revenue Stream
Sumber pendapatan Adobe yang utama berasal dari penjualan license software Creative Suite. Selain itu Adobe menawarkan Certification Program untuk menjadi salah satu Adobe Certified Professsional (ACP). Dengan kata lain:
Perpetual License
Certification Program
6. Key Resources
Key Resources yang dimiliki Adobe dalam pengembangan Creative Suite yaitu, brand, karyawan terutama software developer dan marketing team. Key resources ini merupakan kunci pengembangan dan kesuksesan Creative Suite yang terbukti hingga tujuh generasi Creative Suite diluncurkan telah menjadi alat dalam membuat konten digital berstandar industri.
Key Resources Adobe secara singkat:
Brand
Software Developer
Marketing Staff
7. Key Activities
Key Activities yang dilakukan oleh Adobe antara lain adalah mengembangkan software Creative Suite, melakukan Research & Development terutama untuk menciptakan inovasi dan paten. Selain itu kegiatan operasional harian yang merupakan aktivitas kunci dalam Business Model Creative Suite adalah Customer Support dan mengadakan Sertifikasi / Training.
Dengan kata lain:
Software Development
Research & Development
Customer Support
Training & Certification
8. Key Partnerships
Adobe tidak dapat menjalankan Business Model tersebut sendirian. Diperlukan hubungan partnership antara pihak lainnya terutama dalam pengelolaan server untuk menyediakan produk Creative Suite yang dapat diunduh kapan saja dan juga sebagai website official.
Selain server yang mendistribusikan Creative Suite secara online, diperlukan juga distribusi dalam bentuk box CD. Maka dari itu Adobe membutuhkan distributor dan packaging service untuk dapat mengirimkan barang ke seluruh dunia. Tidak sebatas server dan distributor, Adobe memberikan kesempatan retailer untuk menjadi authorized reseller yang akan membantu Adobe menjual Creative Suite.
Tidak hanya sebatas partnership dengan perusahaan besar, Adobe juga membuka affiliate program kepada blogger / webmaster yang ingin membantu Adobe dalam penjualan produk dengan mereferensikan produk Adobe kepada visitor web mereka.
Dengan demikian Key Partnership dalam Creative Suite antara lain:
Server
Distributor & Packaging
Authorized Reseller
Affiliate Program
9. Cost Structure
Struktur biaya Creative Suite dapat dianalisis berdasarkan key resources dan key activities. Cost Structure Creative Suite antara lain adalah software development beserta dan inovasinya. Server dan distribution ini berdasarkan biaya partnership.
Kemudian biaya operasional seperti gaji karyawan umum dan promosi produk.
Secara ringkas Cost Structure Creative Suite antara lain:
Software Development
Server (Online Distribution)
Distribution (Offline Distribution)
Promotion
General Staff 4.2.2. Creative Cloud
9 Building blocks Business Model untuk Creative Cloud secara singkat digambarkan seperti pada lampiran 5. Berikut penjelasan detil dari hasil pemetaan 9 Building Blocks untuk Creative Cloud.
1. Customer Segment
Customer Segment yang terdapat pada Creative Cloud sama dengan yang terdapat pada Creative Suite. Walaupun Adobe mengembangkan inovasi menjadi Creative Cloud, Adobe tetap konsisten dalam memilih Customer Segment yaitu:
Individual (Personal / Professional)
Team (Agency / Enterprise)
Student / Education
Government / Non Profit
2. Value Proposition
Sebagai pengemnbangan dari Creative Suite, Creative Cloud memberikan value proposition yang lebih. Fitur tambahan antara lain adalah mendapatkan akses seluruh aplikasi Creative Suite (sama dengan memiliki license Creative Suite Master Collection) ditambah dengan aplikasi Edge Tools eksklusif, Cloud Storage
sebesar 20GB (100GB untuk tim / enterprise). Selain itu mendapatkan Online Service seperti Typekit dan Behance. Namun sistem pembayaran bukan lagi dengan perpetual license, melainkan dengan subscription license yang mengurangi upfront cost secara signifikan.
Dari fitur tersebut dapat disimpulkan Value Proposition dari Creative Cloud adalah:
Produktivitas
Hasil karya yang istimewa
Konsistensi dan aksesibilitas hasil karya
Fleksibilitas
Cost Reduction
Creative Environment
3. Channels
Pada Creative Cloud. Penjualan hanya bisa dilakukan secara online. Adobe telah menghentikan penjualan dalam bentuk box CD. Ini merupakan salah satu inisiatif Adobe untuk mengurangi biaya distribusi dan mengoptimalkan teknologi yang sudah ada yaitu internet dan cloud storage.
Kesimpulannya, channel yang digunakan Adobe adalah:
Website
Call to Purchase
4. Customer Relationships
Seperti yang telah dilakukan pada Creative Suite, Creative Cloud menyediakan sistem customer relationship. Namun di Creative Cloud, Adobe berinovasi dengan menciptakan Adobe ID yang akan digunakan sebagai identitas user untuk dapat menggunakan seluruh fasilitas yang disediakan oleh Adobe seperti Creative Cloud, Behance, Typekit, Kuler, Forum, Training, dsb.
Customer Relationship yang terdapat pada Creative Cloud adalah:
Adobe ID
Help Center & Training (Adobe TV)
Dedicated Support
Newsletter
5. Revenue Stream
Creative Cloud menyediakan sistem license yang baru yaitu subscription license.
Subscription license didapat dengan cara mendaftarkan diri di Creative Cloud kemudian mengaktifkan license tersebut dengan biaya per bulan. Adobe mengubah pricing harga yang dulu menggunakan perpetual license dengan sistem pembayaran yang fix dengan upfront cost yang sangat tinggi menjadi subscription dimana user dapat menggunakan software tersebut tanpa harus mengeluarkan beban di awal yang cukup besar. Manfaat bagi Adobe dengan sistem ini adalah dapat meningkatkan jumlah customer terutama yang terdapat pada segmen freelancer. Upfront cost yang tinggi memang menjadi penghalang segmen customer freelancer untuk dapat membeli license Creative Suite. Namun Adobe memberikan kesempatan bagi semua user dengan menambahkan free tier dalam produk Adobe Creative Cloud. Dengan free tier tersebut, user dapat mencoba aplikasi-aplikasi yang ada pada Creative Cloud, mendapatkan layanan basic behance dan typekit, dan Cloud Storage sebesar 2GB.
Elemen yang terdapat pada Revenue Stream Creative Cloud antara lain:
Subscription License
Certification Program
Free Tier
6. Key Resources
Tidak ada perubahan pada Key Resources yang terdapat pada Creative Cloud.
Sehingga Key Resources yang terdapat pada Creative Cloud antara lain:
Brand
Software Developer
Marketing Staff
7. Key Activities
Tidak ada perubahan pada Key Activities yang terdapat pada Creative Cloud. Key Activities Creative Cloud adalah sebagai berikut:
Software Development
Research & Development
Customer Support
Training & Certification
8. Key Partnerships
Adobe membangun kerjasama yang sangat erat dengan Amazon. Amazon AWS merupakan Cloud Computing Platform (IaaS dan PaaS). Beberapa fungsi yang digunakan Adobe dalam jasa ini adalah sebagai load balancing, content delivery network, dan software deployment. Selain itu Adobe tetap menggunakan affiliate partner untuk memperluas market Creative Cloud.
Server (Amazon AWS)
Affiliate Partner
9. Cost Structure
Karena Adobe sudah tidak menggunakan box CD dalam pendistribusian software, Adobe telah berhasil memotong biaya pendistribusian yaitu pencetakan label, pembelian DVD, dan transportasi (bahan bakar, dll).
Cost Structure Adobe Creative Cloud antara lain:
Software Development
Server (Online Distribution)
Promotion
General Staff
4.2.3. Ringkasan perbandingan 9 Building Blocks
Setelah mengidentifikasi 9 building blocks antara Business Model Creative Suite dengan Business Model Creative Cloud, hasil perbandingan antara Business Model kedua produk dirangkum pada lampiran 6.