PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
6.2. Sistem pengukuran yang diusulkan
6.2.1. Identifikasi Kegiatan
Pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Belawan merupakan jenis pelabuhan umum yang melayani jenis kapal penumpang dan kapal barang dari jalur pelayaran nasional maupun internasional. Dari pelayanan tersebut PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Belawan memperoleh pendapatan atas jasa labuh, jasa tambat, jasa pemanduan, jasa penundaan, jasa pelayaran air bersih, jasa dermaga, jasa bongkar muat, jasa penyewaan gudang, dan jasa penyewaan alat. Dalam penelitian ini ruang lingkup kegiatan yang dikaji terkait dengan arus barang. Kegiatan tersebut dikategorikan menjadi 4 bagian yakni;
pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan bongkar muat, dan pelayanan terminal petikemas.
Penjelasan terkait pelayanan tersebut diuraikan sebagai berikut : 1. Pelayanan Kapal
Pelayanan kapal ditujukan untuk memastikan keberadaan kapal dapat masuk dan keluar dalam kondisi aman. Kegiatan utama pelayanan kapal dilakukan pada saat kapal masuk, pindah dan keluar, serta pada saat kapal berlabuh.
a. Pelayanan kapal saat kapal masuk, pindah tempat, dan keluar pelabuhan.
Kegiatan pelayanan kapal pada saat kapal masuk, pindah tempat dan keluar pelabuhan adalah pelayann pemanduan dan penundaan kapal. Dengan pertimbangan keselamatan bagi kapal dan muatannya, pada waktu kapal masuk atau ke luar alur pelayaran, nahkoda kapal memerlukan petunjuk dari seorang pandu. Pandu adalah seorang ahli yang sudah berpengalaman layar dan mempunyai sertifikat pamanduan. Pandu hanya bertugas sebgai penasehat/pengarah, sedang tanggung jawab keselamatan kapal tetap pada nahkhoda. Perairan pelabuhan yang dikelola PT Pelindo I (Persero) Cabang Belawan merupakan perairan pelabuhan yang wajib
pandu. Hal ini mengharuskan kapal-kapal dengan ukuran di atas 150 GRT yang akan masuk dan keluar pelabuhan harus menggunakan bantuan jasa pandu.
Penundaan kapal adalah pekerjaan mendorong, menarik atau menggandeng kapal yang beroleh gerak untuk masuk ke kolam pelabuhan, bertambat dan bersandar atau sebaliknya untuk melepas dari tambatan dan bergerak ke luar kolam pelabuhan.
b. Pelayanan kapal saat kapal berlabuh.
Setelah masuk ke kolam pelabuhan, masih dengan bantuan pandu dan kapal tunda, kapal bertambat dan bersandar di dermaga. Pandu akan meninggalkan kapal tertambat dengan sempurna di dermaga, setelah itu surveyor akan datang untuk memeriksa tangki dan/atau palka untuk menyatakan apakah palka/tangki siap menerima muat. Petugas imigrasi akan memeriksa dokumen awak kapal untuk memastikan bahwa awak kapal memegang dokumen yang berlaku dan sah untuk masuk ke negara, bila tidak maka awak kapal tidak akan diizinkan meninggalkan kapal.
Perairan pelabuhan harus dapat digunakan untuk berlabuh kapal dengan aman sambil menunggu pelayanan berikutnya yaitu bertambat di dermaga pelabuhan untuk melakukan kegiatan bongkar muat barang. Kapal-kapal yang menggunakan perairan pelabuhan dipungut biaya labuh yang besarnya tergantung pada bobot kapal dan lama waktu kapal berada di perairan, yaitu dari masuk sampai meninggalkan perairan pelabuhan. Tambatan adalah fasilitas pelabuhan untuk merapatkan kapal, berupa dermaga, pelampung, atau dolphin. Di tambatan ini kapal melakukan bongkar muat kapal. Kapal yang bertambat dikenakan biaya tambat yang besarnya tergantung pada bobot kapal, kapal pelayaran negeri atau dalam negeri, dan lama waktu bertambat.Untuk melihat lebih jelas kegiatan yang dilakukan pada pelayanan kapal dapat dilihat pada Gambar 6.3.
Gambar 6.3. Kegiatan pelayanan kapal di pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo I (Persero) Cabang Belawan
(Sumber: Triatmojo,2009) Kapal
Tiba
Pandu naik ke kapal
Kapal Tunda Siap
Kegiatan Bongkar Muar Kapal Tunda
Selesai
Pandu turun dari kapal
Pandu naik ke kapal
Kapal Tunda Siap
Kapal Tunda Selesai
Pandu turun dari kapal
Kapal Berangkat
Waktu
tunggu Approach time Waktu tambat Approach time
Turn a round time
2. Pelayanan Bongkar Muat
Pelayanan bongkar muat merupakan kegiatan yang rutin dilakukan di pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan I (Persero) Cabang Belawan. Jenis muatan barang yang dilayani di pelabuhan yang dikelola PT Pelindo I (Persero) Cabang Belawan adalah barang umum (general cargo) dan barang curah (kering dan cair). Curah padat seperti batubara, semen, tepung, beras dll. Sedangkan curah cair adalah minyak kelapa sawit/CPO. Pelaksanaan bongkar muat curah cair dilakukan cengan alat pompa di kapal yang mampu mendorong atau menghisap curah cair dan disalurkan melalui selang atau pipa ke dan dari kapal langsung ke tangki penyimpanan-penyimpanan di darat; atau sebaliknya dari tangki penyimpanan-penyimpanan di darat dimuat ke kapal.
Secara umum kegiatan bongkar muat barang umum dilaksanakan di pelabuhan melalui kegiatan stevedoring. Pekerjaan stevedoring adalah pekerjaan membongkar dari dek atau palka ke dermaga atau truk (truck losing) atau sebaliknya memuat barang dari dermaga, tongkang dan truk ke dek atau palka kapal dengan menggunakan crane kapal dan/atau crane darat.
Pelaksanaan bongkar muat dibagi menjadi 2 bagian seperti dijelaskan berikut:
a. Bongkar muat secara langsung ke truk (truck losing)
Bongkar muat dengan cara truck losing dilakukan terhadap barang-barang tertentu seperti barang berbahaya yang tidak boleh ditimbun di gudang.lapangan penumpukan terbuka dan barang-barang stratedis seperi beras, gula, semen, dll. Bagi pemilik barang, biaya bongkar muat barang dengan cara truck losing adalah lebih murah. Tetapi cara ini menyebabkan kapal tertambat lebih lama sehingga biaya kapal di pelabuhan lebih tinggi dan kinerja pelabuhan menjadi lebih rendah yang ditunjukkan oleh berth time (waktu tambat) lebih lama, throughput (daya lalu tambatan) lebih kecil, volume bongkar muat barang lebih kecil.
Dalam proses bongkar muat, khususnya barang yang langsung dimuat ke truck membutuhkan tenaga manusia yakni Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). TKBM dikelola secara langsung dalam koperasi yang bekerjasama dengan PT Pelindo I (Persero) Cabang Belawan. Dalam operasionalnya, PT Pelindo I (Persero) Cabang Belawan akan berkoordinasi dengan koperasi untuk menentukan tarif dan jadwal TKBM.
b. Bongkar muat dengan penimbunan
Barang – barang sebelum dimuat ke kapal, ditumpuk terlebuh dahulu di gudang atau lapangan terbuka dan disusun sedemikian dengan urutan pemuatan. Urutan pemuatan diperlukan untuk memudahkan pembongkaran di pelabuhan tujuan. Untuk kepentingan stabilitas kapal, penyusunan berat muatan dalam palka seimbang. Bongkar muat barang dengan cara penimbunan lebih cepat dibandingkan dengan truck losing.
3. Pelayanan Barang
Pelayanan barang mencakup pengusahaan terhadap dermaga, gudang dan lapangan sebagai tempat meletakkan/penumpukan barang sebelum diangkut ke luar pelabuhan. Barang yang dibawa oleh kapal yang tambat akan dibongkar dan dipindahkan langsung ke moda transportasi lain seperti truk (truck losing), kereta dan jenis kapal yang lebih kecil (kapal tongkang) atau barang dapat juga ditumpuk terlebih dahulu di lapangan penumpuk atau di gudang yang telah disediakan sebelum diangkut oleh pemilik barang. Secara lebih rinci, alur pemindahan barang yang terjadi di pelabuhan dijelaskan Gambar 6.4.
Gambar 6.4. Alur barang di Pelabuhan yang dikelola PT Pelindo I (Persero) Cabang Belawan
Secara umum kegiatan yang dilakukan pada pelayanan barang adalah pekerjaan cargodoring, delivery dan receiving. Pekerjaan cargodoring adalah pekerjaan mengeluarkan barang dari sling (alat pengangkut barang) di atas dermaga, mengangkat dari lantai dermaga, mengangkut dan menyusun barang di dalam gudang atau di lapangan penumpukan terbuka atau pekerjaan sebaliknya. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia/TKBM (dipanggul) atau dibantu dengan gerobak dorong atau menggunakan froklift, yang tergantung pada berat barang dan jarak angkut. Pekerjaan delivery adalah pekerjaan mengambil barang/muatan dari gudang atau tempat penumpukan terbuka hingga menyusunnya di atas kendaraan pengangkut ke luar pelabuhan atau sebaliknya. Sedang receiving adalah pekerjaan menerima barang dari atas truk untuk ditimbun di gudang atau lapangan penumpukan. Alat-alat sama dengan kegiatan cargodoring.