PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
5.1. Pengumpulan Data
5.1.5. Standart Operational Procedure (SOP) 1. Pelayanan Kapal
5.1.6.3. Pelayanan Barang
SOP dalam pelayaran barang dijelaskan pada Gambar 5.10, Gambar 5.11, Gambar 5.12., dan Gambar 5.13.
Supervisi Pelayanan Operasi Pemilik Barang Pelaksana Gudang Gudang Lain
Mempersiapkan lokasi dan ruang lapangan/gudang untuk penumpukan barang
Ruang penumpukan yang dibutuhkan tidak cukup untuk menampung rencana penimbunan barang, maka segera menginformasikan dan berkoordinasikan mencari/menggunakan lokasi dan ruang penumpukan lainnya.
Menerima SBO asli untuk kegiatan penerimaan barang yang akan dimuat ke kapal
Berdasarkan SBO untuk menghitung kebenaran jumlah barang
Melaksanakan dan mengkoordinir serta mengatur pelaksanaan penerimaan barang digudang / lapangan.
Menempatkan dan menyusun barang sesuai dengan tempat yang telah direncanakan
Memerintahkan kepada pelaksana Gudang untuk mencatat barang yang masuk gudang / lapangan ke dalam laporan harian.
Mengatur keamanan barang dari kemungkinan kerusakan, kehilangan serta bahaya lainnya yang mungkin timbul dan merugikan, apabila terjadi kerusakan/kehilangan dibuat Berita Acara.
Menerima perintah untuk mencatat barang yang masuk gudang / lapangan ke dalam laporan harian.
Tonage barang yang dipindahkan / diangkat harus sesuai dengan kapasitas alat angkutnya.
Barang ditempatkan dengan jarak 1 (satu) meter dari dinding gudang dengan memperhatikan jalur utama
Tinggi penumpukan tidak boleh melebihi batas maksimum penumpukan yang telah ditentukan (sesuai dengan kondisi gudang dan barang).
Penempatan pada saat penyusunan harus memperhatikan jenis barang (bentuk curah, kemasan) yang dipisahkan sesuai sifat barang (berbahaya, mengganggu, makanan biasa) Penyusunan barang dengan sifat menggangu,
makanan biasa, dipisahkan satu dengan yang lainnya dengan jarak antara 5 (lima) meter
Untuk barang-barang dalam karung (bag Cargo) harus disusun diatas pallet
Supervisi Pelayanan Operasi Pelaksana Stevedore
Gambar 5.11. Prosedur Pemuatan Barang melalui Gudang / Lapangan
Supervisi Pelayanan Operasi Pemilik Barang
Pelaksana Gudang
Pelaksana Stevedore
Gambar 5.12. Penerimaan Barang Bongkaran dari Kapal
Menyerahkan barang digudang/lapangan penumpukan lini I diangkut ke dermaga guna pelaksanaan pemuatan
Menerima barang digudang/lapangan penumpukan lini I untuk diangkut ke dermaga guna pelaksanaan pemuatan
Melakukan pengarsipan seluruh dokumen yang berkaitan dengan kegiatan dan pencatatan pada buku pengeluaran barang yang dimuat ke kapal
Lokasi dan ruang lapangan/gudang sesuai dengan manifest
Menerima informasi dan berkoordinasi dengan Supervisi Pelayanan Operasi Jika lokasi dan ruang penumpukan yang dibutuhkan tidak cukup menampung
penimbunan barang
bongkaran untuk mencari / menggunakan lokasi dan
ruang penumpukan
menunjang kelancaran pembongkaran
Lokasi dan ruang penumpukan tidak cukup menampung penimbunan barang bongkaran segera menginformasikan dan koordinasi dengan pemilik barang untuk mencari / menggunakan lokasi dan ruang penumpukan lainnya untuk kelancaran pembongkaran
Melaksanakan dan mengkoordinir serta mengatur pelaksanaan penerimaan barang bongkaran
Memerintahkan kepada pelaksana Gudang mencatat barang bongkaran yang masuk kegudang/lapangan penumpukan lini I
Menerima perintah untuk mencatat barang bongkaran yang masuk kegudang/lapangan penumpukan lini I
Mengatur keamanan barang dari kemungkinan kerusakan, kehilangan serta bahaya lainnya yang mungkin timbul dan merugikan, apabila terjadi kerusakan / kehilangan dibuat Berita Acara
Menempatkan dan menyusun barang sesuai dengan tempat yang telah direncanakan
Tonage barang yang dipindahkan / diangkat harus sesuai dengan kapasitas alat angkutnya.
Barang ditempatkan dengan jarak 1 (satu) meter dari dinding gudang dengan memperhatikan jalur utama
Tinggi penumpukan tidak boleh melebihi batas maksimum penumpukan yang telah ditentukan (sesuai dengan kondisi gudang dan barang).
Penempatan pada saat penyusunan harus memperhatikan jenis barang (bentuk curah, kemasan) yang dipisahkan sesuai sifat barang (berbahaya, mengganggu, makanan biasa)
Penyusunan barang dengan sifat menggangu, makanan biasa, dipisahkan satu dengan yang lainnya dengan jarak antara 5 (lima) meter
Penyusunan barang dengan sifat menggangu, makanan biasa, dipisahkan satu dengan yang lainnya dengan jarak antara 5 (lima) meter
Penyusunan barang dengan jenis contoh, kemasan dan berbahaya, dipisahkan.
Supervisi Pelayanan Operasi Pengguna Jasa
Gambar 5.13. Prosedur Penyerahan Barang 5.1.6.4. Pelayanan Terminal Petikemas
SOP pelayanan di terminal peti kemas dijelaskan Gambar 5.14.
Menerima D/O Asli Menyerahkan D/O Asli
Menerima copy SPBB Menyerahkan SPBB
Asli
Pengeluaran barang dari gudang.
Menandatangani Tally Sheet dari PBM
Pencatatan dalam buku pengeluaran barang/uitslag
Pengarsipan D/O asli, Nota Jasa Dermaga dan Penumpukan
Pengguna Jasa
Tally Gate Tally Lapangan Tally Sheet
Tally Administrasi Pelayanan Operasi
III
Gambar 5.14. Pelayanan receiving petikemas
Waktu dan melewati Pintu Gate In
Menerima kepada operator alat (RTG, RS atau SL) untuk menurunkan (lift off) peti kemas dari atas chasis headtruck
Akhir shift (oto bon)dipintu Gate In
Memeriksa kesesuaian antara nomor petikemas dengan oto bon, mencatat prefix, nomor petikemas, ukuran, serta jenis peti kemas, nomor polisi head truck pengankut bobot peti kemas waktu dan
Pengguna Jasa
Tally Gate Tally Lapangan Tally Sheet
Tally Administrasi
Pelayanan Operasi
Gambar 5.15. Pelayanan delivery petikemas
Stevedore
Supervisi Pelayanan Bongkar
Muat
Tally Administrasi
Pelayanan Operasi II Pengguna Jasa
Mencari posisi peti kemas di CY sesuai nomor peti kemas dengan oto bon
Menginstruksikan kepada operator alat (RS atau SL) untuk menaikkan (lift on) peti kemas ke atas chasis Mencari posisi peti dengan oto bon, mencatat prefix dan nomor peti kemas, ukuran, serta jenis peti kemas, nomor polisi head truck pengangkut, bobot peti kemas, waktu
Penyesuaian data Menginput data Tally Sheet untuk ditabulasi Menyerahkan oto bon Menerima oto bon
Menyerahkan master statement port log, tally sheet dan realisasi bongkar muat
Menerima master statement port log, tally sheet dan realisasi bongkar muat dari terhadap nota tagihan bongkar muat yang kepada pengguna jasa lamanya 2 (dua) hari hari kerja setelah diterima dari tally administarsi
pelayanan operasi II Mengembalikan rekapitulasi yang Sistem informasi terpadu Cabang Pelabuhan
Gambar 5.17. Pelayanan Bongkar Petikemas
Truck Tally Gate Tally Lapangan
Tally petikemas dari kapal ke atas chasis pada form Port Log Operation / form
Supervisi Pelayanan Operasi UBM
Stevedore Tally Dermaga Operator Head
Truck Tally Gate Tally
Gambar 5.18. Pelayanan Administrasi Bongkar Petikemas
Mendistribusikan Chief Office Kapal kemudian