BAB III: METODELOGI PENELITIAN
4.7. Implementasi Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni : jumlah Investasi, Produksi, Pendidikan Pengusaha dan Tingkat Jumlah Tenaga Kerja .
Jumlah Investasi tidak berpengaruh secara nyata (tidak signifikan) terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan karena masih tingginya tingkat suku bunga kredit akan menyebabkan atau menghambat investasi dan formasi modal yang pada akhirnya akan menimbulkan penurunan produktivitas serta berkurangnya kapasitas produksi dan kesempatan kerja serta laju pertumbuhan yang rendah. Sehingga dengan menurunnya produktivitas dapat mengurangi pendapatan pengusaha industri sepatu kulit.
Produksi berpengaruh nyata (signifikan) terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Gresik. Hal ini disebabakan karena dengan Produksi yang besar, maka akan meningkatkan jumlah pasokan produksi
dan modal usaha tinggi sehingga pengusaha industri kecil dapat membeli faktor produksi sehingga akan menambah aktivitas pengusaha kecil dan akan berdampak pada meningkatnya Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan.
Pendidikan Pengusaha tidak berpengaruh nyata (tidak signifikan) terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan. Hal ini disebabkan karena dengan sedikitnya pengusaha sepatu kulit di kabupaten Magetan yang memiliki pendidikan yang sesuai dengan bidangnya. Selain itu sedikit pula pengusaha yang memiliki pengetahuan minim tentang produksi sepatu kulit. Sehingga dengan minimnya pengetahuan yang dimiliki sehingga kemampuan pengusaha dalam mengelola usaha rendah dan akan berdampak pada pemasaran rendahnya Tingkat Upah yang dibayarkan pada karyawan, maka akan membuat kinerja karyawan semakin menurun sehingga dengan berkurangnya kesejahteraan karyawan yang tidak dapat terpenuhi sehingga berdampak rendahnya kualitas suatu perusahaan dalam menghasilkan barang, dengan sedikitnya atau berkurangnya barang yang dihasil oleh industri tersebut mengakibatkan pemasaran yang akan dilakukan juga mengalami penurunan sehingga berdampak pada pendapatan yang diterima oleh pengusaha industri sepatu kulit tersebut.
Jumlah Tenaga Kerja tidak berpengaruh secara nyata (tidak signifikan) terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan karena apabila meskipun jumlah tenaga kerja
dalam industri sepatu kulit ini tinggi, tetapi jumlah tenaga kerja yang terampil dan tenaga-tenaga professional masih kurang sehingga menyebabkan kurang efektifnya pengembangan produktifitas kerja yang pada akhirnya akan menurunkan jumlah pendapatan usaha kecil.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan
Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan terhadap beberapa faktor yaitu Jumlah Investasi (X1), Produksi (X2), Pendidikan
Pengusaha (X3) dan Jumlah Tenaga Kerja (X4) sebagai variabel bebas dan
Pendapatan Industri Kecil sebagai variabel terikat, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Dilihat dari hasil nilai R2 (R-Square) menunjukkan bahwa hubunga antara variable –variabel bebas dengan variable terikat memiliki pengaruh yang sangat besar yaitu sebesar 49,3 % dan sisanya dapat dipengaruhi oleh factor lain diluar model yang digunakan dalam penelitian ini.
2. Secara simultan model yang dibentuk dalam penelitian ini memberikan pengaruh terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan sebesar 4,869. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu Investasi (X1), Produksi (X2), Pendidikan Pengusaha (X3), dan Jumlah
Tenaga Kerja (X4) memiliki pengaruh terhadap variabel terikatnya
Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan (Y).
3. Secara parsial dari tiga variabel yang digunakan dalam model penelitian terdapat satu variabel yang memiliki pengaruh terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan, yaitu Produksi (X2).
Sedangkan variabel Investasi (X1), Pendidikan Pengusaha (X3), dan
Jumlah Tenaga Kerja (X4) tidak memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan. 4. Variabel Jumlah Investasi (X1) tidak memiliki pengaruh terhadap
Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan. Ini menunjukkan karena masih tingginya tingkat suku bunga kredit akan menyebabkan atau menghabat investasi dan formasi modal yang pada akhirnya akan menimbulkan penurunan produktivitas dan kesempatan kerja serta laju pertumbuhan yang rendah. Sehingga dengan menurunnya produktivitas dapat mengurangi pendapatan pengusaha industri sepatu kulit.
5. Variabel Produksi (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan. Ini menunjukkan bahwa Produksi yang besar, maka modal usaha tinggi sehingga pengusaha industri kecil dapat membeli faktor produksi sehingga akan menambah aktivitas pengusaha kecil dan akan berdampak pada meningkatnya Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan.
6. Variabel Pendidikan Pengusah (X3) tidak memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan. Ini menunjukkan bahwa dengan rendahnya pengetahuan atau wawasan pengusaha dalam mengelola usahanya dan juga sedikitnya pengusaha yang memiliki pendidikan yang sesuai dengan bidang usahanya, karena dengan pengetahuan yang luas tentang usaha sepatu kulit
maka akan dapat memperluas usaha serta pemasaran sepatu kulit tersebut, sehingga akan meningkatkan pendapatan pengusaha industri kecil sepatu kulit tersebut.
7. Variabel Jumlah Tenaga Kerja (X4) tidak memiliki pengaruh yang
signifkan terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan. Ini menunjukkan apabila meskipun jumlah tenaga kerja dalam industri sepatu kulit ini tinggi, tetapi jumlah tenaga kerja yang terampil dan tenaga-tenaga professional masih kurang sehingga menyebabkan kurang efektifnya pengembangan produktifitas kerja yang pada akhirnya akan menurunkan jumlah pendapatan usaha kecil. 8. Dari keempat variabel bebas yang merupakan variabel yang paling
dominan memiliki pengaruh terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan adalah variabel Produksi (X2).
5.2. Saran
Berdasarkan analisis dan kesimpulan diatas dapat diajukan beberapa saran guna meningkatkan Pendapatan Industri Kecil Sepatu Kulit di Kabupaten Magetan.
1. Dalam meningkatkan Pendapatan Industri Kecil dapat dilakukan dengan lebih memperluas usaha yang telah dilakukan, mungkin dengan merubah model atau dengan mengikuti model-model yang terbaru.
2. Dalam meningkatkan Pendapatan Industri Kecil, diharapkan pengusaha harus lebih teliti untuk melihat pasar saat ini dan juga harus lebih mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen saat ini.
3. Dalam meningkatkan Pendapatan Industri Kecil, diharapkan pengusaha harus lebih mengutamakan kualitas barang yang di produksi.
Indonesia.
Arsyad, Licon, 1992, “Ekonomi Pembangunan”, Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta
Agung Lukito Hadi, 2006, “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Pendapatan Industri Kecil Sepatu Sandal di Sidoarjo”, Falkutas Ekonomi UPN “Veteran” JawaTimur, Surabaya
Ali Rosyidi.M, 2007, “ Analisis Beberapa faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pengusaha Kecil Songkok di Kabupaten Gresik ”, Falkutas Ekonomi UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
Anonim, 1989, “ Garis-garis Besar Haluan Negara ”, Penerbit Apollo,Jakarta
______, 1992, “ Undang-undang Republik Indonesia No.5 ”,Tentang Perindusrtain, Departemen Perindustrian, Jakarta
______, 1993, “Garis-garis Besar Haluan Negara 1993-1998”, Penerbit Bina Pustaka, Surabaya
______, 1997, “UU RI No.25 Tentang Ketenagakerjaan”, Departemen Tenaga Kerja.
______, 2003, “ Jawa Timur Dalam Angka ”, Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Surabaya
Case , Karl. E, Ray C. Fair, 2003, “ Prinsip-prinsip Ekonomi Mikro “, Edisi Tujuh, Penerbit PT.Indeks Kelompok Gramedia, Jakarta
Didit Aspriandi, 2008, “Pengaruh Faktor-faktor Sosial Ekonomi Terhadap Pendapatan Industri Kecil Sepatu Sandal di Sidoarjo ( Study Kasus di Lingkungan Industri Kecil Wedoro)” , Falkutas Ekonomi UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
Galih Iman Santosa, 2001, “Pengaruh Nilai Investasi, Jumlah Tenaga Kerja, Jumlah Unit Usaha,Dan Nilai Produksi Terhadap Jumlah Pendapatan Usaha Sepatu Sandal Kulit di Kabupaten Magetan”, Falkutas Ekonomi UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
Iskandar Putong, 2003, “Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro”, Edisi Dua, Penerbit Ghalia Indonesia
Khairudin. H, 1992, “ Pembangunan Masyarakat”, Penerbit Liberty, Yogyakarta Kuncoro, 1997, “ Teori Masalah dan Kebijakan Ekonomi Pembangunan”,
Teori Masalah dan Kebijakan, Penerbit UPD AMP YKPN- UGM, Yogyakarta
Mankoesobroto, Guritno, 1992, “Teori Ekonomi Makro”, Edisi Dua, Cetakan Pertama,Penerbit STIE YKPN, Yogyakarta
Nahrowi. DN, dan Usman Hardius, 2006, “Ekonometrika Untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan”, Penerbit LPF Universitas Indonesia, Jakarta
Nisjar , Kahri, dan Winardi, 1997, “ Pengantar Ekonomi Pembangun”, Penerbit CV. Mandar Maju, Bandung
Parker, Brown , Smith, 1992, “ Sosiologi Industri”, Penerbit PT. Rineka Cipta, Jakarta
Rangga Arif Brahmana, 2007, “ Analisis Beberapa Faktor Yang Mempengauhi Pendapatan Industri Kecil di Kabupaten Madiun”, Falkutas Ekonomi UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
Rosyidi, Suherman, 2000, “Pengantar Teori Ekonomi”, Pendekatan Kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta
Rosridi, Suherman, 2002, “ Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro”, Edisi Baru, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta
_______________, 2003, “Pengantar Teori Ekonomi”, Pendekatan Kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro, Penerbit PT. Grafindo Persada, Jakarta Soebri, 2003, “ Ekonomi Makro”, Badan Penerbit Fakultas UII, Yogyakarta
Sulaiman, Wahid, 2004, Analisis Regresi Menggunakan SPSS ”, Penerbit Andi, Yogyakarta
Suliyanto, 2005, “ Analisis Data Dalam Aplikasa Pemasaran”, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta
Sukartawi, 1993, “Prinsip Dasar Pertanian”, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta
Sukino, Sadono, 1995, “ Pengantar Teori Mikro Ekonomi”, Edisi Dua, Cetakan Empat, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta
Sumandinata, Nana. S, 2003, “ Landasan Spikologi Proses Pendidikan”, Penerbit PT. Remaja Rosda Karya, Bandung
Suparmoko, Irawan, 1992, “Ekonomi Pembangunan”, Edisi Lima., Cetakan Delapan
Suroto, 1992, “ Strategi Pembangunan dan Perencanaan Kesempatan Kerja”, Penerbit Gajah Mada Press, Yogyakarta
Suwarto, 1996, “analisia faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha, industri kapas di desa candirejo kecamatan ngawen, kabupaten klaten”, jurnal penelitian eksplorasi volume IV No. 07
Todaro, Michael. P, 2000, “ Pembangunan Ekonomi di Dunia Tiga”, Penerbit Erlangga, Surabaya
Wingnojosoebroto, Sritomi, 2003, “ Pengantar Teknik dan Menejemen Industri”, Penerbit Guna Widya, Surabaya