• Tidak ada hasil yang ditemukan

D. Hasil pengolahan pada Level Alternatif

4.6 Implikasi Manajerial

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka penyusunan strategi pemasaran sebaiknya dilakukan dengan memfokuskan pada kapasitas yang dimiliki oleh perusahaan saat ini agar tidak terjadi kesenjangan antara strategi yang disusun dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Penerapan kemampuan dengan strategi yang tepat pada akhirnya akan mampu menciptakan suatu keunggulan bersaing bagi perusahaan yang kemudian menghasilkan arus laba untuk terus menumbuhkan pusat sumber daya perusahaan. Walaupun KUB Zocha Graha Kriya belum memiliki pesaing yang cukup berarti dalam usaha produk kerajinan berbahan utama akar wangi ini, perusahaan tetap harus berfokus kepada pengembangan kapasitas perusahaan di bidang pemasaran agar para pesaing sulit untuk menghadapi keberadaan perusahaan yang telah lebih dulu mengembangkan usaha ini. Kapasitas perusahaan dapat ditingkatkan dengan memberikan pelatihan kepada kepala toko agar dapat memberikan pelayanan prima kepada pelanggan yang datang ke galeri, pembuatan website atau blog untuk memasarkan produk kerajinan yang dihasilkan, sampai menyediakan personel khusus dalam bidang pemasaran yang menangani keluhan, komentar serta saran dari pelanggan yang dapat menjadi masukan yang membangun bagi eksistensi perusahaan di masa depan.

Sebagai aktor yang paling berpengaruh, Kepala Operasional terlibat secara dominan dalam penyusunan strategi pemasaran. Dalam KUB Zocha Graha Kriya,

Kepala Operasional memiliki keterlibatan yang sangat besar dalam menjalankan operasional dan pemasaran perusahaan, menjalin kerja sama dengan mitra dagang dan mempertahankan hubungan yang baik dengan pelanggan. Sedangkan pemimpin umum berfokus terhadap seluruh upaya riset dan pengembangan bahan baku serta pengembangan teknik produksi yang inovatif. General Manager

memiliki keterlibatan besar dalam mengatur administrasi perusahaan dan sebagai jembatan penghubung antara pihak pimpinan dengan keseluruhan kelompok usaha dan mitra dagang. Dalam penyusunan strategi pemasaran selain melibatkan pihak internal, KUB Zocha Graha Kriya juga dapat menjalin komunikasi yang baik dengan mitra dagang agar pengembangan program pemasaran yang membutuhkan kerja sama antara pihak internal dengan outlet dapat terselenggara secara optimal.

Salah satu hal yang melandasi penyusunan strategi pemasaran pada suatu perusahaan adalah adanya situasi keterbatasan dalam aspek sumber daya yang dimiliki perusahaan. Oleh karena itu, pengalokasian sumber daya yang lebih besar untuk alternatif strategi pemasaran dengan bobot yang lebih tinggi daripada alternatif lainnya merupakan salah satu bentuk penghematan. Implementasi strategi pemasaran akan menjadi lebih efektif apabila perusahaan mengalokasikan sumberdaya secara tepat dan efektif yaitu lebih besar untuk alternatif yang memiliki bobot lebih besar dibandingkan alternatif lainnya.

Gambar 9. Hasil Pengolahan Vertikal Penyusunan Strategi Pemasaran KUB Zocha Graha Kriya

Keterangan :

A.Faktor

KFP : Kondisi Finansial Perusahaan KP : Kapasitas Perusahaan Prod : Produk SK : Sikap Konsumen KO : Kapasitas Outlet KPr : Kondisi Persaingan B.Aktor PU :Pimpinan Umum KOpr : Kepala Operasional GM : General Manager C.Tujuan

T1 : Meningkatkan Omzet Perusahaan

T2 :Memantapkan Posisi Merek yang Kuat bagi Konsumen dan Mitra Dagang T3 : Mempertahankan Loyalitas Pelanggan

Goal

Faktor

Aktor

Tujuan

Alternatif

Alternatif Strategi Pemasaran pada KUB Zocha Graha Kriya

KFP (0,164) KP (0,350) KPr (0,069) PU (0,331) KOpr (0,394) GM (0,275) T1 (0,289) T2 (0,349) T3 (0,362) A1 (0,280) KO (0,050) Prod (0,287) SK (0,080) A2 (0,139) A3 (0,210) A4 (0,372)

D.Alternatif

A1 : Positioning Produk Berdasarkan Kualitas dan Harga

A2 : Pengembangan Program ”Factory and Galery Visit” dengan Mitra Dagang (outlet)

A3 : Memanfaatkan Media Promosi secara Optimal A4 : Penerapan Customer Intimacy

1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

a. Faktor utama yang paling mempengaruhi penyusunan strategi pemasaran pada KUB Zocha Graha Kriya adalah kapasitas perusahaan (0,351). Selanjutnya, faktor produk (0,288) dan kondisi finansial perusahaan (0,164) menjadi faktor dengan prioritas kedua dan ketiga yang paling mempengaruhi penyusunan strategi pemasaran perusahaan. Faktor sikap konsumen (0,079) menjadi faktor keempat yang mempengaruhi penyusunan strategi pemasaran perusahaan. Kemudian, faktor kelima dan keenam yang mempengaruhi penyusunan strategi pemasaran adalah kondisi persaingan (0,069) dan kapasitas outlet (0,050). b. Penyusunan strategi KUB Zocha Graha Kriya dipengaruhi secara dominan oleh

aktor kepala operasional (0,394). Selanjutnya, aktor Pimpinan Umum (0,331) menjadi aktor kedua yang berpengaruh dalam penyusunan strategi pemasaran. Sedangkan General Manager (0,275) menjadi aktor berpengaruh ketiga dalam penyusunan strategi pemasaran perusahaan. Tujuan utama yang ingin dicapai melalui strategi pemasaran adalah mempertahankan loyalitas pelanggan (0,362). Tujuan kedua dan ketiga yang ingin dicapai melalui penyusunan strategi pemasaran adalah memantapkan posisi merek bagi konsumen dan mitra dagang (0,349) dan meningkatkan omzet perusahaan (0,289).

c. Alternatif strategi pemasaran yang paling utama untuk diimplementasikan oleh KUB Zocha Graha Kriya adalah menerapkan customer intimacy. Penerapan

customer intimacy tidak hanya bermanfaat dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, tetapi juga mampu meningkatkan omzet perusahaan dan menguatkan posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar. Selain itu, terdapat alternatif strategi pemasaran lainnya yang dapat diterapkan secara intensif oleh KUB Zocha Graha Kriya, yakni positioning produk berdasarkan kualitas dan harga (0,280), memanfaatkan media promosi secara optimal (0,210) serta mengembangkan program “Factory and Galery Visit” bekerja sama dengan outlet (0,139).

2. Saran

Beberapa saran yang dapat diajukan sebagai bahan pertimbangan perusahaan, yaitu:

a. KUB Zocha Graha Kriya memang tidak memiliki pesaing yang cukup berarti di dalam bisnis produk kerajinan berbahan dasar akar wangi. Akan tetapi, perusahaan tetap harus mewaspadai potensi masuknya pesaing dengan tetap menjaga komitmen untuk memberikan kinerja prima dalam bidang pemasaran. Hal ini diusahakan mulai dari memberi pelatihan pelayanan prima kepada kepala toko maupun degan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempromosikan produknya melalui internet, yaitu membuat website KUB Zocha Graha Kriya yang berisi informasi lengkap tentang produk dan pelayanan pendukung yang diberikan sehingga dapat diakses dengan mudah oleh konsumen dimana saja.

b. Dalam penyusunan strategi pemasaran perlu dilibatkan pihak outlet sebagai mitra dagang perusahaan agar program pemasaran yang telah ditetapkan (khususnya program yang terkait langsung dengan kinerja outlet) dapat diimplementasikan secara optimal.

c. Dalam pengembangan usaha ke depannya, KUB Zocha Graha Kriya diharapkan memiliki penanggung jawab khusus di bidang pemasaran (Manager

Pemasaran) agar perusahaan dapat fokus dalam merancang, memformulasikan, mengimplementasikan dan melakukan pengawasan terhadap seluruh strategi dan program pemasaran yang telah ditetapkan.