BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.3. Keterbatasan dan Implikasi
5.3.2. Implikasi Penelitian
Hasil pengujian pertama bahwa variable Dukungan Manajemen Puncak berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi. Hal ini terjadi karena dukungan manajemen puncak menjadi peranan yang terpenting dalam perusahaan dalam penentu keputusan. Sehingga peranan manajemen puncak dalam sistem informasi sangat vital, karena perencanaan dan perancangan sistem informasi harus lebih jauh memperhatikan dan
melibatkan faktor manusia. Misalnya dalam evaluasi kinerja dari sistem informasi akuntansi, dukungan manajemen puncak memberikan perhatian yang tinggi sehingga mampu menghasilkan suatu keputusan yang baik bagi perusahaan. Dilihat dari uji Composite Reability nilai Dukungan Manajemen Puncak diatas 0,7 yakni 0,755 berarti dapat disimpulkan bahwa memiliki reliability yang tinggi atau dapat dikatakan kuesioner memiliki kehandalan. Dalam uji Average Variaance Extracted (AVE) nilai Dukungan Manajemen Puncak lebih kecil dari 0,5 yaitu sebesar 0,442 sehingga dapat disimpulkan bahwa memiliki sifat discriminat validity yang kurang baik. Dalam hal ini karyawan harus lebih bisa melibatkan diri dalam masalah yang berhubungan dengan sistem informasi di perusahaan dengan kaitannya terhadap manajemen puncak yang secara langsung berpengaruh terhadap kepuasan pengguna sistem informasi akuntansi. Jika dilihat dari hasil penyebaran kuesioner tentang dukungan manajemen puncak yang terjadi dan dialami responden, dukungan manajemen puncak telah ada dan dilaksanakan dengan baik oleh sebab itu responden cenderung menjawab setuju dan sangat setuju. Hasil pengujian variabel kedua bahwa Partisipasi Pemakai tidak berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi. Dilihat dari inner weight yang kurang dari nilai Zα=1,96 dan hasil penyebaran kuesioner responden yang cenderung setuju dan sangat setuju dengan pertanyaan yang diajukan sehingga dapat disimpulkan partisipasi pemakai telah dilaksanakan dengan baik, meskipun partisipasi sebagai perilaku dan tindakan yang dilakukan belum mencapai target yang ditentukan sebelumnya terhadap
kemampuan pengguna selama proses pendesainan sistem. Misalnya tingkat partisipasi yang dimiliki karyawan tidak semua sama jika kaitannya dengan penetapan kelayakan dalam pembuatan kebijaksanaan pembiayaan pengembangan sistem informasi akuntansi yang ada.
Hasil pengujian ketiga bahwa variable Kemampuan Teknik Personal berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi. Kemampuan Teknik Personal yang dimiliki karyawan PT. Bank DKI Cabang Raya Darmo secara nyata mampu meningkatkan kualitas kerja perusahaan, dari setiap individu menguasai bagaimana menggunakan sistem informasi akuntansi yang dilakukan sehari-hari dalam melakukan transaksi dengan nasabah. Hal ini sesuai dengan pengisian kuisioner 18 responden bahwa kemampuan teknik personal mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi dilihat dari uji Composite Reability Kemampuan Teknik Personal diatas 0,7 yakni 0,820 berarti dapat disimpulkan bahwa memiliki reliability yang tinggi atau dapat dikatakan kuesioner memiliki kehandalan. Dalam uji Average Variaance Extracted (AVE) nilai kemampuan teknik personal lebih besar dari 0,5 yaitu sebesar 0,606 sehingga dapat disimpulkan bahwa memiliki sifat discriminat validity yang baik.
Hasil pengujian keempat bahwa variable Program Pendidikan dan Pelatihan tidak berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntasi. Hal ini terjadi karena kurang optimalnya perhatian dalam pengaplikasian sistem informasi akuntasi yang ada di perusahaan. Dan dengan diperkenalkannya program pendidikan dan pelatihan bagi karyawan belum
tentu mampu meningkatkan kinerja sistem informasi akuntasi setiap individu karena kemampuan yang berbeda dan tidak meratanya pelatihan- pelatihan yang diberikan oleh perusahaan. Sehingga program pelatihan pun terkadang hanya diberikan oleh karyawan yang telah memiliki jabatan yang prospek terhadap tingkat keberhasilan perusahaan.
Anonim, 2013, Pedoman Penyusunan Usulan Penelitian dan Skripsi, FEB
UPN “Veteran” Jatim.
Baridwan, Zaki, 1994, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Kedua, BPFE, Yogyakarta.
Baridwan, Zaki, 1995, Bunga Rampai SIA, Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.
Bungin, Burhan, 2006, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Edisi Pertama, Jakarta : Kencana Prenada Media Group.
Bodnar, Goorge dan Hopwood, 2006, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi keenam, Jilid Satu, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Davis, Keith dan Newstrom, 1996, Perilaku dalam Organisasi, Edisi ketujuh, Jilid Satu, Erlangga, Jakarta.
Handoko, Hani, 2000, Manajemen, Edisi Kedua, BPFE, Yogyakarta.
Jauch, Lawrence, Glueck, 1991, Manajemen Strategi dan Kebijakan
Perusahaan, Edisi Kedua, Erlangga, Jakarta.
Martoyo, Susilo, 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Keempat, BPFE, Yogyakarta.
Moekijat, 2003, Manajemen Kepegawaian, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta. Mulyadi, 2007, Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen, Edisi
Ketiga, Salemba Empat, Jakarta.
Nazir, Moh, 2005, Metodologi Penelitian, Edisi Ketiga, Ghalia Indonesia, Jakarta.
Pace, Wayne dan Faules, 1998, Komunikasi Organisasi : Strategi
Meningkatkan Kinerja Perusahaan, Remaja Rosdakarya,
Bandung.
Supomo, Indriantoro, 1999, Metodologi Penelitian Bisnis, Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.
Supriyono, 1986, Manajemen Strategi dan Kebijaksanaan Bisnis, Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.
Wilkinson, Joseph W, 1990, Sistem Akuntansi dan Informasi, Edisi Kedua, Erlangga, Jakarta.
Yamin, Sofyan, 2011, Partial Least Square Part Modelling : Aplikasi
Dengan Software XLSTAT, SmartPLS dan Visual PLS Seri 4,
Penerbit Salemba Infotek, Jakarta.
Jurnal :
Almilia, Spica, Luciana dan Briliantien, Irmaya, 2007, Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada Bank Umum Pemerintah di Wilayah Surabaya dan Sidoarjo, Jurnal
Stie Perbanas Surabaya.
Jen, Tjhai Fung, 2002, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem
Informasi Akuntansi, Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Volume 4,
Nomor 2, Halaman 135-154.
Komara, Acep, 2005, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
Sistem Informasi Akuntansi, Jurnal Maksi, Halaman 143-160.
Restuningdiah, Nurika dan Indriantoro, 2000, Pengaruh Partisipasi
Terhadap Kepuasan Pemakai dalam Pengembangan Sistem Informasi dengan Kompleksitas Tugas, Kompleksitas Sistem dan Pengaruh Pemakai sebagai Moderating Variabel, Jurnal
Riset Akuntansi Indonesia, Volume 3, Nomor 2, Halaman 119- 133.
Sunarti, Setianingsih dan Indriantoro, 1998, Pengaruh Dukungan
Manajemen Puncak dan Komunikasi Pemakai Pengembang Terhadap Hubunga Partisipasi dan Kepuasan Pemakai dalam Pengembangan Sistem Informasi, Jurnal Riset Akuntansi
Indonesia, Volume 1, Nomor 2, Hal.192-207.
Susilatri, Amris Rusli Tanjung, dan Surya Pebrina, 2010, Faktor-Faktor
yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada Bank Umum Pemerintah di Kota Pekanbaru, Jurnal Ekonomi,
Mandiri Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional
“Veteran” Jawa Timur.
Indyanti, Astri, 2009, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Sistem
Informasi Akuntansi di PT. Wangta Agung 1 Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.
Lailaturrokhmah, Lely Yunita, 2012, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada PT. PLN (Persero) UPJ Rungkut, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Jawa Timur.
Sari, Dinda Kumala, 2012, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
Sistem Informasi Akuntansi pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk, Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.
Setiani, Kartika Oktariza, 2008, Pengaruh Dukungan Manajemen Puncak
dan Partisipasi Pengguna Terhadap Kepuasan Pengguna Sistem Informasi Akuntansi pada PT. Telekomunikasi Tbk. di Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa