BAB V KESEHATAN KELUARGA
5.2 Kesehatan Anak
5.2.4 Imunisasi Bayi
51 Profil Kesehatan Kota Bekasi Tahun 2019
5.2.4 Imunisasi Bayi
Imunisasi merupakan suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit.
Imunisasi dilaksanakan untuk mencegah penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, antara lain: difteri, tuberculosa, tetanus, hepatitis B, pertusis, polio, dan campak. Imunisasi dasar pada bayi yang diwajibkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia antara lain: BCG, DPT-Hb-Hib, Polio, Hepatitis B, dan MR/ Campak.
Pemberian imunisasi dasar pada bayi berbeda-beda, yaitu:
BCG diberikan pada bayi berumur kurang dari tiga bulan, imunisasi polio mulai diberikan pada bayi baru lahir, dan tiga dosis berikutnya diberikan dengan jarak paling cepat empat minggu. Imunisasi DPT-HB pada bayi umur dua, tiga, empat bulan dengan interval minimal empat minggu, dan imunisasi campak paling cepat diberikan pada bayi umur 9 bulan.
Universal Child Immunization (UCI) adalah tercapainya imunisasi dasar secara lengkap pada bayi usia (0-11 bulan), ibu hamil, wanita usia subur, dan anak-anak sekolah tingkat dasar.
Target UCI adalah cakupan imunisasi untuk BCG, DPT, polio, campak dan hepatitis B harus mencapai 80 persen di setiap kelurahan.
Grafik 5.14
Cakupan UCI Kelurahan di Kota Bekasi Tahun 2009 s.d 2019
100
2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
%
52 Profil Kesehatan Kota Bekasi Tahun 2019
Sejak 2017 terdapat perubahan indikator dalam menghitung UCI, yang semula hanya 4 antigen yang digunakan sebagai indikator, menjadi seluruh antigen. Hal ini menjadi salah satu penyebab tidak semua kelurahan di Kota Bekasi mencapai target UCI sejak tahun 2017. Seperti terlihat pada grafik 5.14 di atas.
UCI di Kota Bekasi meningkat dari 87,5 persen (49 kelurahan sudah mencapai target UCI) di tahun 2017 meningkat menjadi 89,3 persen tahun 2018 (50 kelurahan sudah mencapai UCI), dan meningkat kembali menjadi 92,9 persen di tahun 2019 (52 kelurahan sudah mencapai UCI). Empat kelurahan sisanya yang belum mencapai UCI tahun 2019 adalah Kelurahan Bojong Menteng, Margahayu, Jaka Setia, dan Kelurahan Cimuning.
a. Imunisasi Dasar Lengkap
Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi meliputi: 4 dosis Hepaitis B, 1 dosis BCG, 3 dosis DPT, 4 dosis Polio, dan 1 dosis Campak.
Grafik 5.15
Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Kota Bekasi Tahun 2015 s.d 2019
94,2
104,8
96,7
88,9 90,8
90,4
96,4 95,4 94,4 95,2
98,8 102,2
94,3 94,0 94,5
0 20 40 60 80 100 120
HB <7hr BCG HB/ DPT-HB-Hib 3
Polio 4 Campak
2015 2016 2017 2018 2019
53 Profil Kesehatan Kota Bekasi Tahun 2019
Grafik 5.15 di atas menunjukkan cakupan program imunisasi dasar pada bayi di Kota Bekasi yang berfluktuasi.
Tahun 2019 cakupan imunisasi HB <7 hari meningkat tajam dari 90,4 persen tahun 2018 menjadi 98,8 persen tahun 2019.
Imunisasi BCG tahun 2019 meningkat menjadi 102,2 persen dari 96,4 persen tahun 2018. Cakupan ini sudah melebihi target cakupan sebesar 95 persen. Cakupan imunisasi DPT Hb 3 sebesar tahun 2019 sebesar 94,3 persen, menurun dari 95,4 persen tahun 2018 (target cakupan 95 persen). Imunisasi polio 4 tahun 2019 sebesar 94,0 tahun 2019 sedikit menurun dari tahun 2018 sebesar 94,4 persen.
Namun masih dibawah target cakupan sebesar 95 persen.
Dan imunisasi campak tahun 2019 juga menurun (94,5 persen) dari 95,2 persen tahun 2018 (target 95 persen).
Tahun 2019 Puskesmas dengan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) tertinggi adalah Puskesmas Kotabaru (103,42 persen). Dan Puskesmas dengan cakupan terrendah adalah Puskesmas Bojong Menteng dengan cakupan sebesar 76,10 persen.
b. Imunisasi BCG
Imunisasi BCG (Bacillus Calmette-Guerin) merupakan pemberian vaksin BCG kepada bayi usia 0-11 bulan sebanyak 1 kali yang bertujuan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap tuberkulosa. Dilihat berdasarkan jenis kelaminnya, cakupan imunisasi BCG di Kota Bekasi tahun 2019 memiliki persentase yang sama antara laki-laki dan perempuan (50 persen). Hampir semua Puskesmas telah mencapai target cakupan imunisasi BCG. Namun masih ada Puskesmas dengan cakupan dibawah target yaitu Puskesmas Karang Kitri (82,65 persen), Marga Mulya (89,63 persen), dan Puskesmas Pondok Gede (92,65 persen).
54 Profil Kesehatan Kota Bekasi Tahun 2019
Grafik 5.16
Proporsi Cakupan Imunisasi BCG Menurut Jenis Kelamin di Kota Bekasi Tahun 2019
c. Imunisasi DPT-Hb-Hib
Imunisasi DPT-Hb-Hib diberikan pada bayi berusia 4 sampai 11 bulan dengan interval minimal pemberian adalah 4 minggu dari vaksinasi sebelumnya. Vaksinasi diberikan dengan penyuntikan intramuscular pada paha anterolateral.
Grafik 5.17
Proporsi Cakupan Imunisasi DPT-Hb-Hib 3 Menurut Jenis Kelamin di Kota Bekasi Tahun 2019
25.415 ; 50%
25.241 ; 50%
Laki-laki Perempuan
25.407 ; 51%
24.725 ; 49%
Laki-laki Perempuan
55 Profil Kesehatan Kota Bekasi Tahun 2019
Grafik 5.17 di atas menunjukkan bahwa proporsi cakupan imunisasi DPT-Hb-Hib 3 di Kota Bekasi tahun 2019 hampir sama besarnya antara bayi laki-laki (51 persen) maupun perempuan (49 persen).
Puskesmas dengan cakupan imunisasi DPTHBHib 3 terrendah adalah Puskesmas Jaka Setia (81,77 persen), Pekayon Jaya (82,04 persen), Padurenan (82,27 persen), dan Puskesmas Bojong Menteng (84,16 persen).
d. Imunisasi Polio
Imunisasi polio merupakan pemberian vaksin oral polio (trivalent) yang dilemahkan yang terdiri dari suspensi virus poliomyelitis tipe 1,2 dan 3 (strain sabin) dengan indikasi untuk pemberian kekebalan aktif terhadap poliomyelitis.
Dosis pemberian vaksin polio sebanyak 2 tetes (oral) diberikan sebayak 4 kali (polio 1, polio 2, polio 3 dan polio 4) pada bayi umur 0-11 bulan dengan interval minimal 4 minggu.
Grafik 5.18
Proporsi Cakupan Imunisasi Polio 4 Menurut Jenis Kelamin di Kota Bekasi Tahun 2019
25.239 ; 50%
24.750 ; 50%
Laki-laki Perempuan
56 Profil Kesehatan Kota Bekasi Tahun 2019
Cakupan imunisasi polio 4 menurut jenis kelamin di Kota Bekasi tahun 2019 seperti terlihat pada grafik 5.18 di atas, proporsinya sama antara laki-laki (50 persen) dan perempuan (50 persen).
Dilihat berdasarkan pencatatan dan pelaporan rutin Puskesmas, belum semua Puskesmas mencapai target cakupan. Puskesmas yang belum mencapai target cakupan imunisasi polio 4 antara lain: Puskesmas Jaka Setia (81,11 persen), Pekayon Jaya (82,11 persen), Padurenan (82,61 persen), Bojong Menteng (84,16 persen), Rawa Tembaga (84,39 persen), dan Puskesmas Jati Ranggon (89,17 persen).
e. Imunisasi Campak
Imunisasi campak merupakan imunisasi dasar terakhir yang diberikan pada bayi. Imunisasi campak ini digunakan sebagai salah satu indikator kelengkapan imunisasi pada bayi.
Imunisasi campak diberikan pada bayi usia 9 sampai 11 bulan, sebanyak 1 kali. Hal ini untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak. Pemberian imunisasi campak dengan disuntikkan pada lengan kiri atas dengan dosis 0,5 ml.
Grafik 5.19
Proporsi Cakupan Imunisasi Campak Menurut Jenis Kelamin di Kota Bekasi Tahun 2019
25.393 ; 51%
24.854 ; 49%
Laki-laki Perempuan
57 Profil Kesehatan Kota Bekasi Tahun 2019
Proporsi bayi laki-laki dan bayi perempuan yang mendapatkan imunisasi campak tahun 2019 di Kota Bekasi hampir sama. Bayi laki-laki sedikit lebih banyak (51 persen yang mendapat imunisasi campak), dan sisanya 49 persen adalah bayi perempuan.
Hampir seluruh Puskesmas di Kota Bekasi tahun 2019 melebihi target imunisasi campak. Puskesmas dengan cakupan imunisasi campak tertinggi yaitu Puskesmas Sumur Batu (111,07 persen).
Sedangkan Puskesmas dengan cakupan imunisasi campak di bawah target antara lain: Puskesmas Bojong Menteng (81,96 persen), Padurenan (82,94 persen), Pekayon Jaya (85,04 persen), Jaka Setia (86,39 persen), dan Puskesmas Jati Luhur (89,10 persen).