• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN A.Net Profit Margin (NPM)

D. Income Smoothing (IS)

Income Smoothingmerupakanbentuk manajemen pendapatan yang

merefleksikan akibat atau hasil ekonomi, bukan karena hasil-hasil tersebut, melainkan karena manajemen menghasilkan kualitas laba atau keuntungan yang lebih rendah karena pendapatan tidak menggambarkan kinerja ekonomi suatu bisnis selama periode tertentu.

Studi kasus pada PT. Arita Prima IndonesiaTbk (APII)Tahun 2017 ii. Koefisien Variasi Perusahaan Laba

No Kode 2015 (n1) 2016 (n2) 2017 (n3)

1 APII 18.443.574.546 15.871.882.915 13.921.992.681 Perhitungan Indeks Eksel – Laba

Kode ∆I 1 (n2 – n1) ∆I 2 (n3 – n2) ∆I (Average ∆I) A 1 (∆I 1-∆I) 2 A 2 (∆I 2-∆I) 2 A 3 (A1+A2)/(3-1) CV∆I √A3/ΔI APII (2.571.691.63) (1.949.890.23) (2.260.790.933) 96.659.244.327.787.900 96.659.244.327.787.900 96.659.244.327.787.900 (6.539)

iii. Koefisien Variasi Perubahan Pendapatan

Pendapatan

No Kode 2015 (n1) 2016 (n2) 2017 (n3)

1 APII 202.115.388.442 170.213.172.087 168.065.942.352 Perhitungan Indeks Eksel – pendapatan

Kode ∆S 1 (n2 – n1) ∆S 2 (n3 – n2) ∆S (Average ∆S) A 1 (∆S 1-∆S) 2 A 2 (∆S 2-∆S) 2 A 3 (A1+A2)/(3-1) CV∆S √A3/ΔS APII (31.902.216.355) (2.147.229.735) (32.975.831.223) 1.152.648.883.717.040.000 950.402.669.675.087.000.000 475.777.659.279.402.000.000 (120.117)

Hasil dari perhitungan indeks perataan laba

Kode Indeks Perataan Laba

CV∆I/ CV∆S Status

APII (6.539)/ (120.117)

= 0,0544 Melakukan Perataan Laba

Rumus menghitung Income Smoothing (IS)

IS =

𝐾𝑜𝑒𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛 𝑉𝑎𝑟𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑃𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎 𝑕𝑎𝑛 𝐿𝑎𝑏𝑎

𝐾𝑜𝑒𝑓𝑖𝑠𝑖𝑒𝑛𝑉𝑎𝑟𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑃𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎 𝑕𝑎𝑛 𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛

IS = −

6.539

120.117

IS =

0,0544

Untuk hasil perusahaan yang lainnya dapat dilihat secara lengkap pada tabel berikut :

Tabel 4.4

Indeks Perataaan Laba

Sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi Tahun 2017

No Kode Indeks Perataan Laba CVΔI/CVΔS Keteranga No Kode Indeks Perataan Laba CVΔI/CVΔS Keterangan 1 AIMS 3,6484 Tidak Melakukan Income

Smoothing 50 HOTL (1,3408) Melakukan Income

Smoothing

2 AKRA (0,1503) Melakukan Income

Smoothing 51 ICON (0,3954) Melakukan SmoothingIncome

Smoothing Smoothing

4 BMSR 0,9892 Melakukan Income

Smoothing 53 JGLE (3,2303) Melakukan SmoothingIncome

5 BOGA 0,2419 Melakukan Income

Smoothing 54 JSPT 0,6619 Melakukan Income

Smoothing

6 CLPI 14,9213 Tidak Melakukan Income

Smoothing 55 KPIG (4,6385) Melakukan SmoothingIncome

7 CMPP (0,3835) Melakukan Income

Smoothing 56 MAMI 1,1075 Tidak Melakukan

Income Smoothing

8 DPUM 0,0329 Melakukan Income

Smoothing 57 PANR (0,9141) Melakukan Income

Smoothing

9 DSSA (0,3446) Melakukan Income

Smoothing 58 PDES 0,2177 Melakukan Income

Smoothing

10 EPMT (0,3237) Melakukan Income

Smoothing 59 PGLI 0,2324 Melakukan Income

Smoothing

11 FISH (0,4636) Melakukan Income

Smoothing 60 PJAA (1,6600) Melakukan SmoothingIncome

12 INTA 1,2511 Tidak Melakukan Income

Smoothing 61 PNSE (20,5986) Melakukan Income

Smoothing

13 INTD 0,8595 Melakukan Income

Smoothing 62 PSKT 0,2710 Melakukan SmoothingIncome

14 JKON (1,1645) Melakukan Income

Smoothing 63 PTSP 0,0187 Melakukan Income

Smoothing

15 KOBX 0,1732 Melakukan Income

Smoothing 64 SHID 0,1916 Melakukan SmoothingIncome

16 KONI (0,6174) Melakukan Income

Smoothing 65 BLTZ 0,1308 Melakukan Income

Smoothing

17 LTLS 0,0591 Melakukan Income

Smoothing 66 EMTK (0,5279) Melakukan SmoothingIncome

18 MICE 0,3924 Melakukan Income

Smoothing 67 FORU 0,9949 Melakukan Income

Smoothing

19 OKAS 0,1554 Melakukan Income

Smoothing 68 JTPE 0,4311 Melakukan Income

Smoothing

20 SDPC 0,2292 Melakukan Income

Smoothing 69 KBLV 0,7902 Melakukan Income

Smoothing

21 TGKA 0,2594 Melakukan Income

Smoothing 70 LINK 0,0455 Melakukan Income

Smoothing

22 TMPI (1,3683) Melakukan Income

Smoothing 71 LPLI 7,9590 Income SmoothingTidak Melakukan

23 TRIL (0,0215) Melakukan Income

Smoothing 72 MARI 16,7914 Tidak Melakukan

Income Smoothing

24 TURI 0,6003 Melakukan Income

Smoothing 73 MDIA 3,1610 Income SmoothingTidak Melakukan

25 UNTR 0,0170 Melakukan Income

Smoothing 74 MNCN 0,7396 Melakukan Income

Smoothing

26 WICO 1,1497 Tidak Melakukan Income

Smoothing 75 MSKY (3,3469) Melakukan SmoothingIncome

27 ACES 0,1497 Melakukan Income

Smoothing 76 SCMA (0,4821) Melakukan Income

Smoothing

28 AMRT (0,4734) Melakukan Income

Smoothing 77 VIVA 2,1765 Income SmoothingTidak Melakukan

29 CENT (0,6037) Melakukan Income

Smoothing 78 MIKA 0,8899 Melakukan Income

Smoothing

30 CSAP 0,1172 Melakukan Income

Smoothing 79 PRDA 0,4278 Melakukan Income

Smoothing

31 DAYA 0,2558 Melakukan Income

Smoothing 80 SILO 0,2405 Melakukan Income

Smoothing

Tabel 4.4 (Lanjutan)

32 ECII 0,4012 Melakukan Income

Smoothing 81 SRAJ 0,8376

Melakukan Income Smoothing

33 ERAA 0,1069 Melakukan Income

Smoothing 82 ASGR (0,1365)

Melakukan Income Smoothing

34 GOLD (0,1730) Melakukan Income

Smoothing 83 ATIC 0,0662

Melakukan Income Smoothing

35 HERO 5,5412 Tidak Melakukan Income

Smoothing 84 DNET (4,3123)

Melakukan Income Smoothing

36 KOIN (0,0011) Melakukan Income

Smoothing 85 MLPT (1,1507) Melakukan Income Smoothing 37 LPPF 0,0624 Melakukan Income Smoothing 86 MTDL 0,3577 Melakukan Income Smoothing

38 MAPI 0,0786 Melakukan Income

Smoothing 87 ABMM (0,3084)

Melakukan Income Smoothing

39 MIDI (1,1470) Melakukan Income

Smoothing 88 BHIT 1,2535 Tidak Melakukan Income Smoothing 40 MKNT 0,0750 Melakukan Income Smoothing 89 BMTR 0,9855 Melakukan Income Smoothing

41 MPPA 1,5049 Tidak Melakukan Income

Smoothing 90 BNBR (4,2597)

Melakukan Income Smoothing

42 RALS 0,2255 Melakukan Income

Smoothing 91 BRMS 0,3375

Melakukan Income Smoothing

43 RANC 1,1094 Tidak Melakukan Income

Smoothing 92 MLPL 4,3815

Tidak Melakukan

Income Smoothing

Smoothing Income Smoothing

45 TELE 0,3241 Melakukan Income

Smoothing 94 POOL 0,7369

Melakukan Income Smoothing

46 BAYU 0,1456 Melakukan Income

Smoothing 95 SRTG (0,2681)

Melakukan Income Smoothing

47 BUVA 17,3732 Tidak Melakukan Income

Smoothing 96 DYAN 0,0693

Melakukan Income Smoothing

48 FAST 0,8004 Melakukan Income

Smoothing 97 GEMA (0,7951)

Melakukan Income Smoothing

49 HOME (0,0124) Melakukan Income

Smoothing 98 MFMI 0,3398

Melakukan Income Smoothing

Sumber : Data Olahan, 2018

Jika Indeks Eckel memiliki nilai ≥ 1 maka perusahaan tidak melakukan

Income Smoothingtetapi jika nilai Indeks Eckel ≤ 1 maka perusahaan

melakukan Income Smoothing. Dari Tabel 4.4 menunjukkan Income

Smoothing perusahaan jasa perdagangan, jasa dan investasi yang terdaftar di

BEI menunjukkan perusahaan yang melakukan Income Smoothing berjumlah 81 perusahaan sedangkan perusahaan yang tidak melakukan Income

Smoothing berjumlah 17 perusahaan.

E. Harga Saham

Harga saham merupakan harga penutupan pasar saham selama periode pengamatan untuk tipe-tipe jenis saham yang dijadikan sampel dan pergerakannya senantiasa diamati oleh para investor.

Untuk hasil perhitungan yang lainnya dapat dilihat secara lengkap pada tabel berikut :

Tabel 4.5 Bursa Efek Indonesia Harga Penutupan Saham

Sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi Tahun 2017 (Dalam Rupiah) No Kode Harga Penutup Saham No Kode Harga Penutup Saham No Tahun Kode Harga Penutup Saham 1 AIMS 248 34 GOLD 560 67 FORU 125

2 AKRA 6.350 35 HERO 925 68 JTPE 274

3 APII 200 36 KOIN 298 69 KBLV 428

4 BMSR 140 37 LPPF 10.000 70 LINK 5.500

5 BOGA 620 38 MAPI 6.200 71 LPLI 130

6 CLPI 860 39 MIDI 1.050 72 MARI 1.300

7 CMPP 240 40 MKNT 262 73 MDIA 172

8 DPUM 278 41 MPPA 452 74 MNCN 1.282

9 DSSA 13.900 42 RALS 1.200 75 MSKY 780

10 EPMT 2.990 43 RANC 330 76 SCMA 2.480

11 FISH 2.400 44 SONA 2.300 77 VIVA 326

12 INTA 428 45 TELE 1.000 78 MIKA 1.810

13 INTD 450 46 BAYU 1.400 79 PRDA 3.700

14 JKON 540 47 BUVA 520 80 SILO 9.575

15 KOBX 113 48 FAST 1.440 81 SRAJ 242

16 KONI 338 49 HOME 97 82 ASGR 1.310

17 LTLS 500 50 HOTL 95 83 ATIC 890

18 MICE 350 51 ICON 139 84 DNET 2.250

19 OKAS 388 52 INPP 650 85 MLPT 620

20 SDPC 110 53 JGLE 133 86 MTDL 650

21 TGKA 2.600 54 JSPT 2.500 87 ABMM 2.300

22 TMPI 50 55 KPIG 1.275 88 BHIT 90

23 TRIL 50 56 MAMI 92 89 BMTR 590

24 TURI 1.130 57 PANR 2.500 90 BNBR 50

25 UNTR 35.400 58 PDES 1.275 91 BRMS 66

26 WICO 540 59 PGLI 155 92 MLPL 620

27 ACES 1.155 60 PJAA 1.320 93 PLAS 50

28 AMRT 610 61 PNSE 1.250 94 POOL 4.050

29 CENT 80 62 PSKT 50 95 SRTG 3.580

30 CSAP 454 63 PTSP 7.200 96 DYAN 56

31 DAYA 189 64 SHID 1.550 97 GEMA 970

32 ECII 605 65 BLTZ 10.100 98 MFMI 800

33 ERAA 734 66 EMTK 9.500 Sumber : Data Olahan, 2018

Dari Tabel 4.5 menunjukkan data Harga Saham perusahaan jasa perdagangan, jasa dan investasi yang terdaftar di BEI. Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa perusahaan yang memiliki Harga Saham tertinggi adalah perusahaanPT United Tractors Tbk (UNTR) sebesar Rp. 35.400,-dan perusahaan Harga Saham terendah adalah perusahaan PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI), PT Triwira Insanlesari Tbk (TRIL), PT Red Planet

Indonesia Tbk (PSKT), PT Bakrie dan Brothers Tbk (BNBR) dan PT Polaris Invesama Tbk (PLAS)sebesar Rp. 50,-.

F. Pemodelan Persamaan Struktural(SEM)

1. Metode Analisis Data

Pada analisis WarpPLS terdapat beberapa ukuran Model Fit dan Quality

Indices ditunjukkan pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.6

Model Fit dan Quality Indices

No Model Fit dan Quality Indices Kriteria Fit Hasil Analisis Keterangan 1 Average path ciefficient (APC) P < 0,05 0,141 (p = 0,047) Tidak Baik

2 Average R-squared (ARS) P < 0,05 0,045 (p = 0,170) Tidak Baik

3 Average adjusted R-squared

(AARS) P < 0,05 0,021 (p = 0,212)

Tidak Baik

4 Average block VIF (AVIF) Acceptable if< = 5, ideally < =

3,3 1,316

Ideal

5 Average full collinearity VIF

(AFVIF)

Acceptable if< = 5, ideally< =

3,3 1,072

Ideal

6 Tenenhaus GoF (GoF)

Small> = 0,1 Medium > = 0,25

Large > = 0,36

0,213 Medium

7 Sympson’s paradox ratio (SPR) Acceptable if> = 0,07, ideally

= 1 1,000

Ideal

8 R-squared contribution ratio

(RSCR)

Acceptable if> = 0,9, ideally =

1 1,000

Ideal

9 Statistical suppression ratio (SSR) Acceptable if > = 0,7 0,750 Acceptable

10 Nonlinear bivariate causality

direction ratio (NLBCDR) Acceptable if> = 0,7 0,875

Acceptable

Sumber : Data Olahan, 2018

Tabel 4.6 menunjukkan hasil Model Fit dan Quality Indicesyang akan disimpulkan sebagai berikut :

a. Berdasarkan Model Fit dan Quality Indices yaituAverage path

ciefficient (APC)dengan dengan hasil analisis 0,141 (p =

0,047),dikatakan tidak baik.

b. BerdasarkanModel Fit dan Quality IndicesyaituAverage R-squared

c. BerdasarkanModel Fit dan Quality Indicesyaitu Average adjusted

R-squared (AARS)dengan hasil analisis 0,021 (p = 0,212),dikatakan

tidak baik.

d. Berdasarkan Model Fit dan Quality IndicesyaituAverage block VIF (AVIF) dengan hasil analisis 1,316,dikatakan ideal.

e. Berdasarkan Model Fit dan Quality IndicesyaituAverage full

collinearity VIF (AFVIF) dengan hasil analisis 1,072,dikatakan ideal.

f. Berdasarkan Model Fit dan Quality IndicesyaituTenenhaus GoF (GoF) dengan hasil analisis 0,213,dikatakan Medium.

g. Berdasarkan Model Fit dan Quality IndicesyaituSympson’s paradox

ratio (SPR) dengan hasil analisis 1,000,dikatakan ideal.

h. Berdasarkan Model Fit dan Quality IndicesyaituR-squared

contribution ratio (RSCR) dengan hasil analisis 1,000,dikatakan ideal.

i. Berdasarkan Model Fit dan Quality IndicesyaituStatistical suppression ratio (SSR) dengan hasil analisis 0,750,dikatakan Acceptable.

j. Berdasarkan Model Fit dan Quality IndicesyaituNonlinear bivariate

causality direction ratio (NLBCDR) dengan hasil analisis

0,875,dikatakan Acceptable.

2. Hasil Pengujian Hipotesis

Pengujian hipotesis pada analisis WarpPLS menggunkan uji t. Kaidah keputusan pengujian hipotesis seperti telah dijelaskan, yaitu

menggunakan metode resampling, dan dilakukan dengan t-test. Untuk hasil pengujian dapat dilihat tabel dibawah ini :

Tabel 4.7

Hasil Pengujian Hipotesis

No

Hubungan antar Variabel

(Variabel penjelas →Variabel

Responden)

Koef. Jalur p-value Keterangan

1 X1 Y1 -0,166 <0,061 Weakly Significant 2 X2 Y1 0,131 0,112 Insignificant 3 X3 Y1 0,153 <0,077 Weakly Significant 4 Y1 Y2 0,116 0,142 Insignificant

Sumber : Data Olahan, 2018

Tabel 4.7 menunjukkan Hasil Pengujian Hipotesisyang akan disimpulkan sebagai berikut :

1. Berdasarkan hasil hubungan antara variabel Net Profit Margin(X1)

danIncome Smoothing(Y1) menunjukkan nilai p-value<0,061, maka

dikatakan Weakly Significant.ArtinyaNet Profit Margindan Income

Smoothingberpengaruh tetapi menunjukkan hubungan yang lemah.

2. Berdasarkan hasil hubungan antara variabel Debt to Equity Ratio (X2)

dan Income Smoothing(Y1) menunjukkan nilai p-value 0,112, maka

dikatakan Insignificant. ArtinyaDebt to Equity Ratiodan Income

Smoothingtidak berpengaruh.

3. Berdasarkan hasil hubungan antara variabel Return On Asset (X3) dan

Income Smoothing(Y1) menunjukkan nilai p-value<0,077, maka

dikatakan Weakly Significant. ArtinyaReturn On Assetdan Income

Smoothingberpengaruh tetapi menunjukkan hubungan yang lemah.

4. Berdasarkan hasil hubungan antara variabel Income Smoothing(Y1) dan Harga Saham (Y2) menunjukkan nilai p-value0,142, maka

dikatakan Insignificant.ArtinyaIncome Smoothingdan Harga Saham tidak berpengaruh.

BAB V PENUTUP

Berdasarkan hasil penelitian maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut :

1. BerdasarkanModel Fit dan Quality IndicesyaituAverage path ciefficient

(APC)dengan dengan hasil analisis 0,141 (p = 0,047),dikatakan tidak baik.Berdasarkan Model Fit dan Quality Indices yaituAverage block VIF (AVIF) dengan hasil analisis 1,316,dikatakan ideal.Berdasarkan Model Fit

dan Quality Indices yaituTenenhaus GoF (GoF) dengan hasil analisis

0,213,dikatakan Medium.Berdasarkan Model Fit dan Quality Indices

yaituNonlinear bivariate causality direction ratio (NLBCDR) dengan hasil analisis 0,875,dikatakan Acceptable.

2. Berdasarkan hasil hubungan antara variabel X1 dan Y1 menunjukkan nilai

p-value<0,061, maka dikatakan Weakly Significant.Berdasarkan hasil

hubungan antara variabel X2 dan Y1 menunjukkan nilai p-value 0,112, maka dikatakan Insignificant.Berdasarkan hasil hubungan antara variabel X3 dan Y1 menunjukkan nilai p-value<0,077, maka dikatakan Weakly

Significant. Berdasarkan hasil hubungan antara variabel Y1 dan Y2

menunjukkan nilai p-value 0,142, maka dikatakan Insignificant.

Berdasarkan hasil penlitian maka penulis mengajukan saran yang diharapkan dapat menjadi masukan yang berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan :

1. Bagi Perusahaan untuk tidak melakukan Income Smoothing karena hasil penelitian ini membuktikan bahwa reaksi pasar antara perusahaan tidak terdapat perbedaan sehingga tidak akan memberikan dampak apapun yang berarti.

2. Bagi Investor dalam menggunakan laporan keuangan investor diharapkan tidak hanya memfokuskan diri pada jumlah laba yang dihasilkan suatu perusahaan, tetapi juga menganalisa bagaimana alur laba itu terjadi, sehingga tidak salah dalam melakukan investasi pada perusahaan, terutama dalam kaitannya dengan tingkat pengambilan saham.

3. Dalam penelitian selanjutnya diharapkan memperluas periode penelitian sehingga diperoleh data sampel yang lebih banyak dengan harapan dapat memberikan hasil yang lebih kuat tentang praktik perataan laba dalam kaitannya dengan ukuran perusahaan.Penelitian ini hanya mengambil sampel dari perusahaan jasa sektor perdagangan, jasa dan investasi. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengambil sektor-sektor usaha lain yang terdaftar di BEI sebagai sampel dan melakukan perbandingan sektor usaha mana lebih banyak melakukan praktik perataan laba.

Dokumen terkait