• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

13. Inter Delta Tbk

Inter Delta Tbk (INTD) didirikan Tanggal 15 November 1976 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada Tahun 1976. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan INTD terutama menjalani industri yang erat hubungannya dengan perfilman termasuk pemrosesan film foto, industri pembuatan alat-alat percetakan dan menjalankan perdagangan umum dalam bidang alat-alat perfilman, micro

film, bahan-bahan kimia untuk foto dan film serta alat-alat elektronik. Saat ini, INTD merupakan distributor tunggal dan perwakilan resmi produk Kodak di Indonesia, yakni memperoleh hak untuk menjual, memproses dan melakukan jasa perbaikan atas peralatan fotografi, film dan kamera yang diproduksi oleh Kodak. Pada Tanggal 20 Oktober 1989, INTD memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham INTD (IPO) kepada masyarakat sebanyak 1.250.000 dengan nilai nominal Rp. 1.000,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 7.200,- per lembar saham.

14.PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk

Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) didirikan Tanggal 23 Desember 1982 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada Tahun 1982. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan JKON adalah berusaha dalam bidang pembangunan, perdagangan, perindustrian dan jasa. Pada Tanggal 26 November 2007, JKON memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan

Penawaran Umum Perdana Saham JKON (IPO) kepada masyarakat sebanyak 300.00.000 dengan nilai nominal Rp. 100,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 615,- per lembar saham.

15.PT. Kobexindo Tractors Tbk

Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) didirikan Tanggal 28 September 2002 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada Tahun 2002. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan KOBX adalah menjalankan usaha dalam bidang distributor, perdagangan dan Jasa. Kegiatan utama KOBX adalah distributor dalam menjual alat-alat berat termasuk penjualan suku cadang dan servis alat-alat berat. Pada Tanggal 27 Juni 2012, KOBX memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham KOBX (IPO) kepada masyarakat sebanyak 272.500.000 dengan nilai nominal Rp. 100,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 400,- per lembar saham.

16.PT. Perdana Bangun Pusaka Tbk

Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) didirikan Tanggal 07 Oktober 1987 dengan nama PT Konica Cemerlang dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada Tahun 1987. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan KONI meliputi:

a. Menjalankan usaha-usaha khususnya di bidang pengolahan film, industri alat-alat perlengkapan fotografi, kertas fotografi dan kamera, serta di bidang perfilman.

b. Menjalankan perdagangan impor dan ekspor, bertindak sebagai perwakilan, agen, distributor dari badan-badan dan perusahaan-perubahan lain, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pada Tanggal 20 Juli 1995, KONI memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham KONI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 23.000.000 dengan nilai nominal Rp. 500,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 950,- per lembar saham.

17.PT. Lautan Luas Tbk

Lautan Luas Tbk (LTLS) didirikan Tanggal 18 Januari 1951 dengan nama Persekutuan Andil Maskapai Dagang dan Industri Lim Teck Lee dan mulai beroperasi secara komersial pada Tahun 1951. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan LTLS bergerak di bidang perdagangan, perindustrian, agro-bisnis dan penyediaan jasa, pertambangan, pembangunan/kontraktor dan perbengkelan. Pada Tanggal 18 Juni 1997, LTLS memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham LTLS (IPO) kepada masyarakat sebanyak 50.000.000 dengan nilai nominal Rp. 500,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 2.950,- per lembar saham.

18.PT. Multi Indocitra Tbk

Multi Indocitra Tbk (dahulu PT Modern Indocitra) (MICE) didirikan 11 Januari 1990 dan mulai beroperasi secara komersial pada Tahun 1990. Induk usaha MICE adalah PT Buana Graha Utama, sedangkan pengendali

terakhir MICE adalah Surono Subekti. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan,ruang lingkup kegiatan MICE adalah bergerak dalam bidang industri dan perdagangan umum atas barang-barang konsumsi perlengkapan bayi (merek Pigeon), produk perawatan kesehatan kosmetika (merek AIBU dan Astalift), lampu hemat energi dengan jenis CFL (Compact Fluorescent Lamp) dan LED (Lighting Emitting Diode) (merek HORI). Selain itu, MICE juga melakukan kerjasama dengan PT

Lock danLock Indonesia untuk pendistribusian secara eksklusif nasional atas produk Lock danLock dengan design karakter, antara lain Hello Kitty. Pada Tanggal 09 Desember 2005, MICE memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham MICE (IPO) kepada masyarakat sebanyak 100.000.000 dengan nilai nominal Rp. 100,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 490,- per lembar saham.

19.PT. Ancora Indonesia Resources Tbk

Ancora Indonesia Resources Tbk (dahulu TD Resources Tbk) (OKAS) didirikan dengan nama PT Okansa Persada pada Tanggal 15 September 2003 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada Bulan Februari 2004. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan OKAS adalah pertambangan, perdagangan, pengangkutan, pertanian, industri, pembangunan dan jasa. Saat ini, kegiatan usaha OKAS adalah sebagai perusahaan induk atas anak usaha yang menjalankan usaha dibidang pertambangan (PT Multi Nitrotama Kimia dan PT Ancora

Indonesia Mining belum memulai aktivitas operasi komersial), jasa pengeboran(drilling) dan perawatan sumur-sumur (PT Bormindo Nusantara), pengangkutan (PT Ancora Shipping, belum memulai aktivitas operasi komersial). Pada Tanggal 29 Maret 2006, OKAS memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham OKAS (IPO) kepada masyarakat sebanyak 85.000.000 dengan nilai nominal Rp. 100,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 110,- per lembar saham.

20.PT. Millennium Pharmacon International Tbk

Millennium Pharmacon International Tbk (sebelumnya NVPD Soedarpo Corporation Tbk) (SDPC) didirikan 20 Oktober 1952 dengan nama N.V. Perusahaan Dagang Soedarpo Corporation dan mulai beroperasi secara komersial pada Tanggal 20 Oktober 1952. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan SDPC meliputi bidang usaha perdagangan dan jasa manajemen. Pada Tanggal 22 Maret 1990, SDPC memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham SDPC (IPO) kepada masyarakat sebanyak 2.600.000 dengan nilai nominal Rp. 1.000,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 5.000,- per lembar saham.

21.PT. Tigaraksa Satria Tbk

Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) didirikan di Jakarta Tanggal 17 November 1986 dan mulai beroperasi secara komersial pada Tahun 1988. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan TGKA

adalah bergerak dalam bidang perdagangan, perindustrian, percetakan, pertambangan, pengangkutan, pembangunan, pertanian, administrasi dan agen. Pada Tanggal 21 April 1990, TGKA memperoleh Izin Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham TGKA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 2.500.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp. 1.000,- per lembar saham dengan harga penawaran Rp. 5.750,- per lembar saham.

22.PT. Sigmagold Inti Perkasa Tbk

Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI) didirikan Tanggal 9 Januari 1981 dengan nama PT Telaga Mas. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, lingkup kegiatan TMPI meliputi bidang industri sepatu dan komponennya, industri elektronika dan komponennya termasuk pemasangan, pemeliharaan serta perawatannya dan bidang perdagangan umum. Pada Tanggal 22 Maret 2001, TMPI memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT II) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1.956.360.000 saham dan 366.817.500 waran yang disertakan. Jumlah PUT II yang terealisasi adalah sebanyak 1.168.774.780 lembar saham. Pada Tanggal 27 Februari 2008, TMPI memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT III) dengan HMETD sebanyak 3.754.005.100 saham dan sebanyak-banyaknya 625.667.517 waran yang disertakan. Jumlah PUT III yang terealisasi adalah sebanyak 3.624.247.426 lembar saham.

Dokumen terkait