BAB II PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
D. Tahapan Pengolahan dan Analisis Data Mutu
Pengolahan dan analisis data hasil PMP dilakukan dalam beberapa tahap proses yaitu proses penginputan data, proses pengolahan data, dan proses analisis data. Proses penginputan data dilakukan oleh responden di setiap satuan pendidikan yang terdiri atas kepala sekolah dan guru. Penginputan ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi Dapodik dan PMP. Proses kedua adalah proses pengolahan data dari bentuk database hasil inputan menjadi bentuk output yang siap untuk dianalisis. Proses pengolahan data ini terdiri atas beberapa tahapan yaitu konversi, kompilasi, dan agregasi data.
Pengolahan data ini diproses dengan menggunakan Aplikasi Peta Mutu. Proses terakhir adalah proses analisis data dengan output profil mutu pendidikan. Analisis dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga tingkat kabupaten.
Kategori Capaian
• Nilai capaian hasil kompilasi di-re-scaling ke skala 0 – 7.
• Rentang kategori capaian SNP ditetapkan dengan menggunakan fungsi standar deviasi (*hasil simulasi).
Sehingga rentang nilai capaian SNP yang diperoleh adalah sebagai berikut:
Kategori Batas Bawah Batas Atas
Menuju SNP 1 0 2.04
Menuju SNP 2 2.05 3.7
Menuju SNP 3 3.71 5.06
Menuju SNP 4 5.07 6.66
SNP 6.67 7
BAB III
ANALISIS DATA MUTU
JENJANG SD DAN SMP KABUPATEN BULUKUMBA
A. Analisis Data Mutu Jenjang SD Kabupaten Bulukumba
1. Jumlah Sekolah Terpetakan
Di bawah ini adalah jumlah Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Bulukumba dan jumlah SD yang terpetakan mutunya berdasarkan data pada website pmp.kemdikbud.go.id.
Tabel 3. 1. Jumlah SD Terpetakan Kabupaten Bulukumba
JENJANG JUMLAH
SEKOLAH SEKOLAH YANG TERPETAKAN
SEKOLAH YANG BELUM TERPETAKAN
SD 350 322 28
Sumber: https://pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
2. Analisis Data Mutu Jenjang SD Kabupaten Bulukumba
1) Gambaran Umum Capaian Mutu Jenjang SD Kabupaten Bulukumba
Berdasarkan data hasil PMP 2020 diperoleh informasi mengenai kategori capaian Standar Nasional Pendidikan jenjang SD sebagai berikut:
Gambar 3.1. Jumlah SD Berdasarkan Kategori Capaian SNP
Gambar 3.1 di atas menunjukkan bahwa dari total 350 sekolah dasar terdapat 322 SD yang
2) Capaian SNP Jenjang SD Kabupaten Bulukumba
Capaian mutu per standar pada jenjang SD Kabupaten Bulukumba dengan nilai dan kategorinya dapat dilihat pada tabel 3.2.
Tabel 3. 2. Capaian SNP Jenjang SD Kabupaten Bulukumba
No. Standar Nilai Kategori
1 Standar Kompetensi Lulusan 5,97 Menuju SNP 4
2 Standar Isi 5,66 Menuju SNP 4
3 Standar Proses 5,37 Menuju SNP 4
4 Standar Penilaian Pendidikan 6,13 Menuju SNP 4 5 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 6,06 Menuju SNP 4 6 Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan 4,47 Menuju SNP 3 7 Standar Pengelolaan Pendidikan 5,71 Menuju SNP 4
8 Standar Pembiayaan 5,46 Menuju SNP 4
Gambar 3.2. Grafik Capaian SNP Jenjang SD Kabupaten Bulukumba
Berdasarkan Gambar 3.2 dapat diketahui bahwa capaian SNP jenjang SD Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 untuk Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Sarana Prasarana, Standar Pengelolaan dan Standar Pembiayaan secara rata-rata mengalami penurunan dibandingkan dengan capaian SNP tahun sebelumnya, kecuali Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang mengalami peningkatan capaian.
a. Capaian Standar Kompetensi Lulusan
Pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL), terdapat tiga indikator yaitu 1. lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap,
2. lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan, 3. lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan.
Tabel 3.3. Capaian Standar Kompetensi Lulusan
STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
1 Standar Kompetensi Lulusan 5,97 Menuju SNP 4
1.1. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap 6,19 Menuju SNP 4 1.1.1. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap beriman dan bertakwa kepada
Tuhan YME
6,39
Menuju SNP 4 1.1.2. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter 6,28 Menuju SNP 4 1.1.3. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap disiplin 6,27 Menuju SNP 4 1.1.4. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap santun 6,32 Menuju SNP 4 1.1.5. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur 6,08 Menuju SNP 4 1.1.6. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli 6,24 Menuju SNP 4 1.1.7. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri 6,01 Menuju SNP 4 1.1.8. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap bertanggungjawab 6,18 Menuju SNP 4 1.1.9. Memiliki perilaku pembelajar sejati sepanjang hayat 5,95 Menuju SNP 4 1.1.10. Memiliki perilaku sehat jasmani dan rohani 6,34 Menuju SNP 4 1.2. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan 5,9 Menuju SNP 4 1.2.1. Memiliki pengetahuan faktual, prosedural, konseptual, metakognitif 5,9 Menuju SNP 4 1.3. Lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan 5,79 Menuju SNP 4 1.3.1. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kreatif 5,77 Menuju SNP 4 1.3.2. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak produktif 5,66 Menuju SNP 4 1.3.3. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kritis 5,74 Menuju SNP 4 1.3.4. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak mandiri 5,8 Menuju SNP 4 1.3.5. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kolaboratif 5,92 Menuju SNP 4 1.3.6. Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak komunikatif 5,99 Menuju SNP 4 Tabel 3.3. menunjukkan bahwa indikator 1.1. “lulusan memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan” berada pada kategori capaian menuju SNP 4 (5,97). Indikator 1.2 “lulusan memiliki kompetensi pada dimensi sikap” berada pada capaian menuju SNP 4 (5,9). Satu indikator lainnya adalah 1.3. “lulusan memiliki kompetensi pada dimensi keterampilan” berada pada capaian menuju SNP 3 (5,79).
Pada standar SKL, keseluruhan indikator sudah berada pada capaian menuju SNP 4 sehingga diperlukan peningkatan layanan dan tindakan pengembangan agar capaian di tahun mendatang bisa mencapai SNP.
b. Capaian Standar Isi
Pada Standar Isi, terdapat tiga indikator yaitu
1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan
2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur 3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan
Tabel 3.4. Capaian Standar Isi
STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
2 Standar Isi 5,66 Menuju SNP 4
2.1. Perangkat pembelajaran sesuai rumusan kompetensi lulusan 6,11 Menuju SNP 4
2.1.1. Memuat karakteristik kompetensi sikap 6,3 Menuju SNP 4
2.1.2. Memuat karakteristik kompetensi pengetahuan 6,03 Menuju SNP 4 2.1.3. Memuat karakteristik kompetensi keterampilan 5,94 Menuju SNP 4
2.1.4. Menyesuaikan tingkat kompetensi siswa 6,28 Menuju SNP 4
2.1.5. Menyesuaikan ruang lingkup materi pembelajaran 6,27 Menuju SNP 4 2.2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dikembangkan sesuai prosedur 6,22 Menuju SNP 4 2.2.1. Melibatkan pemangku kepentingan dalam pengembangan kurikulum 6,21 Menuju SNP 4 2.2.2. Mengacu pada kerangka dasar penyusunan 6,23 Menuju SNP 4 2.2.3. Melewati tahapan operasional pengembangan 6,51 Menuju SNP 4 2.2.4. Memiliki perangkat kurikulum tingkat satuan pendidikan yang
dikembangkan
5,98
Menuju SNP 4 2.3. Sekolah melaksanakan kurikulum sesuai ketentuan 4,76 Menuju SNP 3 2.3.1. Menyediakan alokasi waktu pembelajaran sesuai struktur kurikulum yang
berlaku
4,99
Menuju SNP 3 2.3.2. Mengatur beban belajar berdasarkan bentuk pendalaman materi 5,01
Menuju SNP 4 2.3.3. Menyelenggarakan aspek kurikulum pada muatan lokal 4,77 Menuju SNP 3 2.3.4. Melaksanakan kegiatan pengembangan diri siswa 4,64 Menuju SNP 2
Tabel 3.4 menunjukkan bahwa indikator 2.1 berada pada capaian SNP dengan nilai 6,11 (menuju SNP 4).
Indikator 2.2 berada pada capaian SNP dengan nilai 6,22 (menuju SNP 4) dan indikator 2.3 berada pada capaian SNP dengan nilai 4,76 (menuju SNP 3). Ketiga indikator ini masih berada pada capaian belum SNP sehingga perlu dilakukan kegiatan peningkatan untuk meningkatkan capaian mutu sampai diatas SNP.
Capaian Standar Isi tahun 2016 berada pada nilai 4.91, capaian Standar Isi tahun 2017 berada pada nilai 5,51 dan capaian standar isi tahun 2018 berada pada nilai 5,87. Capaian standar isi tahun 2019 mencapai 6,94 dan tahun 2020 berada pada capaian 5,66. Secara umum, nilai Standar Isi dari tahun ke tahun mengalami kenaikan antar tahun 2016 sampai dengan 2019 kecuali tahun 2020 mengalami penurunan capaian.
c. Capaian Standar Proses
Pada Standar Proses, terdapat tiga indikator yaitu
1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan 2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat
3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembelajaran Tabel 3.5. Capaian Standar Proses
STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
3 Standar Proses 5,37 Menuju SNP 4
3.1. Sekolah merencanakan proses pembelajaran sesuai ketentuan 5 Menuju SNP 3 3.1.1. Mengacu pada silabus yang telah dikembangkan 6,16 Menuju SNP 4
3.1.2. Mengarah pada pencapaian kompetensi 6,11 Menuju SNP 4
3.1.3. Menyusun dokumen rencana dengan lengkap dan sistematis 5,8 Menuju SNP 4 3.1.4. Mendapatkan evaluasi dari kepala sekolah dan pengawas sekolah 2,08 Menuju SNP 2 3.2. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan tepat 5,8 Menuju SNP 4 3.2.1. Membentuk rombongan belajar dengan jumlah siswa sesuai ketentuan 6,99
SNP
3.2.2. Mengelola kelas sebelum memulai pembelajaran 6,2 Menuju SNP 4
3.2.3. Mendorong siswa mencari tahu 5,91 Menuju SNP 4
3.2.4. Mengarahkan pada penggunaan pendekatan ilmiah 5,93 Menuju SNP 4 3.2.5. Melakukan pembelajaran berbasis kompetensi 5,91 Menuju SNP 4
3.2.6. Memberikan pembelajaran terpadu 5,91 Menuju SNP 4
3.2.7. Melaksanakan pembelajaran dengan jawaban yang kebenarannya multi dimensi;
5,9
Menuju SNP 4 3.2.8. Melaksanakan pembelajaran menuju pada keterampilan aplikatif 5,93
Menuju SNP 4 3.2.9. Mengutamakan pemberdayaan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat 6,11 Menuju SNP 4 3.2.10. Menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa,
dan di mana saja adalah kelas.
6,1
Menuju SNP 4 3.2.11. Mengakui atas perbedaan individual dan latar belakang budaya siswa. 6,03 Menuju SNP 4 3.2.12. Menerapkan metode pembelajaran sesuai karakteristik siswa 5,88 Menuju SNP 4 3.2.13. Memanfaatkan media pembelajaran dalam meningkatkan efisiensi dan
efektivitas pembelajaran
5,73
Menuju SNP 4
3.2.14. Menggunakan aneka sumber belajar 5,66 Menuju SNP 4
3.2.15. Mengelola kelas saat menutup pembelajaran 6,12 Menuju SNP 4 3.3. Pengawasan dan penilaian otentik dilakukan dalam proses pembelajaran 5,57 Menuju SNP 4 3.3.1. Melakukan penilaian otentik secara komprehensif 5,8 Menuju SNP 4
3.3.2. Memanfaatkan hasil penilaian otentik 4,03 Menuju SNP 3
3.3.3. Melakukan pemantauan proses pembelajaran 6,16 Menuju SNP 4
Tabel 3.5 menunjukkan bahwa indikator 3.1 berada pada capaian indikator dengan nilai 5 (menuju SNP 3), Indikator 3.2 berada pada capaian dengan nilai 5,8 (menuju SNP 4) dan indikator 3.3 berada pada capaian dengan nilai 5,57 (menuju SNP 4). Hasil dari ketiga indikator ini menunjukkan masih diperlukan upaya peningkatan mutu untuk mencapai capaian SNP.
Capaian Standar Proses tahun 2016 berada pada nilai 5,23 , capaian Standar Proses tahun 2017 berada pada nilai 6,4 dan capaian Standar Proses tahun 2018 berada pada nilai 6,58. Pada tahun 2019 berada pada nilai 6,98 dan pada tahun 2020 berada pada nilai 5,37. Secara umum, nilai Standar Proses mengalami kenaikan antar tahun 2016 sampai 2019 namun mengalami penurunan pada tahun 2020.
d. Capaian Standar Penilaian
Standar penilaian terdiri atas 5 sub indikator yang terdiri atas:
1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi 2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel 3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti 4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek 5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur
Tabel 3.6. Capaian Standar Penilaian Pendidikan STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
4 Standar Penilaian Pendidikan 6,13 Menuju SNP 4
4.1. Aspek penilaian sesuai ranah kompetensi 6,11 Menuju SNP 4 4.1.1. Mencakup ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan 6,04 Menuju SNP 4 4.1.2. Memiliki bentuk pelaporan sesuai dengan ranah 6,18 Menuju SNP 4 4.2. Teknik penilaian obyektif dan akuntabel 6,41 Menuju SNP 4 4.2.1. Menggunakan jenis teknik penilaian yang obyektif dan akuntabel 6,98 SNP 4.2.2. Memiliki perangkat teknik penilaian lengkap 5,91 Menuju SNP 4 4.3. Penilaian pendidikan ditindaklanjuti 5,59 Menuju SNP 4 4.3.1. Menindaklanjuti hasil pelaporan penilaian 6 Menuju SNP 4 4.3.2. Melakukan pelaporan penilaian secara periodik 5,22 Menuju SNP 4 4.4. Instrumen penilaian menyesuaikan aspek 6,58 Menuju SNP 4 4.4.1. Menggunakan instrumen penilaian aspek sikap 5,69 Menuju SNP 4 4.4.2. Menggunakan instrumen penilaian aspek pengetahuan 7 SNP
4.4.3. Menggunakan instrumen penilaian aspek keterampilan 6,91 SNP
4.5. Penilaian dilakukan mengikuti prosedur 6,1 Menuju SNP 4 4.5.1. Melakukan penilaian berdasarkan penyelenggara sesuai prosedur 5,75 Menuju SNP 4 4.5.2. Melakukan penilaian berdasarkan ranah sesuai prosedur 6,56 Menuju SNP 4 4.5.3. Menentukan kelulusan siswa berdasarkan pertimbangan yang sesuai 6,16 Menuju SNP 4
Tabel 3.6. menunjukkan bahwa indikator 4.1 berada pada capaian indikator dengan nilai 6,11 (menuju SNP 4), Indikator 4.2 berada pada capaian dengan nilai 6,41 (menuju SNP 4), indikator 4.3 berada pada capaian dengan nilai 5,59 (menuju SNP 4), indikator 4.4 berada pada capaian dengan nilai 6,58 (menuju SNP 4) dan indikator 4.5 berada pada capaian indicator dengan nilai 6,1 (menuju SNP 4). Kelima indikator berada pada menuju SNP 4 dan perlu upaya peningkatan agar capaian mutu bisa mencapai SNP.
Capaian Standar Penilaian tahun 2016 berada pada nilai 4,19, capaian Standar Penilaian tahun 2017 berada pada nilai 5,84, capaian Standar Penilaian tahun 2018 berada pada nilai 6,12, tahun 2019 berada pada nilai 6,98 dan tahun 2020 berada pada 6,13. Secara umum, nilai Standar Penilaian mengalami kenaikan antar tahun 2016 sampai dengan 2019 namun mengalami penurunan capaian pada tahun 2020.
e. Capaian Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Terdapat 5 indikator pada Standar Pendidik dan Tenaga dan Kependidikan yaitu:
1. Ketersediaan dan kompetensi guru sesuai ketentuan
2. Ketersediaan dan kompetensi kepala sekolah sesuai ketentuan 3. Ketersediaan dan kompetensi tenaga administrasi sesuai ketentuan 4. Ketersediaan dan kompetensi laboran sesuai ketentuan
5. Ketersediaan dan kompetensi pustakawan sesuai ketentuan
Tabel 3.7. Capaian Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
5 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 6,06 Menuju SNP 4 5.1. Ketersediaan dan kompetensi guru sesuai ketentuan 6,15 Menuju SNP 4
5.1.1. Berkualifikasi minimal S1/D4 6,97 SNP
5.1.2. Rasio guru kelas terhadap rombongan belajar seimbang 7 SNP
5.1.4. Bersertifikat pendidik 6,89 SNP
5.1.5. Berkompetensi pedagogik minimal baik 6,15 Menuju SNP 4
5.1.6. Berkompetensi kepribadian minimal baik 6,3 Menuju SNP 4
5.1.7. Berkompetensi profesional minimal baik 5,95 Menuju SNP 4
5.1.8. Berkompetensi sosial minimal baik 6,36 Menuju SNP 4
5.2. Ketersediaan dan kompetensi kepala sekolah sesuai ketentuan 6,13 Menuju SNP 4
5.2.1. Berkualifikasi minimal S1/D4 6,85 SNP
5.2.2. Berusia sesuai kriteria saat pengangkatan 6,87 SNP 5.2.3. Berpengalaman mengajar selama yang ditetapkan 6,87 SNP
5.2.4. Berpangkat minimal III/c atau setara 6,84 SNP
5.2.5. Bersertifikat pendidik 6,55 Menuju SNP 4
5.2.9. Berkompetensi kewirausahaan minimal baik 6,34 Menuju SNP 4
5.2.10. Berkompetensi supervisi minimal baik 6,33 Menuju SNP 4
5.2.11. Berkompetensi sosial minimal baik 6,29 Menuju SNP 4
5.3. Ketersediaan dan kompetensi tenaga administrasi sesuai ketentuan 6,24 Menuju SNP 4
5.3.1. Tersedia Kepala Tenaga Administrasi 6,68 SNP
5.3.2. Memiliki Kepala Tenaga Administrasi berkualifikasi minimal SMK/sederajat
6,68 SNP 5.3.3. Memiliki Kepala Tenaga Administrasi bersertifikat
5.3.4. Tersedia Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi 6,92 SNP 5.3.5. Memiliki Tenaga Pelaksana Urusan Administrasi berpendidikan sesuai
ketentuan
6,83 SNP
5.3.6. Berkompetensi kepribadian minimal baik 6,36 Menuju SNP 4
5.3.7. Berkompetensi sosial minimal baik 6,31 Menuju SNP 4
5.3.8. Berkompetensi teknis minimal baik 6,19 Menuju SNP 4
5.3.9. Berkompetensi manajerial minimal baik 6,26 Menuju SNP 4
5.4. Ketersediaan dan kompetensi laboran sesuai ketentuan 0,25 Menuju SNP 1
5.4.1. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium 6,68 SNP
5.4.2. Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium berkualifikasi sesuai 6,68 SNP 5.4.3. Memiliki Kepala Tenaga Laboratorium bersertifikat
5.4.4. Tersedia Kepala Tenaga Laboratorium berpengalaman sesuai 1,33 Menuju SNP 1
5.4.5. Tersedia Tenaga Teknisi Laboran 7 SNP
5.4.6. Memiliki Tenaga Teknisi Laboran berpendidikan sesuai ketentuan 7 SNP
5.4.7. Tersedia Tenaga Laboran 6,68 SNP
5.4.8. Memiliki Tenaga Laboran berpendidikan sesuai ketentuan 6,68 SNP 5.4.9. Berkompetensi kepribadian minimal baik
5.4.10. Berkompetensi sosial minimal baik 5.4.11. Berkompetensi manajerial minimal baik 5.4.12. Berkompetensi profesional minimal baik
5.5. Ketersediaan dan kompetensi pustakawan sesuai ketentuan 5,69 Menuju SNP 4
5.5.1. Tersedia Kepala Tenaga Pustakawan 6,68 SNP
5.5.2. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan berkualifikasi sesuai 6,68 SNP 5.5.3. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan bersertifikat
5.5.4. Memiliki Kepala Tenaga Pustakawan berpengalaman sesuai 1,33 Menuju SNP 1
5.5.5. Tersedia Tenaga Pustakawan 6,87 SNP
5.5.6. Memiliki Tenaga Pustakawan berpendidikan sesuai ketentuan 6,86 SNP
5.5.7. Berkompetensi manajerial minimal baik 5,71 Menuju SNP 4
5.5.8. Berkompetensi pengelolaan informasi minimal baik 5,68 Menuju SNP 4 5.5.9. Berkompetensi kependidikan minimal baik 5,66 Menuju SNP 4 5.5.10. Berkompetensi kepribadian minimal baik 5,75 Menuju SNP 4
5.5.11. Berkompetensi sosial minimal baik 5,83 Menuju SNP 4
5.5.12. Berkompetensi pengembangan profesi minimal baik 5,8 Menuju SNP 4
Tabel 3.7. menunjukkan bahwa indikator 5.1 berada pada capaian indikator dengan nilai 6,15, Indikator 5.2 berada pada capaian dengan nilai 6,13, indikator 5.3 berada pada capaian dengan nilai 6,24 indikator 5.4 berada pada capaian dengan nilai 0,25 dan indikator 5.5 berada pada capaian dengan nilai 5,69.
Kelima indikator ini masih sangat perlu untuk dikembangkan atau ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi.
Capaian Standar PTK tahun 2016 berada pada nilai 3,74 , capaian Standar PTK tahun 2017 berada pada nilai 4,13 dan capaian Standar PTK tahun 2018 berada pada nilai 4,3. Capaian standar PTK tahun 2019 adalah 5,95 dan tahun 2020 adalah 6,06. Secara umum, nilai Standar PTK mengalami kenaikan. Menuju SNP 4
f. Capaian Standar Sarana Prasarana
Standar Sarana Prasarana memiliki tiga indikator yaitu:
1. Kapasitas daya tampung sekolah memadai
2. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap dan layak 3. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pendukung yang lengkap dan layak.
Tabel 3.8. Capaian Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan
STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
6 Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan 4,47 Menuju SNP 3
6.1. Kapasitas daya tampung sekolah memadai 4,06 Menuju SNP 3
6.1.1. Memiliki kapasitas rombongan belajar yang sesuai dan memadai 1,43 Menuju SNP 1 6.1.2. Rasio luas lahan sesuai dengan jumlah siswa 6,8 SNP
6.1.3. Kondisi lahan sekolah memenuhi persyaratan 5,84 Menuju SNP 4 6.1.4. Rasio luas bangunan sesuai dengan jumlah siswa 6,68 SNP
6.1.5. Kondisi bangunan sekolah memenuhi persyaratan 5,45 Menuju SNP 4 6.1.6. Memiliki ragam prasarana sesuai ketentuan 1,39 Menuju SNP 1 6.2. Sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap dan
layak
5,62
Menuju SNP 4
6.2.1. Memiliki ruang kelas sesuai standar 5,94 Menuju SNP 4
6.2.2. Memiliki laboratorium IPA sesuai standar 3,2 Menuju SNP 2 6.2.3. Memiliki ruang perpustakaan sesuai standar 6,22 Menuju SNP 4 6.2.4. Memiliki tempat bermain/lapangan sesuai standar 6,68 SNP
6.2.10. Kondisi ruang kelas layak pakai 5,83 Menuju SNP 4
6.2.11. Kondisi laboratorium IPA layak pakai 0 Menuju SNP 1
6.3.1. Memiliki ruang pimpinan sesuai standar 4,19 Menuju SNP 3
6.3.2. Memiliki ruang guru sesuai standar 5,76 Menuju SNP 4
6.3.3. Memiliki ruang UKS sesuai standar 5,48 Menuju SNP 4
6.3.4. Memiliki tempat ibadah sesuai standar 4,64 Menuju SNP 3
6.3.5. Memiliki jamban sesuai standar 6,77 SNP
6.3.6. Memiliki gudang sesuai standar 4,58 Menuju SNP 3
6.3.7. Memiliki ruang sirkulasi sesuai standar 1,06 Menuju SNP 1
6.3.11. Menyediakan kantin yang layak 4,84 Menuju SNP 3
6.3.12. Menyediakan tempat parkir yang memadai 4,39 Menuju SNP 3
6.3.14. Kondisi ruang pimpinan layak pakai 6,08 Menuju SNP 4
6.3.15. Kondisi ruang guru layak pakai 6,08 Menuju SNP 4
6.3.16. Kondisi ruang UKS layak pakai 5,06 Menuju SNP 4
6.3.17. Kondisi tempat ibadah layak pakai 5,02 Menuju SNP 3
6.3.18. Kondisi jamban sesuai standar 5,91 Menuju SNP 4
6.3.19. Kondisi gudang layak pakai 5,23 Menuju SNP 4
6.3.20. Kondisi ruang sirkulasi layak pakai 5,79 Menuju SNP 4
Tabel 3.8. menunjukkan bahwa indikator 6.1 berada pada capaian indikator dengan nilai 4,06 (menuju SNP 3). Indikator 6.2 berada pada capaian dengan nilai 5,62 (menuju SNP 4) dan indikator 6.3 berada pada capaian dengan nilai 4,87 (menuju SNP 3). Ketiga indikator ini masih sangat perlu untuk dilakukan peningkatan mutu atau ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi.
Berdasarkan data pada tabel 3.8, hampir semua sub indikator memerlukan perhatian khusus dalam upaya peningkatan mutu mencapai SNP
Capaian Standar Sarana Prasarana tahun 2016 berada pada nilai 4,51 , capaian Standar Sarana Prasarana tahun 2017 berada pada nilai 4,08 dan capaian Standar Sarana Prasarana tahun 2018 berada pada nilai 3,96. Capaian pada tahun 2019 adalah 4,72 dan tahun 2020 adalah 4,47.
g. Capaian Standar Pengelolaan
Pada standar pengelolaan, terdapat empat standar yaitu 1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan 2. Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan
3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemimpinan 4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen
Tabel 3.9. Capaian Standar Pengelolaan Pendidikan
STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
7 Standar Pengelolaan Pendidikan 5,71 Menuju SNP 4
7.1. Sekolah melakukan perencanaan pengelolaan 6,17 Menuju SNP 4 7.1.1. Memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas sesuai ketentuan 6,32 Menuju SNP 4 7.1.2. Mengembangkan rencana kerja sekolah ruang lingkup sesuai ketentuan 6,02 Menuju SNP 4 7.1.3. Melibatkan pemangku kepentingan sekolah dalam perencanaan
pengelolaan sekolah
6,16
Menuju SNP 4 7.2. Program pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan 5,27 Menuju SNP 4 7.2.1. Memiliki pedoman pengelolaan sekolah lengkap 6,33 Menuju SNP 4 7.2.2. Menyelenggarakan kegiatan layanan kesiswaan 4,41 Menuju SNP 3 7.2.3. Meningkatkan dayaguna pendidik dan tenaga kependidikan 5,01 Menuju SNP 3
7.2.4. Melaksanakan kegiatan evaluasi diri 5,95 Menuju SNP 4
7.2.5. Membangun kemitraan dan melibatkan peran serta masyarakat serta lembaga lain yang relevan
5,66
Menuju SNP 4 7.2.6. Melaksanakan pengelolaan bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran 4,31 Menuju SNP 3 7.3. Kepala sekolah berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemimpinan 6
Menuju SNP 4 7.3.1. Berkepribadian dan bersosialisasi dengan baik 6,34 Menuju SNP 4
7.3.2. Berjiwa kepemimpinan 5,57 Menuju SNP 4
7.3.3. Mengembangkan sekolah dengan baik 6,26 Menuju SNP 4
7.3.4. Mengelola sumber daya dengan baik 6,32 Menuju SNP 4
7.3.5. Berjiwa kewirausahaan 5,61 Menuju SNP 4
7.3.6. Melakukan supervisi dengan baik 6,27 Menuju SNP 4
7.4. Sekolah mengelola sistem informasi manajemen 5,6 Menuju SNP 4 7.4.1. Memiliki sistem informasi manajemen sesuai ketentuan 5,6 Menuju SNP 4
Tabel 3.9. menunjukkan bahwa indikator 7.1 berada pada capaian indikator dengan nilai 6,17 (menuju SNP 4). Indikator 7.2 berada pada capaian dengan nilai 5,27 (menuju SNP 4), indikator 7.3 berada pada capaian dengan nilai 6 (menuju SNP 4) dan indikator 7.4 berada pada capaian dengan nilai 5,6 (menuju SNP 4). Keempat indikator belum mencapai SNP sehingga perlu meningkatkan mutu pada standar sarana prasarana.
Capaian Standar Pengelolaan Pendidikan tahun 2016 berada pada nilai 4,57 (menuju SNP 3), capaian Standar Pengelolaan Pendidikan tahun 2017 berada pada nilai 5,68 (menuju SNP 4) capaian Standar Pengelolaan Pendidikan tahun 2018 berada pada nilai 5,94 (menuju SNP 4). Capaian standar pengelolaan pada tahun 2019 berada pada nilai 6,9 (SNP) dan tahun 2020 berada pada nilai 5,71 (menuju SNP 4).Secara umum, nilai Standar
h. Capaian Standar Pembiayaan
Standar pembiayaan memiliki tiga indikator yaitu:
1. Sekolah memberikan layanan subsidi silang 2. Beban operasional sekolah sesuai ketentuan 3. Sekolah melakukan pengelolaan dana dengan baik
Tabel 3.10. Capaian Standar Pembiayaan
STANDAR/INDIKATOR/SUB INDIKATOR
Nomor Standar/Indikator/SubIndikator Nilai Kategori
8 Standar Pembiayaan 5,46 Menuju SNP 4
8.1. Sekolah memberikan layanan subsidi silang 6,97 SNP
8.1.1. Membebaskan biaya bagi siswa tidak mampu 7 SNP
8.1.2. Memiliki daftar siswa dengan latar belakang ekonomi yang jelas 6,9 SNP 8.1.3. Melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu 7 SNP
8.2. Beban operasional sekolah sesuai ketentuan 6,09 Menuju SNP 4 8.2.1. Memiliki biaya operasional non personil sesuai ketentuan 6,09 Menuju SNP 4 8.3. Sekolah melakukan pengelolaan dana dengan baik 5,19 Menuju SNP 4 8.3.1. Mengatur alokasi dana yang berasal dari APBD/APBN/Yayasan/sumber
lainnya
4,58
Menuju SNP 3
8.3.2. Memiliki laporan pengelolaan dana 5,52 Menuju SNP 4
8.3.3. Memiliki laporan yang dapat diakses oleh pemangku kepentingan 6,11 Menuju SNP 4
Tabel 3.10 menunjukkan bahwa indikator 8.1 berada pada capaian indikator 6,97. Indikator 8.2 berada pada capaian 6,09 ,dan indikator 8.3 berada pada capaian 5,19. Ketiga indikator ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi.
Berdasarkan data pada tabel 3.10, masih ada sub indikator yang belum mencapai SNP sehingga yang diperlukan adalah upaya peningkatan capaian SNP.
Capaian Standar Pembiayaan tahun 2016 berada pada nilai 4,28, capaian Standar Pembiayaan tahun 2017 berada pada nilai 5,71, dan capaian Standar Pembiayaan tahun 2018 berada pada nilai 5,99. Tahun 2019, capaian standar pembiayaan berada pada nilai capaian 6,97 dan tahun 2020 berada pada capaian 5,46. Secara umum, nilai Standar Pembiayaan mengalami kenaikan antar tahun 2016 sampai dengan 2019 dan tahun 2020 mengalami penurunan capaian.
3) Sub Indikator yang Prioritas Ditingkatkan Mutunya Jenjang SD Kabupaten Bulukumba
Sub indikator yang prioritas ditingkatkan mutunya (nilai dibawah 6.67) dalam pencapaian SNP jenjang SD di Kabupaten Bulukumba adalah:
Tabel 3.11. Sub Indikator SKL yang capaiannya di bawah 6,67 NO Sub Indikator pada Standar Kompetensi Lulusan yang capaiannya
dibawah 6,67 Nilai Capaian
1.1.1. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
6,39 ★★★★
1.1.2. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter 6,28 ★★★★
1.1.2. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap berkarakter 6,28 ★★★★