• Tidak ada hasil yang ditemukan

ERYASIH SETYORIN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi Pengaruh Pemberian Salep Fraksi Etil Asetat Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.) terhadap Persembuhan Luka Mencit (Mus musculus albinus) Hiperglikemik adalah karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Bogor, September 2010

Eryasih Setyorini B04052643

ERYASIH SETYORINI. Pengaruh Pemberian Salep Fraksi Etil Asetat Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.) Terhadap Persembuhan Luka Mencit (Mus musculus albinus) Hiperglikemik. Dibimbing oleh WIWIN WINARSIH dan SRI ESTUNINGSIH.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rimpang kunyit (Curcuma longa Linn.) yang difraksi menggunakan pelarut etil asetat dalam bentuk sediaan salep terhadap persembuhan luka mencit (Mus musculus albinus) hiperglikemik. Sebanyak 30 ekor mencit digunakan pada penelitian ini. Mencit diinduksi hiperglikemik menggunakan STZ dengan dosis 40 mg/kgBB. Mencit dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol negatif luka tidak diberi pengobatan, kelompok kontrol positif yang diberi salep komersil, dan kelompok diberi salep fraksi etil asetat rimpang kunyit. Mencit dilukai menggunakan scapel pada bagian punggung sepanjang 1,5 cm. Pengamatan patologi anatomi dilakukan setiap hari dengan pengamatan panjang luka, lama/waktu luka, warna luka, dan keropeng dari luka. Pengamatan histopatologi anatomi dilakukan pada hari ke 2, 4, 7, 14, dan 21. Peubah yang diamati pada pengamatan histopatologi adalah jumlah sel polimorfonuklear (neutrofil), jumlah makrofag, jumlah neovaskularisasi, persentase reepitelisasi, dan persentase luasan jaringan ikat kolagen. Hasil pengamatan histopatologi menunjukkan bahwa pemberian salep fraksi etil asetat rimpang kunyit memiliki efek anti peradangan yang lebih baik, mempercepat proses neovaskularisasi dan reepitelisasi dibandingkan dengan kelompok lainnya.

ERYASIH SETYORINI. Effect of Turmeric (Curcuma longa Linn.) Ethyl Acetate Fraction Ointment in Wound Healing Process of Hiperglicemic Mice (Mus musculus albinus). Under the direction of WIWIN WINARSIH and SRI ESTUNINGSIH.

The aim of this research was to know the effect of turmeric (Curcuma linga Linn.) etil asetat fraction ointment in wound healing of hiperglicemic mice (Mus musculus albinus). Thirty mice were infected with 40 mg/kgbw of streptozotocin to induced hiperglicemic. Mice were divided into three groups, which were negative control without treatment, positive control was treated with the comersil ointment and the group with the etil asetat turmeric rhizomes fraction ointment treatment. Mice were wounded by scalpel blade on the their dorsoanterior skin of mice around 1.5 cm. The pathology-anatomy of the wound healing procces were observed everyday with wound size, wound colour, wound exudation, and scab formation as the parameter. The histopathology lesion were observed on the 2nd, 4th, 7th, 14th, and 21th days after skin incision. The parameter on the histopathology observation are number of polymorfonuclear cell (neutrofil), macrophag, neovascullary formation, the precentation of wound reepitelization and the percentation of collagen connective tissue. The histopathology observation of etil asetat turmeric rhizomes fraction ointment had anti inflamantory activity as well as neovascularization and reepithelization were faster than the other groups.

© Hak Cipta milik IPB, tahun 2010 Hak Cipta dilindungi Undang-undang

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik, atau tinjauan suatu masalah; dan pengutipan tersebut tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB

Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh karya tulis dalam bnetuk apa pun tanpa izin IPB

PERSEMBUHAN LUKA MENCIT (Mus musculus albinus)

HIPERGLIKEMIK

ERYASIH SETYORINI

Skripsi

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Hewan

Pada Fakultas Kedokteran Hewan

DEPARTEMEN KLINIK REPRODUKSI DAN PATOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

(Curcuma longa Linn.) terhadap Persembuhan Luka Mencit (Mus musculus albinus) Hiperglikemik

Nama : Eryasih Setyorini

NRP : B04052643

Disetujui

Dr. Drh. Wiwin Winarsih, MSi, APVet. Dr. Drh. Sri Estuningsih, MSi, APVet. Pembimbing I Pembimbing II

Diketahui

Dr. Dra. Nastiti Kusumorini Wakil Dekan FKH IPB

Bismillahirrahmaanirrahim,

Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam. Salam dan Shalawat semoga tetap tercurah kepada Rasul kita, teladan kita, penghulu para nabi, Muhammad Shallahu Alaihi wa Sallam beserta keluarga dan sahabatnya serta pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Allhamdulillah berkat rahmatdan kekuatan dariNya lah penyusun akhirnya dapat menyelesaikan penelitian yang berjudul ’Pengaruh Pemberian Fraksi Etil Asetat Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.) terhadap Persembuhan Luka Mencit (Mus musculus albinus) Hiperglikemik’. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat dalam menempuh ujian Sarjana Kedokteran Hewan, di Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor.

Penyusun menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan untuk perbaikan selanjutnya.

Akhir kata penulis mengharapkan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi segenap kalangan yang membutuhkan.

Bogor, September 2010

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat, karunia, dan hidayah-Nya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. Terima kasih penulis ucapka kepada :

1. Dr. drh. Wiwin Winarsih, MSi. APVet. dan Dr. Drh. Sri Estuningsih, MSi. APVet. selaku dosen pembimbing skripsi yang telah meluangkan waktu, memberikan pengarahan, dan dorongan dalam penyusunan skripsi ini. 2. Dr. drh. Dewi Ratih Agungpriono, MSi. APVet. selaku pembimbing

akademik yang memberikan perhatiannya kepada penulis.

3. Dr. Dra. Nastiti Kusumorini dan Dr. drh. Agatha Winny K. Sanjaya MS. selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan demi kesempurnaan penulisan skripsi ini.

4. Seluruh Dosen dan Staff Bagian Patologi, Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor yang telah membimbing dan membantu penulis.

5. drh. Mawar Subangkit, Pak Endang, Pak Kasnadi, dan Pak Sholeh yang telah membantu selama bekerja di Laboratorium Patologi.

6. Nirna Fitri, rekan kerja selama Penelitian dan Penyusunan Tugas Akhir. Terima kasih atas ilmu, saran, dukungan, kebersamaan, dan perhatiannya selama ini.

7. Ir. Toto Prasetyo dan Ir. Sri Erita Aprillani, yang telah mendidik dan membesarkan penulis, serta selalu memberikan dukungan dan doa dalam setiap langkah penulis.

8. H. Roestono Singadirana, atas perhatian dan doanya kepada cucu tercinta. 9. Billy Septian Arinditya. Terima kasih telah menjadi sahabat hidup yang

selalu ada di saat senang maupun sedih, terima kasih atas kasih sayang, motivasi, dukungan, semangat, dan perhatiannya.

10.Fadila Karunina, terima kasih telah menjadi saudara menyenangkan yang selalu memberikan keceriaan dan dukungan.

kesabaran, pengorbanan, nasihat, dan kebersamaannya selama ini.

12.Rekan-rekan Aesculapius 43 sebagai teman seperjuangan, terima kasih atas kebersamannya.

13.Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini.

Semoga kerjasama, motivasi, dan segenap bantuan yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT. Amiin.

Penulis dilahirkan di Bogor pada tanggal 4 Februari 1987. Penulis adalah anak kedua dari pasangan Ir. Toto Prasetyo dan Ir. Sri Erita Aprillani.

Penulis menyelesaikan pendidikan Taman Kanak-kanak Mexindo Bogor (1992-1993), pendidikan dasar di SD Negeri Polisi 1 Bogor (1993-1999), pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Bogor (1999-2002), dan pendidikan lanjutan menengah atas di SMU Negeri 5 Bogor (2002-2005).

Penulis diterima sebagai mahasiswa di Institut Pertanian Bogor pada tahun 2005 melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), kemudian penulis diterima menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor pada tahun 2006. Selama mengikuti pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan, penulis aktif dalam Himpunan Minat dan Profesi Hewan Kesayangan, Satwa Akuatik, dan Eksotik (Himpro HKSA).

DAFTAR ISI

Halaman DAFTAR ISI ... i

DAFTAR TABEL ... iii

DAFTAR GAMBAR ... iv PENDAHULUAN ... 1 Latar Belakang ... 1 Tujuan Penelitian ... 2 Perumusan Masalah ... 2 Manfaat Penelitian ... 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 3 Kunyit ... 3 Pertelaan Tanaman Kunyit ... 3 Kurkumin ... 4 Taksonomi Tanaman Kunyit ... 5 Manfaat rimpang Kunyit ... 5 Larutan Penyari ... 7 Etil Asetat ... 7 Salep ... 8 Mencit ... 10 Taksonomi Mencit ... 11 Hiperglikemia ... 11 Kulit ... 13 Definisi Kulit... 13 Integementum Mamalia ... 16 Persembuhan Luka ... 18

Definisi Persembuhan Luka ... 18 Proses Persembuhan Luka ... 18

BAHAN DAN METODE ... 21

Dokumen terkait