• Tidak ada hasil yang ditemukan

Instrumen Penelitian

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh SILVIA MUTMAINNA NIM (Halaman 36-42)

Bagan 3.1 Alur Pemilihan Subjek

E. Instrumen Penelitian

Penelitian ini menggunakan 2 instrumen yaitu instrumen utama dan instrumen pendukung. Instrumen utama yaitu peneliti itu sendiri yang dimaksudkan untuk menjadi instrumen kunci dalam menganalisis dan memberikan interpretasi terhadap hasil penelitian yang didapatkan. Sedangkan instrumen pendukung yang digunakan terdiri atas:

1. Tes Kemampuan matematika

Tes ini merupakan pemberian tes sebelum diberikan tes kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel yang mempunyai tujuan untuk mengetahui seberapa kemampuan siswa sebelum diberikannya tes kemampuan pemecahan masalah. Tes kemampuan matematika juga disini bertujuan untuk mendapatkan subjek yang diinginkan yaitu dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah.

Tes ini berupa soal tertulis yang berbentuk uraian sebanyak tiga butir soal.

Tujuan diberikannya soal agar mengetahui cara kerja siswa tentang soal yang diberikan pada materi sistem persamaan linear dua variabel sekaligus melihat seberapa kemampuan siswa. Kriteria kemampuan matematika siswa dapat dilihat pada table 3.1 sebagai berikut:

Table 3.1 kriteria penilaian kemampuan matematika No Persentase Batas

Interval

Kategori Penilaian

1 70<Nilai100 Tinggi

2 60<Nilai70 Sedang

3 Nilai 60 Rendah

Sumber: Nihayah (Kasma 2019: 23)

Berikut adalah kisi-kisi dan indikator pembuatan tes soal kemampuan matematika matematika.

Tabel 3.2 kisi-kisi tes soal kemampuan matematika

Kompetensi Dasar Indikator Bentuk

Soal SPLDV dari pernyataan-pernyataan bentuk aljabar.

Uraian 1

(

a,b,c

)

15

3.1.2 Menentukan himpunan penyelesaian SPLDV dengan metode subtitusi.

Uraian 2 40

3.1.3 Menentukan himpunan penyelesaian SPLDV dengan metode eliminasi.

Uraian 3 30

1.1 Validasi Soal Kemampuan matematika

Validasi dengan pakar yaitu dengan cara peneliti memberikan instrumennya diantaranya yaitu: kisi-kisi, soal tes, dan alternatif penyelesaian kepada 2 validator dosen Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar ialah sebagai berikut:

Validator 1 : Dr. Andi Husniati, M.Pd.

Validator 2 : Erni Ekafitria Bahar, S.Pd., M.Pd.

Tabel 3.3 Penilaian Validator Soal Kemampuan Matematika

Validator Penilaian

Validator 1 Ada berapa komponen soal yang harus direvisi Validator 2 Ada berapa komponen soal yang harus direvisi

Berdasarkan hasil penilaian validator terhadap instrumen penelitian yang diajukan, maka saran dari validator, yaitu:

Tabel 3.4 Saran Revisi oleh Validator Soal Kemampuan matematika No. Validator Instrumen Saran Revisi

1 Validator 1 Soal Tes Cara penulisan yang tidak sesuai 2 Validator 2 Kisi-kisi Tambahkan bentuk soal pada kolom

Berdasarkan tabel 3.4 saran dan komentar yang diberikan oleh validator dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam merevisi instrumen tes kemampuan matematika siswa.

2. Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

Tes kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah polya pada penelitian ini menggunakan soal yang berbentuk uraian sebanyak 3 nomor pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Berikut adalah kisi-kisi dan indikator pembuatan soal kemampuan pemecahan masalah matematika.

Tabel 3.5 Kisi-Kisi Tes Soal Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kompetensi Dasar Indikator

Pencapaian

Memeriksa kembali Wawancara

4.5 Menyelesaikan

Memahami masalah Uraian 2 Menyusun rencana

Memeriksa kembali Wawancara

Memahami masalah Uraian 3 Menyusun rencana

Memeriksa kembali Wawancara

2.1 Validasi Soal Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

Validasi dengan pakar yaitu dengan cara peneliti memberikan instrumennya diantaranya yaitu: kisi-kisi, soal tes, dan alternatif penyelesaian kepada 2 validator dosen Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar ialah sebagai berikut:

Validator 1 : Dr. Andi Husniati, M.Pd.

Validator 2 : Erni Ekafitria Bahar, S.Pd., M.Pd.

Tabel 3.6 Penilaian Validator Soal Kemampuan Pemecahan Masalah

Validator Penilaian

Validator 1 Ada berapa komponen soal yang harus direvisi Validator 2 Ada berapa komponen soal yang harus direvisi

Berdasarkan hasil penilaian validator terhadap instrumen penelitian yang diajukan, maka saran dari validator, yaitu:

Tabel 3.7 Saran Revisi oleh Validator Soal Kemampuan Pemecahan Masalah No. Validator Instrumen Saran Revisi

1 Validator 1 Soal tes Cara penulisan yang tidak sesuai.

Alternatif penyelesaian

Hilangkan skornya.

2 Validator 2 Kisi-kisi • Tambahkan bentuk soal pada kolom.

• Pada kolom bentuk soal, untuk indikator keempat telusuri melalui wawancara.

Berdasarkan tabel 3.7 saran dan komentar yang diberikan oleh validator dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam merevisi instrumen tes soal kemampuan pemecahan masalah matematika.

3. Pedoman wawancara

Pedoman wawancara dalam penelitian ini digunakan untuk membantu mendapatkan informasi lebih tentang kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel. Pedoman wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan. Wawancara dilakukan setelah pemberian tes kemampuan pemecahan masalah matematika pada subjek.

Wawancara yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur. Adapun langkah pelaksanaan wawancara, yaitu:

1. Wawancara dilakukan secara langsung dengan infroman.

2. Wawancara dilakukan setelah terjadi kesepkatan waktu dan tempat dengan informan.

3. Pertanyaan yang diberikan kepada informan memuat pokok permasalahan yang sama.

4. Jika siswa kurang memahami pertanyaan tertentu, maka peneliti akan menyederhanakan pertanyaan tersebut.

➢ Indikator

Langkah-langkah pemecahan masalah terdiri atas empat langkah yaitu:

1. Memahami masalah

Siswa dikatakan memahami masalah apabila siswa sudah mampu mengidentifikasi dan menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanyakan dari suatu masalah dalam soal.

2. Menyusun rencana penyelesaian

Siswa dikatakan membuat rencana ketika siswa mampu mengembangkan sendiri solusi dengan mengaitkan unsur yang diketahui dan ditanyakan kemudian merumuskan serta menuliskannya dalam bentuk model matematika.

3. Menyelesaikan masalah

Siswa ditahap ini melaksanakan rencana yang telah mereka buat ditahap sebelumnya, selanjutnya mereka akan menuliskan dan memproses rencana tersebut untuk memperoleh solusi atau jawaban dari soal.

4. Memeriksa kembali

Pada tahap ini, siswa mengecek kembali hasil pekerjaannya dengan memperhatikan kesesuaian jawaban dengan pertanyaan, kesesuaian jawaban dengan kaidah matematika dan memperjelas jawaban yang diperoleh rasional.

3.1 Validasi Tes Wawancara

Validasi dengan pakar yaitu dengan cara peneliti memberikan instrumennya diantaranya yaitu: indikator dan pertanyaan pokok kepada 2 validator dosen Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar ialah sebagai berikut:

Validator 1 : Dr. Andi Husniati, M.Pd.

Validator 2 : Erni Ekafitria Bahar, S.Pd., M.Pd.

Tabel 3.8 Saran Revisi oleh Validator Tes Wawancara

Validator Penilaian

Validator 1 Berikan pertanyaan yang sesuai dengan jawaban tes kemampuan pemecahan masalah matematika.

Validator 2 Gunakan bahasa dan kata yang mudah dipahami oleh subjek

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh SILVIA MUTMAINNA NIM (Halaman 36-42)

Dokumen terkait